
ketika mereka lagi memikirkan apa yang di lakukan Qin Fan, kembali Luo Feng mendapat pesan dari Qin Fan bahwa Qin Fan menaruh kaisar Ling Wang 200 meter di belakang mereka dan meminta Luo Feng dan tetua Lin untuk mengambil nya.
"Patriak, aku sudah menangkap kaisar Ling Wang dan menaruh nya 200 meter di belakang kalian, datang lah bersama tetua Lin, ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian" ucap Qin Fan mengirim pesan jiwa pada Luo Feng.
Luo Feng yang mendapat pesan itu sangat terkejut, karena tebakan nya ternyata bgenar, dia tidak menyangka jika Qin Fan benae benar menangkap kaisar Ling Wang.
sementata kaisar Zhou Tian dan panglima Tian Fei dan semua jendral dan Patriak yang melihat keterkejutan Luo Feng itu menjadi penasaran, apa yang membuat nya begitu terkejut, karena rasa penasaran mereka, kaisae Zhou Tian kembali bertanya.
"ada apa patriak? kenala Patriak Ter seperti itu?" tanya kaisar Zhou Tian penasaran.
"dugaan ku benar yang mulia, Fan'er menangkap kaisae Ling Wang, saat ini Fan'er dan kaisar Ling Wang berada 200 meter di belakang kita, dia meminta ku dan tetua Lin untuk menemui nya" jawab Luo Feng.
bukan hanya Luo Feng yang terkejut, mereka semua yang mendengar itu sangat terkejut juga, jika Qin Fan menangkap kaisar Ling Wang, lalu dimana panglima dan jendral nya?
itu lah pertanyaan yang ada di benak mereka semua, karena mereka tahu kekuatan panglima dan para jendral Kekaisaran Ling, jadi tidak mungkin Qin Fan sudah membunuh mereka.
jadi yang ada di pikiran mereka saat ini adalah Qin Fan menculik kaisae Ling Wang, tapi jika di pikir pikir, tidak mungkin Qin Fan dapat menculik seorang kaisar di tengah tengah para jendral dan pasukan bayangan nya.
mereka semua menebak nebak apa yang dilakukan Qin Fan, sehingga dia menangkap kaisar Ling Wang.
"baiklah Patriak, sebaiknya Patriak temui tuan Qin Fan, tapi apa boleh aku ikut dan bertemu dengan tuan Qin Fan?" ucap kaisar Zhou Tian yang ingin bertemu dengan Qin Fan.
sejenak Luo Feng berpikir, lalu dia bertanya pada Qin Fan mengenai kaisar Zhou Tian yang ingin bertemu dengan nya, dan Qin Fan setuju jika kaisar Zhou Tian boleh ikut.
"tuan muda membolehkan yang mulia ikut kesana, tapi hanya yang mulia saja, karena Fan'er tidak ingin terlalu mencolok" ucap Luo Feng.
lalu Luo Feng, Luo Lin dan kaisar Zhou Tian berbalik dan pergi ke arah belakang menemui Qin Fan, sementata panglima Tian Fei, para jendral dan para Patriak menunggu mereka, tapi belum jauh mereka pergi, Wang Liong mengejar mereka, karena dia juga ingin bertemu dengan Qin Fan.
tahu jika Wang Liong mengejar mereka, Luo Feng tidak mempermasalahkan itu, karena bagaimanapun juga Wang Liong sudah bertemu dengan Qin Fan, sehinhga dia membiarkan nya saja.
dari jauh Qin Fan dapat melihat Luo Feng, Luo Lin, kaisar Zhou Tian dan Wang Liong berjalan ke arah nya, melihat itu dia tersenyum senang, karena dia dapat bertemu dengan mereka lagi.
beberapa saat kemudian, Luo Feng dan yang lain nya sudah sampai di tempat Qin Fan, lalu Qin Fan melompat turun dari atas pohon dan memeluk Luo Feng.
sejenak Luo Feng terkejut karena Qin Fan memeluk nya, tapi dia juga senang karena dapat bertemu dengan Qin Fan lagi.
"bagaimana kabar Patriak? tanya Qin Fan yang masih memeluk Luo Feng.
"aku baik baik saja Fan'er, dan jangan panggil aku Patriak lagi, bukan nya kita ini saudara? panggil aku paman saja" ucap Luo Feng senang.
"baik paman" balas Qin Fan, lalu dia melepaskan pelukan nya lalu menyala Luo Lin dan Wang Liong.
"salam tetua Lin, salam Patriak Wang, sudah lama kita tidak bertemu, dan kekuatan tetua Lin dan Patriak Wang meningkat pesat, selamat untuk kalian" ucap Qin Fan ramah dengan menangkupkan tangan nya.
"apa yang kamu katakan Fan'er? ini semua karena pil yang kamu berikan, jika bukan karena kamu, kami akan tetap terjebak dan kekuatan kami tidak akan meningkat lagi" balas tetua Lin merendah.
"benar tuan muda Qin, ini semua berkat pil yang tuan muda berikan pada kami" timpal Wang Liong.
"apa yang Patriak katakan? bukan nya kita ini keluarga? jangan panggil aku tuan muda lagi, panggil saja nama ku atau Fan'er seperti paman Luo memanggil ku" ucap Qin Fan.
sementara kaisar Zhou Tian yang melihat kedekatan mereka itu dia senang, hanya saja dia terabaikan dan tidak di anggap ada.
Luo Feng yang menyadari itu pun langsung mengenalkan kaisar Zhou Tian pada Qin Fan.
"Fan'er, kenalkan yang mulia kaisar" ucap Luo Feng.
"salam yang mulia, maaf karena sejak tadi aku tidak memperhatikan yang mulia" ucap Qin Fan ramah sambil menangkupkan tangan nya dan sedikit membungkukkan badan nya.
"tidak apa apa tuan muda, aku mengerti jika tuan muda merindukan Patriak Luo, tetua Lin Patriak Wang" balas kaisar Zhou Tian.
"jika aku boleh tahu, ada apa sehingga membuat yang mulia repot repot menemui ku?" tanya Qin Fan penasaran.
"tidak ada apa apa tuan muda, aku hanya ingin berkenalan dengan tuan muda saja, karena jujur saja, selama ini aku sangat penasaran dengan sosok yang selalu menumpas sekte Al hitam, dan aku tidak menyangka jika sosok itu adalah tuan muda" balas kaisar Zhou Tian.
"yang mulia terlalu memuji" balas Qin Fan merendah.
sementara Luo Feng yang sejak tadi mencari kaisar Ling Wang tapi tidak melihat nya, lalu dia bertanya pada Qin Fan.
"Fan'er, dimana kaisae Ling Wang?" tanya Luo Feng.
"maafkan aku paman, kaisar bodoh itu ada di belakang pohon itu" jawab Qin Fan sambil menunjuk sebuah pohon yang berada 10 meter dari mereka, dan keadaan nya sangat buruk, sebab dia di hajar sama beberapa bawahan Qin Fan di penjara dunia jiwa, bahkan Qin Fan pun terkejut melihat keadaan kaisar Ling Wang saat dia mengeluarkan nya dari dunia jiwa.
lalu mereka mendekat ke pohon yang di tunjuk Qin Fan, begitu mereka lihat kondisi kaisar Ling Wang, sudah tidak ada lagi kata kata yang keluar dari mulut mereka.
bagaimana tidak? kondisi kaisar Ling Wang sangat memprihatikan, dimana wajah nya sudah tidak di kenali lagi, rambut nya acak acakan, tangan dan kaki nya di patahkan, bahkan sudah tidak mempunyai gigi lagi yang melekat di mulut nya, dan yang lebih parah nya lagi, dua telur nya juga di injak hingga pecah.
mereka semua bergidik melihat kondisi kaisar Ling Wang, sesaat mereka mematung di depan kaisar Ling Wang, sedangkan kaisar Ling Wang tidak sadarkan diri, setelah hening beberapa saat, Luo Feng bertanya dengan dengan tubuh bergidik.
"Fan'er, apa yang kamu lakukan pada nya?" tanya Luo Feng.
sementara Qin Fan yang mendapat pertanyaan itu hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal, karena tidak mungkin dia menceritakan pada mereka jika yang melakukan itu adalah para Yao.
__ADS_1
"aku hanya memberi nya sedikit rasa sakit" jawab Qin Fan seadanya.
mendengar jawaban Qin Fan itu membuat mereka semua bergidik, "apa tuan muda sudah gila? jelas jelas kondisi kaisar Ling Wang ini sangat menyedihkan" gumam kaisae Zhou Tian membatin.
"baiklah paman Luo, bibi Lin, paman Wang dan yang mulia, aku akan melanjutkan perjalanan ku, jika urusan ku sudah selesai, aku akan kembali ke sekte paman" ucap Qin Fan menatap mereka semua dengan ramah.
Luo Feng, Luo Lin dan Wang Liong merasa berat di tinggal Qin Fan, tapi mereka juga tidak mempunyai hak atau alasan untuk menahan Qin Fan.
lalu kaisar Zhou Tian buru buru memberi Qin Fan sebuah lencana emas dan berkata.
"jika tuan muda mempunyai waktu, mampir lah di istana, pintu istana selalu terbuka untuk tuan muda, dan terima kasih sudah menyelesaikan peperangan ini tanpa memakan korban di pihak kita" ucap kaisar Zhou Tian tulus.
"tidak perlu sungkan yang mulia, aku hanya tidak ingin saudara saudari ku dari sekte Elang Emas terbunuh di peperangan, sehingga aku berinisiatif untuk menghentikan nya" jawab Qin Fan jujur.
mendengar itu kaisar Zhou Tian tersenyum kecut, ternyata Qin Fan menghentikan peperangan hanya karena dia memikirkan nyawa murid murid sekte elang emas.
sementara Luo Feng dan Luo Lin sangat senang mendengar alasan Qin Fan, mereka tidak menyangka jika Qin Fan begitu peduli pada mereka.
lalu Qin Fan mengambil lencana itu dan memasukkan kedalam cincin penyimpanan, kemudian Qin Fan mengeluarkan 4 buah cincin penyimpanan dan dia berikan pada Luo Feng dan yang lain nya.
Luo Feng, Luo Lin dan Wang Liong yang melihat isi cincin penyimpanan itu sudaj tidak kaget lagi, karena mereka sudah menduga nya.
tapi berbeda dengan kaisar Zhou Tian, dia sangat terkejut dengan mulut ternganga.
"ini..." ucap kaisar Zhou Tian yang sudah tidak bisa meneruskan kata kata nya.
"paman Luo, bini Lin, paman Wang, yang mulia, aku pamit" ucap Qin Fan lalu memeluk Luo Feng, Luo Lin dan Wang Liong bergantian.
setelah memeluk mereka bertiga bergantian, Qin Fan menghilang dari hadapan mereka semua.
setelah kepergian Qin Fan, kaisar Zhou Tian baru sadar dari keterkejutan nya, tapi segera dia menenangkan diri dan meminta mereka untuk kembali, sementara mereka meninggalkan tubuh kaisae Ling Wang yang sudah sangat parah itu, tidak ada yang mengasihani nya sama sekali.
****
Saat ini Qin Fan terus melayang di udara menuju Kekaisaran Qin, dengan kecepatan sedang, Qin Fan melayang sambil melihat lihat pemandangan dari atas langit.
7 hari kemudian, menjelang sore, Qin Fan beristirahat di sebuah gunung untuk mengisi kembali Qi nya yang terkuras, namun samar samar Qin Fan merasakan sebuah aura.
karena penasaran dengan pemilik aura itu, Qin Fan berjalan mengikuti aura yang dia rasakan itu, 3 jam setelah dia berjalan, Qin Fan menemukan sebuah goa yang di lindungi dengan mantra formasi tingkat tinggi.
dan karena mantra formasi itu lah yang membuat aura yang dia rasakan hanya samar samar, lalu Qin Fan membuat gerakan tangan dan menghancurkan mantra formasi itu.
Booooomm...
setelah 20 meter ke dalam, Qin Fan melihat ada tangga turun, dan aura yang dia rasakan adalah aura kematian yang sangat kuat, bahkan Qin Fan sampai bergidik merasakan aura kematian itu.
perlahan tapi pasti, Qin Fan berjalan menuruni tangga itu, semakin kedalam, aura kematian yang dia rasakan semakin kuat, tapi karena rasa penasaran nya lebih tinggi dari ketakutan, Qin Fan terus berjalan turun.
500 meter kebawah, Qin Fan menemukan sebuah goa yang sangat besar, goa itu dapat menampung ribuan orang di dalam nya, dan di dalam ruangan itu juga ada 4 pintu, dua di sebelah kanan, dua nya lagi di sebelah kiri.
perlahan Qin Fan turun ke goa yang besar itu, dan untuk sejenak, Qin Fan melihat goa yang besar itu tanpa bergerak sedikit pun, karena khawatir kalau kalau ada jebakan yang terdapat didalam goa.
lalu Qin Fan mengeluarkan beberapa pedang tingkat rendah dan dia melempar satu persatu pedang pedang itu ke lantai goa.
dan benar saja, ketika pedang pedang itu jatuh ke lantai goa, tiba tiba ribuan anak panah keluar seperti hujan dan menghujani pedang pedang yang di lemparkan Qin Fan.
setelah beberapa saat dan anak anak panah sudah tidak lagi keluar, Qin Fan melangkahkan kakinya ke arah pedang pedang itu dengan tingkat kewaspadaan yang tinggi.
sesampainya di pedang yang terakhir, kembali Qin Fan melemparkan beberapa pedang ke depan, dan kembali terjadi seperti sebelumnya, tapi kali ini adalah hujan tombak yang keluar dari dinding dinding goa.
Qin Fan terus melakukan hal yang sama sampai semua senjata rahasia dan jebakan jebakan yang ada di dalam goa itu tidak ada lagi.
setelah semua jebakan yang ada sudah tidak ada lagi, Qin Fan masih terdiam, dia berpikir kenapa Mo Lian tidak menceritakan pada nya jika ada aura kematian yang begitu kuat ini.
apakah Mo Lian sengaja tidak menceritakan karena takut Qin Fan kesini, atau kah Mo Lian tidak pernah merasakan atau menemukan goa ini, itu lah pertanyaan yang muncul di benak Qin Fan.
tapi segera dia mengabaikan pertanyaan pertanyaan itu dan kembali fokus dengan aura kematian itu, perlahan Qin Fan dengan siaga berjalan mendekat ke salah satu pintu yang ada di sebelah kanan.
dan pintu itu juga di pasangi segel formasi tingkat tinggi, lalu kembali Qin Fan membuat gerakan tangan dan menghancurkan segel itu.
setelah segel itu hancur, Qin Fan mencari tombol untuk membuka pintu, setelah dia dapat tombol untuk membuka pintu, tidak butuh waktu lama untuk Qin Fan membuka nya.
ketika pintu pertama terbuka, tiba tiba dari belakang Qin Fan, muncul 5 ekor kelabang emas.
"manusia? berani sekali kamu menginjakkan kaki mu disini" ucap seekor kelabang emas.
Qin Fan yang mendengar suara dari arah belakang nya jadi sangat terkejut, meski sudah dia duga jika ada yang menjaga goa itu, tapi tetap saja dia masih terkejut.
lalu Qin Fan membalikkan badan nya, dan ketika dia membalikkan badannya, dapat dia lihat dengan jelas bahwa yang berbicara pada nya tadi adalah kelabang emas yang ada di depan nya itu.
kemudian Qin Fan mencoba mengukur kekuatan kelima kelabang emas itu, tapi sekuat apa pun dia mengukur kekuatan mereka, tetap saja Qin Fan tidak dapat melihat tingkat kekuatan kelima kelabang emas.
__ADS_1
hal itu membuat nya sangat waspada, karena kelima kelabang emas itu sangat kuat, bahkan lebih kuat dari Shen Long dan ke 58 bawahan nya.
"maafkan aku karena sudah lancang masuk ke dalam goa ini, aku melakukan perjalanan panjang, dan tidak sengaja merasakan aura yang berasal dari dalam goa ini, sehingga aku ingin melihat siapa pemilik aura kematian yang sangat kuat seperti ini" ucap Qin Fan ramah sambil menangkupkan tangan nya dengan hormat.
"aku cukup mengagumi sikap mu yang tetap tenang dan cara mu menyapa kami, tapi itu tidak akan menghentikan kami untuk membunuh mu manusia" balas seekor kelabang emas dengan nada ancaman.
sementara 4 ekor lain nya diam saja, dan ketika mereka memeriksa kekuatan Qin Fan, mereka tidak percaya jika Qin Fan hanya berada di dewa surga, karena dapat menghancurkan segel yang mereka ciptakan, harus seorang ahli mantra formasi dan mempunyai kekuatan yang tinggi, sehingga mereka tidak percaya dengan kekuatan Qin Fan yang hanya berada di dewa surga.
"saudara keempat, kita harus berhati hati, pemuda itu memiliki kekuatan yang tinggi, karena dia bisa menghancurkan segel yang kita buat, dia juga bisa menghindar dari semua jebakan yang ada, kita tidak boleh gegabah saudara keempat" ucap seekor kelabang emas melalui telepati.
kelabang emas yang di panggil saudara keempat itu pun sadar, karena apa yang dikatakan saudara kedua nya itu benar, sehingga dia bersikap waspada.
"maaf tuan tuan, bisakah tuan tuan berubah wujud menjadi manusia? karena dengan begitu, akan terasa lebih nyaman untuk mengontrol" ucap Qin Fan pada 5 ekor kelabang emas itu.
kelima kelabang itu sangat besar, panjang mereka 50 meter, dan lebar 10 meter, entah mereka adalah termasuk hewan buas atau monster.
lalu kelima kelabang emas itu berubah wujud menjadi manusia, 3 di antara mereka adalah pria yang berusia 25 tahun, sementara yang 2 lain nya adalah wanita yang berusia 25 tahun juga.
"salam tuan tuan dan nona nona, kenalkan nama ku Qin Fan" ucap Qin Fan yang masih bersikap tenang dan ramah, padahal dia sangat waspada.
meski Qin Fan memiliki 58 bawahan yang berada di semi abadi bintang 7-8, dan juga memiliki Shen Long yang memiliki kekuatan semi abadi bintang 9 atau puncak, Qin Fan tidak ingin menyinggung kelima kelabang emas yang berada di depan nya itu, sebab dia tidak bisa mengukur kekuatan mereka.
"katakan pada kami alasan yang tepat agar kami tidak membunuh mu!!" ucap kembali kelabang emas yang di panggil saudara keempat itu.
masih dengan tenang dan ramah, Qin Fan kembali menjawab.
"seperti yang aku katakan sebelumnya, aku dalam perjalanan ke Kekaisaran Qin, tapi ketika aku ingin beristirahat di sebuah pohon, samar samar aku merasakan aura kematian ini, dan karena rasa penasaran ku yang tinggi, aku memberanikan diri datang kesini" jawab Qin Fan jujur.
"Hahahaha..., akhirnya kami menemukan kalian" tiba tiba terdengar suara tawa dari arah tangga.
Qin Fan dan kelima kelabang emas itu menoleh ke asal suara, dan di tangga itu ada lebih dari 10 orang yang usia mereka sedikit berada di atas kelima kelabang emas itu, karena usia mereka diantara 27-28 tahun, mereka berjumlah 15 orang.
kelima kelabang emas yang melihat 15 orang yang berada di tangga itu tiba tiba ketakutan, karena ke 15 orang itu adalah kelabang emas juga yang sudah berubah menjadi manusia.
"serahkan keempat kristal jiwa milik leluhur klan yang ada pada kalian, atau kalian berlima akan bernasib sama dengan mereka?" ucap seseorang diantara mereka.
"meski nyawa kami sebagai bayaran nya, kami tidak akan menyerahkan nya begitu saja" balas seekor kelabang emas yang berada di depan Qin Fan.
lagi lagi Qin Fan tidak dapat mengukur kekuatan ke 15 orang yang baru datang itu, hal itu membuat dia semakin bersiaga, jika terjadi sesuatu, dia bersiap untuk berteleportasi dan menghilang dari situ, tapi ketika dia ingat jika ke 15 orang itu menginginkan 4 buah kristal jiwa milik leluhur mereka, sehingga dia memikirkan sebuah rencana.
"ooohhh..., jadi kalian memilih untuk mati?" baiklah, aku akan mengabulkan keinginan kalian dengan cepat" balas pria yang berada di tangga.
"kalian semua, cepat seret mereka ke hadapan ku" perintah pria itu.
"baik Patriak" jawab ke 14 orang lain nya.
lalu ke 14 pria lain nya melepaskan serangan mereka ke 5 orang yang berada di dekat Qin Fan.
tapi tiba tiba saja waktu berhenti, dan semua yang ada di dalam goa besar itu tidak ada yang bergerak sama sekali.
itu adalah perbuatan Qin Fan, dia menggunakan hukum waktu untuk menghentikan waktu, karena rencana Qin Fan adalah merampok ke 15 orang yang baru datang itu dan menolong 5 orang yang ada di dekat nya.
setelah Qin Fan menghentikan waktu, dia bergegas mengambil cincin penyimpanan kelima 15 orang itu, lalu dia membuka semua kamar yang ada, dan didalam nya ada empat buah peti mati dengan aura kematian yang sangat kuat.
lalu dia memasukkan keempat peti mati itu ke dalam dunia jiwa nya, kemudian dia memasukkan juga kelima orang yang berada di dekat nya tadi ke dalam dunia jiwa.
setelah itu Qin Fan keluar dari dalam goa dan terus melesat ke arah Kekaisaran Qin di benua tengah dan meninggalkan ke 15 orang yang masih mematung itu di dalam goa.
*****
Saat ini Qin Fan terus melayang di atas langit dengan senyum kebahagiaan, sebab dia merampok ke 15 orang yang merupakan kelabang emas, dia tidak bisa menahan kegembiraan nya.
5 jam setelah Qin Fan pergi, waktu di dalam goa kembali berputar, ke 15 orang yang berada di dalam goa itu bingung dengan apa yang terjadi, ketika mereka lihat kelima kelabang emas yang mereka cari sudah tidak ada lagi, seseorang di antara mereka atau di panggil Patriak itu sangat marah.
sudah ratusan tahun mereka mencari kelima kelabang emas itu, dan disaat mereka sudah ditemukan, justru mereka lolos begitu saja, tapi tidak ada yang tahu dengan cara apa kelima kelabang emas itu dapat melarikan diri.
lalu dia mengepalkan tangannya dengan erat, tapi tiba tiba dia merasa lain dengan jari jari nya, kemudian dia melihat ke arah jari jari tangan, dan disaat itu juga dia melihat jika cincin penyimpanan nya hilang.
"mana cincin penyimpanan kalian?" tanya Patriak kelabang emas itu pada ke 14 orang lain nya.
mendapat pertanyaan itu, ke 14 orang itu segera melihat jari jari tangan mereka, dan mereka juga tidak melihat cincin penyimpanan melingkar di jari mereka.
hal itu membuat mereka semua merasa heran dengan apa yang terjadi, karena seingat mereka, mereka sedang menyerang kelima kelabang emas yang mereka cari selama ratusan tahun itu.
tapi kelima kelabang emas itu sudah tidak ada, bahkan cincin penyimpanan mereka juga ikut menghilang.
"aaarrrgg...
teriak marah Patriak kelabang emas, lalu dia berkata, "aku akan menemukan mu dan menghancurkan jiwa mu Xiong Yan" ucap Patriak kelabang emas dengan sangat marah.
selain kehilangan 5 orang itu, dia juga kehilangan cincin penyimpanan nya, dimana isi nya lebih dari 10 kristal jiwa tingkat tinggi, tingkatan kristal kristal jiwa yang ada di dalam cincin penyimpanan nya itu berada jauh di atas tingkat semi abadi, bukan hanya itu saja, bahkan ada banyak batu roh dan batu suci.
__ADS_1
batu suci adalah jenis batu yang tingkatannya berada di atas batu roh, dan energi yang terkandung di dalam batu suci itu 3 kali lebih padat dari batu roh, menyerang 5 baru roh saja dapat meningkatkan 1 ranah kultivasi seseorang yang berada di bawah ranah semi abadi.