
Keesokan harinya, Qin Fan dan semua bawahan nya berkumpul di aula pertemuan, namun kali ini ada yang berbeda di aula pertemuan itu, dimana Wen Haong yang biasa nya duduk di kursi utama, kini dia duduk di salah satu kursi yang ada di bawah, sementara kursi utama di duduki oleh Qin Fan.
"Wen Haong, aku ingin bertanya pada mu, apa kamu benar benar ingin menjadi pelayan dan mengabdi padaku?" tanya Qin Fan menatap Wen Haong.
"aku bersedia penguasa," jawab Wen Haong mantap.
Qin Fan menganggukkan kepalanya, lalu dia kembali menatap para tetua klan dan menanyakan hal yang sama, para tetua klan pun menjawab seperti jawaban Wen Haong, hal itu membuat Qin Fan merasa sangat senang, sebab dia mendapatkan bawahan yang sangat kuat.
"baiklah, kalian kumpulkan semua anggota klan! aku akan membawa kalian semua," perintah Qin Fan.
Wen Haong dan semua tetua klan terkejut dengan perintah itu, karena mereka tidak menduga jika Qin Fan akan membawa mereka semua, mereka juga bingung bagaimana cara Qin Fan akan membawa mereka, pasalnya tidak ada yang tahu jika Qin Fan memiliki dunia jiwa.
"saudara Wen lakukan saja perintah penguasa, penguasa memiliki dunia jiwa yang bisa menampung puluhan juta orang didalam." ucap Long Shan pada Wen Haong melalui telepati.
Wen Haong tersentak mendengar ucapan Long Shan itu, tapi dia berusaha untuk menenangkan diri, kemudian dia menjawab.
"baik penguasa, aku akan mengumpulkan semua anggota klan Wen sesuai yang penguasa perintahkan." jawab Wen Haong, lalu dia menoleh pada para tetua klan, para tetua klan yang mengerti pun langsung keluar aula pertemuan untuk mengumpulkan semua anggota klan Wen.
"maaf penguasa jika aku lancang, tapi jujur saja aku penasaran dengan tujuan penguasa datang ke hutan iblis ini," ucap Wen Haong yang ingin tahu tujuan Qin Fan.
Qin Fan tersenyum dan menganggukkan kepalanya, lalu dia mengatakan tujuan nya datang ke hutan iblis.
"aku kesini karena ada sebuah tugas yang harus aku selesaikan, dan tujuan ku adalah ke klan Guo, karena orang yang aku cari ada di klan Guo," ucap Qin Fan menjawab jujur.
sekali lagi Wen Haong terkejut dengan ucapan Qin Fan, bahkan dia hampir muntah darah dengan jawaban Qin Fan.
"penguasa, tidak mudah untuk mencapai klan Guo, banyak sekali kota dan klan yang harus penguasa lewati, kekuatan mereka juga sangat mengerikan," ucap Wen Haong menjelaskan rute yang akan di lewati Qin Fan.
"aku sudah tahu Wen Haong, kamu tidak perlu khawatir! aku sudah memikirkan segala kemungkinan nya," balas Qin Fan santai, tetap saja Wen Haong merasa khawatir dengan tuan nya yang baru itu.
lalu setelah itu, mereka masih terus mengobrol dan menunggu para tetua klan selesai mengumpulkan semua anggota klan, tidak lama kemudian, tetua Aotian masuk kedalam aula pertemuan dan melapor jika semua sudah berkumpul.
Qin Fan pun keluar dari aula pertemuan dan di ikuti oleh semua bawahan nya dari belakang, sesampainya diluar, Qin Fan sedikit memberikan pidato pada anggota klan, karena dia ingin membuat mereka mengerti apa itu dunia jiwa.
beberapa saat kemudian, Qin Fan membuka gerbang dunia jiwa, lalu satu persatu anggota klan Wen masuk kedalam, tidak lupa Qin Fan menyuruh long Shan dan yang lainnya agar membawa mereka ke kerajaan yang masih kosong, yaitu kerajaan para Yao yang sudah tewas disaat perang melawan iblis dulu.
__ADS_1
"kamu temani aku Wen Haong!" ucap Qin Fan, karena dia ingin mempunyai teman di perjalanan nanti, dia sudah bosan melakukan perjalanan seorang diri.
"baik penguasa," jawab patuh Wen Haong.
selesai memasukkan semua anggota klan kedalam dunia jiwa, Qin Fan dan Wen Haong meninggalkan klan Wen, tapi sebelum itu, Wen Haong memberikan cincin penyimpanan pada Qin Fan, dimana isi cincin penyimpanan itu adalah harta klan Wen yang ada di gudang penyimpanan mereka.
Qin Fan pun mengambilnya tanpa memeriksa lebih dulu, kemudian keduanya pergi ke kota Sio, karena jalur ke klan Guo harus melalui kota Sio.
10 hari kemudian, menjelang pagi, Qin Fan dan Wen Haong sampai di depan gerbang kota Sio, lalu keduanya ikut mengantri untuk masuk, setelah giliran mereka diperiksa, para penjaga gerbang yang mengenal Wen Haong pun tidak melakukan pemeriksaan pada mereka, sehingga Qin Fan dan Wen Haong dapat masuk kedalam kota Sio tanpa ada gangguan.
"apa kita langsung ke gerbang timur penguasa?" tanya Wen Haong melalui telepati.
"kita langsung saja Wen Haong, karena aku ingin segera menyelesaikan tugas mu." balas Qin Fan, lalu keduanya langsung pergi ke gerbang timur untuk melanjutkan perjalanan mereka.
tidak berselang lama, Qin Fan dan Wen Haong sampai digerbang timur, seperti tadi, para penjaga gerbang yang mengenali Wen Haong pun langsung membuka gerbang tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu, keduanya pun keluar dari kota Sio dengan pasti.
300 meter dari gerbang kota, Qin Fan dan Wen Haong melayang di udara dan melesat dengan kecepatan sedang ke arah timur, sepanjang jalan Qin Fan dan Wen Haong terus berbincang bincang.
"penguasa, 5 hari lagi, kita akan memasuki wilayah klan Qian, klan Qian terkenal sangat bar bar, sehingga banyak klan yang tidak suka dengan mereka, hanya saja tidak ada yang berani melawan balik, kecuali klan Shu yang merupakan klan penguasa," ucap Wen Haong menjelaskan tentang klan Qian.
klan Qian adalah klan terkuat kedua setelah klan Shu, atau klan penguasa, baik Patriak, tetua dan murid murid klan Qian sangat bar bar, kuatnya klan Qian bukan karena kekuatan mereka yang besar, tapi karena jumlah anggota klan Qian yang sangat banyak, hal itu lah yang membuat klan Qian menjadi klan kedua yang paling di takuti di hutan iblis wilayah timur.
sebenarnya waktu Qin Fan ditangkap oleh tetua Aotian dan kedua tetua klan Wen lain nya itu, Qin Fan berpura pura menyerah saja, sebab jika dia mau, Qin Fan bisa saja menghentikan waktu untuk dapat membunuh ketiga tetua itu dan mengambil cincin penyimpanan mereka, hanya saja dia penasaran dengan kekuatan klan Wen, sehingga dia berpura pura menyerah.
tapi siapa sangka Patriak klan Wen atau Wen Haong bersedia menjadi pelayan Qin Fan, sehingga membuat Qin Fan tidak melakukan rencana nya itu.
jika Wen Haong tidak mengaku menjadi bawahan Qin Fan, maka sudah pasti selain menguras harta klan Wen, Qin Fan juga akan mendapatkan banyak kristal jiwa tingkat tinggi untuk meningkatkan kekuatan nya, yaitu kristal jiwa milik seluruh anggota klan Wen yang akan dia bunuh.
keduanya terus mengobrol sepanjang jalan, lebih tepatnya Wen Haong menjelaskan rute yang akan mereka lewati, dan klan apa saja yang harus mereka waspadai, karena selain klan Qian, masih ada beberapa klan yang kuat lain nya.
setelah menempuh perjalanan selama 2 minggu, Qin Fan dan Wen Haong sampai di wilayah klan Qian.
"penguasa, kita sudah memasuki wilayah klan Qian," ucap Wen Haong memberitahu.
"baiklah, kita lihat apa yang akan dilakukan murid murid klan Qian," balas Qin Fan santai.
__ADS_1
melihat tuan nya tetap bersikap santai seolah olah tidak ada rasa takut, hal itu membuat Wen Haong sedikit keheranan, tapi dia tidak ingin bertanya lebih jauh lagi.
2 hari kemudian, Qin Fan dan Wen Haong memasuki wilayah inti klan Qian, karena sudah memasuki wilayah inti, perjalanan Qin Fan dan Wen Haong terhadang oleh beberapa murid klan Qian yang bertemu secara tidak sengaja.
"maaf tuan tuan, ini adalah wilayah klan Qian, silahkan kembali!" ucap salah satu murid klan Qian.
Wen Haong yang berpikir jika mereka akan di izinkan lewat karena tahu dia adalah Patriak klan Wen pun mengangkat bicara.
"aku Wen Haong, Patriak klan Wen, aku dan murid ku ingin pergi ke kota Ze, tolong beri kami jalan!" ucap ramah Wen Haong, dia membohongi kelima murid klan Qin dengan mengatakan jika Qin Fan adalah murid nya.
"oh.. jadi tuan adalah Patriak klan Wen? kebetulan sekali, asal Patriak tahu, murid klan Wen pernah menghajar salah satu murid klan kami, jika bukan Patriak yang melarang, mungkin saat ini klan Wen hanya tinggal nama," balas murid klan Qian itu dengan sombong, karena saat ini mereka berada di dekat klan Qian, sehingga dia tidak perlu takut pada Wen Haong.
mendengar itu, Wen Haong mengerutkan keningnya, karena dia tidak percaya dengan ucapan murid klan Qian itu, karena tidak mungkin murid klan Wen menghajar murid klan Qian, pasalnya jarak kedua klan itu sangat jauh.
"maaf anak muda, sepertinya kamu salah orang, bagaimana mungkin murid klan Wen menghajar murid klan Qian kalian? itu sangat tidak mungkin anak muda," balas Wen Haong tidak percaya.
"Hahaha.. mau percaya atau tidak, itulah kenyataannya, silahkan pergi dari sini atau aku pecahkan giok ini?" balas murid klan Qian dengan sombong nya, dia juga memegang sebuah giok.
"penguasa?" panggil Wen Haong melalui telepati.
"tenanglah Wen Haong! aku akan mengurus mereka," balas Qin Fan sambil tersenyum, lalu dia menggerakkan tangan nya dan menghentikan waktu, setelah menghentikan waktu, Qin Fan mengambil cincin penyimpanan kelima murid klan Qian itu, lalu dia membawa Wen Haong pergi ke kota Ze, dimana kota itu adalah milik klan Qian, dan tuan kota nya juga adalah Patriak klan Qian yang bernama Qian Zhong.
3 jam kemudian, Qin Fan dan Wen Haong berada tidak jauh dari kota Ze, lalu Qin Fan mengembalikan waktu seperti semula.
"penguasa?" ucap Wen Haong kebingungan, karena saat ini mereka sudah berada tidak jauh dari kota Ze.
"ayo kita masuk!" balas Qin Fan tanpa memperdulikan kebingungan Wen Haong.
Qin Fan dan Wen Haong pun mendarat dan berjalan kaki ke gerbang kota, beberapa saat kemudian, mereka sampai di depan gerbang dan ikut mengantri, mendapat giliran diperiksa, Qin Fan mengeluarkan lencana klan Qiong yang diberikan Qiong Luan.
lalu penjaga gerbang meminta bayaran sebesar 10 batu roh tingkat tinggi, Qin Fan pun membayar nya dan masuk kedalam kota Ze bersama Wen Haong.
******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
__ADS_1
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...