Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Tugas Untuk Para Bawahan Lagi


__ADS_3

"lalu bagaimana dengan leluhur Gu Feng? aku dengar jika leluhur Gu Feng memiliki kekuatan diatas penguasa alam tingkat 9," balas Bao Zhang, dia sudah mendengar tentang kematian Gu Feng, hanya saja dia ingin mendengar langsung dari Qin Fan, orang yang membunuh Gu Feng.


"Gu Feng? maksud tetua adalah pak tua yang bertarung dengan ku itu? dia sudah mati ditangan ku," jawab Qin Fan santai.


"ternyata berita itu benar," gumam Bao Zhang membatin.


dia tidak memiliki alasan lagi untuk tidak tunduk pada Qin Fan, bahkan Gu Feng saja tewas ditangan Qin Fan, apalagi dirinya.


"baik tuan muda, aku akan patuh pada perintah tuan muda," ucap Bao Zhang yang tidak ingin mati konyol, karena jika itu terjadi, maka usaha dia untuk mengambil alih tahta kekaisaran selama ini hanya sia sia saja.


"bagus, memimpin lah dengan bijak, jujur dan juga adil! utamakan kesejahteraan masyarakat!" balas Qin Fan.


"baik tuan muda," balas Bao Zhang.


keduanya terus mengobrol hingga larut malam, Qin Fan kemudian naik ke kamar nya, sesampainya dikamar, Qin Fan membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, lalu dia duduk mengambil sikap lotus dan menyerap energi alam menunggu pagi.


dalam obrolan itu juga, Qin Fan mengatakan jika dia akan pergi ke kekaisaran Zing dan tidak lagi ke istana kekaisaran Bao, sebab dia sudah menemukan penerus tahta Kekaisaran Bao, sehingga Qin Fan tidak ingin berlama lama di kekaisaran Bao.


*******


Waktu terus berlalu.


Tak terasa mentari pagi kembali menyambut Qin Fan dan seluruh penghuni alam semesta, burung burung bernyanyi ria menyambut pagi, Qin Fan pun membuka mata dan menghentikan kultivasi nya.


setelah membuka mata, Qin Fan turun dari kasur dan berjalan keluar kamar, seperti biasa, keempat bawahannya sudah menunggu diluar.


"kita lanjutkan ke Kekaisaran Zing!" ucap Qin Fan setelah berada diluar kamar.


"baik penguasa muda," jawab keempatnya.


mereka pun turun dan keluar dari penginapan, sesampainya mereka diluar, Qin Fan dan keempat bawahannya pergi ke gerbang selatan, setelah keluar dari kota dan berada cukup jauh dari kota, Qin Fan mengeluarkan Long Qe dari dunia jiwa.


Whush..


"penguasa muda," ucap Long Qe memberi hormat.


"antarkan kami ke selatan!" perintah Qin Fan.


"baik penguasa muda," jawab Long Qe, lalu dia bertransformasi menjadi naga biru, Qin Fan dan keempat bawahannya pun naik keatas punggung Long Qe, lalu Long Qe membuat perisai transparan dan melesat kearah selatan.


diatas punggung Long Qe, Qin Fan masih bertanya soal kekaisaran Zing dan juga klan yang mendukungnya.


"butuh berapa hari untuk kita sampai?" tanya Qin Fan.


"dengan kecepatan terbang saudara Long, kita akan sampai di perbatasan kekaisaran kekaisaran Bao dan Zing dalam waktu sebulan, penguasa muda," jawab Fang Yun menjelaskan waktu yang akan mereka tempuh.


"lalu klan apa saja yang mendukung klan Zing, selain klan Fang disaat membangun kekaisaran Zing?" tanya Qin Fan lagi.


"selain klan Fang, ada juga klan Gu dan klan Chao, penguasa muda," jawab Fang Yun lagi.


"bagaimana dengan kekuatan kedua klan itu?" tanyanya lagi.


"klan Gu dan klan Chao sedikit lebih lemah dari klan Fang, meskipun sedikit lebih lemah, tapi ada 8 kultivator penguasa alam tingkat 9 yang mendukung mereka, karena itulah klan Fang dapat dihancurkan dengan mudah," jawab Fang Yun dengan niat membunuh yang sangat kuat.


"8 kultivator?" ucap Qin Fan pelan.

__ADS_1


"benar penguasa muda," jawab Fang Yun.


Qin Fan diam dan menghitung sudah berapa banyak kultivator berkekuatan penguasa alam tingkat 9, karena menurut gurunya, alam suci memiliki 20 kultivator itu, sementara dia baru membunuh 3 kultivator penguasa alam tingkat 9.


dua leluhur sekte gurun pasir dan juga penguasa agung Bao Teng, jika di kekaisaran Zing ada 8 kultivator, artinya 11 kultivator, sisanya 9, bagus jika ke 9 kultivator itu berada di kekaisaran Feng, karena jika seperti itu, Qin Fan tidak perlu lagi repot repot menemukan mereka.


*********


setelah kepergian Qin Fan dan keempat bawahannya, Bao Zhang dan jendral Yin Jun juga keluar dari kamar mereka, lalu turun dilantai dasar untuk bersarapan.


sesampainya dibawah, keduanya mengambil tempat di pojok ruangan, lalu memesan makanan pada pelayan, setelah pelayan pergi mengambil pesanan mereka, jendral Yin Jun bertanya soal pembicaraan Bao Zhang dan Qin Fan.


"bagaimana yang mulia? apa pemuda itu mau membangun hubungan baik dengan kita?" tanya jendral Yin Jun membuka obrolan.


Bao Zhang tidak langsung menjawab, dia tersenyum masam, lalu dia berkata.


"dia ingin kita tunduk padanya, ambisinya adalah menguasai seluruh alam suci, lalu membangun kekaisaran baru, yaitu kekaisaran Qin," jawab Bao Zhang tersenyum masam.


"apa?" jendral Yin Jun terkejut sampai hampir jatuh dari kursinya, bukannya mendapat hubungan baik, justru harus tunduk pada pemuda itu.


"lalu apa jawaban yang mulia?" tanya jendral Yin Jun lagi.


"apa aku punya pilihan? tuan muda Qin akan membangun kekaisaran baru, lalu keempat kekaisaran ini akan diubah menjadi kerajaan, dan empat kerajaan itu harus tunduk pada kekaisaran Qin," balas Bao Zhang dilema.


jendral Yin Jun tidak berkata apa apa lagi, yang dikatakan Bao Zhang memang benar, Bao Zhang tidak punya pilihan lain selain tunduk dan patuh pada Qin Fan, jika melawan, tentu mereka sudah tahu seperti apa konsekuensi nya.


"lalu bagaimana dengan tahta kekaisaran? apa dia tidak menginginkan nya?" tanya jendral Yin Jun lagi.


"dia tidak menginginkan tahta, karena dia ingin membangun kekaisaran nya sendiri, dia hanya berpesan agar aku tidak mementingkan kepentingan pribadi dan harus mementingkan kepentingan rakyat," jawab Bao Zhang mengingat pesan Qin Fan.


"benar, misinya dan misi kita sama, karena itulah aku yakin jika tuan muda Qin akan membuat alam suci menjadi lebih baik lagi," balas Bao Zhang.


keduanya terus mengobrol hingga pelayan tadi kembali dengan beberapa pelayan lain, setelah para pelayan itu meletakkan pesanan mereka, Bao Zhang dan jendral Yin Jun memulai sarapan mereka.


*******


Waktu terus berlalu.


tak terasa sebulan sudah Long Qe membawa Qin Fan dan yang lainnya ke kekaisaran Zing, kini mereka tinggal membutuhkan waktu seminggu lagi untuk sampai di perbatasan kekaisaran Bao dan Kekaisaran Zing.


seminggu kemudian.


setelah melakukan perjalanan panjang, akhirnya Qin Fan dan para bawahan nya sampai juga di perbatasan itu, selama diperjalanan, Qin Fan, Jianjun, Duajie, Fang Yun dan Fang Lin hanya berkultivasi menyerap energi alam, sehingga kelimanya tidak tahu jika mereka telah sampai dihutan perbatasan.


tidak ingin mengganggu, Long Qe terus melesat membawa tuan nya dan juga keempat saudaranya ke selatan, hari terus berganti, tak terasa seminggu kembali berlalu, Long Qe pun sampai dikota pertama yang berada tidak jauh dari perbatasan, kota itu adalah kota yang berada di kekaisaran Zing.


"penguasa muda?" panggil Long Qe, dia ingin tahu apakah singgah dikota itu atau tidak.


Qin Fan pun membuka mata setelah dipanggil Long Qe.


"lanjutkan saja Long Qe! aku ingin segera sampai di istana kekaisaran, aku ingin segera menguasai alam suci ini dan pergi ke alam cahaya," ucap Qin Fan yang tahu dengan maksud Long Qe.


"baik penguasa muda," jawab Long Qe, lalu dia terus melesat ke selatan.


3 minggu kemudian.

__ADS_1


setelah terbang selama 3 minggu, ada banyak kota dan juga desa yang dilewati Long Qe, dan setelah terbang selama 3 minggu, akhirnya Long Qe sampai disebuah hutan yang tidak jauh dari istana kekaisaran Zing.


"penguasa muda, kita telah sampai di ibukota," ucap Long Qe memanggil Qin Fan.


Qin Fan dan yang lainnya pun membuka mata mereka, dapat mereka lihat sebuah kota yang sangat besar dan juga megah yang tidak terlalu jauh, Qin Fan dan keempat bawahannya turun dari punggung Long Qe.


"pulihkan dirimu Long Qe!" ucap Qin Fan yang sudah turun dan membuka gerbang dunia jiwa.


"baik penguasa muda," jawab Long Qe, lalu dia masuk kedalam pusaran angin hitam keemasan.


"kalian panggil lah Patriak Fang! aku merubah rencana," ucap Qin Fan menoleh pada Fang Yun dan Fang Lin, setelah Long Qe masuk kedunia jiwa.


"untuk apa penguasa muda?" dan perubahan rencana seperti apa?" tanya Fang Lin kebingungan.


"aku berubah pikiran, aku rasa patriak Fang pantas untuk menjadi kaisar baru, karena kekaisaran Zing akan aku ganti menjadi kekaisaran Fang," jawab Qin Fan menjelaskan perubahan rencana.


"tapi penguasa muda," balas Fang Yun merasa keberatan.


"lakukan saja perintah ku! bukannya Patriak Fang orang jujur bukan?" ucap Qin Fan lagi.


"aku hanya merasa itu terlalu berlebihan saja," jawab Fang Yun yang memang merasa klan Fang menjadi keluarga kekaisaran.


"justru itu bagus untuk mengangkat posisi klan Fang, karena klan Fang akan menjadi keluarga kekaisaran," balas Qin Fan tersenyum.


"baik penguasa muda," jawab Fang Yun dan Fang Lin, lalu keduanya memisahkan diri dan pergi.


setelah Fang Yun dan Fang Lin pergi, Qin Fan mengeluarkan 40 ribu pasukan dari dunia jiwa.


Whush.. Whush.. Whush..


satu persatu pasukan keluar dari dunia jiwa, lalu berlutut memberi hormat pada Qin Fan.


"penguasa muda," ucap ke 40 ribu pasukan berlutut.


"jendral Fu An, pimpin pasukan dan serang istana, jika mereka meletakkan senjata, jangan dibunuh, tapi jika mereka mengacungkan senjata, bunuh ditempat," ucap Qin Fan memberi perintah.


"baik penguasa muda," jawab patuh jendral Fu An, lalu dia memimpin 40 ribu pasukan dan bergerak ke ibukota.


"kalian bantu jendral Fu An! pastikan jika jika tidak ada penduduk ibukota yang tewas," ucap lanjut Qin Fan pada Long Shan dan yang lainnya.


"baik penguasa muda," jawab Long Shan, lalu mereka menyusul jendral Fu An dan pasukan yang sudah lebih dulu bergerak kearah ibukota.


"bagaimana dengan kami penguasa muda?" tanya Jianjun, sebab Qin Fan tidak memberi dia dan Duajie tugas.


"apa kalian juga ingin bermain main? silahkan susul mereka jika tangan kalian sudah gatal," jawab Qin Fan yang mengerti dengan kedua bawahan nya itu.


"baik penguasa muda," jawab Jianjun dan Duajie, lalu keduanya juga melesat kearah ibukota.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...

__ADS_1


__ADS_2