
"maafkan aku nona Wei, aku tidak bisa membawa nona Wei kesana" ucap Qin Fan yang masih tetap menolak.
"apa alasan tuan muda tidak mau membawa ku?" tanya Shin Wei.
"aku memiliki 3 alasan, pertama, aku tidak menjamin keselamatan nona Wei selama perjalanan kesana, hingga tiba disana dengan selamat, karena aku tidak bisa terus terusan melindungi nona Wei, yang kedua, aku sudah memiliki seorang istri, sangat tidak masuk akal jika seorang pria yang sudah beristri tapi berpetualangan bersama wanita lain"
"dan yang ketiga, kita baru kenal kemarin, aku tidak tahu siapa nona Wei dan latar belakang nona Wei, maaf, bukan nya aku tidak percaya pada nona Wei, tapi aku tidak ingin ada masalah yang tidak perlu, hanya karena aku membawa nona Wei." ucap Qin Fan menjelaskan alasan nya.
mendengar alasan Qin Fan yang panjang kali lebar, Shin Wei sudah tidak bisa berkata apa apa lagi, dia sempat terkejut ketika Qin Fan mengatakan jika dia sudah memiliki istri, tapi Shin Wei masih berusaha untuk tetap bersikap tenang.
"maaf karena aku sudah memaksa ikut tuan muda" ucap Shin Wei yang sudah menyerah untuk ikut.
meski begitu, sebenarnya dia masih tidak percaya jika Qin Fan sudah menikah, tapi dia tidak punya hak untuk menanyakan masalah pribadi Qin Fan, sehingga dia hanya bisa diam saja.
"nona Wei bisa menggunakan ini untuk meningkatkan kekuatan nona!!" ucap Qin Fan, lalu dia memberikan 5 buah buah abadi dan 5 butir pil tingkat suci pada Shin Wei.
"ini?" ucap Shin Wei yang sudah tidak bisa berkata kata, suara nya tertahan di tenggorokan.
"benar nona Wei, ini adalah buah buah abadi dan juga pil tingkat suci" ucap Qin Fan yang tahu apa mau dikatakan Shin Wei.
para pengunjung yang mencium aroma buah buah abadi dan pil tingkat suci itu pun segera menolehkan kepala mereka pada Qin Fan dan Shin Wei.
mereka semua terkejut, sebab Shin Wei memegang 5 buah buah abadi dan 5 butir pil tingkat suci.
"mangsa bagus saudara" ucap salah satu pria paruh baya pada teman teman nya.
"benar saudara, kita tunggu mereka keluar" jawab yang lain.
"terima kasih tuan muda" ucap Shin Wei yang begitu kesenangan, sebab dengan 5 buah buah abadi dan 5 butir pil tingkat suci itu dia dapat meningkatkan kekuatan nya hingga beberapa ranah keatas.
"tidak perlu sungkan nona Wei, dan aku juga mohon pamit untuk melanjutkan perjalanan ku" balas Qin Fan, lalu dia berdiri dari kursi dan berjalan keluar tanpa menunggu sarapan lebih dulu.
sesampainya di luar penginapan, Qin Fan langsung pergi ke gerbang barat kota, tidak berapa lama bagi Qin Fan untuk sampai di sana, lalu dia keluar dan melanjutkan perjalanan nya.
*******
setelah berada cukup jauh dari gerbang kota, dapat Qin Fan rasakan ada 5 aura yang mengikutinya dari belakang, lalu dia memperlambat perjalanan nya, agar kelima aura yang mengejar nya itu dapat menyusul.
Whush.. Whush.. Whush.. Whush.. Whush..
kelima aura itu muncul di depan Qin Fan dan menghalangi jalan nya, mereka adalah 5 pria paruh baya yang berada di penginapan tadi.
"jika ingin hidup, serahkan cincin penyimpanan mu itu!!" ucap salah satu pria paruh baya sambil menunjuk cincin penyimpanan yang melingkar dijari Qin Fan.
"apa kalian menginginkan cincin penyimpanan ini?" tanya Qin Fan pura pura polos sambil menunjuk cincin penyimpanan di jari nya itu.
"benar anak muda, cepat serahkan cincin penyimpanan itu!!" jawab pria paruh baya itu.
"ambil saja jika kalian mampu!!" ucap Qin Fan menantang.
"oh.. apa kamu menantang kami?" tanya pria paruh baya.
"gimana ya? Mmm..🤔?" ucap Qin Fan sambil mengelus dagunya berpura pura sedang berpikir.
"jangan buat kesabaran ku habis anak muda!!" ucap pria paruh baya yang sudah mulai kesal, sebab sedari tadi Qin Fan terus mempermainkan mereka.
"baiklah aku berikan pada kalian" ucap Qin Fan, lalu dia melepaskan cincin penyimpanan nya dan melemparkan pada pria paruh baya yang berada paling depan.
ketika pria paruh baya itu ingin menangkap cincin penyimpanan itu, tubuhnya langsung terpental jauh kebelakang, Qin Fan melepaskan sebuah pukulan tepat di dada nya dan melempar pria paruh baya itu, lalu dia menangkap cincin penyimpanan nya kembali.
"terlalu lambat" ucap Qin Fan sambil memakai kembali cincin penyimpanan nya.
__ADS_1
keempat pria paruh baya yang tersisa itu terbengong dengan apa yang terjadi di depan mereka, dengan mudah nya Qin Fan mengatakan jika ketua mereka terlalu lambat.
"kamu telah berani menyinggung klan Du anak muda, hukuman mu adalah kematian" ucap salah satu dari 4 pria paruh baya itu yang sudah sadar dari keterkejutan nya.
"oh.. jadi kalian dari klan Du? baiklah, aku akan mengunjungi klan kalian dimasa depan" balas Qin Fan, lalu dia bergerak dengan cepat dan memukul dantian keenam pria paruh baya itu tanpa mereka sadari sama sekali.
Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm..
terdengar ledakan kecil dari dalam tubuh mereka disaat Qin Fan menghancurkan dantian mereka.
Aaaaaaarrg Aaaaaaarrg Aaaaaaarrg Aaaaaaarrg.
teriakan kesakitan disaat dantian mereka di hancurkan.
Whush.. Whush.. Whush.. Whush..
keempat pria paruh baya itu terjun bebas kebawah setelah dantian mereka hancur, Qin Fan yang melihat mereka yang terjun bebas pun menyusul mereka dan melepaskan cincin penyimpanan milik mereka.
kemudian dia kembali ke pria paruh baya yang dia hajar pertama tadi, lalu dia melepaskan cincin penyimpanan pria paruh baya itu dan menganjurkan dantian nya lagi.
"lumayan" ucap Qin Fan yang memeriksa kelima cincin penyimpanan itu, lalu dia memasukkan kedalam cincin penyimpanan milik nya dan melanjutkan perjalanan nya.
******
Di alam 100 surgawi.
"Hong Li memberi hormat pada penguasa" ucap seorang pria paruh baya berlutut di depan Li Dong Mu, yang tidak lain adalah panglima Hong Li.
"bagaimana dengan penyelidikan mu panglima Hong?" tanya Li Dong Mu.
"ampun penguasa, hamba belum menemukan jejak pelaku, karena jejak pelaku menghilang begitu saja dari TKP" ucap panglima Hong Li melapor.
"apa panglima tidak bisa merasakan kemana aura nya?" tanya Li Dong Mu.
"baiklah, lanjutkan penyelidikan mu!! jika kamu sudah menemukan pelakunya, segera laporkan pada ku!! aku sendiri yang akan membunuhnya" ucap Li Dong Mu.
"baik penguasa" ucap panglima Hong Li, lalu dia keluar dari aula pertemuan.
setelah panglima Hong Li keluar, putri Li Yun Sha masuk ke aula pertemuan, dapat dia lihat jika wajah ayah nya tampak kusut karena kesal.
"ada apa ayah? kenapa wajah ayah kusut seperti itu?" tanya putri Li Yun Sha sambil tersenyum.
"tidak apa apa Sha'er, ayah hanya merasa tidak berguna menjadi seorang ayah, pembunuh Feng'er belum di temukan, sehingga membuat ayah merasa sedih" ucap Li Dong Mu, tapi ketika dia melihat wajah putri Li Yun Sha yang sedang cerah, membuat Li Dong Mu tidak bisa untuk tidak bertanya.
"ada apa Sha'er? beberapa bulan ini ayah melihat mu sangat bahagia? siapa pemuda beruntung itu?" ucap Li Dong Mu menggoda putri Li Yun Sha.
"tidak ada apa apa ayah" jawab putri Li Yun Sha dengan wajah yang sudah merah merona seperti kepiting rebus.
*******
Di galaxy segi tiga.
setelah melakukan perjalanan selama 5 hari, dari jauh, Qin Fan melihat sebuah laut yang berwarna hitam, perlahan dia mendekati laut hitam itu, tidak berapa lama, Qin Fan sampai di tepi pantai, dapat dia aura yang berasal dari laut hitam itu sangat kuat, bahkan sampai membuat Qin Fan bergidik.
"sangat kuat" gumam Qin Fan membatin.
lalu dia melayang diatas laut, karena perjalanan ke hutan iblis memang harus melewati laut hitam itu, sehingga mau tidak mau, Qin Fan harus melewatinya.
2 jam kemudian, Qin Fan sudah tidak bisa melihat air laut yang hitam itu, sebab ditutupi oleh kabut hitam yang sangat tebal, sehingga menghalangi pandangan, bukan hanya itu, bahkan aura yang di rasakan Qin Fan semakin kuat.
dapat dia rasakan aura dari dalam laut juga sangat kuat, yang tidak lain adalah penghuni laut hitam, dengan terus bergerak, 1 jam kemudian, Qin Fan di serang oleh ribuan atau mungkin puluhan ribu hewan buas jenis burung pemakan daging.
__ADS_1
ukuran puluhan ribu hewan buas jenis burung itu dengan tinggi 5 meter dan panjang 12 meter, melihat puluhan ribu hewan buas yang melayang ke arah nya, Qin Fan pun menyiapkan serangan untuk menyambut mereka.
kekuatan burung burung itu berada di ranah absolute hingga absolute 3, jadi meskipun kekuatan mereka lebih lemah, tapi dengan jumlah yang begitu banyak, tentu akan membuat Qin Fan kerepotan.
Whush... Whush... Whush..
burung burung itu melesat cepat ke arah Qin Fan, lalu mereka menyerang Qin Fan dengan paru mereka yang panjang nya 1,5 meter itu, Qin Fan pun melepaskan pukulan api kekacauan nya pada mereka dengan sangat cepat.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan terjadi disaat pukulan api kekacauan Qin Fan mengenai paru mereka, dan pertempuran pun di mulai.
Qin Fan yang melihat hewan buas yang semakin banyak yang datang, tidak tanggung tanggung dia menggunakan tapak bayangan dan juga hujan pedang api untuk meledakkan mereka.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan demi ledakan terjadi diatas hutan mati, para hewan buas itu meledak menjadi kabut darah, adapun yang tidak meledak, mereka jatuh kelaut mati, sementara dibawah ada yang sudah menunggu daging mereka untuk di makan.
karena diatas Qin Fan sibuk bertatung dengan hewan buas, di laut mati justru sedang sibuk makan bersama, banyak ikan besar yang menunggu daging burung yang berjatuhan dari atas.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan terus terjadi, beberapa menit kemudian, sudah lebih dari setengah hewan buas yang dibunuh oleh Qin Fan.
30 menit kemudian, Qin Fan berhasil membunuh semua hewan buas yang menyerangnya itu, ketika dia merasa sudah membunuh mereka semua, tiba tiba beberapa aura yang lebih kuat lagi mendekat ke arah Qin Fan.
Qin Fan yang merasakan beberapa aura itu pun bersikap siaga, sebab aura yang dirasakan Qin Fan itu memiliki kekuatan yang sangat besar.
Whush.. Whush.. Whush..
muncul didepan Qin Fan 4 ekor hewan buas yang juga merupakan jenis burung, kekuatan tiga hewan buas itu berada di ranah absolute 2 bintang 6, sementara yang satu nya berada di absolute 2 bintang 7, hal itu membuat Qin Fan sangat waspada, sebab lawan nya kali ini adalah lawan yang sangat tangguh.
"anak muda, kamu telah membunuh anggota klan Bu, maka hukuman mu adalah kematian" ucap hewan buas yang berkekuatan absolute 2 bintang 7, dia adalah tetua pertama klan Bu, nama nya adalah Bu Liang.
"maafkan aku tuan burung, mereka lebih dulu menyerang ku tanpa bertanya, apa aku akan diam saja ketika diserang?" ucap Qin Fan menjelaskan permasalahan nya.
"apapun alasan mu, kamu telah membunuh murid klan mu, maka kamu harus menerima hukuman nya" balas Bu Liang.
"bagaimana jika aku tidak mau?" tanya Qin Fan yang tetap bersikap siaga.
"maka aku akan memaksa mu" balas Bu Liang, lalu dia menyerang Qin Fan.
Whush...
Bu Liang mengepakkan sayapnya, lalu muncul bilah bilah pedang dari angin, lalu bilah bilah pedang itu melesat cepat ke arah Qin Fan.
Qin Fan yang melihat puluhan bilah bilah pedang itupun membuat gerakan tangan, lalu muncul petir surgawi dalam bentuk bilah bilah pedang yang juga berjumlah puluhan.
kemudian Qin Fan melepaskan puluhan pedang yang dibaluti dengan kekuatan petir surgawi itu
Whush.. Whush.. Whush...
Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr..
Booooomm Booooomm Booooomm...
*****
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
__ADS_1
Terima Kasih...