Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Memberi Pelajaran Pada Qin Chu


__ADS_3

Beberapa saat kemudian, Qin Fan keluar dengan mengenakan pakaian yang baru, lalu dia duduk disalah satu kursi dan memandangi semua bawahan nya yang memenuhi kamar penginapan itu.


mata nya menangkap 5 sosok yang tidak sadarkan diri, Qin Fan lalu bertanya.


"apa mereka keturunan Qin Chu?" tanya Qin Fan.


"benar penguasa muda, mereka adalah anak dan juga cucu Qin Chu," jawab Ji Gang.


"bagus, bawa mereka kedalam!" perintah Qin Fan, lalu dia membuka gerbang dunia jiwa.


"kalian juga kembalilah! yang ingin menjawab pertanyaan ku, silahkan tinggal!" perintah Qin Fan.


"baik penguasa muda," jawab mereka semua.


lalu satu persatu para bawahan Qin Fan itu masuk kedunia jiwa, lalu hanya menyisakan Chen Long, Xiong Jung, Ji Gang, Long Qe dan juga beberapa tetua klan Xiong dan dan klan naga langit.


"sekarang katakan hasil pekerjaan kalian!" perintah Qin Fan.


"pada saat penyerangan itu, hanya keluarga bangsawan Tiong dan keluarga bangsawan Hua saja yang tidak ikut andil dalam penyerangan itu, sisanya semua ikut dalam penyerangan, selain itu, semua klan besar dan juga sekte besar terlibat dalam penyerangan itu," ucap Chen Long memberi laporan.


"lalu bagaimana dengan kalian?" tanya Qin Fan pada beberapa tetua klan naga langit dan klan Xiong.


"seperti yang Patriak Chen katakan penguasa muda, hanya keluarga bangsawan Tiong dan bangsawan Hua saja yang tidak terlibat," jawab salah satu tetua klan naga langit.


"baiklah, kita akan membagi tugas, kalian hancurkan sekte, klan dan kelurga bangsawan yang terlibat, aku dan Long Qe akan ke istana," ucap Qin Fan membagi tugas.


"tapi penguasa muda, klan dan sekte itu berada jauh dari ibukota, membutuhkan waktu berbulan bulan untuk sampai disana," ucap Chen Long.


"kirimkan gambaran tempat mereka! aku akan merobek ruang kesana, bawalah pasukan juga! balas Qin Fan.


"baik penguasa muda," jawab Chen Long dan Xiong Jung, lalu mereka mengirimkan gambaran semua klan dan sekte yang ada diliwayah selatan.


jumlah sekte dan klan itu ada 20 sekte dan klan, Qin Fan lalu merobek ruang ke hutan yang tidak jauh dari ibukota, Qin Fan dan para bawahannya itu kemudian masuk ke robekan ruang itu.


Whush... Whush...


Qin Fan dan para bawahan nya muncul dihutan yang tidak jauh dari ibukota, lalu Qin Fan kembali merobek ruang sebanyak klan dan sekte yang ada didalam pikirannya.


selesai merobek ruang, Qin Fan mengeluarkan bawahan dan juga pasukan dari klan Ji, klan Quan, klan Shao, klan Shui, klan Fang, klan Mao, klan Long, klan Qiu, klan Xue, klan Yu dan klan Jia.


setelah semua bawahan dan pasukan keluar dari dunia jiwa, Qin Fan membagi mereka menjadi 20 kelompok, masing masing kelompok berisikan 20 ribu pasukan.


lalu bawahan dan pasukan Qin Fan masuk ke robekan ruang yang sudah Qin Fan buat itu dan menghilang dari hadapan Qin Fan dan Long Qe.


"baiklah Long Qe, mari kita kembali ke kamar penginapan!" ucap Qin Fan, lalu dia dan Long Qe kembali ke kamar penginapan.


Whush... Whush...


Qin Fan dan Long Qe muncul dikamar penginapan, keduanya kemudian keluar kamar, sesampainya mereka diluar, Qin Fan dan Long Qe pergi ke istana, dia ingin segera menghabisi Qin Chu dan pergi ke alam suci.

__ADS_1


30 menit kemudian.


Qin Fan dan Long Qe sampai didepan gerbang istana, tidak ingin membuang waktu, Qin Fan lalu membuat formasi penjara dan mengurung semua istana.


apa yang dilakukan Qin Fan itu membuat penduduk ibukota, kultivator bebas dan juga para pedagang yang melihat itu terkejut, meski begitu, Qin Fan tidak menghiraukan mereka.


selesai membuat formasi penjara, Qin Fan berjalan ke arah gerbang istana, para prajurit jaga pun langsung menyerang Qin Fan, tapi dengan mudah dibunuh oleh Long Qe.


setelah membunuh prajurit jaga, Long Qe menghancurkan gerbang istana dengan sebuah tinju.


Boom..


terjadi ledakan disaat tinju Long Qe mengenai gerbang istana dan menghancurkannya.


ketika gerbang istana hancur, semua jendral, pejabat tinggi istana dan pasukan yang berada didalam itu berhamburan keluar.


"siapa kalian? kenapa kalian menghancurkan istana? apa kalian sudah bosan hidup hah?" bentak salah satu jendral dengan marah.


"justru kalian yang akan mati hari ini," ucap Qin Fan dengan tersenyum menyeringai.


"bajingan, cepat tangkap dan bunuh pemuda itu!" perintah sang jendral.


para prajurit yang mendapat perintah pun bergerak menyerang Qin Fan dan Long Qe.


Qin Fan dan Long Qe yang melihat para prajurit yang bergerak itu pun tersenyum, keduanya lalu melambaikan tangan mereka, lalu muncullah banyak tapak dari energi biru dengan kekuatan yang sangat mengerikan.


setelah membuat tapak, Qin Fan dan Long Qe melepaskan tapak tapak itu kearah para prajurit.


Boom Boom Boom Boom Boom Boom..


ledakan demi ledakan terjadi disaat ribuan tapak itu melesat dan menghantam para prajurit istana, lalu mengubah mereka menjadi kabut darah.


hanya dalam hitungan menit, Qin Fan dan Long Qe membantai semua prajurit istana tanpa sisa, Qin Fan dan Long Qe sangat menikmati pembantaian yang mereka lakukan itu.


"Qin Chu pengkhianat, keluar kamu! hari ini aku akan menguliti mu hidup hidup," seru Qin Fan dengan menggunakan Qi.


para jendral dan pejabat tinggi istana yang melihat Qin Fan dan Long Qe membantai ratusan ribu pasukan mereka dengan sangat mudah pun bergidik ngeri.


jika itu mereka, akan membutuhkan waktu yang salah lama, dan mereka juga akan mengalami luka parah, tapi Qin Fan dan Long Qe melakukan itu hanya dalam hitungan menit, bahkan mereka tidak terlihat ada luka.


"siapa kalian?" kenapa kalian menyerang istana?" tiba tiba sebuah suara terdengar dari pintu aula pertemuan.


Whush..


sosok pria sepuh berambut putih panjang menjuntai kebawah muncul didepan Qin Fan dan Long Qe.


"akhirnya kamu keluar juga pengkhianat Qin Chu," ucap Qin Fan tersenyum jahat menatap Qin Chu.


"jawab pertanyaan ku! siapa kalian!" bentak Qin Chu.

__ADS_1


"aku adalah orang yang akan mencabut nyawa mu pengkhianat Qin Chu, tapi tidak semudah yang kamu bayangkan, aku akan membuat aku merasakan sakit hingga kamu memohon untuk dibunuh," balas Qin Fan tersenyum jahat.


"bajingan, cepat tangkap dia!" perintah Qin Chu dengan amarah yang meluap luap.


"ba-baik pe-penguasa agung," jawab kelima jendral dengan terbata bata.


meski menjawab, tapi tidak ada satupun dari kelima jendral itu yang berani menyerang Qin Fan dan Long Qe, karena mereka tahu hanya kematian yang akan mereka dapatkan.


"apa yang kalian lakukan? cepat tangkap mereka!" bentak Qin Chu melihat kelima jendral nya tidak ada yang bergerak.


"kamu mengharapkan para jendral lemah seperti mereka menangkap ku? hahaha.. kamu hanya bermimpi pengkhianat Qin Chu." ucap Qin Fan tertawa, lalu dia menoleh pada Long Qe dan berkata.


"habisi mereka! sisakan pengkhianat itu!" perintah Qin Fan menoleh pada Long Qe.


"baik penguasa muda," jawab Long Qe, lalu dengan segera dia bergerak cepat dan memenggal kepala para jendral dan para petinggi istana itu hanya dengan hitungan detik saja.


Qin Chu yang melihat aksi Long Qe pun berdiri dengan tubuh gemetar, kini dia tahu sekuat apa kekuatan yang dimiliki Qin Fan dan Long Qe.


"a-ampuni a-aku tu-tuan muda!" ucap Qin Chu berlutut dengan wajah yang sangat ketakutan.


"mengampuni mu? apa kamu sadar jika kamu tidak pantas untuk diampuni?" balas Qin Fan dengan sorot mata yang tajam.


"apa kamu pernah berpikir sebelum mengkhianati leluhur ku Qin Zhin? haus akan kekuasaan membuat mu lupa diri Qin Chu," ucap lanjut Qin Fan yang terus menatap tajam Qin Chu.


"ja-jadi kamu adalah keturunan saudara Qin Zhin?" tanya Qin Chu terkejut.


"benar, leluhur ku adalah putra mahkota, anak dari leluhur Qin Zhin," jawab Qin Fan.


"maafkan aku Fan'er! aku khilaf waktu itu," ucap Qin Chu dengan menyebut Qin Fan dengan sebutan Fan'er.


"tidak ada ampunan bagi pengkhianat," balas Qin Fan, lalu dia menampar wajah Qin Chu.


Plaaaak..


sebuah tamparan keras mendarat diwajah Qin Chu, lalu membuat Qin Chu terjungkal kebawah.


tidak hanya itu, Qin Fan terus menampar wajah Qin Chu hingga wajah Qin Chu tidak dikenali lagi.


"lakukan apapun yang kamu mau Long Qe! aku akan masuk kedalam," ucap Qin Fan, lalu dia melenggang masuk kedalam istana.


Long Qe yang mendengar ucapan Qin Fan pun tersenyum jahat, lalu dia mendekati Qin Chu yang sudah sangat menyedihkan itu.


"ayo kita bermain main penguasa agung bodoh," ucap Long Qe, lalu dia mulai dengan penyiksaan yang sering dia lihat Wen Haong dan Qian Duan lakukan.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

__ADS_1


Terima Kasih....


__ADS_2