
Selama seharian penuh Qin Fan membiasakan diri dengan energi spiritual yang menangkan itu, Qin Fan terus membiarkan dirinya terbiasa dengan energi spiritual yang baru, energi spiritual itu masuk kedalam tubuh Qin Fan melalui setiap titik meridian nya.
Keesokan harinya.
Qin Fan membuka mata dan menghentikan aktivitasnya.
"Energi spiritual disini sangat menenangkan dan menyenangkan," gumam Qin Fan yang merasakan perbedaan besar itu.
"Pantas saja para dewa disini memiliki kekuatan besar, ternyata energi spiritual disini lebih tebal dari alam yang lain," gumam lanjut Qin Fan.
"tapi kemana aku harus pergi? sebaiknya aku tanya Long Qe saja," gumamnya lagi, lalu dia menanyakan arah pada Long Qe, Long Qe pun mengatakan jika Qin Fan boleh pergi ke arah timur, karena ada kota Luan berjarak 3 hari.
tidak lupa Qin Fan meminta lencana klan Long pada Long Qe, Long Qe pun memberikan lencana murid klan Long pada Qin Fan, Qin Fan sengaja menggunakan lencana klan Long bukan tanpa alasan.
Qin Fan ingin menggunakan lencana klan Long karena dia ingin tahu bagaimana reaksi orang orang di alam suci atas klan Long, apakah mereka memusuhi klan Long atau tidak.
setelah mendapat petunjuk dan lencana dari Long Qe, Qin Fan pergi ke arah timur sesuai dengan petunjuk dari Long Qe.
3 hari kemudian.
Qin Fan menemukan kota itu, yang tidak lain adalah kota Luan, sebelum dia mendekati kota Luan, Qin Fan menekan kekuatan nya hingga ke ranah abadi awal, akan sangat mengejutkan semua dewa jika Qin Fan memperlihatkan kekuatan aslinya.
selesai menekan kekuatan nya, Qin Fan keluar dari hutan dan berjalan ke arah kota, tidak berselang lama, Qin Fan sampai digerbang kota, lalu dia ikut mengantri untuk masuk kedalam kota.
menunggu beberapa saat, Qin Fan mendapat giliran untuk diperiksa.
"mohon identitas nya tuan muda!" ucap penjaga gerbang ramah, dia menyebut Qin Fan dengan sebutan tuan muda karena dia tahu usia Qin Fan masih 27 tahun.
"baik tuan," balas Qin Fan yang juga ramah.
Qin Fan kemudian mengeluarkan lencana klan Long yang diberikan Long Qe.
"klan Long?" penjaga gerbang itu terkejut dengan lencana yang digunakan Qin Fan, pasalnya, semua orang di alam suci itu tahu jika klan long sudah dimusnahkan Bao Teng dan pasukan nya.
"mari ikut aku tuan muda!" ucap penjaga gerbang itu, lalu dia bergegas ke pos yang ada didepan.
Qin Fan pun dengan penasaran mengikuti penjaga gerbang itu, dia ingin tahu bagaimana penjaga gerbang itu memperlakukan nya.
"apa tuan muda berasal dari klan Long?" tanya penjaga gerbang serius.
__ADS_1
"benar tuan, ada apa memang nya?" jawab dan tanya Qin Fan penasaran.
"sebaiknya tuan muda simpan lencana itu, penguasa agung Bao Teng mengeluarkan perintah untuk menangkap semua orang yang menggunakan lencana klan Long, klan Ji, klan Quan, klan Shao, klan Shui, klan Mao dan klan Jia,"
"selain itu, penguasa agung Bao Teng juga membuat perintah untuk menangkap setiap orang yang menggunakan lencana bangsawan Xiao, bangsawan Ming, bangsawan Tian dan bangsawan Jiu," jawab penjaga gerbang itu serius.
Qin Fan tidak bisa untuk tidak terkejut dengan penjelasan penjaga gerbang itu, dia tidak menyangka jika Bao Teng masih terus mencari sisa sisa klan dan juga bangsawan yang setia pada Cen Cun.
"bukannya perang itu sudah berlangsung puluhan ribu tahun yang lalu? kenapa penguasa agung Bao Teng masih mencari sisa sisa klan dan bangsawan yang sudah dia hancurkan?" tanya Qin Fan keheranan.
"aku juga tidak tahu tuan muda, tapi sebaiknya tuan muda tidak menggunakan lencana itu, seminggu yang lalu, ada beberapa orang yang ditangkap karena menggunakan lencana bangsawan Tian," jawab penjaga kota yang memang sangat serius.
"terima kasih tuan, tapi jika aku tidak menggunakan lencana ini, aku harus menggunakan lencana apa tuan?" balas Qin Fan berpura pura kebingungan.
"mari aku antarkan tuan muda untuk membuat lencana didalam, mulai saat ini, tuan muda harus menggunakan lencana kota Luan,! jangan sekali kali menggunakan lencana klan Long lagi!" balas penjaga gerbang yang masih tetap serius, entah kenapa dia begitu peduli pada Qin Fan.
"maaf tuan! kenapa tuan sangat peduli padaku? padahal kita baru kenal," tanya Qin Fan penasaran.
"aku mempunyai hutang nyawa pada beberapa murid klan Long, jadi aku ingin membalas budi mereka, sudah lama aku ingin membalas budi itu, dan hari ini sudah tiba, aku tidak akan melewatkan begitu saja," jawab penjaga gerbang jujur.
"baiklah tuan, tolong antarkan aku untuk membuat identitas! tapi sebelumnya, siapa nama tuan?" balas Qin Fan.
"terima kasih tuan Xun, aku Long Fan," balas Qin Fan memakai nama klan Long.
"baik tuan muda, mulai sekarang, tuan muda juga jangan memakai nama Long lagi! ganti dengan nama lain saja!" balas Xun Chong, dia sangat peduli dengan keselamatan Qin Fan.
Qin Fan yang melihat Xun Chong sangat peduli padanya pun menjadi terharu, karena baru kali ini ada orang yang tidak dia kenal begitu peduli padanya.
"terima kasih karena sudah peduli dan mengkhawatirkan ku, sebagai rasa terima kasih, tolong tuan Xun menerima sedikit hadiah dari ku!" ucap Qin Fan terharu.
Qin Fan kemudian memberikan satu buah cincin penyimpanan yang isi nya 10 butir pil tingkat roh tingkat tinggi pada Xun Chong, selain itu, Qin Fan juga memberikan 10 buah buah abadi padanya.
Xun Chong mengambil cincin penyimpanan itu tanpa memeriksanya, dia langsung menuntun Qin Fan masuk kedalam kota, kemudian membawa Qin Fan ke salah bangunan untuk membuat identitas baru.
beberapa saat kemudian, Qin Fan dan Xun Chong keluar dari bangunan itu, karena Qin Fan sudah memiliki identitas baru, yang mana Qin Fan menggunakan lencana kota Luan.
"terima kasih atas semua bantuan nya tuan Xun," ucap ramah Qin Fan.
"tidak usah dipikirkan tuan muda! aku berharap tuan muda berhati hati, karena dengan tingkat kultivasi tuan muda saat ini, tuan muda sangat rentan untuk dibunuh," balas Xun Chong memperingatkan Qin Fan.
__ADS_1
"baik tuan Xun, aku akan selalu berhati hati," balas Qin Fan.
"tapi tuan Xun, jika aku boleh tahu, sudah berada di tingkat apa penguasa agung Bao Teng saat ini?" tanya Qin Fan yang memang ingin tahu kekuatan Bao Teng.
"aku tidak tahu pasti tuan muda, tapi yang aku dengar, saat ini penguasa agung sudah memiliki basis kultivasi penguasa alam tingkat 8 tahap puncak," jawab Xun Chong yang memang tidak tahu pasti.
"penguasa alam tingkat 8 tahap puncak? sangat kuat," ucap Qin Fan pelan.
"benar, karena itulah 2 kekaisaran lainnya cukup segan dengan penguasa agung Bao Teng, padahal kekuatan mereka seimbang," balas Xun Chong.
"2 kekaisaran lain? bukankah alam suci hanya memiliki 2 kekaisaran saja? kekaisaran Cen diwilayah timur ini dan kekaisaran Bao di wilayah barat, lalu 2 kekaisaran itu dari mana?" Qin Fan terkejut dengan informasi yang baru dia dengar itu.
"sepertinya tuan muda baru keluar dari tempat persembunyian, makanya tuan muda tidak tahu," ucap Xun Chong yang sedikit keheranan dengan keterkejutan Qin Fan.
"benar tuan Xun, saat penyerangan itu, aku masih berusia 10 tahun, jadi aku berada dihutan hingga baru keluar sekarang, karena itulah aku tidak tahu informasi dunia luar," jawab Qin Fan berbohong.
Xun Chong menganggukkan kepalanya, lalu dia kembali berkata.
"setelah kekaisaran Bao menyerang kekaisaran Cen, terjadi penurunan kekuatan dari kekaisaran Bao, hal itu dimanfaatkan klan Zing yang berada di wilayah selatan dan klan Feng yang berada di wilayah Utara,"
"kedua klan itu lalu mendirikan kekaisaran dan menyatakan melepas diri dari kekaisaran Cen dan kekaisaran Bao, hingga saat ini 2 kekaisaran itu masih berdiri, sebenarnya penguasa agung Bao Teng ingin menyerang kedua kekaisaran itu, tapi penguasa agung Bao Teng masih berpikir 2 kali,"
"pasalnya, kekuatan kekaisaran Zing dan kekaisaran Feng tidak bisa dipandang sebelah mata, kedua kekaisaran itu memiliki kekuatan yang sama dengan kekaisaran Bao, sehingga penguasa agung Bao Teng tidak berani mengambil resiko," balas Xun Chong menceritakan kronologi.
Qin Fan menggeleng kepala mendengar cerita Xun Chong, berusaha menaklukkan kekaisaran yang lain, justru muncul 2 Kekaisaran lainnya.
"mati satu tumbuh seribu," ucap Qin Fan menggeleng kepala.
"benar tuan muda, aku pikir istilah itu hanya sebuah istrilah saja, tapi ternyata istilah itu jadi kenyataan," balas Xun Chong.
"baiklah tuan Xun, aku ingin mencari penginapan dan beristrahat, terima kasih atas semua bantuan dan juga informasi nya," ucap Qin Fan berpamitan.
"baik tuan muda, harap berhati hati!" balas Xun Chong, lalu dia kembali ke gerbang untuk melanjutkan tugasnya.
******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
__ADS_1
Terima Kasih....