
Qin Fan tersenyum sambil menggeleng kepalanya, karena dia merasa lucu dengan sikap pemuda yang dia kalahkan itu.
"aku tidak sedang ingin membuat masalah, aku kesini karena tujuan ku mencari klan Guo, apa tuan bisa memberitahu ku dimana letak klan Guo?" ucap Qin Fan yang menjelaskan tujuan nya.
pemuda itu mendengar nama klan Guo pun segera berdiri, kemudian dia memasang muka permusuhan pada Qin Fan, bukan hanya dia saja yang seperti itu, keenam teman nya juga memasang muka permusuhan pada Qin Fan.
Qin Fan yang melihat muka permusuhan dari mereka pun jadi bingung, sebab dia tidak tahu ada masalah apa klan Qiong dan klan Guo, mau tidak mau, Qin Fan pun bertanya kenapa mereka memasang muka permusuhan padanya.
"maaf tuan tuan, kenapa kalian bersikap seperti itu? apa ada yang salah dengan pertanyaan ku?" tanya Qin Fan bingung.
"kamu tidak usah berpura pura anak muda! aku tahu kamu adalah suruh klan Hanzi untuk menyusup ke klan Qiong kami," balas pemuda yang beradu kekuatan dengan Qin Fan tadi.
tuduhan itu membuat Qin Fan semakin bingung, karena dia tidak tahu masalah nya sama sekali.
"maafkan aku tuan, tapi aku benar benar tidak tahu pa maksud tuan," balas Qin Fan serius.
melihat wajah serius Qin Fan dan tidak ada kebohongan di mata Qin Fan, pemuda itu dan keenam teman nya langsung bersikap seperti tadi.
"semoga saja kamu tidak sedang membohongi kami," ucap pemuda itu.
"maaf anak muda, kenapa kamu menanyakan klan Guo?" tanya pemuda itu ingin tahu.
"aku mencari seseorang disana tuan, aku dengar jika dia bersembunyi di klan Guo, sehingga aku ingin ke klan Guo untuk menjemputnya," balas Qin Fan menjelaskan.
"aku Qiong Luan dan mereka saudara ku Qiong Lian, Qiong Liang, Qiong Jiang, Qiong Feng, Qiong Yuan dan Qiong Duan, kami dari klan Qiong," ucap Qiong Luan memperkenalkan nama nya dan juga keenam lain nya.
"aku Qin Fan tuan tuan," balas Qin Fan menyebut nama nya.
"apa tuan tuan bisa menjelaskan sedikit pada ku kenapa tuan tuan tiba tiba memasang muka permusuhan padaku?" tanya Qin Fan.
Qiong Luan menganggukkan kepalanya, lalu dia berkata.
"klan Guo sudah lama berperang melawan klan Shu, kedua klan penguasa itu sudah lama berperang, tapi belum bisa saling mengalahkan satu sama lain, para abdi kedua klan penguasa itu juga saling membunuh jika bertemu, klan Qiong mengabdi pada klan Shu, sementara klan Hanzi mengabdi pada klan Guo, itulah kenapa kami memasang wajah permusuhan ketika kamu menyebut nama klan Guo," ucap Qiong Luan menceritakan alasan kenapa mereka memasang wajah permusuhan pada Qin Fan.
Qin Fan akhirnya mengerti kenapa mereka bersikap seperti tadi, ternyata ada perang diantara kedua klan penguasa hutan iblis itu.
"kenapa kamu mencari orang itu di klan Guo? apa dia teman mu?" tanya Qiong Luan.
"aku bahkan tidak mengenalinya sama sekali," jawab Qin Fan sambil tersenyum.
Qiong Luan dan keenam saudara nya itu mengerutkan kening mereka, sebab Qin Fan mencari seseorang yang tidak dia kenal, apa lagi mencarinya di tempat yang sangat berbahaya.
"jika kamu tidak mengenalnya, kenapa kamu berani mendatangi hutan iblis ini?" tanya Qiong Luan lagi.
"maaf aku tidak bisa mengatakan alasan ku mencarinya," balas Qin Fan.
"kamu pergi lah ke arah timur dari sini, 2 bulan lagi kamu akan sampai di klan Guo, tapi kamu harus berhati-hati! karena banyak klan yang memusuhi klan Guo," ucap Qiong Luan menunjukkan arah dan juga memperingatkan Qin Fan.
"terima kasih tuan, dan juga maaf karena perkenalan awal kita tidak baik," balas Qin Fan.
"sudahlah! aku yang salah," bala Qiong Luan, lalu dia memberikan sebuah lencana pada Qin Fan dan berkata.
__ADS_1
"kamu gunakan lencana ini selama pergi ke klan Guo, tapi jika kamu sudah sampai di kota Tior, kamu jngan menggunakan lencana ini, karena kota Tior adalah pendukung klan Guo," ucap Qiong Luan.
"terima kasih tuan," balas Qin Fan, lalu dia mengambil lencana itu.
"ini ada sedikit hadiah juga dari ku, harap tuan menerima nya," balas Qin Fan, lalu dia memberikan beberapa buah buah abadi pada Qiong Luan.
sementara Qiong Luan dan keenam murid klan Qiong sedang terkejut dengan buah buah abadi, Qin Fan tidak menghiraukan keterkejutan mereka dan pergi ke arah timur, dimana klan Guo berada.
3 hari telah berlalu begitu saja, saat ini Qin Fan masih terus melayang di udara, menjelang sore, Qin Fan mendengar suara pertempuran dari jarak yang cukup jauh, lalu dia mendekat ke arah pertempuran itu, setelah berada cukup dekat, dapat Qin Fan lihat ada 2 kelompok yang sedang bertarung.
kelompok yang satu memakai baju seperti Qiong Luan dan keenam murid klan Qiong lain nya, yaitu warna putih kehijauan, sementara kelompok yang satu nya lagi memakai baju berwarna biru kekuningan.
murid murid klan Qiong berjumlah 15 orang, sementara lawan mereka juga berjumlah lebih dari 10 orang, kekuatan mereka juga seimbang, mereka sama sama berada di ranah abadi awal bintang 3-4.
melihat jika salah satu kelompok adalah murid murid klan Qiong, Qin Fan pun melakukan gerakan tangan dan menciptakan puluhan tapak, selesai menciptakan puluhan tapak, Qin Fan lalu melepaskan puluhan tapak itu pada kelompok yang menjadi lawan murid murid klan Qiong.
Whush... Whush... Whush...
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan demi ledakan terjadi disaat puluhan tapak itu mengenai telak kelompok yang memakai pakaian biru kekuningan itu, lalu menerbangkan mereka jauh ke belakang.
Whush...
Qin Fan melesat cepat ke arah murid murid klan Qiong dan berdiri di depan mereka.
"kalian tidak apa apa?" tanya Qin Fan pada mereka.
"bajingan, siapa kamu? kenapa menyerang kami diam diam?" bentak salah satu dari kelompok yang Qin Fan sedang itu.
"dari klan mana mereka?" bukan nya menjawab, Qin Fan tidak menghiraukan nya dan bertanya pada murid klan Qiong.
"mereka dari klan Wen," jawab nya.
Qin Fan menganggukkan kepalanya, lalu dia menoleh pada murid murid klan Wen itu dan berkata.
"aku Qin Fan, teman dari Qiong Luan, Qiong Jian, Qiong Jiang, Qiong Feng, Qiong Yuan dan Qiong Duan, jadi tidak ada salah nya aku menolong saudara dari teman teman ku bukan?" balas Qin Fan sambil tersenyum.
"oh.. jadi kamu juga ingin mati bersama mereka? baiklah, akan aku kabulkan permintaan mu," balas nya.
"apa kamu mampu?" tantang Qin Fan.
"bajingan, akan ku bungkam mulut mu yang busuk itu," ucap murid klan Wen, lalu dia menyerang Qin Fan.
Qin Fan tersenyum, lalu dia membuat tapak suci, setelah tapak suci tercipta, Qin Fan menyuntikkan kekuatan api dan petir kedalam tapak itu, lalu Qin Fan melepaskan tapak suci itu.
Whush...
Booooomm..
terjadi ledakan besar disaat serangan keduanya beradu, lalu merubah murid klan Wen itu menjadi kabur darah.
__ADS_1
baik murid murid klan Wen maupun klan Qiong terkejut dengan salah satu murid klan Wen yang meledak itu.
sementara itu, Qin Fan memanfaatkan keterkejutan murid murid klan Wen, sehingga dia kembali melepaskan serangan pada mereka, Qin Fan melepaskan serangan tapak bayangan pada mereka.
Whush.. Whush.. Whush..
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan demi ledakan kembali terjadi disaat puluhan tapak bayangan yang Qin Fan lepaskan itu mengenai telak murid murid klan Wen, dan tentu saja serangan itu membuat mereka terlempar jauh dan terluka parah.
tidak ingin membuang waktu, Qin Fan langsung mengakhiri hidup murid murid klan Wen itu, kemudian dia mengambil kristal jiwa mereka.
"kalian kembali lah ke klan! aku akn melanjutkan perjalanan ku," ucap Qin Fan mengangetkan murid murid klan Qiong itu.
"ba-baik tuan Qin," jawab salah satu murid klan Qiong yang terbata bata.
"sebelumnya terima kasih karena sudah membantu kami." ucap lanjut murid itu.
Qin Fan menganggukkan kepalanya, lalu dia melayang dan melanjutkan perjalanan nya.
"dengan kristal jiwa sebanyak ini, setidak nya aku bisa meningkatkan kekuatan ku 2-3 tingkat," ucap Qin Fan senang, sebab saat ini dia memiliki lebih dari 20 kristal jiwa abadi awal bintang 4 dan 1 bintang 5.
seminggu kemudian, Qin Fan sampai di sebuah kota, kota itu bernama kota Sio, Qin Fan mendarat 300 meter dari gerbang kota, lalu dia berjalan ke arah kota, tidak berselang lama, Qin Fan sampai di gerbang kota dan ikut mengantri.
setelah cukup lama menunggu, akhirnya giliran Qin Fan diperiksa, lalu Qin Fan mengeluarkan lencana klan Qiong, penjaga gerbang pun menyuruh Qin Fan membayar 5 batu roh tingkat tinggi dan Qin Fan membayar nya.
selesai diperiksa dan membayar pajak masuk kota, Qin Fan masuk kedalam kota Tio tanpa ada hambatan, lalu dia pergi mencari penginapan, tapi belum juga menemukan penginapan, sebuah suara menghentikan langkah Qin Fan.
"berhenti!"
ucap sebuah suara dari arah belakang, Qin Fan yang merasa jika dirinya yang disuruh berhenti pun menghentikan langkah kaki nya, lalu dia membalikkan badan dan melihat siapa sosok itu.
"apa? bagaimana mungkin?" ucap Qin Fan terkejut, karena yang menyuruhnya berhenti adalah 3 orang tetua klan Wen, Qin Fan dapat mengenali mereka dari pakaian yang mereka pakai, yaitu biru kekuningan.
kekuatan ketiga tetua itu berada di ranah abadi menengah bintang 5, melihat kekuatan mereka, dengan segera Qin Fan melarikan diri kedalam kota, karena dia tahu mereka bukan lah lawan nya.
ketiga tetua yang melihat Qin Fan melarikan diri, salah satu dari mereka berkata.
"jangan harap dapat melarikan diri dari kami," ucap tetua itu.
sontak saja suara nya yang menggema itu menarik perhatian semua hewan buas yang merubah wujud menjadi manusia itu, lalu mereka menoleh pada ketiga tetua itu, lalu kembali menoleh pada Qin Fan yang sedang berlari.
Qin Fan hanya berlari dan tidak terbang karena aturan yang di buat setiap kota, dan aturan itu Qin Fan sudah tahu, yaitu tidak boleh terbang diatas kota.
*******
Tinggalkan Like dan komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
__ADS_1