
Sebulan telah berlalu semenjak pertemuan Qin Fan dan Lu Ji, kini sudah saatnya mereka menyerang klan Lu, para tetua dan pasukan yang berada di lembah ilusi juga sudah sampai, sehingga klan Lu yang berada di hutan mati sangat ramai.
sesuai dengan permintaan Qin Fan, yang pergi berperang hanya mereka yang memiliki kekuatan abadi puncak keatas saja yang boleh pergi, dan setelah di lihat dari kekuatan pasukan, hanya ada 15 ribu saja yang boleh pergi, sementara yang sisanya tinggal di klan.
"bagaimana Patriak? apa semua sudah siap?" tanya Qin Fan, saat ini mereka berada di aula pertemuan.
"sudah tuan muda, semua sudah siap, kita tinggal pergi menyerang saja, tapi," balas Lu Ji.
"tidak usah khawatir Patriak, aku akan membuat kejutan disana," balas Qin Fan yang tahu dengan apa yang dipikirkan Lu Ji.
bagaimana Lu Ji tidak khawatir, pasukan Sun Mu dan kedua klan pendukung nya itu hampir 75 ribu pasukan, namun Qin Fan ingin menyerang mereka hanya dengan membawa 15 ribu pasukan, tentu itu adalah perbedaan yang sangat besar.
andai saja Lu Ji tahu jika Qin Fan memiliki 51 bawahan yang berkekuatan kekal tahap menengah dan 44 bawahan berkekuatan kekal tahap awal, mungkin dia akan muntah darah, di tambah lagi dengan dia dan Qin Fan yang sama sama memiliki kekuatan kekal tahap menengah.
belum lagi dengan 20 ribu pasukan yang memiliki kekuatan abadi puncak, ditambah dengan 15 ribu pasukan klan Lu yang akan pergi, total pasukan mereka adalah 35 ribu, meski hanya 35 ribu, tapi mereka adalah pasukan terbaik yang ada saat ini, karena meski kalah jumlah, tapi mereka unggul dalam hal kekuatan.
sungguh mereka adalah satu kekuatan yang sangat mengerikan, suatu kekuatan yang tidak bisa disinggung oleh siapa pun, tapi karena dia tidak tahu pasukan yang Qin Fan miliki, sehingga dia tampak khawatir.
"baiklah tuan muda, aku percaya pada tuan muda," jawab Lu Ji yang terpaksa percaya.
"sebaiknya kita berangkat sekarang Patriak, karena lebih cepat lebih baik," ucap Qin Fan.
"baik tuan muda," jawab Lu Ji, lalu dia berdiri dari kursi utama dan keluar dari aula pertemuan.
diluar aula pertemuan, ke 15 ribu pasukan yang akan berangkat juga sudah menunggu dengan kesiapan yang matang, begitu mereka melihat Lu Ji keluar, semua langsung berlutut memberi hormat.
"hormat kami patriak," ucap ke 15 ribu pasukan dalam posisi berlutut.
"bangunlah! hormat kalian aku terima," ucap Lu Ji.
"seperti yang kita semua tahu, hari ini kita pergi untuk merebut kembali klan kita, dimana itu adalah tanah kelahiran kita, hari ini kita akan merebutnya kembali dari tangan para pengkhianat itu, aku perintahkan jangan biarkan satu pengkhianat pun yang boleh hidup dan melarikan diri! tidak ada ampunan bagi pengkhianat," ucap Lu Ji berpidato.
"bunuh! bunuh! bunuh! bunuh!" terima ke 15 ribu pasukan dengan semangat yang menggebu gebu.
Lu Ji lalu menoleh pada Qin Fan dan berkata, kita berangkat tuan muda," ucap Lu Ji.
"baik Patriak," balas Qin Fan, lalu dia merobek ruang ke wilayah klan Lu sesuai dengan gambaran yang diberikan Lu Xiang.
semua orang tampak terkejut dengan robekan ruang yang dibuat oleh Qin Fan, meski awalnya Qin Fan sudah memberitahu Lu Ji dan para tetua tentang hukum ruang, tapi tetap saja mereka terperangah setelah melihatnya secara langsung.
"Patriak? perintahkan pasukan agar segera masuk kedalam!" ucap Qin Fan mengagetkan Lu Ji dan yang lainnya.
"baik tuan muda," jawab Lu Ji, lalu dia perintahkan pada pasukan untuk masuk kedalam robekan ruang itu.
para pasukan yang mendapat perintah pun satu persatu masuk kedalam, beberapa saat kemudian, para tetua juga ikut masuk, lalu yang terakhir adalah Qin Fan dan Lu Ji.
Whush... Whush... Whush... Whush..
Satu persatu mereka muncul di sebuah hutan yang tidak jauh dari klan Lu, beberapa saat kemudian, semua orang sudah keluar dari robekan ruang, lalu mereka bergerak ke arah klan dan di pimpin oleh Lu Ji.
__ADS_1
"bergerak!" perintah Lu Ji, lalu mereka bergerak.
Whush... Whush... Whush... Whush...
satu persatu mereka melesat dengan cepat, hanya dalam waktu beberapa menit, mereka semua sudah berada di depan klan Lu.
"sebentar patriak!" ucap Qin Fan, lalu dia membuat suatu gerakan tangan, kemudian keluar dari telapak tangan nya suatu formasi.
semakin lama, formasi itu semakin membesar dan membesar, lalu menutup semua wilayah klan Lu yang sangat besar itu, jika di bandingkan dengan sebuah ibu kota besar di daratan tengah atau daratan rendah, klan Lu masih lebih besar lagi.
beberapa saat kemudian, formasi yang dibuat oleh Qin Fan itu menutupi semua wilayah klan Lu, dan formasi yang dibuat oleh Qin Fan adalah formasi penjara, Qin Fan membuat formasi penjara karena dia tidak ingin ada satu pun para pengkhianat yang ada didalam itu dapat melarikan diri.
"sudah selesai Patriak, sekarang kita menonton pertunjukan menarik yang akan segera terjadi," ucap Qin Fan tersenyum pada Lu Ji.
Lu Ji yang mengerti dengan ucapan Qin Fan pun memerintahkan pasukan nya untuk melakukan serangan, para pasukan yang mendapat perintah menyerang pun segera melepaskan serangan mereka.
Whush... Whush... Whush...
Booooomm Booooomm Booooomm...
terjadi ledakan beruntun disaat ke 15 ribu pasukan melepaskan serangan mereka ke arah klan, lalu menghancurkan gerbang klan yang kokoh itu.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan demi ledakan terus bersahutan, murid murid klan yang berada di dalam pun terkejut dengan serangan yang tiba tiba itu, lalu mereka berhamburan keluar dari dalam klan.
Di aula pertemuan klan.
"bajingan mana yang berani mencari mati hah?" geram Patriak klan, yang tidak lain adalah Sun Mu.
"sepertinya Patriak Lu Ji dan pengikutnya Patriak," jawab murid klan.
"oh.. jadi dia ingin mencari mati? baiklah, aku akan mengabulkan permintaan nya," ucap Sun Mu menyeringai.
"kalian semua pergi ke gerbang! bawa semua pasukan yang ada! jangan biarkan mereka lolos kali ini!" perintah Sun Mu pada para tetua yang setia padanya.
"baik Patriak," jawab mereka serempak, lalu mereka keluar dari aula pertemuan dan pergi ke gerbang klan, tapi ketika mereka keluar dari aula pertemuan, para tetua itu terkejut, sebab mereka melihat ada sebuah formasi yang mengurung klan mereka.
"formasi apa ini? siapa yang berani bermain main dengan kita?" ucap salah satu tetua dengan geram.
"siapa pun itu, dia harus mati hari ini," balas yang lain.
"ayo kita habisi Lu Ji dan semua pengikutnya!" timpal yang lain, lalu mereka bergerak ke arah gerbang klan.
Digerbang klan.
pertarungan sengit sudah terjadi, sudah hampir setengah murid klan Lu yang berpihak pada Lu Sun Mu itu keluar dari dalam klan, sehingga pertarungan sangat sengit.
sementara itu, Qin Fan dan Lu Ji masih belum terlibat dalam pertempuran itu, keduanya masih menjadi penonton, sebab Qin Fan dan Lu Ji masih menunggu Sun Mu keluar, meski begitu, Lu Ji tampak sangat khawatir, karena dia melihat banyak nya pasukan klan mu yang berpihak pada Sun Mu semakin banyak yang keluar.
__ADS_1
"Patriak tenang saja!" balas Qin Fan santai, lalu dia membuka gerbang dunia jiwa dan mengeluarkan semua bawahan dan juga ke 20 ribu pasukan nya.
"hormat kami penguasa muda," ucap semua bawahan dan pasukan Qin Fan dalam posisi berlutut.
"Wen Haong, Qian Duan dan kalian semua, bantu saudara saudara kalian! ingat! jangan bunuh Sun Mu, karena hanya Patriak Lu yang berhak menghukum nya, sisanya terserah kalian, dan jangan lupa dengan apa yang biasa kalian lakukan!" perintah Qin Fan.
"baik penguasa muda," jawab semua bawahan dan pasukan Qin Fan.
Whush... Whush... Whush.. Whush...
satu persatu bawahan dan pasukan Qin Fan melepaskan aura kultivasi mereka, lalu mereka bergabung dalam pertarungan itu.
belum tersadar dari kemunculan bawahan dan pasukan Qin Fan, sekali lagi Lu Ji dikejutkan dengan kekuatan yang mereka miliki, dapat Lu Ji melihat dan merasakan dengan jelas, dimana 39 bawahan berkekuatan kekal tahap menengah, 44 bawahan berkekuatan kekal tahap awal dan 20 ribu pasukan berkekuatan abadi puncak bintang 9.
"tuan muda, siapa mereka?" tanya Lu Ji yang sudah mendapatkan kesadaran nya kembali.
"mereka adalah pasukan ku Patriak." jawab santai Qin Fan.
Booooomm Booooomm Booooomm..
pertarungan semakin sengit disaat Wen Haong dan yang lainnya bergabung dalam pertarungan itu, suara ledakan, teriakan kesakitan dan bau amis darah juga tidak lepas pertarungan.
"saudara Wen, saudara Qian," ucap Hanzi Chu dan Hanzi Zing yang melihat kemunculan saudara saudara mereka.
"penguasa muda memberi perintah jika kita harus menghabisi mereka semua kecuali Patriak mereka," balas Wen Haong.
"baik saudara," balas Hanzi Chu dan Hanzi Zing.
"saudara Zhan, sebaiknya kita habisi para tetua mereka terlebih dahulu! setelah itu kita cari pengkhianat Sun Mu dan seret dia!" ucap Lu Xiang.
"baik saudara Xiang," balas Long Zhan.
lalu Long Shan, Long Zhan, Long Fei, Long Fu, Long Heinan, Tong Xiu, Gao Ze dan Lu Xiang dan kesembilan tetua klan Lu yang sudah menjadi bawahan Qin Fan itu menyerang para tetua yang setia pada Sun Mu.
sementara Wen Haong, Qian Duan dan ke 35 tetua klan Wen dan klan Qian membantai pasukan klan Lu yang setia pada Sun Mu.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan terus terjadi, sudah banyak murid klan Lu yang setia pada Sun Mu itu tewas, hanya dalam waktu 2 jam, sudah lebih dari 25% murid klan Lu yang setia pada Sun Mu itu di bantai.
"saudara Jin, siapa mereka? kenapa kekuatan mereka sangat besar?" tanya salah satu tetua yang setia pada Sun Mu dengan khawatir.
"aku juga tidak tahu saudara Feng, sepertinya mereka adalah sekutu Lu Ji," jawab terus yang bernama Lu Jin.
"bersiap! mereka datang," ucap yang lain, karena dia melihat Long Shan dan ke 21 saudara nya melesat ke arah mereka.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
__ADS_1
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus dari.
Terima Kasih...