Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Jangan Menggoda Istri Ku!!


__ADS_3

waktu terus berlalu, tidak terasa sebulan telah terlewati sejak hari pernikahan Qin Fan dan Luo Xia, Qin Jung pun sudah kembali ke dunia dewa kuno, sementara itu, keluarga Qin Fan juga sudah kembali ke daratan rendah.


selama sebulan itu juga Qin Fan hanya berdiam diri di sekte elang emas, sebab dia ingin menghabiskan waktu lebih lama lagi bersama Luo Xia, karena tujuan Qin Fan kali ini adalah pergi ke alam langit untuk mencari keenam guru nya.


perekrutan prajurit baru di wilayah tengah dunia dewa kuno juga di selesai, dan semua itu di atur oleh Dong Han, Qin Fan dan Dong Han terus berkomunikasi melalui pesan jiwa, sehingga semua yang terjadi di dunia kuno, dapat Qin Fan ketahui.


hari ini adalah hari dimana Qin Fan dan Luo Xia akan kembali berpetualangan, lebih tepat nya Qin Fan sendirian yang berpetualangan, karena Luo Xia akan berada di dunia jiwa bersama Niu.


tujuan Qin Fan saat ini adalah kembali ke bintang Taimun, setelah dari bintang Taimun, barulah dia menuju alam langit, tapi dia juga ingin mengembalikan benua suci seperti dulu lagi, yaitu membeli para budak di bintang Taimun dan juga alam lain.


setelah berpamitan pada Luo Feng, Qin Fan dan Luo Xia keluar dari sekte Elang Emas, sesampainya mereka diluar sekte, seperti biasa, Qin Fan merobek ruang menuju bintang Taimun, karena ada gerbang teleportasi menuju alam langit disana.


selesai merobek ruang, Qin Fan dan Luo Xia masuk kedalam dan menghilang dari pandangan semua orang, baik itu Luo Feng, para tetua dan juga para murid sekte yang mengantar keluar Qin Fan dan Luo Xia.


Whush... Whush...


Qin Fan dan Luo Xia muncul di sebuah hutan yang tidak asing bagi Qin Fan.


"kita kemana lebih dulu Gege?" tanya Luo Xia yang bingung.


kali ini Qin Fan tidak memasukkan Luo Xia ke dalam dunia jiwa, sebab dia ingin Luo Xia juga mengenal bintang Taimun.


"kita akan ke arah barat lebih dulu, karena istana berada di wilayah barat dari sini" jawab Qin Fan, karena dia tidak ingin membuang buang waktu lebih lama lagi, sehingga dia memutuskan langsung ke istana kekaisaran bintang Taimun.


Qin Fan dan Luo Xia pun melesat ke arah barat dengan kecepatan sedang, lebih tepat nya Qin Fan mengurangi kecepatan nya, agar Luo Xia tidak tertinggal.


5 hari kemudian.


dengan terus terbang siang mau pun malam, 5 hari kemudian, dan menjelang malam, Qin Fan dan Luo Xia menemukan sebuah kota, lalu kedua nya mendarat 300 meter dari gerbang kota.


setelah mendarat, kedua nya berjalan kaki ke arah gerbang kota, hanya dalam 20 tarikan nafas, Qin Fan dan Luo Xia sampai di gerbang kota, lalu kedua nya ikut mengantri bersama yang lain.


setelah cukup lama mengantri, akhir nya giliran Qin Fan dan Luo Xia yang diperiksa, lalu Qin Fan mengeluarkan lencana yang dia buat disaat pertama kali dia menginjakkan kaki nya di bintang Taimun.


lalu Qin Fan juga membayar 20 batu roh tingkat rendah, kemudian kedua nya masuk kedalam kota.


"kita cari penginapan lebih dulu" ucap Qin Fan yang sudah berada di dalam kota.


"baik Gege" jawab Luo Xia.


200 meter berjalan kedalam kota, Qin Fan dan Luo Xia menemukan sebuah penginapan, lalu keduanya masuk kedalam.


"selamat datang di penginapan kami tuan dan nona" ucap seorang pelayan yang ramah pada Qin Fan dan Luo Xia.


"aku ingin memesan satu kamar terbaik yang kalian punya, apa masih ada?" ucap Qin Fan bertanya langsung pada intinya.


"ada tuan, permalam nya 50 batu roh tingkat menengah tuan" ucap pelayan menyebut harga kamar.


Qin Fan lalu mengeluarkan satu kantong yang berisi 60 batu roh tingkat menengah dan memberikan pada pelayan.


"ada kelebihan 10 batu roh tuan" ucap pelayan setelah menghitung.


"sisanya untuk kamu" balas Qin Fan ramah.


"terima kasih tuan, mari saya antar ke kamar!" balas pelayan, lalu dia menuntun Qin Fan dan Luo Xia ke kamar mereka.


"ini kamar tuan dan nona" ucap pelayan disaat mereka sudah sampai di lantai 4 penginapan, lalu dia juga memberikan kunci kamar pada Qin Fan.


"jika tuan dan nona membutuhkan sesuatu, silahkan panggil saya" ucap pelayan yang sudah memberikan kunci pada Qin Fan.

__ADS_1


"terima kasih nona" balas Qin Fan, lalu dia dan Luo Xia masuk ke dalam kamar.


setelah berada didalam kamar, Qin Fan dan Luo Xia langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri, selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, kedua nya masih duduk di atas kasur.


"kita ke dunia jiwa saja Gege!!" ucap manja Luo Xia.


"baiklah, sekalian aku mengunjungi Long Shan dan yang lain nya" jawab Qin Fan, lalu dia membuka gerbang dunia jiwa, dan kedua nya pun masuk kedalam.


Whush... Whush...


Qin Fan dan Luo Xia muncul di depan istana Qin, " kamu masuk lah lebih dulu!! aku ingin mengunjungi Long Shan dan yang lain nya lebih dulu" ucap Qin Fan lembut.


"baik Gege" jawab patuh Luo Xia, lalu dia mencium bibir Qin Fan dan masuk kedalam istana.


Qin Fan pun pergi ke klan naga langit, 30 menit kemudian, dia sampai di klan naga langit, lalu dia masuk dan pergi aula pertemuan.


"hormat kami penguasa muda" ucap seluruh bawahan Qin Fan dalam posisi berlutut.


"bangunlah!! hormat kalian aku terima" balas ramah Qin Fan, lalu dia duduk di singgasana nya.


"saat ini aku berada di bintang Taimun, aku ingin ke ibukota, karena disana ada gerbang teleportasi menuju alam langit" ucap Qin Fan menjelaskan pada para bawahan nya.


"kenapa penguasa ke alam langit?" tanya Tong Xiu yang penasaran, dan pertanyaan itu juga mewakili para saudara nya.


"aku hanya ingin mencari guru ku disana, karena aku sudah berjanji akan menemui mereka suatu hari nanti" jawab Qin Fan jujur, lalu dia berbalik bertanya.


"bagaimana dengan perkembangan pasukan?" tanya Qin Fan pada mereka.


"saat ini pasukan sudah mengalami peningkatan yang cukup baik penguasa" jawab Chen Long.


"baguslah, tingkatkan terus kekuatan kalian dan juga pasukan, karena menurut cerita dari guru, ada banyak kekuatan yang jauh lebih kuat dari kita semua" ucap Qin Fan serius.


"kalian lanjutkan saja aktivitas kalian!! aku ingin beristirahat" ucap lanjut Qin Fan, lalu dia berdiri dan keluar dari aula.


setelah dari klan naga langit, Qin Fan pergi ke kebun buah buah abadi dan juga kebun herbal milik nya, tampak buah buah abadi berbuah sangat banyak, selain itu, semua herbal juga sangat subur, dan usia nya juga sudah sangat tua.


bahkan ada beberapa herbal yang sudah berevolusi, sehingga jika di buatkan pil, maka kualitas pil itu semakin tinggi.


lalu Qin Fan memanen herbal yang sudah berevolusi itu, 2 jam kemudian, Qin Fan selesai memanen nya, lalu dia kembali ke istana.


beberapa saat kemudian, Qin Fan sampai di istana, lalu dia masuk ke dalam kamar, disana, dia menemukan Luo Xia membaringkan tubuhnya diatas kasur, Qin Fan pun membaringkan tubuhnya dan memeluk Luo Xia.


tanpa terasa 10 hari telah berlalu begitu saja di dunia jiwa, selama 10 hari itu juga, selain melakukan mantap mantap dengan Luo Xia, Qin Fan juga kadang berkultivasi untuk semakin memperkokoh pondasi kultivasi nya.


selain itu, Qin Fan juga kadang menghabiskan waktu dengan berkunjung ke klan naga langit untuk mengobrol bersama para bawahan nya, setelah membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Qin Fan membuka gerbang dunia jiwa, lalu dia dan Luo Xia keluar.


Whush... Whush...


keduanya muncul dikamar penginapan, lalu kedua nya beranjak keluar dari kamar, tapi sebelum sampai di pintu kamar, terdengar suara ketukan dari luar.


tok tok tok..


kraaakk..


Luo Xia membuka pintu kamar, dan yang mengetuk pintu adalah pelayan yang kemarin melayani Qin Fan dan Luo Xia.


"maaf nona, sarapan untuk tuan dan nona sudah kami siapkan di lantai 3" ucap pelayan menyampaikan tujuan nya.


"terima kasih nona, tolong antarkan kami!!" balas Luo Xia ramah, lalu pelayan itu menuntun Qin Fan dan Luo Xia turun ke lantai 3.

__ADS_1


"ini meja untuk tuan dan nona, silahkan duduk!!" ucap pelayan ketika mereka sudah sampai di lantai 3.


"terima kasih nona" balas Luo Xia ramah.


"aku permisi tuan, nona" ucap pelayan, lalu dia kembali ke dapur.


Qin Fan dan Luo Xia pun memakan sarapan pagi mereka dengan tenang, tapi ketenangan itu di ganggu oleh beberapa pemuda yang baru masuk.


"kosongkan ruangan ini!! pangeran Chao ingin makan disini" ucap salah satu pemuda yang merupakan pengawal, dia dan kelima teman nya adalah pengawal seorang pemuda dengan memakai baju bangsawan.


pemuda yang memakai pakaian bangsawan itu adalah pangeran dari salah satu kerajaan yang ada di bintang Taimun, nama kerajaan itu adalah kerajaan Xun, dan nama pangeran itu adalah Xun Chao.


ketika para tamu mendengar nama pangeran Chao, mereka semua langsung berdiri dari tempat mereka dan keluar, tapi tidak dengan Qin Fan dan Luo Xia, kedua nya tetap tenang dan menikmati makanan mereka.


"apa kalian tidak dengar hah? cepat tinggalkan ruangan ini!! bentak pemuda yang tadi.


Qin Fan dan Luo Xia tetap cuek dan tetap makan, hal itu membuat pengawal itu menjadi sangat marah.


"bajingan, apa perlu aku mengusir kalian dengan paksa? bentak pengawal itu lagi.


"silahkan saja jika kamu mampu!!" balas Qin Fan cuek.


pengawal itu semakin marah, lalu dia ingin menyerang Qin Fan, tapi segera dihentikan oleh pangeran Chao, sebab dia melihat kecantikan yang di miliki Luo Xia.


"hentikan Yong!!" ucap pangeran Chao, lalu dia berjalan ke meja dimana Qin Fan dan Luo Xia berada.


"maafkan sikap pengawal ku tadi, bolehkan aku bergabung dengan mu nona?" ucap pangeran Chao dengan ramah.


"pergilah!! aku tidak ingin melukai mu" ucap dingin Qin Fan, karena pangeran Chao berani mendekati istrinya.


"aku tidak berbicara dengan mu bodoh" ucap pangeran kesal.


"sekali lagi aku peringatkan, pergilah!! jangan menggoda istri ku!!" ucap Qin Fan yang masih memberikan toleransi.


"memangnya apa yang bisa kamu lakukan? apa kamu tidak tahu siapa aku?" tanya pangeran Chao yang semakin kesal.


"aku tidak tahu kamu siapa, dan aku tidak mau tahu, jadi sekali lagi aku peringatkan, pergi dan jangan menggoda istri ku!!" balas Qin Fan yang masih berusaha tenang.


"bajingan, memang nya kamu bisa apa?" ucap pangeran Chao yang sudah tidak bisa menahan kekesalan nya.


Plaaak


sebuah suara tamparan terdengar setelah pangeran Chao menyelesaikan kata-katanya.


Whush...


Booooomm..


iya benar, suara tamparan, hembusan angin dan bunyi ledakan itu karena Qin Fan menampar pangeran Chao dan menerbangkan nya hingga menabrak dinding ruangan dan menghancurkan nya.


"apa?"


******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...

__ADS_1


__ADS_2