Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Kalian Salah Mengganggu Orang


__ADS_3

Sementara itu murid murid klan Qian bingung dengan apa yang terjadi ketika waktu kembali seperti semula, mereka semua menoleh kesana kemari untuk mencari Qin Fan dan Wen Haong, tapi mereka tidak menemukan keduanya.


"Dimana mereka?" tanya pemuda yang tadi bersikap sombong.


"kami juga tidak tahu saudara Kwang," balas salah satu nya.


tiba tiba pemuda itu merasakan jari tangan nya tidak ada lagi cincin penyimpanan yang melingkar, begitu dia melihat cincin penyimpanan nya sudah tidak ada, dia sangat terkejut, lalu dia melihat teman teman nya juga tidak memiliki cincin tdi jari mereka.


"bajingan, mereka telah membuat kita tidak sadarkan diri dan mencuri cincin penyimpanan kita, cepat cari mereka di kota Ze!" ucap pemuda itu, lalu dia bergerak ke kota Ze dengan perasaan yang sangat dongkol.


sepanjang jalan mereka terus mengikuti aura yang di tinggalkan Qin Fan dan Wen Haong, sebagai hewan buas jenis anjing, tentu penciuman mereka sangat tajam.


tidak lama kemudian, mereka pun sampai di depan gerbang kota Ze, para penjaga yang mengenali mereka pun langsung mempersilahkan mereka masuk kedalam kota.


*****


Di tempat lain.


saat ini Qin Fan dan Wen Haong sudah berada di sebuah penginapan, Qin Fan dan Wen Haong berada di kamar mereka masing masing, dan Qin Fan baru saja membersihkan diri, dia juga ingin masuk kedunia jiwa untuk melihat penghuni dunia jiwa yang baru, yang tidak lain adalah klan Wen.


selain itu, Qin Fan juga ingin menyerap puluhan kristal jiwa milik murid murid klan Hanzi dan klan Wen yang dia bunuh itu untuk meningkatkan kekuatan nya, karena dia sadar jika dirinya masih sangat lemah.


selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Qin Fan membuka gerbang dunia jiwa dan masuk kedalam.


Whush...


Qin Fan muncul di depan istana Qin, lalu dia pergi ke klan naga langit, tidak berselang lama, Qin Fan sampai, lalu dia masuk kedalam dan pergi ke aula pertemuan.


"penguasa," ucap semua bawahan Qin Fan berlutut, termasuk para tetua klan Wen yang juga berada disitu.


Seperti biasa, Qin Fan tidak langsung menjawab, dia lebih dulu duduk barulah dia menyuruh mereka untuk bangkit.


"Chen Long, apa kamu sudah memberitahu para tetua klan Wen tentang buah buah abadi?" tanya Qin Fan.


"sudah penguasa, aku juga sudah memberikan jatah mereka," jawab Chen Long.


Qin Fan menganggukkan kepalanya, lalu dia menoleh pada tetua Aotian dan berkata.


"pergunakan sumber daya yang ada disini, dan jika ada Alkemis yang kalian miliki, perintahkan dia untuk membuat pil dengan sumber daya yang ada di gudang penyimpanan!" ucap Qin Fan pada tetua Aotian.


"kami memiliki 3 Alkemis penguasa, kemampuan Alkemis mereka bahkan mampu membuat pil tingkat abadi," jawab tetua Aotian.


"pil tingkat abadi?" tanya Qin Fan bingung, sebab dia baru mendengar pil tingkat abadi.


"benar penguasa, pil tingkat abadi berada di atas tingkatan pil tingkat suci," jawab tetua Aotian serius.

__ADS_1


"bagus, kamu bisa menyuruh mereka untuk membuatkan pil dengan semua sumber daya yang ada di gudang penyimpanan di istana!" ucap Qin Fan senang, karena jika 3 Alkemis yang disebutkan tetua Aotian itu benar bisa membuat pil tingkat abadi, maka kekuatan pasukan Qin Fan akan meningkat pesan dengan mengonsumsi pil itu.


"baik penguasa." jawab tetua Aotian.


lalu setelah itu, mereka masih mengobrol sebentar, lalu Qin Fan keluar dari klan naga langit dan pergi ke ruang kultivasi nya, Qin Fan ingin menyerap puluhan krist jiwa tingkat abadi itu untuk meningkatkan kekuatan nya.


tidak butuh waktu lama bagi Qin Fan untuk sampai di ruang kultivasi, sesampainya disana, Qin Fan kembali membuat waktu berjalan lebih cepat dari biasa, lalu dia duduk mengambil sikap lotus, kemudian mengeluarkan pilihan kristal jiwa itu dan mulai menyerap nya.


******


Sementara itu di dunia luar, ketujuh murid klan Qian masih terus mencari keberadaan Qin Fan dan Wen Haong, mereka sangat marah karena cincin penyimpanan mereka diambil tanpa mereka sadari.


namun tidak juga mereka temukan jejak Qin Fan dan Wen Haong, karena sebenarnya setelah berada dekat kota Ze, Qin Fan dan Wen Haong menghilangkan aura mereka, sehingga aura mereka tidak terasa lagi jika di cari.


hal itu lah yang membuat ketujuh murid klan Qian itu kesulitan mencari Qin Fan dan Wen Haong, ketujuh nya sudah mencari di berbagai rumah makan, restoran dan penginapan, dan hanya tersisa 3 penginapan lagi yang belum mereka masuki.


"kita cari mereka di 3 penginapan itu, jika temukan mereka, segera pecahkan giok jiwa yang ada pada kalian untuk memanggil bantuan!" perintah salah satu nya, yang tidak lain adalah pemuda yang bersikap sombong itu.


"baik saudara Dai." jawab keenam murid lainnya, lalu mereka menyebar ketiga penginapan yang tersisa.


Dikamar penginapan, Wen Haong juga menutup mata dan menyerap energi alam sambil menunggu Qin Fan keluar dari kamar nya, tapi tiba tiba dia merasakan aura murid klan Qian yang pernah bertemu dengan nya.


"apa mereka tahu kami berada disini?" gumam Wen Haong.


alu dia berdiri dan membuka pintu kamar, dia ingin pergi ke kamar Qin Fan, tapi sesampainya disana dan memanggil manggil Qin Fan, tidak ada suara dari kamar Qin Fan, sehingga Wen Haong hanya bisa menunggu di depan pintu kamar Qin Fan.


"oh.. setelah mencuri cincin penyimpanan kami, Patriak berani memasuki kota Ze, sungguh berani," ucap pemuda klan Qian, yang tidak lain adalah Qian Dai, pemuda sombong itu.


"maaf anak muda, apa maksud mu menuduh kami mencuri cincin penyimpanan kalian? apa aku terlihat miskin?" balas Wen Haong menatap tajam Qian Dai.


melihat tatapan tajam dari Wen Haong, bukan nya takut, justru Qian Dai terkekeh, lalu dia berkata, "apa patriak berani menyerang kami di kota Ze?" ucap Qian Dai, karena dia yakin jika Wen Haong tidak akan berani membunuh mereka.


"kita lihat saja," balas Wen Haong dingin.


"jangan macam macam di kota Ze Patriak! cepat kembalikan cincin penyimpanan kami atau aku akan menghancurkan giok ini?" bas Qin Dai tanpa rasa takut sedikit pun.


"kamu memang tidak pantas di kasih hati," ucap Wen Haong yang sudah marah, karena Qian Dai tidak menghormatinya sedikit pun, lalu dia mengeluarkan aura nya dan menekan Qian Dai dan kedua murid klan Qian lain nya.


aura itu juga membuat penginapan itu bergetar karena tidak kuat menahan nya, Qian Dai dan kedua murid klan Qian itu tidak lagi mampu menahan aura yang di keluarkan Wen Haong dan ketiga nya muntah darah dan tidak sadarkan diri.


Wen Haong pun menyeret mereka kedalam kamar nya, karena tidak mungkin dia membunuh mereka di penginapan itu.


sementara itu, para pengunjung dan manager penginapan terkejut dengan getaran di penginapan itu, mereka juga dapat merasakan aura abadi awal bintang 6 di lantai atas, sehingga mereka berbondong-bondong naik ke lantai 4.


tapi sesampainya mereka diatas, mereka tidak menemukan hal yang ganjal apa pun, sehingga membuat semua orang bingung dengan apa yang terjadi barusan.

__ADS_1


*******


Didalam dunia jiwa.


waktu terus berlalu, tak terasa 4 tahun sudah Qin Fan menyerap kristal jiwa, sudah ada 8 kristal jiwa yang Qin Fan serap, kekuatan Qin Fan juga meningkat 2 tahap, dimana kekuatan Qin Fan saat ini berada di abadi awal bintang 6.


meski begitu, Qin Fan masih tidak ingin menghentikan kultivasi nya, Qin Fan masih terus menyerap kristal jiwa.


6 tahun kemudian, Qin Fan berhasil menembus abadi awal bintang 9, kristal jiwa pun sudah habis dia serap, sehingga Qin Fan menghentikan kultivasi nya.


setelah menstabilkan pondasi kultivasi selama beberapa hari, Qin Fan membuka matanya, tampak senyum manis terukir dibibir nya yang manis itu, lalu dia berdiri dan menepuk nepuk pakaian nya yang berdebu.


"inikah abadi awal bintang 9" ucap Qin Fan yang merasakan kekuatan berkali kali lipat aih lebih kuat.


"dengan kekuatan ku saat ini, abadi menengah bintang 3 dan 4 bukan masalah lagi untuk ku," ucap lanjut Qin Fan.


lalu dia keluar ruang kultivasi, sesampainya diluar, Qin Fan membuka gerbang dunia jiwa dan keluar.


Whush...


Qin Fan muncul dikamar penginapan, lalu dia pergi ke kamar mandi dan membersihkan diri, selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Qin Fan memanggil Wen Haong melalui pesan jiwa, tidak lama kemudian, Wen Haong mengetuk pintu kamar Qin Fan, lalu Qin Fan menyuruh Wen Haong masuk.


"penguasa," ucap Wen Haong.


tapi segera dia terkejut dengan kekuatan yang Qin Fan miliki, karena baru tadi siang Qin Fan berada di abadi awal bintang 2, tapi sekarang sudah berada di abadi awal bintang 9, hal itu membuat Wen Haong terkejut bukan main.


"bagaimana situasi luar?" tanya Qin Fan.


Wen Haong pun menceritakan apa yang terjadi selama Qin Fan tidak keluar kamar, Wen Haong juga menceritakan jika selain ketiga murid klan Qian itu, ada juga 4 murid lain nya yang dia buat tidak sadarkan diri dan mengikat mereka di kamar nya.


Qin Fan tersenyum dan menggeleng kepala nya, lalu dia meminta Wen Haong mengantarnya ke kamar Wen Haong, keduanya pun pergi ke kamar Wen Haong.


"kalian cukup berani mengganggu ku, sayang nya kalian salah mengganggu orang," ucap Qin Fan yang sudah berada di kamar Wen Haong.


"panggil patriak kalian!" perintah Qin Fan, lalu dia memberikan giok jiwa pada Qian Dai.


tanpa menunggu lama, Qian Dai langsung mengambil giok jiwa itu dan memecahkan nya, sebab itu adalah bala bantuan nya.


"kalian akan tamat jika ayahku datang kesini." gumam Qian Dai membatin, karena giok jiwa yang dia pecahkan adalah giok jiwa yang terhubung dengan ayahnya Qian Duan.


********


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

__ADS_1


Terima Kasih...


__ADS_2