
Hanya hitungan menit.
Qin Fan dan Jianjun sampai di aula pertemuan, tampak semua pejabat tinggi dan juga jendral masih berada di aula pertemuan, sebab mereka semua tahu jika mengembalikan kekuatan Qin Fan hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja.
setelah sampai di aula pertemuan, Qin Fan kembali duduk di singgasana, lalu dia mengitari pandangannya ke semua pejabat tinggi dan juga para jendral yang total nya berjumlah 50 itu.
"sekarang jelaskan padaku kenapa kalian semua berlutut dan menyebut ku penguasa!" perintah Qin Fan dengan aura berwibawa.
"baik penguasa," jawab Jianjun patuh, lalu dia mulai menjelaskan.
"jurus tapak naga api yang penguasa pelajari dan kuasai itu adalah jurus peninggalan yang mulia raja sebelumnya penguasa, mendiang yang mulia raja mengatakan jika akan ada kultivator yang berhasil mempelajari dan menguasai jurus tapak naga api, maka dia adalah calon penguasa seluruh alam,"
"sehingga mendiang yang mulia raja berpesan pada kami agar melayani calon penguasa seluruh alam itu, karena hanya calon penguasa seluruh alam lah yang mampu mempelajari dan menguasai jurus tapak naga api, maka dari itu, ketika penguasa berhasil mempelajari dan menguasai jurus tapak naga api, kami semua berlutut,"
"sudah hampir seratus ribu tahun kami menunggu kedatangan penguasa disini, awalnya kami semua ragu dengan pesan dan perintah dari mendiang yang mulia raja, karena sudah hampir seratus ribu tahun, belum ada satupun kultivator yang berhasil menguasai jurus itu, dan ketika kepercayaan itu semakin menipis, penguasa muncul dan menguasai jurus itu," jawab Jianjun menjelaskan panjang kali lebar.
sepanjang Jianjun bercerita dan menjelaskan, Qin Fan hanya diam dan mengangguk anggukkan kepala tanpa memotong sama sekali, kini dia paham kenapa Jianjun dan semua penghuni hutan Tolire berlutut padanya.
tapi disisi lain, Qin Fan juga penasaran dengan sosok mendiang raja yang dimaksud Jianjun itu, dan bagaimana bisa sosok itu tahu jika hanya calon penguasa seluruh alam yang bisa menguasai jurus tapak naga api, menurut Qin Fan, jurus itu tidak ada apa apanya jika dibandingkan dengan jurus jurus yang terdapat didalam kitab naga petir.
"bagaimana mendiang raja itu tahu jika akan ada penguasa seluruh alam dari ratusan ribu tahun yang lalu? bahkan pada saat itu aku masih belum terlahir," tanya Qin Fan yang sedikit tidak percaya.
"hamba tidak tahu soal itu penguasa, mendiang yang mulia raja hanya berpesan pada kami untuk melayani calon penguasa seluruh alam itu, dan sosok itu adalah penguasa," jawab Jianjun jujur.
"baiklah, sekarang jawab pertanyaan ku yang lain! apa keistimewaan jurus tapak naga api? aku merasa jurus itu tidak terlalu istimewa," tanya Qin Fan yang ingin tahu.
"penguasa akan tahu jika kultivasi penguasa sudah berada di ranah penguasa alam tingkat 6 tahap puncak, saat itu penguasa akan tahu kekuatan sejati dari jurus itu, saat ini kultivasi penguasa masih berada di ranah penguasa alam tingkat 4 tahap awal, sehingga penguasa belum bisa menggunakan kekuatan sejati jurus tapak naga api," jawab Jianjun menjelaskan lagi tentang kelebihan jurus tapak naga api.
"baiklah, sekarang kumpulkan semua pasukan dan juga penduduk kota ini! aku akan membawa kalian semua," ucap Qin Fan setelah Jianjun selesai menjelaskan dan menceritakan semua yang ingin Qin Fan ketahui.
"maafkan hamba penguasa! maksud penguasa membawa kami?" tanya Jianjun kebingungan.
"aku akan memasukkan kalian semua kedalam dunia jiwa," jawab Qin Fan tersenyum.
"dunia jiwa? apa itu adalah dunia yang melegenda itu?" tanya Jianjun lagi.
"benar, dunia jiwa hanyalah sebuah legenda menurut semua orang, tapi tidak dengan ku, karena aku memiliki dunia jiwa," jawab Qin Fan yang sudah tahu.
"baik penguasa, hamba akan memerintahkan para jendral untuk mengumpulkan semua pasukan dan juga penduduk kota," balas Jianjun, lalu dia memberi perintah pada 10 jendral nya untuk mengumpulkan semua pasukan dan penduduk kota di alun alun kota.
setelah memberi perintah, Jianjun juga keluar dari aula pertemuan, entah apa yang akan dilakukannya, 2 jam kemudian, semua pasukan dan penduduk kota sudah berkumpul di alun alun kota, Jianjun dan yang lainnya juga sudah kembali.
begitu kembali ke aula pertemuan, Jianjun memberikan sebuah cincin penyimpanan pada Qin Fan, lalu dia berkata.
__ADS_1
"didalam cincin penyimpanan itu ada kristal jiwa milik mendiang raja yang mendiang ratu penguasa, mendiang raja dan ratu berpesan agar kristal jiwa mereka diserap oleh penguasa," ucap Jianjun setelah memberikan sebuah cincin penyimpanan.
"kristal jiwa tingkat tinggi?" Qin Fan terkejut setelah mendengar ucapan Jianjun, meski begitu, dia tetap bersikap biasa saja agar Jianjun dan yang lainnya tidak curiga.
"berapa lama waktu yang aku butuhkan untuk dapat selesai menyerap kedua kristal jiwa ini?" tanya Qin Fan sambil memeriksa isi cincin penyimpanan.
"jika penguasa menyerapnya sekarang, mungkin besok lagi sudah selesai penguasa," jawab Jianjun.
"baiklah, aku masukkan saja dulu semua pasukan dan juga penduduk kota kedalam dunia jiwa, setelah itu, aku akan menyerap kedua kristal jiwa ini," balas Qin Fan yang berpikir untuk meningkatkan kultivasi nya lagi.
Qin Fan sadar jika saat ini dia sangat lemah, sebagai seorang penguasa, justru kultivasi Qin Fan lebih lemah dari para bawahannya, tentu saja Qin Fan tidak ingin terus menerus mengandalkan para bawahan untuk menyelesaikan setiap masalah.
"baik penguasa," balas Jianjun.
Qin Fan, Jianjun dan semua pejabat tinggi serta para jendral pun pergi ke alun alun kota, sesampainya mereka disana, Jianjun menjelaskan jika Qin Fan adalah sosok yang diceritakan oleh mendiang raja mereka dulu.
penduduk kota yang mendengar penjelasan Jianjun pun berlutut memberi hormat pada Qin Fan, mereka juga menyatakan jika akan melayani Qin Fan dengan sebaik baiknya.
pernyataan mereka itu membuat Qin Fan sangat senang, meski hanya sebagai penduduk kota, kekuatan mereka paling rendah berada di ranah penguasa alam tingkat 1 tahap puncak hingga tingkat 2 tahap puncak, sementara anak anak mereka memiliki kekuatan penguasa alam tingkat awal dan menengah.
Qin Fan pun memberikan sepatah dua kata, lalu dia memasukkan semua penduduk kota dan pasukan kedalam dunia jiwa, selesai memasukkan mereka semua, Qin Fan dan Jianjun kembali ke ke istana.
tapi sebelum memasukkan mereka, Qin Fan sudah menghubungi para bawahannya di dunia jiwa agar menjemput dan mengantarkan mereka ke kerajaan para Yao yang sudah kosong.
sesampainya mereka di ruang kultivasi milik Jianjun, Qin Fan mengeluarkan kedua kristal jiwa milik mendiang raja dan ratu sebelumnya, lalu dia mulai menyerap kedua kristal jiwa yang memiliki energi spiritual yang sangat tebal itu.
waktu terus berlalu.
tak terasa mentari pagi kembali menyambut Qin Fan dan semua penghuni alam semesta, Qin Fan juga sudah selesai menyerap kedua kristal jiwa yang sangat padat akan energi spiritual itu, kultivasi Qin Fan juga baik dua tahap, yaitu naik ke penguasa alam tingkat 4 tahap puncak.
dengan kekuatan Qin Fan saat ini, menghadapi kultivator penguasa alam tingkat 5 tahap awal sampai tahap menengah tidak terlalu Qin Fan khawatirkan, karena dia bisa membunuh mereka.
"selamat penguasa! kekuatan penguasa sudah meningkat ke tingkat 4 tahap puncak," ucap Jianjun memberi selamat.
"terima kasih Jianjun, ini semua berkat kamu juga," balas Qin Fan tersenyum.
"kamu juga tidak usah sungkan! tidak ada lagi hamba atau sebagainya, aku tidak terlalu suka, sebut saja dirimu dengan kata aku!" ucap lanjut Qin Fan.
"maafkan hamba pengusaha! hamba tidak berani," balas Jianjun merasa tidak pantas.
"ini perintah Jianjun," ucap Qin Fan tegas.
"ba-baik pengusaha," jawab gugup Jianjun, meskipun secara kekuatan Jianjun unggul sangat jauh, tapi berbicara tentang status, tentu status Qin Fan lebih jauh berada diatas.
__ADS_1
"baiklah, sekarang kamu temani aku untuk berpetualangan Jianjun!" balas Qin Fan, lalu dia keluar dari ruang kultivasi itu.
"kita akan kemana penguasa?" tanya Jianjun.
"kita akan mencari klan maupun sekte menengah dan hancurkan, aku ingin membuat semua yang mendukung istana kekaisaran Cen yang sekarang ini dimusnahkan, karena aku ingin membangun kekaisaran yang baru, yaitu kekaisaran Qin," jawab Qin Fan serius.
"baik penguasa," balas Jianjun.
Qin Fan dan Jianjun pun keluar dari kota kerajaan itu, sesampainya mereka diluar kota, Qin Fan memerintahkan Jianjun untuk menekan kekuatan nya hingga ke ranah penguasa alam tingkat 2, Qin Fan tidak ingin menarik perhatian orang banyak.
selesai keduanya menekan kekuatan, Qin Fan mengeluarkan Long Qe dari dunia jiwa.
"penguasa muda," ucap Long Qe berlutut.
"long Qe, kenalkan, ini Jianjun, saudara mu yang baru," ucap Qin Fan memperkenalkan Jianjun.
"salam saudara Jianjun, aku Long Qe panggil saja saudara Long," ucap Long Qe memperkenalkan diri.
"salam saudara Long, aku Jianjun, pelayan baru penguasa," balas Jianjun yang juga memperkenalkan diri.
"baiklah Long Qe, bawa aku dan dan Jianjun ke ke kota yang paling dekat disini!" perintah Qin Fan.
"baik penguasa, saat ini kota yang paling dekat ada 3 kota penguasa muda, yaitu kota Bastiong, kota Kalumata dan kota Maliaro, kota mana yang ingin penguasa muda kunjungi lebih dulu?" balas Long Qe.
"kota Bastiong sudah aku kunjungi Long Qe, jadi bawa saja aku ke kota Kalumata atau kot Maliaro saja!" balas Qin Fan.
"baik penguasa muda," jawab Long Qe, lalu dia berubah wujud menjadi naga biru.
"silahkan naik penguasa muda! saudara Jianjun!" ucap Long Qe mempersilahkan setelah dia berubah wujud.
Qin Fan dan Jianjun pun naik keatas punggung Long Qe, kemudian Long Qe membuat perisai transparan, selesai membuat perisai transparan, Long Qe membawa Qin Fan dan Jianjun ke kota Kalumata.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
******
Bab sebelumnya direvisi ya kak😁
__ADS_1