Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Lulu & Lili


__ADS_3

"bukan seperti itu nona, makanan disini enak, hanya saja lidah ku masih bermasalah seperti sebelum nya" jawab Qin Fan berbohong, sebab dia tidak ingin mencari masalah.


para pengunjung yang mendengar itu pun segera melanjutkan makan mereka, karena mereka juga pernah mengalami hal itu.


"baik tuan, jika ada yang tuan inginkan, panggil aja aku!!" ucap pelayan, lalu dia berniat kembali, tapi segera di tahan oleh Qin Fan, karena Qin Fan membayar biaya makan nya.


setelah membayar biaya makan, Qin Fan keluar dari rumah makan dan berniat untuk berjalan jalan di kota, disaat di keluar dari rumah makan, dari jauh terlihat iring iringan kereta kuda, tampak banyak prajurit berkuda yang mengawal kereta kuda yang terlihat mewah itu.


mengabaikan itu, Qin Fan berjalan ke arah alun alun kota, "berikan jalan!! tuan putri mau lewat" ucap seorang prajurit yang menunggang kuda, prajurit itu berada tepat di belakang Qin Fan.


Qin Fan mendengar perintah itu, tapi dia mengabaikan nya dan terus berjalan, prajurit yang di abaikan itu pun menjadi sangat marah.


"bajingan, sudah masuk ke wilayah kami, tapi tidak mau tunduk dengan aturan kami, apa kamu sudah bosan hidup hah?" bentak prajurit berkuda dengan suara yang keras.


semua orang langsung memandang prajurit yang membentak Qin Fan, dimulai dari ras manusia, ras dewa, ras elf dan beberapa ras lain nya.


Qin Fan pun membalikkan badan nya dan menatap prajurit itu dengan dingin, lalu dia berkata.


"memang kenapa jika aku berada di wilayah kalian? apa aku juga harus tunduk dengan kalian? naif" ucap Qin Fan yang kesal, karena perjalanan nya di ganggu.


"bajingan, akan ku bungkam mulut mu yang busuk itu" balas prajurit berkuda, lalu dia menyerang Qin Fan.


Booooomm...


terjadi ledakan disaat serangan prajurit itu mengenai telak dada Qin Fan, tapi yang terjadi adalah tangan prajurit itu patah, sementara Qin Fan masih tetap berdiri di tempat nya.


"apa? bagaimana bisa?" ucap semua orang tidak percaya dengan apa yang mereka lihat, karena kekuatan prajurit berkuda itu berada di ranah maha dewa emas hitam bintang 3, sementara mereka lihat kekuatan Qin Fan hanya berada di maha dewa emas putih bintang 1.


"Aaaaaaarrg..."


teriak prajurit berkuda yang tangan nya sudah patah, dia juga sudah terjatuh dari kuda nya.


"ada apa ini?" tiba tiba sebuah suara bertanya dari dalam kereta kuda, lalu turun dari dalam, seorang gadis iblis yang berparas cantik.


"maafkan hamba tuan putri, hamba juga tidak tahu, hamba akan melihat apa yang terjadi" ucap seorang komandan memberi laporan.


"baiklah, cepat periksa!!" perintah tuan putri.


lalu komandan itu berjalan ke depan, ketika dia melihat salah satu prajurit nya berteriak kesakitan dan berguling guling di jalan, komandan itu menjadi sangat marah.


"bajingan mana yang sudah membuat prajurit ku seperti ini?" ucap komandan dengan amarah yang menggebu gebu.


semua orang tidak menjawab, sebab mereka tidak mau berurusan dengan pihak istana kota, karena mereka bisa di tahan, sehingga satu persatu mereka menjauh.


"cepat katakan!! siapa yang sudah membuat prajurit ku seperti ini hah?" ucap sang komandan sekali lagi, bahkan kemarahan nya lebih kuat lagi, karena tidak ada satu pun yang mau menjawab.


"i-itu orang nya komandan" ucap prajurit yang menyerang Qin Fan tadi dengan menahan sakit.


sang komandan pun menoleh pada Qin Fan, dengan aura membunuh yang kuat, sang komandan membentak Qin Fan.

__ADS_1


"bajingan, berani berani nya kamu melukai prajurit kota, kamu akan di hukum mati" ucap komandan membentak Qin Fan.


"oh ya? aku sangat ketakutan" ucap Qin Fan mengejek komandan.


"bajingan, apa kamu tidak memandang tuan kota hah?" bentak komandan lagi.


"jangan tuan kota, kaisar kalian Gao Ze saja bertekuk lutut di depan ku, bahkan adik nya Tong Xiu saja bertekuk lutut di depan ku, apa lagi hanya cecunguk seperti tuan kota? apa aku harus takut?" ucap Qin Fan dengan sombong.


"Hahaha..., kamu menghina yang mulia kaisar? kamu akan di hukum berat" ucap komandan lagi, lalu dia mengirim pesan pada jendral yang menjadi atasan nya.


ketika dia selesai mengirimkan pesan, tiba tiba ada pasukan kota yang sangat banyak mengiring sebuah kereta kuda, dan tampak 4 jendral juga mengawal kereta kuda itu.


beberapa saat kemudian, iring iringan kereta kuda dari istana kota itu berhenti di depan Qin Fan, lalu turun seorang pria tua iblis dengan pakaian yang mahal, kemudian pria tua iblis itu buru buru berjalan ke arah Qin Fan, setelah berada di depan Qin Fan, pria tua iblis itu langsung menjatuhkan diri dan berlutut, lalu di ikuti oleh keempat jendral nya juga.


"Ren Yang memberi hormat pada tuan Qin, dan selamat datang di kota hamba yang kecil ini tuan" ucap tuan kota dengan posisi berlutut.


sang komandan, prajurit yang mengawal tuan putri, serta semua orang yang berada di situ sangat terkejut dengan apa yang mereka lihat, bahkan tuan putri juga tidak percaya dengan apa yang di lihat nya.


sementara itu, komandan yang membentak Qin Fan tadi sudah gemetar ketakutan, dia sudah berkeringat dingin, lutut nya serasa bergetar, tanpa sadar dia pun mengompol di tempat.


"apa aku mengenal mu? dan apa kamu mengenal ku?" tanya Qin Fan penasaran.


"hamba sudah di beri pesan oleh Patriak Tong Xiu agar menyambut kedatangan tuan, dan Patriak Tong juga menyebutkan ciri ciri tuan, sehingga hamba mengenal tuan dengan itu" jawab tuan kota yang masih berlutut.


komandan yang mendengar nama Tong Xiu itu semakin gemetar, sebab Qin Fan sudah memberitahu nya, tapi dia mengabaikan ucapan Qin Fan itu, sekarang dia sudah melihat sendiri bagaimana tuan kota menjelaskan identitas Qin Fan.


"baiklah Ren Yang, aku hanya minta kamu ajari lagi prajurit mu dengan baik!! karena aku tidak suka dengan cara prajurit mu memperlakukan orang lain disini" ucap Qin Fan yang sudah sedikit tenang.


tuan putri yang dari jauh hanya menyaksikan ayah nya yang masih belum berdiri dari berlutut itu pun berjalan ke arah nya, lalu dia juga berlutut dan memohon ampunan Qin Fan.


"Ren Yin memberi hormat pada tuan" ucap tuan putri yang juga berlutut.


Qin Fan menatap malas tuan putri itu, dia lalu berkata, "kalian kembali lah!! aku ingin menikmati suasana kota ini" ucap Qin Fan, karena dia tidak ingin membuat suasana hati nya lebih rusak, sehingga dia ingin menenangkan hati nya dengan berjalan jalan.


"jika tuan Qin tidak keberatan, mohon mampir lah di istana hamba yang kecil" ucap Ren Yang.


Qin Fan menggeleng kepala nya, lalu dia berkata, "aku hanya ingin jalan jalan, kamu kembalilah!!" balas Qin Fan, lalu dia pergi meninggalkan mereka semua.


"ternyata Tong Xiu sangat berpengaruh dikota ini" ucap Qin Fan pelan, sebab pengaruh Tong Xiu di kota itu sangat besar, bahkan tuan kota sendiri pun tunduk pada nya.


setelah kepergian Qin Fan, Ren Yang berdiri, lalu dia perintahkan keempat jendral nya untuk menangkap komandan yang tadi membentak Qin Fan.


"tangkap komandan tidak tahu diri itu!! dan juga semua prajurit yang ikut bersama nya!! ucap Ren Yang tegas, lalu para komandan serta prajurit yang bersama nya tadi menangkap komandan dan juga prajurit bersama nya.


lalu dia melanjutkan, "jendral Feng, bawa putri dan kurung dia di kamar nya, jangan bebaskan dia sampai dia menyadari kesalahannya!!" perintah Ren Yang lagi.


"baik yang mulia" jawab jendral yang bernama Feng, lalu dia membawa tuan putri ke istana.


saat ini Qin Fan sedang berada di alun alun kota, seperti biasa, dia duduk santai sambil menikmati suasana kota dengan tenang.

__ADS_1


tapi ketenangan nya itu di ganggu oleh sebuah suara yang memanggilnya.


"kita bertemu lagi tuan penolong" ucap sebuah suara yang tampak tidak asing di telinga Qin Fan.


Qin Fan pun menoleh ke asal suara, dan dapat dia lihat ada dua wanita muda sedang berjalan ke arah nya, kedua wanita muda itu tidak lain adalah kedua wanita yang pernah di tolong oleh Qin Fan.


Qin Fan pun tersenyum ke arah kedua wanita itu, lali dia berkata, "ternyata alam bawah ini sangat kecil" ucap Qin Fan sambil tersenyum.


"benar tuan, aku juga tidak menyangka jika kita akan bertemu lagi" balas wanita muda itu.


"silahkan duduk!!" ucap Qin Fan mempersilahkan kedua nya duduk.


"kenalkan nama ku Lulu, dan ini saudari ku Lili" ucap Lulu yang sudah duduk sambil memperkenalkan diri dan juga wanita muda yang satu nya.


"salam nona Lulu, salam nona Lili, aku Qin Fan" ucap Qin Fan memperkenalkan diri nya juga.


lalu setelah itu, ketiga nya mengobrol ringan, kadang tawa menghiasi ketiga nya, dan dari perkenalan singkat itu, Lulu dan Lili diam diam menyimpan perasaan untuk Qin Fan tanpa Qin Fan sadari.


ketiga nya terus berbincang bincang hingga larut malam, lalu Qin Fan berpamitan pada kedua nya dan kembali ke kamar penginapan.


"tuan Qin menginap di penginapan mana?" tanya Lili yang sudah mulai akrab dengan Qin Fan.


"aku menginap di penginapan Bunga Keladi nona Lili" jawab Qin Fan jujur.


"berarti kita menginap di penginapan yang sama tuan, bagaimana jika kita kembali bersama saja?" ucap Lili dengan antusias.


"jadi nona Lulu dan nona Lili juga menginap di penginapan bunga keladi? baiklah, ayo kita sama sama kesana" balas Qin Fan, lalu ketiga nya berjalan bersama ke penginapan.


meski sudah larut malam, tapi suasana kota masih sangat ramai, sebab masih banyak pedagang menjajakan dagangan mereka, dan juga kultivator bebas yang berlalu lalang dan mampir ke toko yang tersedia.


setelah sampai di penginapan, Qin Fan berpisah dengan Lulu dan Lili, lalu dia masuk ke kamar nya, sebelum tidur, Qin Fan membersihkan diri terlebih dulu, kemudian dia membuka gerbang dunia jiwa dan masuk kedalam.


******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...


*****


Lulu



******


Lili

__ADS_1



__ADS_2