Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Menghancurkan Istana Wilayah Barat


__ADS_3

Begitu Qin Fan melewati gerbang istana, banyak prajurit yang berhamburan keluar dari istana, bukan hanya prajurit, tapi juga para jendral, para pejabat tinggi dan juga pengusaha agung wilayah barat, yang tidak lain adalah Wang Wuji.


"kurang ajar, siapa kamu yang berani menganjurkan gerbang istana?" bentak Wang Wuji dengan sorot mata yang tajam.


Qin Fan tidak langsung menjawab, dia menoleh ke asal suara itu, dapat dia lihat seorang pria paruh baya dengan menggunakan jubah kaisar, serta di kepalanya ada mahkota, dari situ Qin Fan tahu jika pria paruh baya itu adalah penguasa agung Wang Wuji.


"aku Qin Fan, dan aku kesini untuk membuat mu membayar atas apa yang kamu lakukan di wilayah selatan, lebih tepatnya di kekaisaran Qin ribuan tahun yang lalu," balas Qin Fan dengan tatap datar.


"jadi kamu adalah keturunan Qin Zhin bodoh itu? pantas saja kamu juga ikutan bodoh anak muda," balas Wang Wuji mengejek.


"tarik kembali ucapan mu penguasa agung bodoh, jika tidak," ucap Qin Fan terpotong.


"jika tidak apa? apa yang bisa kamu lakukan hah?" potong Wang Wuji.


Qin Fan yang mendengar ucap Wang Wuji pun semakin naik pitam, dia lalu mengayunkan tangannya, lalu terbentuk sebuah tapak dari energi dengan kilatan petir melesat ke arah Wang Wuji.


Whush..


Boom..


tapak itu menghantam dada Wang Wuji dan melemparkan nya jauh ke belakang hingga menabrak istana.


"penguasa diserang, cepat tangkap pemuda itu!" perintah perdana menteri.


"baik perdana menteri," jawab para jendral, lalu mereka bergerak ingin menangkap Qin Fan.


tapi sebelum ke 10 jendral itu bergerak, sudah lebih dulu puluhan tapak terbentuk dari energi dan disertai petir melesat kearah mereka dengan ekstrim.


Whush.. Whush.. Whush..


Boom Boom Boom..


puluhan tapak itu melesat cepat dan menghantam ke 10 jendral yang tidak dapat menghindar itu.


Boom boom boom..


kembali terjadi ledakan disaat tubuh ke 10 jendral itu dikirim terbang dan menghantam istana.


"semut seperti kalian ingin menangkap ku? kalian hanya bermimpi," cibir Qin Fan.


tidak ingin membuang waktu, Qin Fan kembali mengayunkan tangannya, lalu kembali muncul puluhan tapak dari energi yang disertai petir


Qin Fan kemudian melepaskan tapak bayangan pada ke 10 jendral itu.


Whush.. Whush.. Whush...


Boom Boom Boom..


ledakan kembali terjadi disaat puluhan tapak itu menghantam tubuh ke 10 jendral yang berada di dinding istana, serangan itu juga mengakhiri hidup ke 10 jendral itu.


Qin Fan melepaskan tapak bayangan itu dengan menambahkan sedikit Qi nya, sehingga ke 10 jendral itu dapat dibunuh dengan mudah.


"sekarang giliran kalian," ucap Qin Fan menatap tajam para pejabat tinggi istana itu.


"jangan kamu pikir kami takut padamu anak muda!" ucap perdana menteri.


"benarkah? sekarang tunjukkan padaku keberanian kalian itu!" balas Qin Fan dengan mendengus.

__ADS_1


lalu dia kembali membuat tapak bayangan dari energi, puluhan tapak itu kemudian terbentuk, tidak lupa disertai dengan petir hitam keemasan.


setelah membuat puluhan tapak, Qin Fan melepaskan kearah para pejabat tinggi itu.


para pejabat tinggi yang melihat puluhan tapak mengarah pada mereka pun tidak tinggal diam, mereka membuat perisai untuk menahan tapak tapak itu.


Whush.. Whush.. Whush..


Boom Boom Boom


terjadi ledakan besar disaat tapak bayangan yang dilepaskan Qin Fan itu menabrak perisai yang dibuat para pejabat tinggi istana.


Kraaak Kraaak Kraaak..


Boom Boom Boom..


perisai itu pecah dan membuat para pejabat tinggi istana itu terpental ke belakang.


"hanya semut tapi sok jadi singa," cibir Qin Fan.


Qin Fan kemudian melesat ke arah para pejabatnya tinggi itu dan mengayunkan tangannya dengan sebilah pedang.


Slash Slash Slash


Qin Fan mengayunkan tangannya dan menebas kepala para pejabat tinggi istana itu dengan cepat.


setelah membunuh para pejabat tinggi istana, Qin lalu mengeluarkan Wen Haong, Qian Duan, Hanzi Chu dan Hanzi Zing dari dunia jiwa.


"penguasa muda," ucap keempatnya memberi hormat.


"kalian masuk dan bunuh semua anggota kelurga sert keturunan penguasa agung bodoh itu," perintah Qin Fan.


setelah keempat bawahan Qin masuk ke istana, ratusan ribu pasukan istana sampai di depan istana, mereka baru datang karena setelah mendengar perisai yang dibuat oleh para pejabat tinggi istana itu meledak, karena sejak awal tidak ada yang tahu jika istana diserang.


"tangkap pemuda itu dan bunuh dia!" perintah salah satu komandan pasukan.


"baik komandan," jawab para prajurit.


"cari mati," cibir Qin Fan, lalu dia mengeluarkan aura nya dan menelan semua prajurit istana itu.


Buuuk Buuuk Buuuk..


satu persatu para prajurit istana itu tersungkur karena tertindas aura yang dikeluarkan Qin Fan, banyak dari mereka yang langsung mengeluarkan darah dan tidak sadarkan diri, sementara yang masih sadar itu tersungkur ketanah dan berusaha untuk bisa terbebas dari aura Qin Fan.


"percuma saja kalian melawan, kalian hanya akan menjadi mainan ku," ucap Qin Fan dengan nada mendominasi.


Whush.. Whush.. Whush...


Long Shan, Long Zhan, Long Fei, Long Fu, Long Heinan, Tong Xiu Gao Ze, Shunzhi dan Xuande juga keluar dari dunia jiwa.


"penguasa muda," ucap mereka memberi hormat.


"habisi semua pasukan itu, serta geledah semua bangunan yang ada dan bunuh semua orang!" perintah Qin Fan.


"baik penguasa muda," jawab mereka lalu mereka mulai membantai para prajurit istana yang sudah tidak berdaya karena ditindas dengan aura Qin Fan itu.


setelah semua bawahan nya memulai pembantaian sepihak, Qin Fan berjalan ke arah Wang Wuji yang masih belum sadar dari keterkejutan nya.

__ADS_1


sedari tadi Wang Wuji mencoba mencerna apa yang dia lihat, dimana dia melihat Qin Fan dapat membunuh para jendral dan juga pejabat tinggi istana nya dengan sangat mudah.


sementara Wang Wuji masih belum sadar, sebuah tamparan keras mendarat di pipi kirinya sehingga membuat Wang Wuji tersungkur ketanah.


Plaaaak..


sebuah tamparan keras megenai telak pipi kiri Wang Wuji, meski begitu, Qin Fan tidak mengunakan Qi disaat menampar Sang Wuji, Qin Fan hanya menggunakan kekuatan fisik saja.


jika Qin Fan memakai Qi, sudah pasti kepala Wang Wuji akan meledak.


"mo-mohon a-ampuni aku anak muda!" ucap Wang Wuji memohon.


"mengampuni mu? apa kamu pikir aku sebodoh dirimu?" balas Qin Fan dengan sorot mata yang tajam.


"a-ampun anak muda!" ucap Wang Wuji lagi.


"tidak ada ampunan bagi orang yang ikut andil dalam penyerangan di kekaisaran Qin, semua harus mati," balas Qin Fan.


Qin Fan lalu memegang kerah baju Wang Wuji, lalu membanting Wang Wuji dengan keras kelantai dengan keras.


Boom..


kembali terjadi ledakan disaat tubuh Wang Wuji dibanting oleh Qin Fan.


Boom Boom Boom..


ledakan kecil terus terdengar, dimana para bawahan Qin Fan membunuh prajurit istana, sementara Qin Fan membanting Wang Wuji berulang kali.


setelah puas membanting Wang Wuji, Qin Fan menyeretnya ke depan aula pertemuan, lalu menyeret Wang Wuji masuk kedalam aula pertemuan.


"lihatlah istana yang kami bangga banggakan selama ini Wang Wuji! karena sebentar lagi istana ini akan musnah," ucap Qin Fan tersenyum menyeringai.


sementara itu Wang Wuji tidak berkata apa apa, bukannya tidak mau menjawab, tapi karena tidak memiliki kekuatan untuk berbicara lagi, kondisi Wang Wuji saat ini sangat memprihatikan.


beberapa saat kemudian.


semua bawahan Qin Fan masuk ke aula pertemuan dan melaporkan hasil pekerjaan mereka.


prajurit, keluarga kekaisaran dan semua keturunan Wang Wuji dibantai habis tanpa sisa.


"kamu dengar sendiri kan Wang Wuji? semua keturunan mu tidak ada yang dibiarkan hidup, nikmatilah hasil dari apa yang kamu tanam!" ucap Qin Fan setelah Long Shan melaporkan tugas mereka.


"ayo kita keluar! jangan lupa! ratakan istana ini! jangan biarkan tetap berdiri!" perintah Qin Fan pada bawahan nya.


"baik penguasa muda," ucap para bawahan mereka.


sebelum mereka keluar, seperti biasa, Wen Haong dan Qian Duan menyiksa Wang Wuji dulu, lalu memotong kaki dan tangan nya seperti yang biasa mereka lakukan.


setelah menyiksa Wang Wuji, keduanya juga keluar, barulah Long Shan menghancurkan istana yang besar dan juga megah itu hingga rata dengan tanah.


barulah Qin Fan dan semua bawahan nya menghilang dari istana.


********


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

__ADS_1


Terima Kasih....


__ADS_2