
Setelah berada dikamar, Qin Fan membuka gerbang dunia jiwa dan menyuruh Niu masuk kembali, lalu setelah itu dia membaringkan tubuhnya di atas kasur.
tiba tiba kembali terlintas dipikiran Qin Fan tentang apa yang diucapkan Li Yun Sha, dan inti dari apa yang di sampaikan Li Yun Sha, Qin Fan dapat mengerti jika Li Yun Sha menyukai nya, lebih tepat nya Li Yun Sha mencintai nya.
tapi di satu sisi, Qin Fan sudah memiliki istri, Qin Fan juga sudah membuat janji tidak akan menoleh pada gadis lain, ketika dia mengingat janji nya pada Luo Xia, Qin Fan merasa bersalah, sebab hampir saja dia melupakan janji itu dan membagikan kasih sayang nya.
"maafkan aku Xia'er" ucap Qin Fan merasa bersalah, lalu dia kembali membaringkan tubuh nya dan tidur.
********
Di sekte giok biru.
tok tok tok..
sebuah ketukan pintu di kediaman Patriak sekte giok biru.
braaaakk..
"maaf Patriak, ada berita penting" ucap pria paruh baya yang mengetuk pintu kediaman Patriak Jiang Ma.
"ada apa tetua Wu?" tanya Patriak yang penasaran, karena tidak biasa nya tetua Wu ke kediaman nya malam malam begitu.
"giok jiwa tetua Ji Wu pecah Patriak" ucap tetua Wu melapor.
"apa?" ucap Patriak Jiang Ma.
"benar patriak" jawab tetua Wu.
"dimana lokasi terakhir tetua Ji Wu berada?" tanya Jiang Ma.
"aku tidak tahu patriak, tapi kita bisa melacak nya dengan aura yang tetua Ji Wu tinggalkan" balas tetua Wu.
"baik, besok kumpulkan murid murid elite dan selidiki Kematian tetua Ji Wu dan cari pelakunya!!" perintah Jiang Ma.
"baik Patriak" jawab patuh tetua Wu.
Di klan Wu.
semua tetua dan Patriak klan Wu juga terkejut dengan pecah nya giok jiwa salah satu anggota klan mereka, meskipun mereka tahu sifat tetua Wu sangat bar bar, tapi tetap saja tetua Wu adalah anggota klan mereka, sehingga klan Wu juga harus terlibat untuk mencari pelaku pembunuhan itu.
"aku rasa tetua Wu Ming sudah menyinggung kultivator kuat, sehingga kultivator itu membunuhnya" ucap salah satu tetua.
"aku setuju dengan tetua Dong, karena kita semua tahu bagaimana sifat tetua Wu Ming" timpal yang lain.
"tetua Dong dan tetua Tan memang benar, tapi bagaimana pun juga, tetua Ming adalah anggota klan kita, jadi mau tidak mau, kita kita harus terlibat untuk menyelidiki kematian tetua Ming" ucap Patriak klan, yang tidak lain adalah Wu Chang.
"tapi bagaimana jika kita menemukan pelaku nya? dan pelaku nya itu adalah orang kuat dan memiliki latar belakang yang kuat juga?" tanya tetua yang lain.
"jika pelaku nya orang kuat dan latar belakang nya juga kuat, kita minta kompensasi padanya, karena aku yakin orang itu akan mengerti" jawab Wu Chang.
mereka terus berdiskusi atas kematian tetua Wu atau nama lengkapnya Wu Ming, dan juga pelaku yang membunuh tetua Wu, yang tidak lain adalah Qin Fan.
******
Keesokan harinya.
Qin Fan bangun lebih cepat dari biasa nya, sebab dia ingin pergi meninggalkan kota itu tanpa sepengetahuan Li Yun Sha, Qin Fan tidak ingin memberikan harapan yang lebih besar lagi padanya.
__ADS_1
setelah membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Qin Fan langsung keluar kamar dan menuju ke lantai dasar, sesampainya dilantai dasar, Qin Fan langsung keluar penginapan dan pergi ke gerbang timur untuk melanjutkan perjalanan nya ke ibukota.
sesampainya digerbang kota, dapat Qin Fan lihat jika penjagaan lebih banyak dari biasa nya, biasa nya hanya ada 4 prajurit kota yang menjaga gerbang, kali ini ada ratusan prajurit yang berjaga.
hal itu tentu saja membuat Qin Fan sangat penasaran, Qin Fan pun berjalan mendekat di gerbang, lalu dia bertanya pada salah satu prajurit.
"maaf tuan, kenapa ada banyak sekali penjaga di gerbang?" tanya Qin Fan yang penasaran.
"apa tuan tidak tahu? penguasa agung memerintahkan agar memeriksa setiap orang yang keluar masuk di setiap kota yang ada di alam 100 surgawi" ucap prajurit kota.
mendengar itu, Qin Fan mengerutkan keningnya, sebab dia lupa jika dia sudah membunuh pangeran Li Feng.
"kenapa penguasa agung memberikan perintah itu?" tanya Qin Fan lagi.
"ada orang yang membunuh pangeran Li Feng, sehingga penguasa agung ingin setiap kota melakukan pemeriksaan dengan ketat pada setiap pengunjung yang masuk dan keluar" jawab prajurit lagi.
dari situlah Qin Fan baru ingat jika dialah yang membunuh pangeran Li Feng, lalu dia mengeluarkan lencana perak klan Mu dan memberikan pada prajurit itu.
prajurit yang melihat lencana perak itu pun langsung merubah sikap nya menjadi sangat hormat, sebab dia tahu memiliki lencana perak adalah orang yang memiliki posisi tinggi di klan maupun sekte.
"silahkan tetua!!" ucap prajurit mempersilahkan Qin Fan untuk keluar.
"terima kasih tuan" balas Qin Fan, lalu dia berjalan keluar dengan santai.
300 meter dari gerbang, Qin Fan melayang di udara dan melesat ke arah utara, dimana ibukota berada.
10 hari kemudian, menjelang malam, Qin Fan berencana beristirahat di sebuah hutan yang sangat lebat, namun belum juga beristirahat, Qin Fan mendengar suara pertempuran tidak jauh darinya.
lalu Qin Fan mendekat pertempuran itu, dan dapat Qin Fan lihat jika yang bertarung itu adalah sekelompok pemuda pemudi yang berjumlah lebih dari 10 orang, mereka bertarung dengan ratusan siluman tingkat tinggi.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan demi ledakan terus terjadi di hutan itu, sekelompok pemuda pemudi itu juga sudah ada beberapa yang terluka parah, sementara siluman sudah banyak yang tewas.
Qin Fan yang melihat sekelompok pemuda pemudi yang sudah kelelahan dan terluka itu pun memutuskan untuk membantu.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan lebih dahsyat terjadi disaat Qin Fan melepaskan serangan tapak bayangan nya, dalam sekali serang, Qin Fan membunuh lebih dari setengah siluman yang ada.
sekelompok pemuda pemudi itu sangat terkejut, karena tiba tiba ada serangan dari arah belakang mereka, tapi untungnya serangan itu bukan ditujukan pada mereka.
dengan melepaskan serangan yang kedua kali, Qin Fan berhasil membunuh semua siluman yang ada.
"terima kasih tuan muda" ucap salah satu pemuda dengan ramah sambil menangkupkan tangan nya dengan hormat.
"tidak perlu sungkan saudara, kebetulan aku melewati tempat ini dan mendengar suara pertempuran kalian, sehingga aku jadi penasaran dan ingin melihat siapa yang bertarung, tapi siapa sangka jika yang bertarung adalah pria pria tampan dan juga wanita wanita cantik seperti kalian" ucap Qin Fan sambil menggoda mereka.
"hehehe... tuan muda terlalu memuji" balas pria itu.
"kalian dari sekte mana?" tanya Qin Fan yang ingin tahu.
"kenalkan nama ku Ping Lan dan mereka adalah saudara saudari ku, kami dari sekte gunung jambu" balas pemuda yang bernama Ping Lan.
Qin Fan menganggukkan kepalanya, lalu dia berkata, "aku Qin Fan, aku seorang pengembara" ucap Qin Fan memperkenalkan nama.
"terima kasih karena saudara Qin sudah menolong kami" balas Ping Lan.
__ADS_1
"tidak perlu sungkan saudara Ping" balas Qin Fan ramah.
"jika aku boleh tahu, kemana saudara Qin akan pergi?" tanya Ping Lan.
"aku ingin ke ibukota saudara Ping" jawab Qin Fan jujur.
"berarti kita searah, bagaimana jika kita bersama saja?" tanya Ping Lan.
"maafkan aku saudara Ping, tapi sebelum ke ibukota, aku masih memiliki urusan lain" ucap Qin Fan berbohong, karena dia tidak ingin beramai ramai dalam melakukan perjalanan.
"baiklah saudara Qin, kami pamit" balas Ping Lan, lalu mereka semua menghilang dari hadapan Qin Fan.
Qin Fan pun ingin melanjutkan perjalanan nya, tapi tiba tiba ekor mata nya menangkap sesuatu yang tampak aneh menurut Qin Fan, dimana sesuatu yang aneh itu adalah sebuah pohon yang terlihat seperti memiliki dunia kecil didalam nya.
perlahan Qin Fan mendekati pohon itu, beberapa saat kemudian, Qin Fan sampai didepan pohon yang tampak aneh itu, ketika Qin Fan ingin menyentuh batang pohon.
Whush...
Qin Fan tersedot masuk kedalam batang pohon.
"dimana aku?" ucap Qin Fan yang kebingungan, sebab saat ini dia berada di suatu tempat yang asing bagi nya, energi alam nya bahkan lebih padat beberapa kali lipat dari biasa nya.
di tempat itu juga sangat gelap, lalu Qin Fan mengeluarkan api surgawi dari ujung jari jarinya untuk menjadi penerang, kemudian Qin Fan berjalan ke arah yang dia sendiri tidak tahu arah mana, entah itu ke selatan, ke barat, ke timur atau ke utara, Qin Fan hanya mengikuti naluri nya saja.
setelah berjalan selama 3 jam, tampak ada cahaya dari jauh, Qin Fan pun mencoba melayang dan melesat ke arah cahaya itu, tapi aneh nya dia tidak bisa terbang, seperti ada gravitasi yang menekan nya, bahkan Qin Fan merasa sangat lemah.
"ada apa dengan ku?" kenapa aku merasa tidak memiliki kekuatan apa pun?" gumam Qin Fan yang kebingungan.
karena tidak bisa terbang, Qin Fan melanjutkan dengan berjalan kaki, 5 jam kemudian, akhirnya Qin Fan sampai di cahaya yang dia lihat tadi, ketika kaki nya menginjakkan perbatasan cahaya dan gelap.
tubuh Qin Fan seketika bergetar, dia berusaha untuk mengendalikan tubuhnya, tapi sekuat apapun Qin Fan berusaha, hasilnya tetap sama, tubuhnya seperti dikendalikan sesuatu.
karena tidak punya pilihan lain, Qin Fan membiarkan tubuhnya itu trus bergetar, setelah cukup lama, tubuh Qin Fan kembali seperti biasa.
lalu Qin Fan masuk ke dalam cahaya itu, dan betapa terkejut nya disaat Qin Fan melihat isi dari cahaya itu, ternyata itu adalah sebuah dunia, dimana Qin Fan melihat sebuah tembok tinggi dari kejauhan.
dengan rasa penasaran, Qin Fan mendekati tembok tinggi itu, beberapa ratus meter dari tembok, Qin Fan berhenti dan memerhatikan tembok kota itu, dapat Qin Fan lihat ada penduduk penduduk yang berbaris mengantri di depan gerbang.
dengan rasa penasaran, Qin Fan berjalan ke arah gerbang kota.
"apa? ras demi humam?" ucap Qin Fan yang terkejut, sebab penduduk yang mengantri di depan gerbang itu adalah ras demi humam, yaitu ras yang mana status nya lebih tinggi dari semua ras.
setelah menenangkan dirinya dari keterkejutan, Qin Fan berpikir apakah dia akan masuk kedalam kota atau tidak.
"sebaiknya aku masuk saja, semoga tidak terjadi apa apa" ucap Qin Fan setelah berpikir beberapa saat, lalu dia keluar dari persembunyiannya.
tapi ketika dia keluar dari persembunyian dan ingin pergi ke gerbang kota, sekali lagi Qin Fan terkejut.
"apa? ras malaikat?" ucap Qin Fan yang sekali lagi terkejut dengan beberapa sosok gadis cantik yang merupakan ras malaikat, mereka baru sampai di depan gerbang dan ikut mengantri.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
__ADS_1