
Hari demi hari Qin Fan melayang di udara, tak terasa seminggu telah berlalu, meski begitu, Qin Fan terus melayang tanpa beristirahat sedikit pun, karena dengan menembus absolute 2 bintang 4, kekuatan Qin Fan semakin kuat, sehingga dia tidak merasa kelelahan meski sudah seminggu dia melayang.
3 hari kemudian, Qin Fan merasakan ada beberapa aura yang mengikuti nya dari belakang, tapi Qin Fan berpura pura tidak menyadari mereka, dia hanya bersikap seperti biasa, karena Qin Fan tidak tahu apa tujuan mereka.
di belakang Qin Fan, ada 5 pemuda yang mengikuti Qin Fan, mereka ingin merampok Qin Fan, karena mereka melihat kekuatan Qin Fan hanya berada di ranah dewa giok putih bintang 1, sehingga mereka berpikir jika Qin Fan adalah kultivator lemah.
Whush...
keempat pemuda itu melesat dengan cepat dan menyusul Qin Fan, lalu mereka menghadang di depan nya.
"maaf tuan tuan, kenapa tuan tuan menghalangi perjalanan ku?" tanya Qin Fan keheranan.
"tidak usah banyak bacot!! cepat serahkan cincin penyimpanan mu dan hancurkan kultivasi mu!!" balas salah satu pemuda dengan nada yang tidak enak di dengar.
"kenapa aku harus melakukan nya?" tanya Qin Fan yang masih ramah.
"aku bilang serahkan cincin penyimpanan dan menghancurkan kultivasi ya lakukan saja!! tidak usah banyak tanya!! atau aku ambil sendiri dan menganjurkan kultivasi mu sendiri?" balas pemuda itu.
Qin Fan menggeleng kepalanya mendengar ocehan tidak berguna itu, Qin Fan kemudian membalas.
"apa aku tidak salah dengar? hanya dengan mengandalkan kekuatan maha dewa giok agung tapi mengancam ku?" ucap Qin Fan sambil menggeleng kepalanya.
"bajingan, cari mati rupanya" balas pemuda itu, lalu dia menyerang Qin Fan dengan sebuah pukulan.
Whush...
Booooomm..
bunyi ledakan terjadi disaat serangan pemuda itu di beradu dengan pukulan api kekacauan milik Qin Fan, pemuda yang menyerang Qin Fan pun langsung berubah menjadi kabut darah.
keempat teman pemuda itu terkejut melihat teman mereka yang sudah menjadi kabut darah itu, tapi keterkejutan mereka segera hilang dan berganti dengan rasa takut yang sangat, sebab mereka telah menyinggung orang tulang tidak boleh sama sekali mereka singgung.
"a-ampuni kami tuan!!" ucap ketempat pemuda tersisa dalam posisi berlutut.
"berikan aku alasan yang tepat untuk tetap membiarkan kalian hidup!!" ucap Qin Fan menatap tajam keempat pemuda itu.
keempat pemuda itu saling menatap satu sama lain, karena mereka tidak tahu harus memberikan alasan apa.
"baiklah jika kalian tidak mau memberikan alasan" ucap Qin Fan, lalu dia bergerak cepat dan memukul dantian keempat pemuda itu bergantian.
Aaaaaaarrg Aaaaaaarrg Aaaaaaarrg Aaaaaaarrg
teriakan kesakitan disaat dantian mereka dihancurkan Qin Fan.
Whush... Whush... Whush... Whush..
keempat pemuda itu melesat kebawah dengan cepat, mereka sudah tidak memiliki kekuatan lagi, sehingga tidak ada yang bisa melayang seperti tadi.
Qin Fan melihat keempat pemuda yang terjun bebas itu tersenyum.
"dasar bodoh" ucap Qin Fan, lulu dia melanjutkan perjalanan nya dengan santai.
3 hari kemudian, lagi lagi Qin Fan dihadang oleh 10 pria paruh baya yang berkekuatan maha dewa giok kuno bintang 5, ke 10 pria paruh baya itu memakai topeng, Qin Fan menduga jika mereka adalah perampok yang ingin merampok nya.
"cepat serahkan cincin penyimpanan mu itu anak muda!!" ucap salah satu pria paruh baya yang merupakan pemimpin mereka.
"ambil sendiri jika mampu!!" ucap Qin Fan menantang.
"oh.. jadi kamu menantang ku? baiklah, aku akan mengambil nya dengan cara ku" balas pria paruh baya, lalu dia menyerang Qin Fan.
Whush...
Booooomm...
kembali terjadi ledakan disaat serangan pria paruh baya itu beradu dengan pukulan api kekacauan milik Qin Fan.
Whush...
pria paruh baya itu dikirim terbang ratusan meter jauh kebelakang.
"apa?"
kesembilan pria paruh baya lain nya terkejut melihat teman mereka dikirim terbang oleh Qin Fan, sementara Qin Fan masih berdiri kokoh di tempat nya.
Qin Fan tidak langsung membunuh pria paruh baya yang menyerang nya bukan tanpa alasan, karena dia berniat membuat mereka menjadi sampah seperti keempat pemuda 3 hari yang lalu.
__ADS_1
"kamu cukup hebat anak muda, meski pun kamu kuat, tapi kami masih 9 orang" ucap pria paruh baya lain nya.
"terima kasih atas pujian nya tuan, tapi jika kalian masih tetap memaksa, maka jangan salahkan aku jika bertindak kasar" balas Qin Fan santai.
"bajingan, ayo kita serang pemuda sialan itu" ucap pria paruh baya itu, lalu mereka bersembilan menyerang Qin Fan bersamaan.
melihat serangan mereka yang bersamaan, Qin Fan membuat gerakan tangan, lalu muncul 9 tapak dari kekosongan, lalu dia lepaskan 9 tapak itu pada 9 pria paruh baya yang menyerang nya.
Booooomm Booooomm Booooomm..
kembali terjadi ledakan berurutan diatas langit, serangan mereka beradu dengan keras.
Whush.. Whush.. Whush..
kesembilan pria paruh baya itu dikirim terbang menyusul teman mereka yang sudah lebih dulu dikirim terbang oleh Qin Fan.
tidak ingin memberikan kesempatan, Qin Fan bergerak cepat dan menghajar ke 10 pria paruh baya itu, setelah puas memberi mereka pelajaran, Qin Fan mengambil paksa cincin penyimpanan milik mereka, lalu dia menghancurkan dantian mereka.
sekali lagi buntu ledakan, tapi bunyi ledakan itu bukan dari pertarungan, karena bunyi ledakan itu berasal dari dalam tubuhku 10 pria paruh baya itu, Qin Fan sudah menghancurkan kultivasi mereka, lalu ke 10 pria paruh baya itu terjun bebas kebawah.
"kenapa begitu banyak rampok disini?" ucap Qin Fan keheranan, sebab sudah 2 kali dia bertemu dengan para perampok.
lalu dia melanjutkan perjalanan nya dengan kecepatan sedang, 2 hari kemudian, menjelang malam, dari jauh Qin Fan melihat sebuah kota, Qin Fan kemudian mendarat tidak jauh dari kota, lalu dia berjalan ke arah kota dengan santai.
tidak butuh waktu lama bagi Qin Fan untuk sampai di gerbang kota dan ikut mengantri, setelah bosan mengantri, giliran Qin Fan yang diperiksa, selesai diperiksa dan membayar pajak masuk, Qin Fan melenggang masuk kedalam kota.
tidak jauh dari gerbang kota, Qin menemukan sebuah penginapan, lalu dia masuk kedalam, didalam penginapan, sedang terjadi sedikit masalah, dimana ada seorang tuan muda yang memaksa seorang gadis untuk melayani biologis nya.
"lepaskan aku!! aku tidak sudi menjadi wanita mu" ucap sang gadis yang berusaha melepaskan diri dari dekapan sang tuan muda.
"Hahaha.. berteriak lah sesuka hatimu!! tapi kamu tidak akan bisa lepas dari mu" ucap tuan muda.
"lepaskan aku atau ayah ku akan membunuh mu!?" ucap sang gadis mengancam.
"aku sangat ketakutan mendengar ancaman mu Wei'er ku sayang" balas tuan muda.
"lepaskan dia!! apa kamu tidak malu memaksa orang?" Qin Fan yang melihat sang gadis dipaksa pun tidak bisa untuk tidak ikut campur.
"siapa kamu? jangan ikut campur urusan ku!! apa kamu tidak tahu siapa aku?" bentak tuan muda.
"siapa aku itu tidak penting, aku suka ikut campur urusan orang lain, dan aku tidak perlu tahu siapa kamu, yang perlu kamu lakukan sekarang adalah melepas gadis itu!!" balas Qin Fan santai.
"baik tuan muda" jawab kedua pria paruh baya, lalu mereka menyerang Qin Fan, tapi sebelum kedua pria paruh baya itu melepaskan serangan, Qin Fan sudah lebih dulu menampar wajah mereka berdua, lalu menerbangkan mereka berdua dan menabrak dinding penginapan dengan keras.
Booooomm Booooomm..
bunyi ledakan disaat tubuh kedua pria paruh baya itu menabrak dinding penginapan dengan keras dan menghancurkan nya.
tuan muda dan sang gadis yang berada didalam dekapan tuan muda pun sangat terkejut, pasalnya kekuatan kedua pria paruh baya itu berada di ranah maha dewa giok kuno bintang 5 tapi Qin Fan menerbangkan mereka hanya dengan sebuah tamparan saja.
seketika lutut tuan muda bergetar, bahkan dahi nya sudah berkeringat dingin, tanpa sadar sang gadis terlepas dari dekapan nya.
"a-ampuni aku tuan muda!" ucap tuan muda memohon untuk di ampuni.
"orang seperti mu tidak pantas untuk di ampuni.
"balas Qin Fan" lalu dia menampar tuan muda dan meledakkan kepala nya begitu saja.
sang gadis yang di tolong pun jadi gemetar ketakutan, karena tuan muda yang di bunuh Qin Fan adalah tuan muda sekte gunung kayoa, salah satu sekte yang cukup disegani di kota itu.
"nona tidak apa apa kan?" tanya Qin Fan ramah pada sang gadis"
"a-aku ti-tidak apa apa tuan muda, terima kasih" balas sang gadis terbata bata, sebab dia sangat ketakutan.
Qin Fan menganggukkan kepalanya, lalu dia kembali berkata.
"tidak usah takut nona!! orang seperti dia tidak pantas untuk hidup" ucap Qin Fan mencoba menenangkan sang gadis.
"baik tuan muda" jawab sang gadis.
"siapa nama mu?" tanya Qin Fan.
"nama ku Shin Wei tuan muda " jawab sang gadis yang bernama Shin Wei.
"aku Qin Fan" balas Qin Fan memperkenalkan nama nya.
__ADS_1
lalu Qin Fan menoleh pada pelayan, "mana manager kalian?" tanya Qin Fan pada pelayan.
"aku disini tuan muda" ucap seorang pria paruh baya yang berada di atas tangga,aku dia berjalan turun.
"aku harap ini cukup untuk mengganti kerusakan yang aku buat" ucap Qin Fan, lalu dia memberikan 1000 batu roh tingkat tinggi pada sang manager penginapan.
"lebih dari cukup tuan muda" jawab manager senang, karena Qin Fan memberikan kompensasi lebih pada nya.
"tolong siapkan dua kamar untuk ku dan nona Wei!!" ucap Qin Fan pada manager penginapan.
"baik tuan muda" jawab sang manager, lalu dia memberi perintah pada pelayan untuk menyiapkan kamar buat Qin Fan dan Shin Wei.
kemudian Qin Fan mengambil cincin penyimpanan milik tuan muda dan kedua pria paruh baya yang merupakan pengawal tuan muda itu.
"tuan muda, kamar tuan muda dan nona muda sudah kami siapkan, silahkan naik dan beristirahat!!" ucap manager penginapan ramah.
"terima kasih tuan manager" balas Qin Fan yang juga ramah.
"ayo kita naik nona Wei!!" ucap lanjut Qin Fan mengajak Shin Wei baik keatas.
"baik tuan muda" jawab Shin Wei, lalu dia mengikuti Qin Fan keatas.
"silahkan tuan muda!! ini kamar nya" ucap pelayan yang mengantar Qin Fan dan Shin Wei.
"terima kasih nona" balas Qin Fan ramah, lalu dia memberikan 10 batu roh tingkat tinggi pada pelayan itu sebagai tips.
"nona Wei, aku duluan" ucap Qin Fan yang sudah menoleh pada Shin Wei.
"silahkan tuan muda!!" balas Shin Wei.
Qin Fan pun masuk kedalam kamar, kemudian dia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Qin Fan membaringkan tubuhnya diatas kasur.
Keesokan harinya, selesai membersihkan diri, Qin Fan turun ke lantai dasar untuk sarapan, sesampainya dibawah, ternyata Shin Wei sudah lebih dulu berada dibawah, lalu Qin Fan juga mengambil tempat dimana Shin Wei duduk dan memesan sarapan nya.
"setelah ini tuan muda mau kemana?" ucap Shin Wei bertanya, dia sudah tidak takut atau malu lagi pada Qin Fan.
"aku akan melanjutkan perjalanan ku ke hutan iblis" jawab Qin Fan jujur.
"boleh aku ikut tuan muda?" tanya Shin Wei yang entah kenapa ingin ikut bersama Qin Fan.
mendengar itu, Qin Fan mengerutkan keningnya, dia tidak tahu apa yang ada didalam kepala Shin Wei.
"kenapa kamu mau ikut?" tanya Qin Fan.
"aku sudah lama ingin pergi ke hutan iblis, karena menurut rumor, disana ada banyak sumber daya yang bisa meningkatkan kekuatan, sehingga aku sangat ingin kesana dan mencari sumber daya disana" jawab Shin Wei memberitahu alasan nya.
Qin Fan menganggukkan kepalanya, lalu dia berkata.
"maaf nona Wei, yang nona Wei katakan itu memang benar, tapi disana juga terdapat bahaya yang mengancam nyawa" balas Qin Fan menolak.
"aku mohon tuan muda" ucap Shin Wei memohon.
"apa kamu tidak takut aku akan mencelakai mu?" tanya Qin Fan lagi.
"aku percaya tuan muda tidak akan melakukan itu" jawab Shin Wei.
"meski begitu, aku tidak bisa membawa non Wei" tolak Qin Fan sekali lagi.
"aku mohon tuan muda, aku sangat ingin pergi ke hutan iblis" ucap Shin Wei yang terus memohon agar diizinkan.
*****
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
******
Shin Wei nya dibawa gak ya?
komentar terbanyak yang dipakai di Eps selanjutnya.
*******
__ADS_1
Shin Wei memohon