Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Kembali Ke Alam 100 Pelangi


__ADS_3

"Sebagai tanda perdamaian kedua kerajaan, maka aku hadiahkan kalian berdua dengan ini," ucap Qin Fan, lalu dia mengeluarkan 10 buah buah abadi dari 5 jenis yang berbeda, dan juga 10 butir pil tingkat abadi tingkat tinggi dan memberikan pada kedua raja itu.


"ini?" raja Chan dan raja Zhang tercengang dengan buah buah abadi dan pil tingkat abadi yang ada didepan mereka itu.


"tuan muda?" ucap raja Chan yang masih tidak dapat meneruskan kata katanya.


"ini adalah hadiah untuk kalian, hadiah ini sebagai ucapan selamat karena kalian berdamai," balas Qin Fan.


setelah itu, mereka bertiga masih berbincang bincang sebentar, lalu Qin Fan berpamitan untuk melanjutkan perjalanan nya untuk berpetualangan.


meski raja Chan meminta Qin Fan dan Long Qe untuk beristirahat di istana, tapi Qin Fan beralasan jika dia terburu buru, akhirnya raja Chan dan raja Zhang hanya bisa diam saja.


*****


Saat ini Qin Fan dan Long Qe sudah berada cukup jauh dari ibukota kerajaan Chan, dengan kecepatan yang dimiliki Long Qe, hanya beberapa detik saja mereka sudah berada jauh dari kota.


tiba tiba Qin Fan merasakan cincin penyimpanan nya bergetar, lalu dia periksa isi cincin penyimpanan.


"apa?"


seru Qin Fan terkejut.


cincin penyimpanan Qin Fan bergetar karena dia mendapatkan pesan dari tetua Mu Tian dari alam 100 surgawi.


tetua Mu Tian mengirim pesan jika saat ini pasukan alam 100 surgawi untuk menyerang klan Mu dan klan Qing, penyerangan itu dilakukan karena hasil penyelidikan kematian pangeran Li Feng mengarah pada Qin Fan.


dan mereka juga tahu jika Qin Fan memiliki hubungan dekat dengan klan Qing dan klan Mu, hal itulah yang membuat penguasa agung Li Dong Mu murka, lalu dia meminta bantuan sekte giok biru dan sekte pedang emas untuk menghancurkan klan Mu dan klan Qing.


"ada apa penguasa muda?" tanya Long Qe yang melihat geram.


"aku akan kembali ke alam 100 surgawi, rupanya penguasa agung Li Dong Mu sudah tahu jika aku yang membunuh pangeran Li Feng," jawab Qin Fan.


"baik penguasa muda," jawab Long Qe, lalu dia berhenti.


"kembalilah!" perintah Qin Fan yang sudah membuka gerbang dunia jiwa.


setelah Long Qe masuk, Qin Fan lalu merobek ruang tepat tidak jauh dari hutan klan Qing, dia tidak langsung ke klan Mu karena Qin Fan belum pernah ke klan Mu, jadi dia hanya bisa pergi ke klan Qing.


Whush...

__ADS_1


Qin Fan muncul di hutan tidak jauh dari klan Qing, lalu dia mendarat dan berjalan ke klan Qing, dari jauh, dapat Qin Fan lihat ada banyak sekali penjagaan didepan klan, karena klan Qing sudah bersiap untuk menyambut pasukan dari istana, sekte giok biru dan sekte pedang emas.


"tuan muda," ucap para murid klan Qing yang melihat Qin Fan.


"salam saudara semua, lama tidak bertemu," ucap ramah Qin Fan pada murid murid klan Qing.


"kami baik tuan muda," jawab para murid klan Qing.


"dimana Patriak Qing?" tanya Qin Fan.


"Patriak dan para tetua berada di aula pertemuan tuan muda," jawab salah satu murid klan.


"terima kasih saudara, aku masuk dulu," balas Qin Fan.


"baik tuan muda," balas mereka, lalu mempersilahkan Qin Fan masuk kedalam klan.


"jika tuan muda ada disini, kita pasti akan memenangkan pertempuran ini," ucap salah satu murid klan senang.


"benar saudara, aku yakin tuan muda akan membuat kejutan seperti sebelumnya," balas yang lain.


murid murid klan Qing itu terus memuji Qin Fan, mereka semua sudah melihat bagaimana Qin Fan bertarung di klan Ling dan klan Han, jadi mereka yakin jika Qin Fan akan melakukan hal yang sama, bahkan akan lebih mengerikan lagi.


beberapa saat kemudian, Qin Fan sampai didepan aula pertemuan, lalu dia masuk kedalam aula pertemuan.


"tuan muda?" ucap Qing Yong yang melihat Qin Fan sudah melewati pintu aula pertemuan, dia juga langsung berdiri dari kursi utama dan turun menyambut Qin Fan.


"maafkan aku Patriak, gara gara aku, klan Qing jadi incaran istana dan dua sekte besar lain nya," ucap Qin Fan merasa tidak enak.


"jangan dipikirkan tuan muda! tuan muda sudah membantu kami, jadi kali ini kami yang akan membalas budi tuan muda," balas Qing Yong.


"benar tuan muda, kita adalah keluarga, bukannya tuan muda yang mengatakan seperti itu?" timpal tetua agung.


"meski begitu, tetap saja seharusnya klan Qing tidak harus dijadikan sasaran untuk membuat ku keluar," balas Qin Fan.


"saat ini pasukan istana, sekte giok biru dan sekte pedang emas sudah bergerak kesini, mungkin besok atau lusa mereka akan sampai," ucap Qing Yong menjelaskan, karena dia mendapat laporan dari pasukan bayangan nya seperti itu.


"jadi mereka sudah dekat? baiklah, aku akan menyambut mereka," balas Qin Fan.


"tapi tuan muda," ucap Qing Yong yang tahu jika Qin Fan akan menyambut pasukan itu sendirian.

__ADS_1


"apa patriak lupa jika aku juga memiliki pasukan?" tanya Qin Fan tersenyum.


"astogeee, kenapa aku bisa lupa?" ucap Qing Yong menepuk dahi.


"dari arah mana pasukan mereka bergerak Patriak?" tanya Qin Fan.


"dari arah barat tuan muda, kemungkinan besar saat ini mereka sudah berada di hutan Pinus," balas Qing Yong.


"terima kasih patriak, aku akan menyambut mereka disana, Patriak tidak perlu ikut terlibat! karena ini masalah ku dengan Li Dong Mu dan juga sekte giok biru," balas Qin Fan.


Qing Yong dan semua tetua klan sedikit tidak mengerti dengan maksud Qin Fan, Qin Fan mengatakan jika dia juga memiliki urusan dengan sekte giok biru.


"bagaimana bisa tuan muda memiliki urusan dengan sekte kuat itu?" tanya Qing Yong.


"karena aku sudah membunuh salah satu tetua sekte nya," jawab jujur Qin Fan.


Qing Yong menganggukkan kepalanya, kini dia mengerti kenapa sekte giok biru mau bergabung dengan pasukan istana, ternyata mereka juga memiliki dendam dengan Qin Fan.


"baiklah Patriak, para tetua, aku pamit, kalian tidak perlu khawatir, aku akan mengurus semuanya," ucap Qin Fan berpamitan.


"baik tuan muda," balas mereka semua.


lalu Qin Fan membalikkan badannya dan hendak keluar dari aula pertemuan, tapi tiba tiba dia tersenyum dan kembali membalikkan badannya dan memandang Qing Yong sambil tersenyum.


"ada apa tuan muda?" tanya Qing Yong bingung.


"Patriak persiapkan saja diri untuk menjadi penguasa agung yang baru di alam 100 pelangi ini," jawab Qin Fan, lalu dia keluar dari aula pertemuan.


"apa maksud tuan muda?" tanya Qing Yong.


Qin Fan tidak lagi membalikkan badan atau menjawab nya, dia terus berjalan keluar sambil mengangkat telapak tangan nya tanpa menoleh.


sesampainya di luar klan, Qin Fan langsung melesat ke arah barat, dimana pasukan musuh berada.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

__ADS_1


Terima Kasih...


__ADS_2