
Di hutan kapur.
saat ini Li Dong Mu dan semua pasukannya terus melayang di udara, Li Dong Mu sudah tidak sabar menghancurkan klan Qing, lalu ke klan Mu.
pasukan yang dibawa Li Dong Mu adalah pasukan dari istana, pasukan sekte giok biru, pasukan sekte pedang emas dan pasukan klan Shen.
pasukan istana dipimpin sendiri oleh Li Dong Mu, pasukan sekte giok biru dipimpin oleh Kween Hung, yang merupakan Patriak sekte, pasukan sekte pedang emas dipimpin oleh Hung Zhi, yang juga Patriak sekte, pasukan klan shen dipimpin oleh Shen Dian, yang merupakan Patriak klan Shen.
serangan yang dilakukan Li Dong Mu ini bukan main main, dia sudah mendengar berita tentang klan Qing yang memusnahkan klan Ling dan klan Han hanya dalam sehari, sehingga dia meminta bantuan dari sekte giok biru, sekte pedang emas dan juga dari klan Shen, yang merupakan klan naga emas.
"penguasa? aku rasa sebaiknya kita istrahat kan pasukan lebih lebih, karena jika kita terus melayang, takutnya pasukan kelelahan sebelum berperang," ucap Shen Dian berpendapat, dia tahu kekuatan klan Mu bukan main main, jadi dia tidak ingin mengambil resiko dengan terus melakukan perjalanan tanpa beristrahat.
"aku rasa kita harus mengistirahatkan pasukan lebih dulu penguasa, karena ada yang dikatakan Patriak Shen memang benar," timpal Kween Hung.
"benar penguasa," imbuh Hung Zhi.
Li Dong Mu yang mendengar ketiga Patriak ingin mengistirahatkan pasukan pun hanya bisa mengikuti mereka saja, karena apa yang mereka usulkan itu memang benar.
"baiklah, kita istrahat dulu! besok kita lanjutkan perjalanan!" balas Li Dong Mu.
lalu mereka beristirahat di hutan kapur, mereka tidak tahu jika saat ini pemuda yang mereka cari sedang menuju kearah mereka.
******
Dari arah depan.
Qin Fan terus melayang ke hutan kapur, Qin Fan ingin memberi pelajaran pada Li Dong Mu dan semua yang ikut bersamanya, berani ingin menghancurkan dua klan yang sudah dia anggap saudara? hal itu sama saja dengan menyakiti Qin Fan sendiri.
Menjelang pagi.
Qin Fan akhirnya sampai dihutan kapur, dapat dia lihat pasukan yang sangat banyak, sebagian besar dari mereka masih duduk menyerap energi alam, sementara yang lainnya sudah membuka mata mereka.
Whush...
Qin Fan melayang tepat diatas mereka, lalu dia berseru lantang dengan menggunakan Qi.
"siapa yang bernama Li Dong Mu?" seru lantang Qin Fan diatas lebih dari 200 ribu pasukan itu.
semua orang yang masih menutup mata serta yang sudah membuka mata pun mendongakkan kepala mereka dan melihat siapa yang berseru lantang tadi.
dapat mereka lihat seorang pemuda tampan berambut hitam panjang menjuntai kebawah, sehingga menambah ketampanan tersendiri bagi pemuda itu.
__ADS_1
"lancang! siapa kamu yang berani menyebut penguasa seperti itu hah?" bentak salah satu jendral.
"kamu hanya anjing nya Li Dong Mu, jadi kamu tidak punya hak untuk berbicara! paham?" balas Qin Fan menatap tajam sang jendral.
"bajingan, akan aku hancurkan mulut mu yang busuk itu," seru sang jendral, lalu dia melesat keatas dan ingin menghajar Qin Fan.
tapi baru juga beberapa meter dari tanah, Qin Fan sudah melambaikan tangannya, lalu sebuah gelombang telapak tangan melesat dengan cepat ke arah jendral itu.
Plaaaak
Booooomm..
terdengar bunyi tamparan dan ledakan disaat telapak tangan itu menampar sang jendral dan meledakkan kepalanya.
menghiraukan keterkejutan semua orang, Qin Fan kembali berkata.
"aku peringatkan kalian untuk segera pulang dan tidak usah mengusik ku dan mereka yang sudah aku anggap keluarga! jika tidak, aku pastikan tidak ada satupun yang lepas dari kematian," ucap lanjut Qin Fan menatap lautan manusia itu.
Whush... Whush... Whush...
Li Dong Mu, Kween Hung, Hung Zhi, Shen Dian dan semua tetua serta para jendral melesat ke arah Qin Fan.
"siapa kamu anak muda?" tanya Li Dong Mu menatap tajam Qin Fan.
"jadi kamu pemuda yang bernama Qin Fan? bajingan kamu Qin Fan, aku akan membunuhmu untuk membalaskan kematian putra ku Li Feng," seru Li Dong Mu dengan kemarahan yang berapi api.
"benarkah? aku tidak melihat hal itu, yang aku lihat adalah tidak ada satupun dari kalian yang akan bisa pergi dari sini," balas Qin Fan.
Qin Fan kemudian membuat gerakan tangan, lalu keluar dari telapak tangannya sebuah formasi, lalu formasi itu membesar dan membesar.
beberapa saat kemudian, formasi itu mengurung semua pasukan yang ada di hutan kapur itu, formasi yang dibuat Qin Fan adalah formasi yang sama, yaitu formasi penjara.
setelah membuat formasi penjara, Qin Fan tersenyum kearah Li Dong Mu dan yang lainnya.
sementara itu, Li Dong Mu, Kween Hung, Hung Zhi, Shen Dian serta para tetua dan jendral berusaha untuk menghancurkan formasi itu, tapi sekuat apapun usaha mereka, formasi penjara itu tetap tidak tergores sedikit pun.
"Hahaha.. keluarkan saja semua kekuatan kalian! tunjukkan padaku kekuatan alam 100 pelangi!" seru Qin Fan tertawa renyah.
"bajingan kamu Qin Fan, lepaskan kami!" bentak Li Dong Mu.
"melepaskan kalian? setelah kalian ingin menghancurkan klan Qing dan klan Mu yang sudah aku anggap keluarga? apa kamu pikir aku sebodoh kamu? Hahaha.." balas Qin Fan yang masih tertawa.
__ADS_1
"baiklah, cukup main mainnya penguasa bodoh! sekarang pergilah ke neraka!" ucap lanjut Qin Fan, lalu dia keluarkan semua bawahannya dari dunia jiwa.
Whush...
Long Shan dan para saudaranya keluar dari dunia jiwa.
"penguasa muda," ucap mereka berlutut.
"bersihkan mereka! aku terlalu malas mengotori tanganku dengan darah kotor mereka," perintah Qin Fan.
"baik penguasa muda," balas semua bawahan Qin Fan, lalu mereka masuk kedalam formasi penjara dan mulai pembantaian, sementara Qin Fan hanya menjadi penonton saja.
Booooomm Booooomm Booooomm..
terjadi ledakan besar disaat Long Shan dan yang lainnya mulai pembantaian, masing masing dari mereka ketika melepaskan serangan pertama, langsung saja membunuh lebih dari seribu pasukan yang terkurung didalam formasi penjara itu.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan terus terjadi didalam formasi penjara, Li Dong Mu dan yang lainnya hanya menyaksikan pembantaian itu, dia sangat terkejut dengan kekuatan yang dimiliki oleh Long Shan dan para saudaranya.
baru kali ini mereka lihat kekuatan yang sangat besar itu, sehingga membuat Li Dong Mu serta para Patriak dan jendral nya tidak berani menghadapi mereka.
"tuan muda? demi tuan putri Li Yun Sha, tolong lepaskan penguasa agung!" tiba tiba sebuah suara dari belakang Li Dong Mu memohon untuk melepaskan Li Dong Mu.
Qin Fan yang sedari tadi tidak memperhatikan orang orang yang berada di belakang Li Dong Mu pun mencari pemilik suara itu, beberapa saat kemudian, dia melihat sosok pria paruh baya yang dia kenal.
"jendral Cao?" panggil Qin Fan.
"benar tuan muda, aku jendral Cao yang mengawal tuan putri Li Yun Sha tempo dulu," jawab jendral Cao.
Qin Fan yang mendengar nama putri Li Yun Sha pun terdiam, dia lupa jika putri Li Yun Sha adalah anak dari Li Dong Mu.
entah kenapa dia menjadi bimbang setelah ingat dengan putri Li Yun Sha, jika dia membunuh Li Dong Mu, maka putri Li Yun Sha akan membencinya, apalagi Qin Fan tahu jika putri Li Yun Sha sangat mencintainya.
hal itu membuat Qin Fan semakin bimbang untuk membunuh Li Dong Mu atau tidak.
******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
__ADS_1
Terima Kasih...