Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Menggunakan Jurus Petir Angin


__ADS_3

"penguasa," ucap Jianjun memberi hormat setelah Qin Fan membuka pintu kamar.


"kita cari rumah makan dan cari informasi mengenai ketiga sekte itu," ucap Qin Fan.


"tidak perlu penguasa! aku sudah tahu letak ketiga sekte itu," balas Jianjun serius.


"benarkah? darimana kamu dapatkan informasi itu?" tanya Qin Fan senang.


"aku lupa jika pernah menyerap pengetahuan dan ingatan salah satu tetua sekte gunung mare, ingatan itu juga ada letak ketiga sekte yang tersisa, ketiga sekte itu adalah sekte gurun pasir yang berada di timur, sekte anggrek hitam yang berada didekat ibukota, dan sekte teratai hitam yang berada di selatan, sekte anggrek hitam berada tidak jauh dari perbatasan kekaisaran Cen dan kekaisaran Bao," jawab Jianjun memberitahu ketiga nama sekte dan letak sekte.


Qin Fan menganggukkan kepala dan mengelus dagu, dia tampak sedang berpikir, setelah beberapa saat, Qin Fan sudah memutuskan untuk menyerang sekte mana lebih dulu.


"kita ke selatan lebih dulu, karena letak sekte teratai hitam yang paling jauh, jadi kita hancurkan saja sekte teratai hitam lebih dulu," ucap Qin Fan setelah berpikir beberapa saat.


"baik penguasa," balas Jianjun.


"maaf penguasa! aku merasakan kekuatan penguasa sudah jauh lebih kuat dari sebelumnya, apa penguasa sudah kembali menerobos?" tanya Jianjun yang sedari tadi merasakan kekuatan Qin Fan meningkat.


"benar Jianjun, saat ini aku sudah berada di ranah penguasa lama tingkat 7 tahap puncak," jawab Qin Fan menganggukkan kepala.


"apa?"


Jianjun terkejut dan hampir muntah darah dengan jawaban Qin Fan, orang lain membutuhkan waktu ratusan hingga ribuan tahun untuk meningkatkan kekuatan, tapi Qin Fan hanya dalam 1 malam, apalagi kekuatan Qin Fan meningkat 3 ranah sekaligus.


"apa penguasa sudah berhasil menyuling pil tingkat alam?" tebak Jianjun.


"benar Jianjun, aku sudah berhasil menyuling pil tingkat alam, hanya saja baru tingkat rendah," jawab Qin Fan jujur, lalu dia mengeluarkan 3 butir pil dan memberikan pada Jianjun.


Jianjun pun dengan semangat mengambil ketiga butir pil itu, dengan ketiga butir pil itu, tentu saja kekuatan Jianjun akan meningkat setidaknya satu tahap.


karena kekuatan Jianjun sudah berada di ranah penguasa alam tingkat 8 tahap puncak, maka ketiga pil tingkat alam tingkat rendah itu hanya bisa meningkatkan kekuatan Jianjun satu tahap.


yang artinya Jianjun akan menerobos ke tingkat 9 tahap awal, dan menjadikan Jianjun sebagai satu satunya yang memiliki kekuatan penguasa alam tingkat 9, setidaknya itu yang mereka tahu.


karena tanpa mereka ketahui, sudah ada beberapa orang yang menembus ke ranah penguasa alam tingkat 9 tahap menengah, hanya saja tidak banyak yang tahu dengan kekuatan itu,


kekuatan yang sangat besar itu tersebar di 3 kekaisaran lainnya, yaitu kekaisaran Bao, kekaisaran kekaisaran Zing dan kekaisaran Feng, ketiga kekaisaran itu memiliki beberapa kultivator, hanya saja tidak satupun orang luar yang tahu, hanya segelintir orang yang merupakan murid dari para kultivator kuat saja yang tahu.


"baiklah, mari kita ke sekte teratai hitam dan musnahkan mereka!" ucap Qin Fan setelah Jianjun menyimpan ketiga pil itu.


keduanya pun turun ke lantai dasar dan keluar dari penginapan, tidak lama kemudian, Qin Fan dan Jianjun sampai digerbang kota, cukup jauh dari gerbang kota, Qin dan Jianjun melayang di udara dan melesat kearah selatan, dimana letak sekte teratai hitam berada.


********


Di klan Bi.


"Braaak,"


seorang pria paruh banyak memukul meja didepannya hingga hancur berkeping keping, pria paruh baya itu adalah Bi Yang, kakak dari Bi Cik.

__ADS_1


saat ini Bi Yang sangat murka karena giok jiwa milik adiknya pecah, bahkan tanpa sadar dia mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat, dimana aura yang dikeluarkan Bi Yang adalah aura penguasa alam tingkat 8 tahap puncak.


"pergi ke sekte gunung mare dan lacak pelakunya, lacak setiap aura yang ditinggalkan pelaku, jika sudah menemukan pelaku itu, cepat kembali dan laporkan padaku!" perintah Bi Yang dengan kemarahan yang tidak dapat dibendung.


aura yang dia lepaskan itu menekan para tetua klan nya, sehingga para tetua klan sangat tertekan dengan aura itu, padahal ada beberapa tetua yang memiliki kekuatan penguasa alam tingkat 8 tahap awal dan menengah.


"ba-baik pa-patriak," jawab para tetua, lalu satu persatu mereka keluar dari aula pertemuan dan hanya menyisakan Bi Yang dan Bi Chui yang merupakan tetua agung klan, kekuatan Bi Yang dan Bi Chui sama, yaitu penguasa alam tingkat 8 tahap puncak.


"tenangkan dirimu Patriak! kita pasti akan menemukan para pelaku itu, jika itu adalah sekte teratai hitam, atau 2 sekte lainnya, maka aku sendiri yang akan menghancurkan sekte mereka," ucap Bi Chui mencoba menenangkan Bi Yang.


"aku tidak bisa tenang tetua agung, aku tidak akan bisa tenang sebelum para pelaku itu ditemukan," balas Bi Yang yang terlihat masih tidak dapat mengontrol emosinya.


*********


Ditempat lain.


lebih tepatnya di klan Zhu, hal serupa juga dilakukan oleh Patriak klan Zhu, yang tidak lain adalah Zhu Guan, Zhu Guan sangat murka dan memerintahkan para tetua klan untuk menyelidiki pelaku yang membunuh Zhu An.


para tetua yang mendapat perintah pun bergegas keluar dari aula pertemuan dan pergi ke sekte gunung mare, bukan hanya Zhu Guan saja yang marah, para tetua itu juga sangat marah dengan kematian Zhu An.


*******


Seminggu kemudian.


setelah melakukan perjalanan selama seminggu, Qin Fan dan Jianjun beristrahat disebuah hutan, Qin Fan dan Jianjun beristrahat bukan tanpa alasan, keduanya melihat ada rombongan besar prajurit istana yang sedang melakukan perjalanan.


rombongan besar prajurit istana itu dipimpin oleh 2 jendral, yang tidak lain adalah jendral Mouli dan jendral Wai Shun.


"ada apa saudara Mouli?" tanya jendral Wai Shun.


"aku merasakan ada yang mengikuti kita saudara Wai," jawab jendral Mouli.


jendral Wai Shun yang mendengar jawaban jendral Mouli pun mengedarkan aura spiritual nya, dan benar saja, dia dapat merasakan keberadaan Qin Jung dan Jianjun.


"cepat keluar atau aku yang menyeret kalian keluar?" seru jendral Wai Shun setelah merasakan keberadaan Qin Jung dan Jianjun.


Qin Fan dan Jianjun pun keluar dari persembunyian mereka dan melesat kearah pasukan istana yang dipimpin jendral Mouli dan jendral Wai Shun itu.


Whush.. Whush..


"siapa kalian? kenapa membuntuti kami?" tanya jendral Wai Shun dengan tatapan tajam.


"jangan melotot ku seperti itu! atau aku akan mencongkel kedua matamu?" ucap Qin Fan yang ditatap tajam oleh jendral Wai Shun.


"apa kamu mencoba mengancam ku anak muda? kamu pikir kamu siapa yang berani mengancam ku hah?" bentak jendral Wai Shun.


"aku siapa itu tidak penting, tapi aku akan mengantar mu menyusul 2 jendral yang sudah aku kirim bertemu dengan dewa kematian," jawab Qin Fan tersenyum jahat.


"apa? jadi kamu yang membunuh saudara Taoli dan saudara An Hu?" tanya jendral Mouli terkejut.

__ADS_1


"tidak usah banyak tanya! karena sebentar lagi kalian semua akan menyusul mereka," balas Qin Fan.


Qin Fan kemudian melentangkan kedua tangannya kekiri dan kekanan, lalu dia menyerap kekuatan langit dan bumi, merasa kekuatan langit dan bumi yang diserap itu sudah cukup, Qin Fan menyatukan kedua telapak tangannya.


lalu terjadilah fenomena aneh yang belum pernah dilihat oleh penghuni alam suci, dimana pada saat itu juga alam suci menjadi gelap, gumpalan gumpalan awan hitam menutupi seluruh alam suci.


badai petir juga terdengar diseluruh alam suci, bukan hanya badai petir, badai angin tornado juga terlihat disetiap langit alam suci, dimana badai angin tornado itu diselimuti dengan petir.


Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr..


kilatan petir terus menggema di seluruh alam suci tanpa henti, semua orang bertanya tanya dengan apa yang terjadi, para penduduk disetiap kota menjadi ketakutan karena ledakan petir yang terus menggema diatas langit.


bahkan Jianjun juga tercengang dengan jurus yang dikeluarkan Qin Fan itu, baru kali ini Jianjun melihat ada jurus yang sangat mengerikan seperti yang di keluarkan Qin Fan itu.


setelah ratusan badai tornado yang diselimuti dengan petir biru kehitaman tercipta, Qin Fan melepaskan ratusan badai tornado petir itu kearah puluhan ribu prajurit istana.


Whush.. Whush.. Whush..


Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr..


Booooomm Booooomm Booooomm..


ledakan demi ledakan dari petir biru kehitaman itu menggema dan memekakkan telinga siapa saja yang mendengarnya.


puluhan ribu pasukan istana itu digulung setiap badai tornado petir itu dan menyengat mereka dengan kekuatan petir, sehingga tubuh para prajurit itu menjadi hitam karena gosong.


meski begitu, Qin Fan tidak mengarahkan ratusan badai tornado yang diselimuti petir itu ke jendral Mouli dan jendral Wai Shun, Qin Fan memiliki cara lain untuk membunuh mereka.


sementara itu, jendral Mouli dan dan jendral Wai Shun tercengang dengan jurus yang dikeluarkan Qin Fan, kedua jendral besar itu membeku ditempat mereka tanpa bergerak sedikit pun.


10 menit kemudian.


setelah menggulung dan menyengat puluhan ribu prajurit istana, Qin Fan menghilangkan jurus petir angin itu, lalu puluhan ribu prajurit istana yang sudah gosong dan tewas itu berjatuhan kebawah seperti hujan manusia.


setelah menghilangkan jurus petir angin, Qin Fan mengeluarkan banyak pasukannya dari dunia jiwa, tujuan Qin Fan mengeluarkan mereka adalah untuk mengumpulkan cincin penyimpanan para prajurit istana yang sudah tewas itu.


"siapa kamu?" tanya jendral Mouli yang sudah tersadar dari lamunannya.


"kamu tidak perlu tahu siapa aku! yang perlu kamu tahu adalah kalian berdua akan mati," jawab Qin Fan, lalu dia memberi perintah pada Jianjun untuk menghajar kedua jendral besar istana itu.


dengan kekuatan penguasa alam tingkat 8 tahap puncak, sangat mudah bagi Jianjun menghajar dan menghabisi jendral Mouli dan jendral Wai Shun.


beberapa saat kemudian, semua pasukan yang dikeluarkan Qin Fan itu selesai mengumpulkan semua cincin penyimpanan dan menyerahkan pada Qin Fan, Qin Fan kemudian mengambil cincin cincin penyimpanan itu dan memasukkan kedalam cincin penyimpanan nya.


lalu Qin Fan kembali membuka gerbang dunia jiwa dan menyuruh pasukan yang dia keluarkan itu untuk kembali kedalam dunia jiwa, tidak berselang lama, semua pasukan masuk kedalam, Qin Fan dan Jianjun pun melanjutkan perjalanan mereka ke selatan.


*********


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!

__ADS_1


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima kasih...


__ADS_2