
beberapa saat kemudian.
empat jendral yang diperintahkan ratu keluar dari ruang bawah tanah dan membawa sang raja, lalu raja di baringkan diatas ranjang nya.
"sebaiknya kita semua keluar dan biarkan yang mulia raja beristirahat" ucap Qin Fan.
lalu mereka semua keluar, di luar kamar, ratu perintahkan jendral Tiong untuk membawa Qin Fan ke kamar tamu, lalu Qin Fan pun di bawah ke kamar tamu, sepanjang jalan mereka berbincang bincang ringan hingga sampai di kamar tamu.
"silahkan tuan muda, jika tuan muda membutuhkan sesuatu, silahkan panggil aku" ucap jendral Tiong.
"terima kasih jendral" balas Qin Fan sambil menangkupkan tangan.
lalu Qin Fan masuk kedalam kamar, lalu dia membersihkan diri, karena merasa pondasi kultivasi nya belum kokoh karena melakukan penerobosan dua tingkat berturut-turut, Qin Fan masuk ke dalam dunia jiwa untuk menyerap energi alam dan memperkuat pondasi kultivasi nya.
lalu dia duduk mengambil sikap lotus untuk menyerap energi alam yang berada di dunia jiwa, tapi tiba tiba dia ingat kenapa dunia yang dia masuki itu dinamakan dunia pedang, pasti ada sesuatu sehingga di beri nama dunia pedang.
"sebaiknya nanti aku tanyakan saja pada jendral Tiong" gumam Qin Fan lalu memulai menyerap energi alam.
Di kamar raja.
ratu xiao'er kembali ke dalam kamar raja dan menemani raja yang masih belum siuman dari pingsan nya.
sebenarnya kultivasi raja berada di semi abadi bintang 7, hanya saja tubuh nya tidak mampu menahan aura panas inti api putih sehingga membuat nya pingsan puluhan tahun, apa lagi apa putih adalah jenis api terkuat di seluruh alam semesta.
wajah dan kulit raja yang tadi nya sangat putih pucat perlahan memerah seperti manusia pada umum nya, ratu yang melihat itu merasa senang dan mengelus kepala raja, lalu dia membaringkan tubuh nya dan memeluk raja dan tertidur.
didalam dunia jiwa.
sepuluh hari telah berlalu, dan pondasi kultivasi Qin Fan sudah sangat kokoh, lalu Qin Fan membuka mata nya tersenyum senang karena kekuatan nya meningkat pesat.
"tidak sia sia aku masuk ke dunia pedang, tapi aku sangat penasaran dengan dunia pedang ini, pasti ada sesuatu sehingga dinamakan dunia pedang, sebaiknya aku keluar dan menanyakan nya pada jendral Tiong saja" gumam Qin Fan lalu berdiri dari duduk nya untuk membersihkan diri, selesai membersihkan diri, Qin Fan keluar dari dunia jiwa.
Whush...
Qin Fan kembali ke kamar nya yang berada di istana, lalu dia keluar dari kamar, tapi ketika dia membuka pintu, seorang pelayan sudah berada di depan pintu nya dan tangan nya terlihat mengepal dan hampir mengenai jidat Qin Fan karena ingin mengetuk pintu, tapi sudah lebih dulu di buka Qin Fan.
"ma-maafkan hamba tuan muda" ucap pelayan ketakutan, karena hampir saja ketukan nya mengenai jidat Qin Fan.
"tidak apa apa nona, oh iya, ada apa nona kesini?" tanya Qin Fan penasaran.
"yang mulia raja dan ratu sudah menunggu tuan muda di ruang makan untuk sarapan" ucap pelayan.
"baiklah, bawa aku ke ruang makan, kebetulan aku ingin melihat kondisi yang mulia" balas Qin Fan.
lalu pelayan itu membawa Qin Fan, beberapa saat kemudian, mereka sampai di ruang makan, terlihat selain raja dan ratu, ada juga seorang wanita muda yang sangat cantik yang duduk di dekat ratu.
"selamat pagi tuan muda" ucap raja dan ratu yang berdiri dari kursi mereka sambil menangkupkan tangan mereka.
"selamat pagi yang mulia, bagaimana kondisi yang mulia?" balas Qin Fan ramah sambil menangkupkan tangan nya juga.
"seperti yang tuan muda lihat, aku sudah sembuh seperti sedia kala, jika bukan karena tuan muda, mungkin saat ini aku masih belum sadarkan diri dan entah sampai kapan aku tidak sadarkan diri, sekali lagi aku ucapkan terima kasih" ucap raja berterima kasih.
__ADS_1
"yang mulia terlalu memuji" balas Qin Fan merendah.
"sudah kita sarapan saja dulu, kapan kita sarapan jika yang mulia dan tuan muda terus mengobrol" ucap ratu sambil menggeleng kepala nya.
mendengar itu raja dan Qin Fan hanya terkekeh lalu duduk di kursi dan memulai sarapan pagi mereka, namun sebelum mereka sarapan, raja Shang Jie memperkenalkan putri mereka yang bernama Hongxiu pada Qin Fan.
mereka sarapan dengan penuh obrolan ringan dan kadang terdengar suara tawa menghiasi sarapan mereka, dan mata putri Hongxiu selalu mencuri pandang pada Qin Fan.
Qin Fan menyadari hal itu tapi dia bersikap tidak tahu apa apa, sementara raja Shang Jie dan ratu Xiao'er tersenyum melihat putri mereka yang mencuri pandang pada Qin Fan.
setelah sarapan, raja Shang Jie membawa Qin Fan di ruang kerja nya, sesampainya disana, Qin Fan memutuskan bertanya pada raja tentang dunia pedang ini.
"maafkan jika saya lancang yang mulia, tapi saya benar benar penasaran dengan dunia pedang ini, jika yang mulia tidak keberatan, bisa kah yang mulia bercerita sedikit tentang dunia pedang ini?" tanya Qin Fan yang memang sangat penasaran.
mendengar itu raja Shang Jie mengangguk paham lalu dia bercerita.
"dahulu kala ini salah makan pedang, dimana hampir setiap bukit ada ribuan pedang yang tertancap, apa penyebabnya aku sendiri tidak tahu kenapa pedang pedang itu bisa tertancap di setiap bukit"
"lalu para leluhur setiap Yao dari seluruh ras mencabut pedang pedang itu, namun ada satu pedang yang tidak bisa mereka cabut hingga sekarang, sudah banyak Yao dari seluruh ras yang mencoba untuk mencabut nya, tapi sampai sekarang pedang itu masih tertanam di atas salah satu bukit, bahkan setiap kultivator dari luar yang masuk kesini juga mencoba mencabut nya, tapi tetap saja tidak ada satu pun yang berhasil, dan bukit itu diberi nama bukit emas putih, karena pedang yang tertancap berwarna emas putih." jawab raja Shang Jie.
"jika saya boleh tahu, dimana letak bukit itu?" tanya Qin Fan, dia ingin mencoba mencabut pedang itu, Qin Fan berpikir pasti pedang itu bukan pedang sembarangan, sehingga memiliki kekuatan yang besar dan membuat setiap orang tidak bisa mencabut nya.
"bukit itu berada sebelah barat dari sini, perjalan kesana memakan waktu 7 hari dari sini" jawab raja Shang Jie.
"terima kasih yang mulia atas informasinya, aku penasaran dengan pedang itu" ucap Qin Fan jujur.
"apa tuan muda juga ingin mencabut pedang itu?" tanya raja.
"benar yang mulia, saya penasaran dengan pedang itu, sehingga saya ingin mencoba mencabut nya" jawab jujur Qin Fan.
"para leluhur dari semua ras Yao mengatakan jika orang yang berhasil mencabut pedang emas putih itu akan menjadi penguasa tunggal di dunia pedang ini, dan siapa saja yang menentang dan tidak menerima orang yang berhasil mencabut pedang itu, dia dan seluruh keturunan nya akan mendapat kutukan" ucap raja Shang Jie menjelaskan.
"dan karena hal itu lah semua ras Yao berusaha mencabut pedang emas putih karena ingin menjadi penguasa tunggal dunia pedang, bahkan pernah seorang kultivator kuat juga mencoba mencabut pedang emas putih, tapi tetap saja dia tidak berhasil mencabut nya" lanjut cerita raja Shang Jie.
mendengar itu, Qin Fan yakin jika pedang emas putih memiliki roh, dan roh itu lah yang menolak sehingga tidak ada satu pun yang berhasil mencabut nya.
karena dia pernah mendengar Mo Lian bercerita jika setiap senjata pusaka memiliki roh, sehingga roh itu mengendalikan senjata pusaka, dan jika roh senjata tidak ingin menjadi tuan seseorang, maka dia menolak dengan cara apa pun, kecuali menaklukkan langsung roh senjata itu.
****
NOTE: 10 hari di dunia pedang sama dengan satu hari di dunia luar, dan gerbang dunia pedang akan kembali terbuka jika sudah satu bulan.
****
"terima kasih untuk semua informasi nya yang mulia, aku akan ke bukit emas putih untuk mencoba menarik pedang emas putih" ucap jujur Qin Fan.
"tidak masalah tuan muda, oh iya, aku ada sedikit hadiah untuk tuan muda" ucap raja Shang Jie.
mendengar itu mata Qin Fan kembali berbinar binar, karena dia tahu jika hadiah dari raja Shang Jie pasti sangat bermanfaat untuk nya untuk meningkatkan kekuatan nya.
"hihihi.., aku sangat beruntung, sudah naik tingkat, dapat kristal jiwa semi abadi bintang 5, sekarang raja memberi ku hadiah lagi" gumam Qin Fan membatin senang.
__ADS_1
Whush...
sebuah kotak kecil keluar dari cincin penyimpanan raja Shang Jie.
"aku harap tuan muda mau menerima hadiah kecil dari ku ini" ucap raja Shang Jie.
"ya iya lah aku terima, tidak tahu apa aku sangat tidak sabaran melihat isi nya" gumam Qin Fan membatin lagi.
"terima kasih yang mulia, saya jadi tidak enak hati" ucap Qin Fan yang pura pura.
"tidak apa apa tuan muda, ini adalah ucapan terima kasih dari ku" balas raja Shang Jie.
lalu Qin Fan mengambil kotak itu dan membuka nya.
Whush.....
sebuah aura yang lebih kuat keluar disaat Qin Fan membuka kotak kecil itu.
"ini...?" Qin Fan tidak dapat melanjutkan kata kata nya lagi, karena suara nya sudah tersendat di tenggorokan nya.
"benar tuan muda, itu adalah kristal jiwa Yao kucing, kekuatan nya berada di semi abadi bintang 7" jawab raja Shang Jie.
"dari mana yang mulia mendapatkan ini?" tanya Qin Fan penasaran.
"aku bertarung dengan nya ratusan tahun yang lalu di suatu lembah, pada saat itu aku mencari sumber daya untuk meningkatkan kekuatan ku, tapi aku bertemu dengan Yao kucing itu, lalu Yao kucing itu ingin merampok ku karena aku menekan kultivasi ku hingga ke rana semi abadi bintang 3, dan kami pun bertarung, setelah kami bertarung selama 10 hari, nasib beruntung menimpa ku dan aku berhasil membunuh Yao kucing itu, lalu aku mengambil kristal jiwa milik nya" jawab raja Shang Jie menceritakan.
"terima kasih yang mulia, dan karena yang mulia sudah berbaik hati pada ku, maka terima lah hadiah kecil dari ku ini" ucap Qin Fan lalu mengeluarkan 20 buah buah abadi dari 5 jenis yang berbeda.
dimana 4 buah apel emas, 4 buah persik abadi, 4 buah mangga emas, 4 buah pepaya putih dan 4 buah semangka perak dan dia berikan pada raja Shang Jie.
"apa?"
Ra Shang Jie terkejut melihat hadiah kecil yang di maksud Qin Fan, mata nya melebar dengan mulut ternganga, dia seperti bermimpi, karena dia tahu buah buah apa saja yang ada di depan nya itu.
"tuan muda, ini..., ini buah buah abadi tuan muda" ucap raja Shang Jie tidak percaya.
"benar yang mulia, ini adalah buah buah abadi, aku harap yang mulia mau menerima nya" ucap Qin Fan memastikan.
"terima kasih tuan muda" ucap raja Shang Jie dengan mata yang berbinar-binar.
bagaimana tidak? dengan buah buah abadi itu, raja Shang Jie dapat meningkatkan kekuatan nya sampai 2 bintang, sehingga dia sangat bersemangat, jika saja orang lain tahu, maka akan terjadi perang besar.
"sekarang sudah tidak ada yang bisa aku lakukan disini, jadi aku mohon pamit ke bukit emas putih yang mulia" ucap Qin Fan membuyarkan lamunan raja Shang Jie.
segera raja Shang Jie tersadar, lalu dia berkata.
"baik tuan muda, jika tuan muda masih memiliki kesempatan, berkunjung lah ke istana ku yang kecil ini" balas Ra Shang Jie lalu memasukkan semua buah buah abadi kedalam cincin penyimpanan nya.
setelah itu Qin Fan dan raja Shang Jie keluar dari ruang kerja raja Shang Jie, beberysaat kemudian mereka sampai di gerbang istana dan Qin Fan melesat ke arah bukit emas putih.
****
__ADS_1
Tinggalkan Like dan komentar nya ya kak.
dikasih Hadiah dan Vote lebih bagus.