
ketujuh kultivator itu menelan ludah mereka dengan kasar setelah mendengar apa yang dikatakan Qin Fan, kini mereka menyesal karena telah bekerja sama dengan kaisar Han Ciu.
melihat mereka enggan untuk berbicara, Qin Fan membuka dunia jiwa lalu memasukkan paksa ketujuh kultivator itu kedunia jiwa.
kaisar Han Ciu sekarang tahu apa itu ketakutan, sekarang dia sangat menyesal karena mengabaikan peringatan Qin Fan dulu, tapi bagaimana pun juga itu sudah terlambat.
Whush... Whush... Whush... Whush... Whush...
kelima naga bawahan Qin Fan keluar dari dunia jiwa.
"hormat kami penguasa muda" ucap Chen Long dan yang lain nya.
"kalian telusuri ruang bawah tanah dan cari kaisar Guangzhong, kaisar muda Wei Jung dan paman kaisar Ming Tao dan bebaskan mereka, serta semua yang masih setia dengan mereka" perintah Qin Fan.
"baik penguasa muda" jawab kelima nya, lalu bangkit dan mulai mencari ruang bawah tanah.
setelah kepergian kelima bawahan nya, Qin Fan menoleh ke kaisar Han Ciu yang sudah ketakutan, lalu dia berkata.
"aku sudah memberi mu kesempatan sekali untuk merubah sikap mu, tapi ternyata kesempatan itu kamu abaikan begitu saja, sekarang kesempatan itu tidak ada lagi tua Bangka" ucap Qin Fan dingin.
"ma-maafkan kakek Fan'er, kakek khilaf" ucap terbata bata kaisar Han Ciu.
"memaafkan mu? kakek? apa kamu bercanda tua Bangka? kamu bukan kakek ku, dan tidak ada lagi ampunan bagi orang tidak tahu diri seperti mu" balas Qin Fan.
lalu dia berjalan mendekati kaisar Han Ciu dengan senyum mengerikan.
"jangan mendekat! jangan mendekat!" ucap kaisar Han Ciu yang ketakutan, saat ini dia benar benar merasakan apa itu ketakutan.
tapi Qin Fan tidak memperdulikan nya dan terus berjalan ke arah nya, dalam 5 tarikan nafas, Qin Fan sudah mencengkeram leher kaisar Han Ciu.
"sekarang giliran mu tua Bangka" ucap Qin Fan menatap tajam.
"ampuni kakek Fan'er" ucap kaisar Han Ciu ketakutan.
"apa kamu sudah pikun? tidak ada lagi ampunan untuk mu" balas Qin Fan.
"Plaaaak..
suara tamparan terdengar ketika Qin Fan melayangkan sebuah tamparan keras di wajah kaisar Han Ciu dan melemparkan nya hingga menabrak tembok ia dengan keras.
Booooomm..
ledakan terjadi disaat tubuh kaisar Han Ciu menabrak tembok istana dan merobohkan nya, tidak sampai disitu saja, Qin Fan kembali berjalan ke arah kaisar Han Ciu dan kembali menampar nya.
para jendral dan prajurit yang menyaksikan kaisar Han Ciu di tampar terus menerus oleh Qin Fan itu tidak dapat berbuat apa apa, tidak ada yang berani melarang atau meminta untuk berhenti.
setelah puas menampar wajah kaisar Han Ciu, Qin Fan menyeret nya seperti menyeret seekor hewan buas yang mati ke dalam aula pertemuan, didalam juga ada banyak mentri yang ketakutan dan tidak berani keluar.
lalu Qin Fan mendudukkan kaisar Han Ciu di singgasana nya, kemudian Qin Fan berkata.
"bukan nya kamu sudah cukup berkuasa dengan menduduki singgasana itu? kenapa kamu merebut milik orang lain?" tanya Qin Fan.
tapi karena wajah nya yang sudah tidak berbentuk, dan menahan rasa sakit, kaisar Han Ciu tidak menjawab apa apa.
"siapa diantara kalian yang mempunyai belati?" tanya Qin Fan pada semua mentri yang ada.
tidak ada yang menjawab nya, semua orang ketakutan, hingga ada yang sudah mengompol di tempat.
"aku tanya sekali lagi, siapa diantara kalian yang memiliki belati?" tanya Qin Fan sekali lagi.
"aku, aku memiliki belati pangeran" jawab salah satu mentri.
"bawa kesini" perintah Qin Fan.
__ADS_1
lalu mentri itu berjalan dengan ketakutan mendekati Qin Fan, lalu dia memberikan belati nya pada Qin Fan.
Qin Fan lalu mengambil belati itu dan tersenyum mengerikan, "kembalilah ke tempat mu!!" perintah Qin Fan pada mentri itu.
setelah mentri itu kembali, Qin Fan memutar mutar belati yang ada di tangan nya, lalu dia menatap kaisar Han Ciu dan berkata.
"aku ingin membuat mu merasakan sedikit sakit, agar di kehidupan berikut nya, kamu menjadi orang baik" ucap Qin Fan tersenyum jahat.
lalu dia menusukkan belati itu pada ujung ibu jari kaki kaisar Han Ciu, kemudian Qin Fan menyayat kuku ibu jari kaisar Han Ciu dan melepaskan nya.
teriakan kaisar Han Ciu tidak di pedulikan Qin Fan, Qin Fan melepaskan satu persatu kuku kaki kaisar Han Ciu di depan semua mentri nya.
"cukup Fan'er" tiba tiba sebuah suara dari pintu masuk menyuruh Qin Fan berhenti.
lalu Qin Fan membalikkan badan nya dan melihat siapa sosok yang memiliki suara itu, dapat dia lihat ada dua orang pria paruh baya yang berdiri di pintu masuk aula pertemuan.
"oh jadi paman juga mau membela tua bangka ini?" tanya Qin Fan dengan menaikkan alisnya.
pemilik suara itu tidak lain adalah paman nya Qin Fan, atau kakak pertama dan kakak kedua permaisuri Han Zi Yue yang bernama Han Guo dan Han Gui.
"Fan'er, meski pun kakek mu melakukan kesalahan yang besar, tapi kamu sebagai cucu nya, tidak seharusnya kamu memperlakukan kakek mu seperti itu" ucap Han Guo.
"aku tidak memiliki kakek seperti dia, dia hanya lah seekor hewan buas bagi ku, dan aku harap paman tidak menghentikan ku" balas Qin Fan dengan menekan kata kata nya.
Han Guo dan Han Gui tidak bisa berkata apa apa lagi, karena mereka juga tahu bagaimana kaisar Han Ciu memperlakukan Qin Fan dan kedua saudara saudari nya.
"tuan muda" tiba tiba kaisar Guangzhong memanggil Qin Fan dari belakang Han Guo dan Han Gui.
Qin Fan lalu berdiri dan berjalan ke arah Guangzhong, lalu dia memeluk kaisar Guangzhong dan berkata.
"maafkan aku Guangzhong, maafkan aku karena membiarkan mu menderita seperti ini" ucap Qin Fan yang memeluk bawahan nya itu.
"apa yang tuan muda katakan? aku bersyukur tuan muda menyelamatkan ku" balas Guangzhong.
lalu Qin Fan melepaskan pelukan nya dan memeluk kaisar Ming Tao, kemudian Qin Fan berkata.
sementara itu, kaisar Ming Tao bingung, sebab dia tidak mengenal Qin Fan sama sekali, terakhir kali dia melihat Qin Fan adalah 16 tahun yang lalu, dimana Qin Fan masih berusia 7 tahun.
"maaf, kamu siapa?" tanya kaisar Ming Tao yang bingung.
"apa paman kaisar tidak mengenal ku lagi?" tanya Qin Fan yang sudah melepaskan pelukan nya.
"aku Qin Fan paman kaisar, anak dari kaisar Qin Wang Jing dan permaisuri Han Zi Long" ucap lanjut Qin Fan.
kaisar Ming Tao yang mendengar itu pun langsung memeluk Qin Fan dengan erat, lalu dia berkata, "maafkan paman Fan'er, paman tidak mengenal mu sama sekali" ucap Kaisar Ming Tao.
"tidak apa apa paman, sekarang paman dan yang lain nya sudah bebas" ucap Qin Fan lalu dia berbalik menoleh pada kaisar Han Ciu dan kembali berkata.
"tua bangka itu aku yang akan mengurus nya, paman bisa kembali, oh iya paman, bibi Ruo ada di istana kekaisaran Qin, paman pergi lah kesana bersama Chen Long" ucap Qin Fan.
"Chen Long, kamu dan Long Jin antarkan paman kaisar ke istana kekaisaran Qin!!" perintah Qin Fan.
"baik penguasa muda" jawab Chen Long dan Long Jin, lalu Qin Fan merobek ruang tepat di depan istana kekaisaran Qin.
"Long Yan, Long Jiu, Long Ze, kalian antarkan kaisar muda Wei Jung ke Kekaisaran Wei!! dan hancurkan semua prajurit Kekaisaran Han yang ada di sana!! jangan biarkan satu pun lolos!! apa kalian paham?" ucap Qin Fan memberi perintah lagi.
"paham penguasa muda" jawab ketiga nya, lalu kembali Qin Fan merobek ruang menuju Kekaisaran Wei, kemudian satu persatu mereka masuk ke dalam portal dan menghilang begitu saja.
Whush... Whush... Whush... Whush.. Whush..
Xiong Yan, Xiong Fan, Xiong Chang, Xiong Qiao Qiao dan Xiong Jia keluar dari dunia jiwa.
"hormat kami penguasa muda" ucap kelima kelabang emas dalam posisi berlutut.
__ADS_1
"kalian antarkan saudara kalian di kekaisaran Tang! dan bunuh semua prajurit Kekaisaran Han yang berada disana, bantu saudara kalian untuk membangun kembali Kekaisaran Tang" perintah Qin Fan.
"baik penguasa muda" jawab kelima kelabang emas.
semua orang yang melihat kemunculan kelima kelabang emas yang tiba tiba itu sangat terkejut, ditambah lagi dengan aura mereka yang sangat kuat, tapi mereka semua berlutut didepan Qin Fan.
"Guangzhong, kamu pergi lah dengan saudara saudari mu, aku masih memiliki sedikit urusan disini" ucap Qin Fan, lalu dia memberikan 1 cincin penyimpanan yang isi nya 2 milyar koin emas.
"baik tuan muda" jawab Guangzhong tanpa melihat isi cincin penyimpanan, tapi dia tahu jika itu adalah emas.
Setelah mereka semua sudah pergi, kembali Qin Fan mengeluarkan ketiga raja dan ratu Yao.
"hormat kami penguasa muda" ucap ketiga raja dan ratu Yao.
"kalian ratakan istana ini, jangan sisakan 1 bangunan pun!!" perintah Qin Fan.
"baik penguasa muda" jawab ketiga nya tanpa bertanya.
"Fan'er, apa yang kamu lakukan? bagaimana bisa kamu menghancurkan istana ini?" protes Han Guo.
"kenapa tidak? apa paman pernah berpikir disaat semua Kekaisaran kalian hancurkan? jika paman menghalangi ku, paman juga menjadi musuh ku, dan siapa pun yang menjadi musuh ku, tidak bernasib baik"
"aku membiarkan paman masih berdiri karena ibu yang meminta pada ku, jika bukan karena ibu, apa paman berpikir aku melepaskan paman begitu saja? naif" balas Qin Fan panjang lebar sambil menatap tajam Han Gou.
Booooomm Booooomm Booooomm..
terdengar ledakan dari luar, Qin Fan tertawa mendengar ledakan itu, lalu dia menoleh pada kaisar Han Ciu dan berkata.
"dengan itu tua bangka, istana yang kamu banggakan selama ini sudah hancur, kamu bukan kaisar lagi, kamu sekarang hanya pengemis, apa kamu masih bisa sombong? Hahahaha..." ucap Qin Fan sambil tertawa renyah.
Whush...
10 tetua dan 10 murid klan naga langit kembali muncul di dalam aula pertemuan itu, sekali lagi semua orang terkejut melihat nya.
"hormat kami penguasa muda" ucap mereka serempak.
"kalian cari semua bangunan termewah yang ada di kota ini dan hancurkan, ambil semua yang ada di gudang penyimpanan mereka dan jangan sisakan sedikit pun"
"baik penguasa muda" jawab mereka serempak, lalu mereka semua menghilang begitu saja dari aula pertemuan.
setelah itu, Qin Fan menghubungi 5 tetua yang berada di dunia jiwa dan menyuruh mereka menjemput para tahanan, lalu kembali Qin Fan membuka gerbang dunia jiwa dan memasukkan para mentri dan jendral yang ada dengan paksa.
ketika mereka semua menghilang, raut wajah Han Gou dan Han Gui menjadi jelek, tapi Qin Fan tidak menghiraukan mereka, tapi dia berjalan ke arah kaisar Han Ciu lalu menyeret nya turun ke tengah tengah ruangan.
sesampainya di tengah ruangan, Qin Fan menginjak kaki kaisar Han Ciu dan mematahkan kedua kaki nya.
Aaaaaaarrg aaaaaaarrg aaaaaaarrg..
teriakan dari kaisar Han Ciu ketika kedua kaki nya di patahkan Qin Fan, kedua paman nya juga tidak bisa berkutik sama sekali, kedua nya hanya menatap sedih keadaan ayah mereka.
"ampuni aku, ampuni aku" hanya itu yang keluar dari mulut kaisar Han Ciu.
tapi Qin Fan tidak mendengarkan nya, kembali Qin Fan mematahkan kedua tangannya, dan kembali terdengar suara teriakan dari kaisar Han Ciu.
setelah puas menyiksa kaisar Han Ciu, Qin Fan memasukkan kaisar Han Ciu kedalam dunia jiwa dan keluar dari aula pertemuan.
Qin Fan pergi ke dimana ketujuh kultivator yang selama ini mendukung kaisar Han Ciu, ketujuh kultivator yang melihat Qin Fan pun menjadi ketakutan, tanpa banyak kata, Qin Fan memasukkan mereka kedalam dunia jiwa.
Qin Fan tidak membunuh mereka karena dia ingin menggali informasi dari ketujuh kultivator itu.
*****
Tinggalkan Like dan komentar nya ya kak!!!
__ADS_1
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...