Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Jendral Besar Taoli & Jendral Besar An Hu


__ADS_3

Tapi ketika Qin Fan mencoba menutup mata dan berkultivasi, terdengar suara ledakan dari gerbang kota, bukan hanya hanya di satu tempat, tapi empat gerbang kota itu semua terdengar suara ledakan.


selain di empat gerbang kota, terdengar juga ledakan di istana kota, bahkan ledakan di istana kota jauh lebih kuat dari keempat gerbang kota.


tok tok tok..


pintu kamar Qin Fan diketuk dari luar, Qin Fan berdiri dan membuka pintu kamarnya.


"saudara Qin, sepertinya kota ini seseorang," ucap Jiao Chin serius.


melihat keseriusan Jiao Chin, Qin Fan tersenyum dan berkata, "tenanglah saudara Jiao, mereka adalah para bawahan ku, aku memerintahkan mereka untuk membuat kekacauan di gerbang kota dan juga di istana," jawab Qin Fan santai.


"jangan bercanda saudara Qin! aku serius," ucap kesal Jiao Chin, dia berpikir jika kegilaan Qin Fan itu sudah kembali lagi.


"aku tidak sedang bercanda saudara Jiao, sebaiknya kita pergi ke gerbang timur saja! kita akan menunggu mereka di gerbang timur," balas Qin Fan tersenyum.


"sudahlah saudara Qin! jangan bercanda lagi, sebaiknya kita lihat siapa yang membuat kekacauan itu!" balas Jiao Chin yang tetap tidak percaya dengan ucapan Qin Fan.


"baiklah, mari kita pergi melihatnya," balas Qin Fan.


Qin Fan kemudian mengirim pesan jiwa pada semua bawahannya jika dia sedang menuju istana, dan menyuruh mereka untuk pergi ke gerbang timur, lebih tepatnya hutan yang berada di timur kota.


setelah mengirim pesan, Qin Fan dan Jiao Chin keluar dari penginapan, sesampainya mereka diluar penginapan, dapat mereka lihat banyak orang yang berada di jalan dan melihat ke arah gerbang barat dan istana yang sudah mulai terbakar.


"kita ke istana kota saudara Jiao!" ucap Qin Fan setelah mereka berada diluar penginapan.


"baik saudara Qin," balas Jiao Chin.


keduanya kemudian pergi ke istana kota, dimana istana kota berada di alun alun kota, di perjalanan, Qin Fan kembali menghubungi para bawahannya, dia menyuruh mereka agar tidak usah menuju hutan di timur kota, tapi ke istana kota jika selesai melakukan tugas mereka.


beberapa saat kemudian, ledakan disetiap gerbang dan istana kota sudah tidak terdengar lagi, Qin Fan dan Jiao Chin juga sudah berada di luar gerbang istana, dapat mereka lihat jika istana sudah porak poranda.


"penguasa muda," ucap Long Shan yang berada diluar istana.


"bagaimana dengan tuan kota nya?" tanya Qin Fan.


"aku sudah membunuhnya penguasa muda, Long Zhan dan yang lainnya masih berada didalam istana," jawab Long Shan melapor.


"bagus, mari kita masuk kedalam, kita tunggu saudara saudari mu yang lain didalam!" balas Qin Fan.


"baik penguasa muda," jawab Long Shan, lalu mereka masuk kedalam istana kota dengan tatapan penduduk kota, kultivator bebas dan juga para pedagang yang juga berkumpul di depan istana.


sementara itu, Jiao Chin masih terdiam ditempatnya berdiri, dia berusaha mencerna panggilan Long Shan pada Qin Fan, dia juga masih mencoba mencerna sikap Long Shan yang sangat menghormati Qin Fan.

__ADS_1


"saudara Jiao? kenapa masih berdiri? ayo kita masuk!" ucap Qin Fan yang membalikkan badannya.


"ba-baik saudara Qin," balas Jiao Chin yang terkejut.


ketiganya pun masuk ke aula pertemuan, tidak lama kemudian, mereka sampai di aula pertemuan, disana sudah ada Long Zhan, Long Fei, Long Fu, Long Heinan, Tong Xiu, Gao Ze dan ke 30 tetua klan Jia.


"penguasa muda," ucap mereka semua berlutut.


sekali lagi hal itu membuat Jiao Chin terkejut, yang membuat Jiao Chin terkejut adalah kekuatan mereka, dimana mereka semua memiliki kekuatan penguasa alam tingkat 4 tahap puncak, yang mana kekuatan itu setara dengan pasukan khusus istana.


"bagaimana kerjaan kalian Long Zhan?" tanya Qin Fan.


"semua sudah selesai penguasa muda, kami juga baik baik saja," balas Long Zhan melapor.


"bagus, kita tinggal menunggu saudara saudari kalian yang lain," balas Qin Fan.


tidak lama berselang, Cen Long dan kelompoknya, Xiong Jung dan kelompoknya juga datang ke istana kota, hal itu membuat Jiao Chin sudah tidak bisa berkata apa apa lagi.


jika tadi dia melihat Long Shan dan 36 orang lainnya memiliki kekuatan penguasa alam tingkat 4, kini dia melihat ke 75 tetua dari 4 klan dengan kekuatan yang sama, ditambah dengan Chen Long, Xiong Jung dan yang lainnya yang memiliki kekuatan penguasa alam tingkat 3 tahap puncak.


"saudara Qin, siapa kamu sebenarnya?" tanya Jiao Chin penuh selidik.


"seperti yang sudah aku katakan tadi, yang membuat kekacauan adalah pelayan ku, tapi saudara Jiao tidak percaya, sekarang saudara Jiao sudah melihatnya sendiri bukan?" balas Qin Fan tersenyum.


"sekarang kalian kembali dan pulihkan diri kalian! aku akan menunggu saudara saudari kalian yang lain," ucap Qin Fan pada bawahannya, lalu dia membuka gerbang dunia jiwa.


ketiga pusaran angin hitam keemasan muncul, Jiao Chin semakin tercengang, meski dia tidak tahu itu adalah gerbang dunia jiwa, tapi dia tahu jika itu adalah lorong dimensi ruang dan waktu menuju kesuatu dunia kecil.


"saudara Qin, siapa sebenarnya suasana? kenapa saudara memiliki pasukan yang kuat itu?" tanya Jiao Chin penuh selidik.


"suatu saat saudara Jiao akan tahu, sekarang belum saatnya." balas Qin Fan tersenyum.


"apa masih ada pelayan saudara Jiao yang lain? aku dengar saudara Jiao mengatakan menunggu mereka," tanya Jiao Chin lagi.


"benar saudara Jiao, saat ini aku memerintahkan mereka untuk menyerang klan Zhang, klan Ceng dan klan Zheng, aku akan menunggu mereka disini," jawab Qin Fan serius.


"apa?"


Jiao Chin hampir muntah darah mendengar jawaban dari Qin Fan, menyerang klan Zhang, klan Ceng dan klan Zheng secara bersamaan? Jiao Chin sudah tidak dapat berkata apa apa lagi.


"sudahlah saudara Jiao, sebaiknya kita beristrahat dan tunggu pelayan ku datang!" ucap Qin Fan, lalu dia masuk kedalam istana untuk melihat isi istana.


******

__ADS_1


Waktu terus berlalu.


tak terasa 2 minggu sudah berlalu semenjak para bawahan Qin Fan membuat kekacauan dan menghancurkan istana kota Zhang, selain kota Zhang, klan Zhang, klan Ceng dan klan Zheng juga sudah di musnahkan oleh para bawahan Qin Fan.


berita tentang musnahnya kota Zhang dan ketiga klan itu sudah tersebar hingga diseluruh Kekaisaran Cen, berita itu juga sudah sampai di istana kekaisaran Cen.


Di istana kekaisaran Cen.


"cepat cari tahu siapa yang melakukan penyerangan di kota Zhang dan tumpas mereka! jika dibiarkan, maka akan merembes ke kota kota yang lain," perintah jendral besar Fu Yan pada ke 10 jendral bawahan.


"baik jendral," jawab ke 10 jendral bawahan, lalu mereka keluar dari aula pertemuan.


"ada ada saja, masih saja ada yang membuat kekacauan," ucap jendral besar Fu Yan.


"mungkin mereka adalah sisa sisa murid klan dan bangsawan yang melarikan diri saudara Fu Yan," balas salah satu jendral besar lainnya, yang tidak lain adalah jendral besar Mouli.


"aku akan memimpin penyelidikan itu saudara Fu Yan, saudara Mouli, karena aku merasa tidak sesederhana itu, aku yakin mereka memiliki kekuatan yang cukup besar, karena bagaimanapun juga, menghancurkan satu kota dan 3 klan dalam satu malam bukan lah hal sepele," timpal jendral besar yang lain, yang tidak lain adalah jendral besar Taoli.


"apa saudara Taoli yakin memimpin penyelidikan ini?" tanya jendral besar Fu Yan.


"aku yakin saudara Fu Yan, seperti yang aku katakan tadi, penyerangan itu tidak sesederhana yang saudara pikirkan, mereka pasti memiliki kekuatan besar," jawab serius jendral besar Taoli.


"baiklah jika saudara Taoli ingin memimpin penyeledikan ini, lalu bagaimana dengan saudara An Hu?" tanya jendral besar Fu Yan menoleh pada salah satu jendral lainnya, yang tidak lain adalah jendral besar An Hu.


"aku akan menemani saudara Taoli, aku juga sependapat dengan saudara Taoli, penyerangan itu pasti ada dukungan yang kuat dan ada orang kuat yang memimpin," jawab jendral besar An Hu.


"baiklah jika saudara Taoli dan saudara An Hu ingin melakukan penyelidikan, kami akan menunggu kabar baik itu," balas jendral besar Fu Yan.


"baik kami pamit," ucap jendral besar Taoli dan jendral besar An Hu, lalu keduanya keluar dari aula pertemuan.


sesampainya diluar, ke 10 jendral bawahan dan 500 pasukan khusus atau mata alam juga sudah bergerak keluar dari istana, melihat kedua jendral besar mereka, ke 10 jendral bawahan itu mengehentikan pasukan.


"aku dan saudara An Hu yang akan memimpin penyelidikan ini," ucap jendral besar Taoli.


"baik jendral," jawab ke 10 jendral bawahan, lalu mereka keluar dari istana.


********


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih....

__ADS_1


__ADS_2