
Dalam hitungan menit, Qin Fan dan Jianjun menyusul kedua tetua sekte gunung mare dan menghadang jalan mereka.
"siapa kalian? jangan halangi jalan kami!" tanya Kang dengan suara mendominasi.
"siapa kami itu tidak penting pak tua, aku hanya ingin bertanya, kenapa kalian mencari pelaku yang membunuh tetua sekte dan ke 30 murid sekte kalian yang lemah itu?" balas Qin Fan mengejek.
"jangan bilang kalian yang membunuh mereka?" balas Kang bertanya.
"jika benar, apa yang akan kamu lakukan pak tua?" tantang Qin Fan.
"bajingan, rupanya kamu yang membunuh mereka, aku akan menyeret mu ke sekte," seru Kang dengan tatapan tajam dan niat membunuh yang kuat, Kang lalu mengeluarkan aura kultivasi nya.
melihat Kang yang sudah mengeluarkan aura kultivasi, Tufai pun mengeluarkan aura kultivasi nya juga.
Whush.. Whush...
aura kultivasi penguasa alam tingkat 7 tahap puncak merembes keluar dari dalam tubuh Kang dan juga Tufai.
"apa kamu bisa menghadapi keduanya?" tanya Qin Fan tersenyum.
"sangat mudah untuk membunuh mereka penguasa," jawab Jianjun penuh percaya diri.
"baiklah, silahkan kamu bersenang senang dengan mereka! tapi ingat! jangan bunuh mereka semua! sisakan satu orang untuk diserap pengetahuan nya!" balas Qin Fan tersenyum.
"baik penguasa," jawab Jianjun.
"apa kalian tuli hah?" bentak Kang, sedari tadi dia dan Tufai dicuekin Qin Fan dan Jianjun, sehingga membuat Kang semakin murka.
"sabar sedikit pak tua!" balas Jianjun, lalu dia melepaskan aura penguasa alam tingkat 8 tahap puncak.
Whush..
aura penguasa alam tingkat 8 keluar dari tubuh Jianjun.
"apa?"
Kang dan Tufai terkejut dengan aura yang dikeluarkan Jianjun, kini mereka sadar siapa yang mereka bentak tadi, dengan tubuh gemetar, Kang dan Tufai berlutut didepan Jianjun.
"a-ampuni ka-kami tu-tuan!" ucap Kang dengan tubuh gemetar, bahkan dia sudah berkeringat dingin.
"seharusnya sudah kalian lakukan sejak tadi, tapi sayang, permohonan kalian tidak diterima," balas Jianjun tersenyum jahat.
mendengar jawaban Jianjun, Kang langsung berdiri kembali, kemudian dia berkata.
"baik, lebih baik mati dengan bertarung, daripada mati sebagai pengecut," ucap Kang yang sudah kembali berdiri.
"bagus, tunjukkan padaku kekuatan penguasa alam tingkat 7 itu!" jawab Jianjun dengan santai.
"saudara Tufai, kita serang dia bersama sama!" ajak Kang, lalu keduanya melesat ke arah Jianjun dengan kekuatan puncak mereka.
"hanya pengusaha alam tingkat 7 tapi sombong," ucap Jianjun yang melihat Kang dan Tufai melesat kearahnya.
Jianjun lalu membuat suatu gerakan aneh, setelah melakukan gerakan aneh, keluar cahaya kebiruan dari kedua telapak tangan Jianjun, Jianjun kemudian mendorong kedua cahaya itu kedepan.
Whush.. Whush..
__ADS_1
kedua cahaya biru itu terdorong kedepan, lalu kedua cahaya biru itu berubah menjadi dua sosok harimau, kemudian sosok kedua harimau yang terbentuk dari energi cahaya biru itu melesat ke arah Kang dan Tufai.
Whush.. Whush..
Boom Boom..
terjadi ledakan disaat sosok kedua harimau yang terbentuk dari kekuatan energi cahaya biru itu melesat kearah Kang dan Tufai, lalu beradu dengan serangan tapak Kang dan Tufai.
Whush.. Whush..
Kang dan Tufai dikirim terbang jauh kebelakang setelah ledakan terjadi, lalu tubuh kedua pria paruh bayah itu menabrak tanah dengan keras dan membuat kawah yang cukup besar dan juga dalam.
Whush..
Jianjun melesat kearah Kang dan Tufai untuk melihat kondisi mereka, melihat keduanya masih sudah tidak dapat bergerak karena terluka para, Jianjun melesat ke arah Kang, lalu dia memegang kepala Kang dan menyerap kekuatan Kang.
"Aaarrg,"
jerit Kang kesakitan disaat Jianjun menyerap kekuatan nya, beberapa saat kemudian, jeritan itu sudah tidak terdengar lagi, kondisi Kang saat ini hanya tinggal kulit yang membungkus tulang, tubuh Kang seketika menjadi kering seperti ikan teri.
setelah menyerap kekuatan Kang, Jianjun kembali melesat kearah Tufai, lalu dia menyerap pengetahuan Tufai, selesai menyerap pengetahuan Tufai, Jianjun kembali menyerap kekuatan Tufai hingga tubuh Tufai kering seperti Kang.
selesai menyerap ingatan dan pengetahuan Tufai, Jianjun mengambil cincin penyimpanan keduanya.
"bagaimana Jianjun? apa kamu sudah mendapatkan lokasi sekte gunung mare?" tanya Qin Fan setelah Jianjun selesai mengambil cincin penyimpanan Kang dan Tufai.
"aku sudah mengetahuinya penguasa, apa kita langsung ke sekte mereka atau?" jawab dan tanya Jianjun, lalu dia memberikan kedua cincin penyimpanan itu pada Qin Fan.
"langsung saja Jianjun! butuh berapa hari untuk sampai disana?" jawab dan tanya Qin Fan juga, tidak lupa dia mengambil cincin penyimpanan milik Kang dan Tufai.
"sekte gunung mare berada di sebelah utara, butuh 3 minggu untuk sampai disana," jawab Jianjun sesuai yang dia tahu dari ingatan dan pengetahuan Tufai.
"baik penguasa," jawab Jianjun, lalu dia menekan kekuatan nya kembali hingga penguasa alam tingkat 3.
tapi belum juga keduanya meninggalkan hutan itu, muncul 15 sosok dengan menggunakan pakaian prajurit istana, 2 diantara mereka mengenakan pakaian jendral, sementara yang sisanya memakai pakaian prajurit khusus, yaitu berwarna hitam.
"kenapa harus terburu buru tuan tuan?" ucap salah satu dari kedua jendral itu, yang tidak lain adalah jendral besar Taoli, saat ini jendral besar Taoli bersama dengan jendral besar An Hu, 5 jendral bawahan serta 5 pasukan khusus istana.
"kebetulan sekali kalian sudah berada disini, jadi aku tidak perlu repot repot mencari kalian di istana," balas Qin Fan setelah membalikkan badannya.
tidak menghiraukan ucapan Qin Fan, jendral besar Taoli kembali berkata.
"kalian cukup berani membunuh 2 tetua sekte gunung mare, apa kalian tahu hukuman untuk kalian? jawabannya adalah kematian yang sangat lama," ucap jendral Taoli tersenyum jahat.
jendral Taoli berpikir Qin Fan dan Jianjun adalah orang lemah, karena saat ini jendral Taoli melihat kekuatan Qin Fan dan Jianjun hanya berada di ranah penguasa alam tingkat 3 saja, sehingga dia sangat percaya diri dapat mengalahkan keduanya.
"benarkah? aku sangat penasaran dengan caramu membunuhku," kali ini Jianjun yang membalas.
"aku suka dengan percaya diri mu pak tua, tapi maaf, percaya diri saja tidak cukup untuk menyelamatkan mu," balas jendral besar Taoli.
"apa kamu butuh salah satu jendral atau petinggi istana mu untuk membantu?" tanya Qin Fan khawatir, meskipun tadi dia tampak santai, tapi Qin Fan juga sedikit khawatir.
Qin Fan khawatir bukan tanpa alasan, karena saat ini, depan mereka ada 2 jendral besar yang memiliki kekuatan penguasa alam tingkat 7 tahap puncak, serta 5 jendral bawahan yang memiliki kekuatan penguasa alam tingkat 6 tahap puncak, dan juga 5 pasukan khusus yang memiliki kekuatan penguasa alam tingkat 4.
"tidak perlu penguasa! mereka hanya semut dihadapan ku," balas Jianjun.
__ADS_1
"baiklah, bunuh mereka secepat mungkin Jianjun! karena tujuan kita masih jauh," balas Qin Fan, lalu dia bergerak menjauh dari Jianjun.
"ingin melarikan diri? naif," ucap jendral besar Taoli yang melihat Qin Fan menjauh.
"cepat tangkap pemuda itu!" perintah jendela besar Taoli pada kelima jendral bawahan dan juga kelima pasukan khusus istana.
"baik jendral," balas mereka bersepuluh, lalu bergerak mengejar Qin Fan.
"ingin melukai penguasa? kalian hanya bermimpi!" cibir Jianjun yang melihat ke 10 orang yang bergerak menyusul Qin Fan.
Jianjun lalu melambaikan tangannya, lalu muncul dari kekosongan beberapa cakar harimau yang terbentuk dari energi biru, cakar cakar harimau itu pun melesat ke arah ke 10 orang itu.
Whush.. Whush.. Whush..
Boom Boom Boom..
ledakan terjadi disaat cakar cakar dari energi biru itu melesat dan menghantam tubuh kelima jendral bawahan dan kelima pasukan khusus istana itu, lalu merubah mereka menjadi kabut darah.
"apa?"
jendral besar Taoli dan jendral besar An Hu terkejut melihat ke 10 bawahan mereka meledak. menjadi kabut darah hanya dengan sekali serang dari Jianjun.
"kenapa? apa sekarang kalian sudah takut? takut pun percuma, karena aku tetap membunuh kalian," ucap Jianjun menyeringai jahat, lalu dia mengeluarkan aura penguasa alam tingkat 8 tahap puncak.
Whush...
aura penguasa alam tingkat 8 merembes keluar dari tubuh Jianjun.
"apa? penguasa alam tingkat 9 tahap puncak?"
sekali lagi jendral besar Taoli dan jendral besar An Hu terkejut, kini mereka sadar jika sosok yang ada didepan mereka itu bukanlah sosok yang bisa disinggung.
melihat jendral besar Taoli dan jendral besar An Hu yang masih belum tersadar, Jianjun melepaskan serangan tapak harimau kearah kedua jendral besar itu.
"jangan bunuh mereka!" seru Qin Fan dari kejauhan, lalu dia melesat kearah Jianjun.
"ada apa penguasa?" tanya Jianjun bingung.
"biarkan aku yang memenggal kepala para pengkhianat ini," jawab Qin Fan, lalu dia mengeluarkan salah satu pedang emas dari cincin penyimpanan dan memenggal kepala kedua jendral besar itu.
Slash.. Slash..
kepala jendral besar Taoli dan jendral besar An Hu tergelincir ketanah setelah Qin Fan memenggal kepala keduanya.
selesai memenggal kepala kedua jendela besar, Qin Fan mengambil cincin penyimpanan mereka semua.
"baiklah, mari kita ke sekte gunung mare!" ucap Qin Fan yang sudah selesai.
"baik penguasa," jawab patuh Jianjun.
Qin Fan dan Jianjun pun melayang di udara dan melesat ke arah utara, dimana sekte gunung mare berada.
******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
__ADS_1
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih....