
tuan kota yang tahu jika klan Mu memiliki kekuatan yang besar pun tidak ragu memberitahukan letak klan Hu.
"tetua dapat pergi ke arah barat dari sini!! 1 hari kemudian, tetua sampai di sebuah kaki gunung, disitu lah letak klan Hu tetua" ucap tuan kota memberitahukan lokasi klan Hu.
"tuan muda?" tiba tiba sebuah suara memanggil Qin Fan, Qin Fan dan tuan kota Song serta semua orang yang berada di aula kehakiman itu langsung menoleh ke arah suara berasal.
dan pemilik suara itu tidak lain adalah tetua Mu Tian, tetua Shao, tetua Jiao, tetua Tang dan tetua Teng datang ke aula kehakiman untuk mencari Qin Fan.
kelima tetua itu pergi ke tempat terjadi nya pertarungan, tapi karena pertarungan nya sudah selesai, mereka bertanya pada saksi mata siapa yang bertarung, lalu para saksi mata itu menjelaskan ciri ciri Qin Fan, sehingga mereka tahu jika itu adalah Qin Fan.
setelah itu, tetua Mu bertanya dimana Qin Fan, dan saksi mata itu menjawab jika Qin Fan dibawa ke aula kehakiman untuk di adili, sehingga mereka menyusul ke aula kehakiman.
"tetua Mu Tian" ucap Qin Fan ramah sambil menangkupkan tangan nya dengan hormat.
sementara itu, tuan kota Song yang mendengar tetua Mu Tian memanggil Qin Fan dengan sebutan tuan muda pun menjadi bergidik, karena jika tetua klan Mu saja memanggil Qin Fan sebagai tuan muda, artinya Qin Fan memiliki posisi yang tinggi di klan.
"siapa yang sudah berani menyinggung tuan muda?" tanya tetua Mu Tian yang entah kenapa dia mengubah panggilan untuk Qin Fan menjadi tuan muda.
"menurut tuan kota Song, mereka berasal dari klan Hu tetua" jawab Qin Fan jujur.
"klan Hu, tuan muda?" tanya tetua Mu Tian.
"benar tetua, dan kebetulan tetua semua berada disini, aku juga ingin minta bantuan tetua agar kita sama sama mengurus klan Hu" ucap Qin Fan sambil tersenyum menyeringai.
Qin Fan tersenyum menyeringai karena dia sudah bisa membayangkan gudang harta klan Hu dan juga cincin penyimpanan milik semua anggota klan Hu.
"baik tuan muda, aku dan keempat saudara ku akan membantu tuan muda" jawab tetua Mu Tian, karena dia merasa berhutang pada Qin Fan.
"baiklah tetua, karena hari sudah malam, kita akan berangkat ke klan Hu besok pagi" ucap Qin Fan.
"baik tuan muda, kami menunggu tuan muda di penginapan besok pagi" balas tetua Mu, lalu dia berpamitan pada Qin Fan tanpa menghiraukan tuan kota Song.
tetua mu dan keempat saudara nya tidak memandang tuan kota Song karena kekuatan mereka sangat jauh berbeda, sebab Kekuatan yang di miliki tuan kota Song hanya berada di ranah maha dewa agung bintang 4.
kekuatan klan Hu sendiri tidak jauh berbeda dengan klan Song, sebab Patriak klan Hu yang bernama Hu Ge hanya berada di ranah maha dewa agung bintang 5, sementara para tetua tingkat tinggi nya berada di ranah maha dewa agung bintang 2-3.
sementara itu, murid murid mereka berada di ranah maha dewa emas putih sampai maha dewa giok putih, sehingga tetua Mu Tian sangat percaya diri dapat menghancurkan klan Hu hanya dengan mereka berenam saja.
"tuan muda, karena penginapan yang tuan muda singgahi sudah hancur, jadi bagaimana jika tuan muda menginap saja di istana?" ucap tuan kota Song yang mencoba membuat pendekatan dengan Qin Fan.
"maafkan aku tuan kota, tapi aku masih memiliki sedikit urusan diluar, sehingga aku tidak bisa tetap berada di istana" ucap Qin Fan menjawab.
sebenarnya Qin Fan ingin menyusul tetua Mu Tian dan yang lain nya di penginapan, dia ingin membantu mereka agar cepat naik tingkat, sebab dia khawatir jika ada orang kuat di klan Hu.
awal nya Qin Fan menggunakan kekuatan Niu untuk menghancurkan klan Hu, tapi karena tetua Mu Tian dan yang lain nya sudah mengatakan jika mereka akan membantu nya, sehingga Qin Fan tidak jadi menggunakan kekuatan Niu.
"baiklah tuan muda, jika tuan muda ingin ke istana kota, gerbang istana selalu terbuka untuk tuan muda" balas tuan kota Song ramah.
"terima kasih tuan kota" jawab Qin Fan, lalu dia mengeluarkan satu buah cincin penyimpanan dan memberikan pada tuan kota Song.
"aku memiliki sedikit uang, harap tuan kota mau membantu ku membangun kembali kota yang sudah aku hancurkan itu, dan juga membayar kompensasi pada keluarga korban" ucap Qin Fan.
cincin penyimpanan yang di berikan Qin Fan itu berisikan 10 juta batu roh tingkat tinggi, dan dia berharap itu cukup untuk membangun kota dan membayar kompensasi pada korban yang tidak sempat menghindar dari tempat pertarungan.
"terima kasih tuan muda" jawab tuan kota Song senang.
"sama sam tuan kota, baiklah, aku pamit" ucap Qin Fan, lalu dia keluar dari aula kehakiman dan menyusul tetua Mu Tian dan yang lain nya.
tidak lama kemudian, Qin Fan sampai di penginapan dimana tetua Mu Tian dan keempat tetua lain nya menginap, lalu dia naik ke kamar mereka setelah bertanya pada pelayan.
"tuan muda?" ucap tetua Mu yang terkejut melihat Qin Fan.
__ADS_1
"aku ingin membantu tetua semua untuk cepat naik tingkat" ucap Qin Fan tanpa basa basi, lalu dia membuat gerakan tangan dan membuat kamar yang di tempati tetua Mu Tian itu menjadi lebih cepat lagi.
dimana satu 1 tahun di dalam kamar, sama dengan 1 jam di luar kamar, setelah selesai mempercepat waktu, Qin Fan meminta tetua Mu Tian dan yang lain nya untuk menelan pil dan berkultivasi menyerap nya.
kelima tetua itu pun mendengar ucapan Qin Fan, lalu kelima nya duduk mengambil sikap lotus dan menelan pil yang di berikan Qin Fan.
*******
tak terasa waktu berlalu begitu cepat, sebab 5 tahun di dalam kamar tetua Mu Tian sudah terlewati begitu saja, berkat pil dan juga buah buah abadi, kekuatan kelima tetua itu meningkat pesat.
dimana kekuatan mereka yang awal nya berada di ranah maha dewa agung bintang 9, kini melonjak ke ranah maha dewa kuno bintang 8, dan sedikit lagi akan menembus bintang 9.
dengan kekuatan yang mereka miliki saat ini, bahkan melampaui kekuatan para tetua tingkat tinggi yang berada di klan Mu, karena kekuatan para tetua tingkat tinggi klan mu hanya berada di ranah maha dewa giok kuno bintang 4.
sementara tetua mereka berada di ranah maha dewa giok kuno bintang 9, tetua agung mereka berada di ranah maha dewa giok kuno bintang 7.
setelah menstabilkan pondasi kultivasi mereka selama beberapa hari didalam kamar, kelima tetua itu membuka mata dan menghentikan kultivasi mereka.
tampak wajah ceria dari mereka semua, mereka sangat senang karena menerobos besar besaran hanya dalam waktu setengah malam di dunia luar.
"terima kasih tuan muda" ucap tetua Mu Tian dengan sangat hormat.
"tidak perlu sungkan tetua, aku hanya membantu sedikit, itu semua karena tetua berlima sangat berbakat" balas Qin Fan merendah.
"sepertinya hari sudah pagi di luar" ucap tetua Mu Teng.
"benar saudara Teng" balas tetua Mu Shao.
lalu Qin Fan mengembalikan waktu seperti biasa nya, mereka berenam pun keluar dari kamar dan pergi ke lantai bawah, karena sebelum pergi ke klan Hu, tetua Mu Tian mentraktir mereka semua untuk makan.
setelah selesai sarapan, Qin Fan dan rombongan keluar penginapan, lalu mereka pergi ke gerbang barat, tetua Mu Tian pun menjelaskan tujuan mereka pada penjaga gerbang.
penjaga gerbang pun membukakan gerbang dan mempersilahkan mereka keluar, lalu keenam nya berjalan 300 meter kedepan, setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan dengan terbang.
"tidak masalah tetua Tian, karena tujuan awal ku kesini adalah mencari portal menuju alam pelangi 7 warna" jawab Qin Fan jujur, lalu dia menjelaskan dengan rinci kenapa dia berada di alam 100 surgawi.
kelima tetua itu menganggukkan kepala mereka sebagai tanda mengerti, sepanjang jalan mereka terus mengobrol, seperi biasa, kadang tawa menghiasi obrolan mereka.
tak terasa 1 hari telah berlalu, menjelang pagi, akhirnya mereka sampai di klan Hu, keenam nya langsung menyerang klan Hu tanpa memberi salam.
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan demi ledakan terjadi disaat serangan tetua Mu Tian dan dan keempat tetua lain nya mengenai bangunan bangunan klan Hu.
"ternyata mereka tidak mengaktifkan formasi pelindung" ucap Qin Fan yang menggeleng kepala nya, sebab Qin Fan hanya menjadi penonton saja.
"bajingan mana yang sudah menyerang klan ku?" teriak dari dalam klan Hu, yang tidak lain adalah Patriak klan Hu, atau ayah dari tuan muda Hu Ming, Hu Ge.
Whush... Whush... Whush...
Sosok Hu Ge dan para tetua klan muncul di depan tetua Mu Tian dan yang lain nya.
"siapa kalian? kenapa kalian menyerang klan Hu?" tanya Hu Ge dengan kemarahan yang sangat.
"tanyakan saja pada putra mu Hu Ming!! apa yang sudah dia lakukan di kota danau emas?" balas Mu Shao.
Hu Ge langsung paham akar permasalahan nya, tapi tetap saja dia tidak ingin menyerah dan mengaku salah begitu saja.
"lalu apa yang kalian inginkan?" tanya Hu Ge.
"apa lagi jika bukan kehancuran klan Hu, karena putra mu yang bodoh itu telah menyinggung tuan muda kami" ucap Mu Yang berbohong.
__ADS_1
"siapa kalian? dan dari mana kian berasal?" tanya Hu Ge lagi.
"aku Mu Tian, dan mereka berempat adalah saudara ku, anak mu yang bodoh itu telah berani menyinggung tuan muda Mu Fan, dan kami datang kesini untuk menganjurkan klan Hu, sebab tidak ada toleransi bagi siapa pun yang berani menyinggung klan Mu" balas Mu Shao yang terus berbohong, karena dia masih tetap saja menyebut Qin Fan sebagai tuan muda klan Mu.
wajah Hu Ge seketika menjadi sangat jelek setelah mendengar nama klan Mu, karena dia tahu betul Kekuatan klan Mu, satu tetua tingkat tinggi klan Mu saja sudah dapat meratakan klan Hu, tapi yang datang ini ada 5 orang.
"a-ampuni kami tuan" ucap Hu Ge yang tahu jika akan sia sia jika melawan, sehingga dia memilih untuk memohon ampun.
tetua Mu Tian dan yang lain nya tidak menjawab, yang ada mereka membalikkan badan dan menunggu jawaban Qin Fan.
"aku boleh membiarkan klan Hu tetap ada, tpi dengan syarat" ucap Qin Fan santai.
"syarat apa pun akan kami terima tuan muda" ucap Hu Ge yang sudah berkeringat dingin.
"jika begitu, serahkan semua cincin penyimpanan kalian, juga semua harta yang berada di gudang penyimpanan, dan yang terakhir, hancurkan dantian anak mu yang bodoh itu" jawab Qin Fan memberikan syarat.
mendengar syarat dari Qin Fan, Hu Ge dan para tetua nya hampir muntah darah, bukan hanya mereka saja, bahkan tetua Mu Tian dan keempat tetua klan Mu lain nya juga hampir muntah darah.
"ta-tapi tuan muda" ucap Hu Ge yang terpotong oleh Qin Fan.
"tidak ada tapi tapi!! jika kamu menolak nya, maka seluruh anggota klan Hu tidak akan aku biarkan hidup" balas Qin Fan yang mengancam.
seketika tubuh Hu Ge menjadi berkeringat dingin, dia berkeringat dingin bukan karena takut akan kematian, tapi dia memikirkan nasib semua anggota klan Hu.
"ba-baik tuan muda" balas Hu Ge, lalu dia memerintahkan salah satu tetua agar pergi ke gudang penyimpanan harta klan dan mengambil semua yang ada.
Hu Ge juga memerintahkan beberapa tetua untuk mengumpulkan semua cincin penyimpanan milik anggota klan, tidak ada cincin penyimpanan yang Qin Fan biarkan melingkar di jari semua anggota klan Hu.
beberapa saat kemudian, tetua yang ditugaskan mengambil apa yang ada di gudang harta itu kembali, beberapa tetua yang mengumpulkan semua cincin penyimpanan anggota klan Hu juga sudah selesai, lalu mereka menyerahkan pada Qin Fan dengan sangat hormat.
"kali ini aku masih memberi toleransi, jika dimasa depan kamu tidak mendidik keturunan atau anggota klan Hu, maka klan Hu akan hilang dari peta kota danau emas" ucap Qin Fan mengancam.
"ba-baik tuan muda" jawab Hu Ge cepat.
"bawa anak mu kesini!! aku ingin kamu sendiri yang menghancurkan dantian nya" perintah Qin Fan lagi.
tanpa membantah sedikit pun, Hu Ge pun pergi kedalam klan, lalu dia menyeret Hu Ming keluar dari kamar nya, sementara itu, Hu Ming sudah sangat ketakutan.
Booooomm...
terdengar ledakan kecil disaat tinju Hu Ge mengenai dantian Hu Ming dan menganjurkan kultivasi Hu Ming.
"baiklah tetua, kita pergi!!" ucap Qin Fan yang merasa sudah tidak memiliki urusan lagi di klan Hu.
"baik tuan muda" balas tetua Mu dan yang lain nya, lalu mereka menggangu dari hadapan Hu Ge dan semua anggota klan Hu.
setelah kepergian Qin Fan dan kelima tetua klan Mu, Hu Ge berteriak kencang atas kesialan yang di terima klan nya, tapi ketika mata jatuh pada Hu Ming, amarah nya semakin tidak tertahankan.
"anak sialan, anak tidak tahu diri, sudah berapa kali aku bilang jangan pernah membuat masalah di luar!!" ucap Hu Ge dengan amarah yang sangat.
lalu dia meninju Hu Ming dengan kekuatan penuh nya.
Booooomm...
terjadi ledakan disaat tinju Hu Ge mengenai telak kepala Hu Ming dan meledakkan nya.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
__ADS_1
Terima Kasih....