
"Lucu, sangat lucu, hahaha," Qin Fan tidak bisa menahan tawa setelah Wu Shin menyelesaikan ceritanya.
tertawanya Qin Fan membuat semua orang keheranan dan juga kebingungan, tapi tidak dengan Zhou Lian, dia merasa jika Qin Fan tertawa karena menertawakan dirinya, tapi Qin Fan tidak menghiraukannya dan terus tertawa.
"anak muda, kenapa kamu tertawa?" tanya Zhou Lian yang merasa jika Qin Fan menertawakannya.
"maaf Patriak, sungguh aku minta maaf, aku tidak bisa menahan tawa karena cerita dari Patriak Wu," balas Qin Fan yang masih sedikit tertawa kecil.
"lucu? dimana yang lucu anak muda? apa kamu menertawakan ku?" tebak Zhou Lian yang merasa.
"benar patriak, aku menertawakan Patriak, mengklaim apa yang bukan milik Patriak, hingga membuat banyak orang mati dalam pertempuran yang seharusnya tidak terjadi, hanya karena memikirkan diri sendiri? apa itu sikap seorang pemimpin? pemimpin bodoh," balas Qin Fan yang kali ini dengan sorot mata yang tajam.
"bajingan kamu anak muda, apa kamu mengatai ku hah?" bentak Zhou Lian yang sudah naik pitam.
Zhou Lian sangat tersinggung karena Qin Fan menyebutnya pemimpin bodoh, apalagi didepan semua tetua klan nya, tentu saja hal itu menjatuhkan derajat Zhou Lian.
"benar, Patriak adalah pemimpin bodoh, yang lebih bodoh lagi adalah kalian semua," balas Qin Fan sambil menunjuk pada tetua klan.
apa yang diucapkan Qin Fan itu membuat semua tetua tidak sadar mengeluarkan aura membunuh mereka, para tetua sangat ingin merobek kulit Qin Fan yang sangat berbisa itu.
"kalian tahu kenapa aku mengatakan kalian semua bodoh? sudah tahu patriak Zhou bodoh dan tidak waras, tapi kenapa masih mau menjadikan nya Patriak? bahkan mendengarkan perintah nya yang tidak masuk di akal itu,"
ucapan Qin Fan itu semakin membuat Zhou Lian tidak bisa menahan diri, sedari tadi dia masih bisa menahan diri karena adanya Wu Han, tapi kalo ini dia sudah tidak bisa menahan diri lagi dengan mulut Qin Fan itu.
"bajingan kamu anak muda, akan aku robek mulut mu itu," teriak Zhou Lian.
lalu dia melesat ke arah Qin Fan dan ingin menghajar Qin Fan, tapi ketika tangan Zhou Lian hampir mengenai Qin Fan, sebuah telapak tangan lebih dulu mendarat di pipi kanan Zhou Lian dan membuatnya terlempar beberapa meter kebelakang.
Plaaaak
__ADS_1
sebuah tamparan keras mengenai pipi kanan Zhou Lian dan melemparkannya, para tetua klan yang melihat Zhou Lian ditampar dan dikirim terbang pun tidak tinggal diam, mereka juga berdiri dan ingin menyerang Qin Fan.
ketika mereka sudah berdiri, Qin Fan menatap tajam pada mereka semua, lalu dia berkata.
"jika tidak ingin bernasib sama dengan Patriak kalian! maka tetaplah ditempat kalian!" ancam Qin Fan dengan sorot mata yang tajam, tidak lupa Qin Fan juga menekan mereka dengan aura miliknya.
para tetua klan Zhou itupun hanya diam dan berusaha menahan aura yang menindas mereka seperti sebuah gunung yang menimpa mereka itu.
sementara itu, Wu Han dan Wu Shin terkejut dengan mulut terbuka, mereka terkejut karena Qin Fan dapat melempar Zhou Lian hanya dengan sebuah tamparan saja.
"bajingan kamu anak muda, aku akan membunuhmu," bukan nya sadar, Zhou Lian semakin menggila, lalu dia kembali melesat ke arah Qin Fan.
dan sekali lagi Qin Fan bergerak cepat dan menamparnya lagi, tamparan yang kedua itu lebih sedikit keras dari tamparan yang pertama, sehingga tubuh Zhou Lian kali ini menabrak dinding aula pertemuan hingga membuat dinding itu berlubang.
Qin Fan kemudian berjalan santai ke arah Zhou Lian yang berada didalam puing puing dinding aula pertemuan itu, lalu menariknya keluar, kemudian Qin Fan berkata.
"ba-baik tu-tuan muda," balas Zhou Lian yang sudah ketakutan.
"bagus, itu jawaban yang aku tunggu sejak tadi," balas Qin Fan tersenyum, lalu dia kembali berkata.
"jika aku masih mendengar klan Zhou dan klan Wu kembali berperang, dan penyebab peperangan itu adalah hal yang sama, percayalah! saat itu juga klan Zhou akan hilang dari peta kota Wu," ucap lanjut Qin Fan.
"baik tuan muda, aku bersedia berdamai dengan Patriak Wu," jawab Zhou Lian.
"Patriak sudah mendengarnya sendiri kan? sekarang kalian berjabat tangan dan berpelukan sebagai tanda berdamai!" ucap Qin Fan menoleh pada Wu Shin.
"baik tuan muda," jawab Wu Shin dan Zhou Lian, lalu keduanya saling berjabat tangan dan berpelukan sebagai tanda berdamai.
"jika seperti ini kan bagus, dan buatlah pengumuman di kota Wu! jika klan Wu dan klan Zhou sudah berdamai, dan masalah gunung batu, aku serahkan pada kalian, itu urusan kalian, aku hanya ingin mendamaikan kalian saja," ucap Qin Fan lagi.
__ADS_1
"baik tuan muda, kami akan membuat pengumuman di kota Wu, kami juga akan membagi hasil yang ada di gunung batu, terima kasih tuan muda," balas Wu Shin.
Wu Shin sangat senang karena akhirnya bisa berdamai dengan klan Zhou, karena selain sudah tidak memiliki musuh, klan Wu juga sudah bisa mendapatkan pemasukan dari gunung batu.
dengan adanya batu roh dan biji batu ruang, hal itu akan membuat klan Wu semakin kaya dan juga kuat, dengan batu roh, klan Wu bisa membeli sumber daya, dengan biji batu ruang, klan Wu bisa menjualnya untuk mendapatkan uang, keuntungan yang berlipat bukan?
"karena klan Zhou dan klan Wu sudah berdamai, aku ingin kembali, tuan Wu? mari kita kembali!" ucap Qin Fan berpamitan.
"apakah tuan muda juga akan mendamaikan klan Zu dan klan Xi juga?" tanya Zhou Lian.
"klan Zu dan klan Xi?" balas Qin Fan.
"benar tuan muda, selain klan Zhou dan klan Wu, ada juga klan Zu yang berseteru dengan klan Xi, klan Gu dan klan Tian juga berseteru tuan muda," jawab Zhou Lian.
"apa permasalahan nya patriak? dan sudah berapa lama mereka berseteru?" tanya Qin Fan.
"untuk klan Zu dan klan Xi, aku juga tidak tahu jelas kebenarannya tuan muda, karena rumor yang beredar, klan Zu berusaha merebut wilayah klan Xi, tapi tuduhan itu dibantah oleh klan Xi,"
"klan Xi mengatakan jika mereka menyerang klan Zu karena menuduh tuan muda klan Zu sudah memperkosa nona muda klan Xi, sehingga klan Xi meminta tuan muda klan Zu untuk bertanggung jawab, tapi tuduhan itu juga dibantah oleh klan Zu,"
"karena seperti tadi, klan Zu mengatakan jika klan Xi menyerang bukan karena alasan tuan muda mereka memperkosa nona muda klan Xi, tapi karena ingin menduduki wilayah klan Zu, jadi tidak ada yang tahu persis siapa yang salah dan siapa yang benar tuan muda," jawab Zhou Lian menjelaskan.
******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
__ADS_1