
Setelah berada di lantai dasar, tanpa sengaja telinga Qin Fan menangkap obrolan para pengunjung disalah satu meja, dan obrolan mereka tidak lain adalah kepala Zhu Wei.
"bagaimana saudara? kita sudah berada di ibukota" ucap salah satu pengunjung pada kelima teman nya.
"kita menyelinap dulu ke dalam istana, dan lihat bagaimana penjagaan mereka, setelah itu, barulah kita bertidak sesuai keadaan" balas salah satu dari mereka.
"benar, kita tidak boleh bertindak gegabah, karena sudah pasti kaisar Zhu Wei menempatkan banyak penjaga di kamar nya" timpal yang lain.
keenam pengunjung itu terus membuat rencana agar bisa memenggal kepala Zhu Wei.
"ada apa Gege?" tanya Luo Xia, karena tiba tiba Qin Fan berhenti.
"tidak ada apa apa Xia'er, ayo kita jalan jalan" jawab Qin Fan bohong, lalu kedua nya keluar penginapan.
sesampainya di luar, Qin Fan dan Luo Xia pergi ke toko pakaian yang tidak jauh dari penginapan, lalu mereka masuk kedalam.
"selamat datang di toko kami tuan, nyonya, ada yang bisa saya bantu?" ucap pelayan menyapa Qin Fan dan Luo Xia.
"istri ku ingin melihat lihat pakaian disini" balas ramah Qin Fan.
"baik tuan, mari nyonya saya antar ke pakaian terbaik kami" ucap pelayan sopan, lalu dia membawa Luo Xia ke tempat pakaian terbaik mereka.
setelah Luo Xia dan pelayan itu pergi, Qin Fan memanggil pelayan yang lain.
"ada yang bisa saya bantu tuan?" ucap pelayan ramah.
"aku ingin pakaian hitam 8 stell, dan juga 8 topeng" ucap Qin Fan membuat pesanan.
"ada tuan, sebentar saya ambil dulu" balas pelayan, lalu dia masuk mengambil pesanan Qin Fan.
tidak lama kemudian, pelayan yang mengambil pesanan Qin Fan itu keluar, bukan hanya 8 topeng atau pakaian saja, tapi ada lebih dari 10 topeng dan juga pakaian, lalu Qin Fan memilih 8 topeng dan juga 8 stell pakaian yang di sukai nya.
"berapa semua nya nona?" tanya Qin Fan yang sudah selesai memilih.
"satu stell nya 50 batu roh tingkat menengah tuan, jadi semua 400 batu roh tingkat menengah, jika di tambah dengan topeng, maka total nya 500 batu roh tingkat menengah" jawab pelayan menyebutkan harga.
lalu Qin Fan memberikan pelayan itu 6 baru roh tingkat tinggi.
"ada kelebihan nya tuan" ucap pelayan yang menghitung.
"sisa nya untuk kamu" balas Qin Fan ramah.
"terima kasih tuan" ucap pelayan senang.
tidak lama kemudian, Luo Xia juga sudah keluar, dia membeli 5 stell pakaian untuk dia, dan juga 3 steel untuk Qin Fan, setelah membayar, Qin Fan dan Luo Xia keluar dari toko itu.
seharian penuh Qin Fan dan Luo Xia jalan jalan dan juga berbelanja, menjelang malam, kedua nya kembali ke penginapan.
sesampainya mereka di penginapan, Kang Tun dan Ying Li penasaran dengan identitas Luo Xia, lalu Qin Fan memperkenalkan Luo Xia adalah istri nya.
lalu mereka mengobrol sebentar, kemudian naik ke kamar mereka, setelah berada di kamar, Qin Fan mengirim pesan pada ketujuh bawahan nya.
yaitu Long Shan, Long Zhan, Long Fei, Long Fu, Long Heinan, Tong Xiu dan juga San Ding agar ke kamar nya, tidak lupa juga Qin Fan mengeluarkan Gao Ze dari dunia jiwa.
"hormat kami penguasa muda, penguasa putri" ucap mereka memberi hormat.
"kalian aku tugaskan untuk pergi ke istana dan meneror Zhu Wei, buat dia seperti orang gila" ucap Qin Fan memberi perintah, lalu dia memberikan mereka pakaian hitam dan juga topeng yang dia beli tadi.
"baik penguasa" jawab mereka serempak, lalu menghilang dari hadapan Qin Fan dan Luo Xia.
"kenapa gege melakukan itu? kenapa tidak Gege tangkap saja dia?" tanya Luo Xia yang heran dengan permainan Qin Fan.
Qin Fan tersenyum, lalu dia menjawab, "aku tidak ingin membunuh nya, aku hanya ingin membuat nya menjadi gila, tapi jika ada yang berhasil membunuhnya, aku tetap akan membayar orang itu" balas Qin Fan sambil tersenyum.
__ADS_1
Luo Xia yang mendengar alasan Qin Fan itu hanya menggeleng geleng kepala nya saja.
"sebaiknya kita mandi saja dulu" ucap Qin Fan, lalu dia mengendong Luo Xia ke kamar mandi.
*******
Di luar penginapan.
kedelapan bawahan Qin Fan membagi tugas masing masing, dimana mereka akan meneror semua pejabat tinggi istana, dan juga para jendral nya, sementara yang bertugas meneror Zhu Wei adalah San Ding.
San Ding mendapatkan tugas meneror Zhu Wei karena dia tidak tahu menahu kediaman petinggi serta jendral kekaisaran alam langit, sehingga dia akan kesulitan.
setelah membagi tugas, satu persatu mereka membubarkan diri, San Ding pun pergi ke istana.
sementara itu, di istana, Zhu Wei tidak bisa tidur sama sekali, pikiran nya kacau, bahkan dia sudah tidak mempercayai para pejabat tinggi, para jendral serta pelayan yang selama ini melayani nya.
Zhu Wei melakukan itu bukan tanpa alasan, sebab dia takut kalau kalau mereka mengkhianati nya dan menikam nya dari belakang, sehingga saat ini, kamar nya tidak ada penjagaan sama sekali.
ketika dia ingin membaringkan tubuhnya di atas kasur, tiba tiba sebuah bayangan hitam masuk ke dalam kamar nya, dia adalah San Ding.
"si-siapa kamu?" bentak Zhu Wei, meski begitu, dia juga sangat ketakutan, karena dia takut jika bayangan hitam itu adalah orang yang akan membunuh nya.
"kamu tidak perlu tahu siapa aku, yang kamu tahu adalah nyawa mu berada di tangan ku" balas San Ding yang meneror Zhu Wei.
Whush...
San Ding mengeluarkan aura maha dewa berlian hitam bintang 8 dan menekan Zhu Wei.
"prajurit, prajurit, prajurit" teriak Zhu Wei memanggil prajurit istana, tapi sekuat apa pun dia berteriak, tidak ada satu pun prajurit yang datang.
lalu San Ding mengeluarkan sebuah pedang dari cincin penyimpanan, kemudian San Ding berjalan mendekati Zhu Wei, sesampainya di dekat Zhu Wei, San Ding mengangkat pedang itu dan ingin menebas kepala Zhu Wei.
tapi ketika pedang itu hampir mengenai leher Zhu Wei, tiba tiba San Ding menghilang begitu saja.
Zhu Wei yang sudah ketakutan itu tidak bisa berbuat apa apa, dia hanya menutup mata sambil menunggu ajal nya tiba, tapi setelah beberapa menit, Zhu Wei membuka mata nya, dan dia sudah tidak melihat San Ding lagi.
Disisi lain.
Long Shan dan yang lain nya juga meneror para pejabat tinggi istana, jendral dan juga panglima, jika saja Qin Fan memerintahkan mereka untuk membunuh, sudah pasti tugas itu sangat mudah untuk mereka lakukan.
tapi karena perintah yang Qin Fan berikan hanya untuk meneror, sehingga tidak ada satu pun yang membunuh para pejabat, jendral dan panglima.
semalaman penuh, kedelapan bawahan Qin Fan berulang kali melakukan teror, menjelang pagi, masing masing dari mereka melakukan teror pada target mereka itu masing masing 5 kali.
sehingga pada malam itu, baik Zhu Wei, para pejabat tinggi, jendral serta panglima tidak dapat tidur sama sekali, sebab mereka di terus berulang kali dalam semalam.
pagi hari nya, semua bawahan Qin Fan kembali ke tempat dimana biasa mereka berada, yaitu di restoran restoran dan juga rumah makan, tugas lain mereka adalah mencari informasi letak klan Long, klan Murong, klan, Hei, klan Wen, klan Liu dan juga klan Xiao.
sehingga mereka membuat 4 kelompok dan masuk di setiap restoran dan rumah makan yang ada, tapi sebelum itu, mereka juga sudah melaporkan tugas mereka pada Qin Fan.
dan sudah pasti Qin Fan merasa sangat puas dengan tugas mereka, karena Qin Fan berencana membuat Zhu Wei menjadi gila.
******
Di istana alam langit.
tepat nya di aula pertemuan, hari ini sangat sepih, tidak seperti hari hari biasa nya, karena hari ini, tidak ada satu pun pejabat tinggi, para jendral, mau pun panglima yang hadir, hal itu membuat Zhu Wei sangat marah, karena dia sangat berharap mereka datang.
alasan mereka tidak datang, karena semalam mereka di teror dan di ancam oleh Long Shan dan yang lain nya, Long Shan yang keenam saudara nya itu mengancam akan membunuh para pejabat, para jendral dan juga panglima, serta keturunan mereka, jika mereka masih setia dan mengabdi pada Zhu Wei.
bukan hanya itu, bahkan mereka juga di ancam akan kehancuran klan serta keluarga bangsawan mereka, sehingga para pejabat tinggi, para jendral dan panglima tidak ada yang datang ke istana.
"prajurit?" panggil Zhu Wei pada prajurit yang berjaga di luar.
__ADS_1
sejak wajah Zhu Wei di pasang dimana mana, Zhu Wei tidak mengizinkan satu prajurit pun mendekati istana jika sudah malam, mereka hanya boleh mendekati dan memasuki istana jika masih siang.
itu semua karena dia takut jika mereka berkhianat dan menikam nya dari belakang, sehingga dia membuat aturan seperti itu, dan karena hari sudah pagi, sehingga para prajurit memasuki istana dan berjaga.
"hamba yang mulia" ucap seorang prajurit yang masuk dan berlutut di depan Zhu Wei.
"bawa prajurit yang lain nya,!! dan panggil semua mentri, jendral dan juga panglima kesini!!" perintah Zhu Wei.
"baik yang mulia" jawab prajurit, lalu dia keluar dari aula pertemuan, sesampainya diluar, prajurit itu membawa puluhan prajurit lain nya.
"bajingan, berani berani nya tidak ada satu pun yang datang" ucap Zhu Wei geram.
waktu terus berlalu, tak terasa 2 jam telah terlewati begitu saja, prajurit yang di perintahkan tadi pun kembali dan melapor.
"hormat hamba yang mulia" ucap prajurit memberi hormat.
"mana mereka? kenapa mereka belum juga datang?" tanya Zhu Wei geram, sebab dia tidak melihat pejabat tinggi, para jendral, mau pun panglima nya datang.
"maafkan hamba yang mulia, para mentri, jendral dan juga panglima, mereka semua mengundurkan diri yang mulia" ucap prajurit melapor.
"apa?"
Zhu Wei terkejut dengan laporan prajurit nya, dia bahkan berdiri dari singgasana nya.
"jangan bercanda kamu!!" bentak Zhu Wei yang marah.
"maafkan hamba yang mulia, hamba tidak berani" balas prajurit jujur.
"Aaaaaaarrg"
teriak Zhu Wei menggema di dalam aula pertemuan, para prajurit yang berjaga pun terkejut mendengar teriakan Zhu Wei, satu persatu mereka berbisik bisik tetangga.
meski begitu, tidak ada yang berani masuk ke aula pertemuan, karena mereka sudah tahu apa hukuman nya, yaitu kematian.
ketika Zhu Wei berteriak tidak karuan, semua pejabat tinggi, para jendral, dan juga panglima datang ke aula pertemuan.
"kami memberi hormat pada yang mulia" ucap mereka serempak dalam posisi berlutut.
"penasihat Chin, apa maksud kalian semua mengundurkan diri?" tanya Zhu Wei menahan emosi nya.
"maafkan hamba yang mulia, hamba tidak ingin keluarga hamba mati sia sia" jawab penasihat Chin jujur.
mendengar itu, Zhu Wei menaikkan alisnya, karena dia tidak mengerti dengan jawaban penasihat Chin.
"apa maksud mu penasihat Chin?" tanya Zhu Wei lagi.
"biarkan hamba yang menjawab nya yang mulia" ucap panglima Chui.
"silahkan!!" balas Zhu Wei.
"semalam, kami semua di datangi seorang kultivator kuat, dia memakai pakaian hitam dan juga topeng, dia mengancam akan membunuh semua keturunan dan juga anggota klan dan anggota keluarga bangsawan kami, jika kami masih tetap mengabdi disini"
"bahkan hanya aura nya saja, kami sudah tidak bisa bergerak sama sekali, jika hanya kami yang di bunuh, kami masih bisa menerima nya yang mulia, tapi tidak dengan keturunan dan anggota klan dan juga keluarga bangsawan"
"kami rela kehilangan jabatan dari pada harus kehilangan mereka" ucap panglima Chui menceritakan kejadian semalam, dia tidak ingin menyembunyikan apa pun, sebab dia juga tidak ingin membuat Zhu Wei marah.
setelah mendengar penjelasan dari panglima Chui, Zhu Wei tampak sangat lemas, dia seperti orang yang sudah tidak bertenaga, Zhu Wei lalu duduk di singgasana nya.
"aku juga di datangi kultivator kuat itu, aku hampir dibunuh oleh nya, tapi entah kenapa tiba tiba dia menghilang begitu saja, tapi dia datang lagi, dan hal itu terjadi berulang kali" ucap Zhu Wei yang juga menceritakan apa yang dia alami semalam.
*****
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
__ADS_1
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...