
"Sudah cukup main main nya," ucap Qin Fan, lalu dia kembali menelan pil penyembuhan dan juga pil pengumpul Qi, setelah menelan kedua pil itu, Qin Fan duduk menyerap nya, tidak butuh waktu lama bagi Qin Fan untuk selesai menyerap kedua pil itu.
sementara itu, ke 15 elang petir itu juga sudah bersiap untuk melepaskan serangan mereka, padahal mereka juga sudah mengalami luka dalam, kedua kakak senior mereka sudah tidak dapat melanjutkan pertarungan, sebab luka yang keduanya alami sudah parah.
memanfaatkan kesempatan itu, Qin Fan kembali menyerang mereka dengan tapak bayangan, Qin Fan tidak ingin membiarkan mereka hidup, Qin Fan ingin membunuh mereka karena dia ingin mengambil kristal jiwa mereka.
Whush... Whush.. Whush..
ratusan tapak bayangan melesat cepat ke arah 17 elang petir itu, ke 15 elang petir pun membalas serangan Qin Fan.
Whush.. Whush.. Whush..
Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm..
terjadi ledakan lebih banyak lagi disaat serangan mereka beradu.
Whush.. Whush.. Whush..
ke 15 elang petir itu sekali lagi di kirim terbang jauh ke belakang dan sekali lagi menabrak tanah dengan keras, mereka juga sudah mengalami luka dalam semakin parah.
Ukhuk ukhuk..
satu persatu mereka memuntahkan seteguk darah dari mulut mereka.
disisi lain, Qin Fan juga terlempar ke belakang, tapi tidak terlalu jauh, itu semua karena kekuatan nya sudah berada di puncak.
melihat ke 14 elang petir yang terkapar di dalam tanah, Qin Fan tidak ingin melepaskan kesempatan itu begitu saja, lalu dia kembali melepaskan serangan amukan petir pada mereka.
Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan petir surgawi itu mengoyak daging ke 15 elang petir itu dan membunuh mereka, sementara yang 2 lain nya tidak Qin Fan bunuh, entah apa yang dia rencanakan.
setelah membunuh ke 15 elang petir itu, Qin Fan langsung membelah dada mereka dan mengambil kristal jiwa mereka, selesai mengambil kristal jiwa, Qin Fan kembali pada kedua elang petir yang masih terbaring lemah itu, lalu dia memasukkan masing masing 5 butir pil pada keduanya.
3 butir adalah pil pengikat jiwa, sementara yang dua lain nya adalah pil penyembuhan dan juga pil pengumpul Qi, lalu Qin Fan membantu kedua elang putri itu untuk menyerap pil yang dia masukkan.
Booooomm Booooomm..
terjadi ledakan teredam dua kali dari masing masing tubuh kedua elang petir itu setelah selesai menyerap pil yang dimasukkan Qin Fan.
Whush..
aura abadi awal bintang 8 merembes keluar dari dalam tubuh kedua elang petir itu, ketika mereka merasakan semua luka mereka sembuh, kekuatan mereka juga meningkat, kedua elang petir itu ingin menyerang Qin Fan kembali.
tapi ketika pikiran itu muncul didalam benak mereka, keduanya langsung menjerit kesakitan, kedua elang petir itu merasa jiwa mereka terkoyak oleh sesuatu yang tidak mereka ketahui.
"apa kalian pikir aku begitu bodoh karena menyelamatkan kalian? pil yang aku berikan pada kalian adalah selain pil penyembuhan dan pil pengumpul Qi, aku juga memasukkan pil pengikat jiwa, jika kalian berniat untuk mencelakai atau mengkhianati ku, maka itulah akibatnya," ucap Qin Fan sambil menatap tajam pada kedua elang petir yang masih kesakitan itu.
"a-ampun tuan, ka-kami tidak berani lagi," ucap salah satu elang petir.
"baik," jawab Qin Fan singkat.
"hentikan pemikiran kalian untuk menyerang atau mengkhianati ku, maka rasa sakit itu akan hilang dengan sendiri nya, jika kalian mengulangi nya lagi, jiwa kalian akan langsung hancur," ucap lanjut Qin Fan.
kedua elang petir yang mendengar penjelasan Qin Fan pun segera menghilangkan pemikiran untuk menyerang atau mengkhianati nya, pada saat itu juga kedua elang petir itu tidak merasakan sakit lagi.
__ADS_1
"terima kasih tuan," ucap salah satu elang petir.
"siapa nama kalian? dan dari klan mana kalian?" tanya Qin Fan.
"aku Hanzi Gong tuan, dan dia Hanzi Guang, kami dari klan Hanzi," jawab Hanzi Gong.
"baik, aku Qin Fan, ingat! jangan pernah berpikir untuk mengkhianati ku lagi!" ucap Qin Fan sekali lagi memperingatkan mereka.
"baik tuan." jawab keduanya.
Qin Fan lalu membuka gerbang dunia jiwa dan menyuruh Hanzi Gong dan Hanzi Guang untuk masuk kedalam, kemudian Qin Fan menghubungi Xuande agar menjemput mereka dan membawa mereka ke klan naga langit.
setelah kedua bawahan baru nya itu masuk ke dunia jiwa, Qin Fan melanjutkan perjalanan nya, 10 menit Qin Fan meninggalkan tempat pertarungan yang sudah hancur itu, muncul 10 elang petir lain nya, kekuatan mereka bahkan jauh lebih kuat dari sebelumnya.
kekuatan ke 9 elang petir itu berada di ranah abadi awal bintang 4, sementara satu lain nya berada di bintang 6, kemungkinan mereka adalah tetua klan.
"bajingan mana yang sudah membunuh murid klan Hanzi?" teriak salah satu tetua dengan murka, sebab dia melihat ke 15 murid klan nya sudah terpotong potong, bahkan kristal jiwa mereka juga tidak ada.
"Aaaaaaarrg" teriak marah tetua itu dengan menjambak rambut nya.
"cepat cari pelaku yang membunuh mereka!" perintah tetua itu lada kesembilan tetua lain nya.
"baik tetua agung." balas kesembilan tetua klan Hanzi itu, lalu mereka ikuti jejak aura yang di tinggalkan Qin Fan.
Qin Fan terus melayang melesat ke barat, tiba tiba dia merasakan 9 aura yang jauh lebih kuat dari aura yang di miliki Hanzi Gong dan Hanzi Guang, lalu dia menambah kecepatan terbang nya, sebab dia sudah menduga jika kesembilan aura yang dia rasakan itu sama dengan aura Hanzi Gong dan Hanzi Guang.
"sepertinya dia sudah tahu jika kita mengejarnya," ucap salah satu tetua.
"benar, lihat! dia menambah kecepatan terbang nya, ayo kita susul dia!" ucap tetua yang lain, lalu mereka juga menambah kecepatan terbang mereka untuk menyusul Qin Fan.
Whush..
5 hari kemudian.
Qin Fan yang merasa kesembilan tetua yang mengejarnya semakin mendekat, dia menambah kecepatan terbang nya.
Whush..
kecepatan Qin Fan kembali bertambah.
"bajingan itu rupanya cepat juga," ucap salah satu tetua klan Hanzi.
"bagaimana ini tetua, kita sudah hampir memasuki wilayah klan Qiong," ucap tetua yang lain, sebab beberapa ratus meter lagi, mereka akan masuk ke wilayah salah satu klan penghuni hutan iblis, yaitu klan Qiong.
hanya dalam waktu singkat, Qin Fan sudah masuk kedalam wilayah klan Qiong, kesembilan tetua klan Hanzi pun berhenti mengejar Qin Fan, Qin Fan yang melihat mereka berhenti pun sedikit heran.
tapi Qin Fan tidak mau memikirkan itu, yang terpenting sekarang adalah dia terbebas dari kejaran kesembilan tetua itu, lalu dia terus melesat ke barat.
2 jam kemudian.
sekelompok pemuda berusia 25 -26 menghadang di depan, dengan segera Qin Fan berhenti karena di hadang, dan jumlah mereka adalah 7 orang, 6 dari mereka berkekuatan abadi awal bintang 3, sementara yang satu nya abadi awal bintang 4.
"baru saja terlepas dari beberapa aura yang kuat, sekarang aku berhadapan lagi dengan yang lain, apa hutan iblis ini di huni dengan triliunan jiwa," gerutu Qin Fan kesal.
"kamu cukup berani memasuki wilayah klan Qiong anak muda," ucap salah satu dari 8 pria yang kelihatan muda itu, padahal usia mereka sudah ribuan tahun.
"maafkan aku tuan tuan, aku terpaksa lari kesini, karena aku di kejar oleh beberapa tetua dari klan Hanzi," balas Qin Fan beralasan, padahal memang dia ingin melewati jalur itu.
__ADS_1
"oh.. rupanya kamu memiliki urusan dengan klan Hanzi? karena tidak mungkin mereka mengejar mu jika kamu tidak memiliki kesalahan," balas nya lagi.
Qin Fan tersenyum, lalu dia berkata, "tuan benar, aku juga tidak sengaja bertemu dengan belasan murid klan Hanzi, lalu salah satu dari mereka memaksa ku untuk menjadi suami nya, tentu saja aku menolak, dari situlah kami bertarung dan aku berhasil membunuh mereka semua," balas Qin Fan menjelaskan kronologi nya.
"Hahaha.. kamu membunuh mereka semua? apa kamu mencoba membohongi kami anak muda?" ucap pria itu sambil tertawa renyah.
"apa aku terlihat sedang berbohong dan bercanda?" balas Qin Fan.
"baiklah jika benar kamu membunuh murid murid klan Hanzi, aku ingin menguji kekuatan mu, apakah benar kamu membunuh mereka atau tidak," balas pemuda itu lagi.
kekuatan pemuda itu berada di ranah abadi awal bintang 4, dia sangat percaya diri karena dia melihat kekuatan Qin Fan hanya berada di ranah abadi awal bintang 2.
"baiklah, jika itu yang tuan inginkan, aku dengan senang hati melayani tuan," balas Qin Fan.
lalu Qin Fan menyiapkan pukulan api kekacauan, pria itu juga menyiapkan tinjunya.
"tinju pengoyak jiwa" ucap pemuda itu, lalu dia melepaskan tinju nya pada Qin Fan.
"pukulan api kekacauan" ucap Qin Fan, lalu dia juga melepaskan serangan nya itu.
Whush...
Booooomm..
terjadi ledakan disaat serangan keduanya beradu.
Whush..
pemuda itu di kirim terbang ratusan meter ke belakang, lalu menabrak gunung yang ada di belakang.
Booooomm..
kembali terdengar ledakan disaat tubuh pemuda itu menabrak gunung dengan keras dan menciptakan kawah.
"apa?" ucap keenam pemuda itu terkejut, keenam nya tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.
"bagaimana bisa?" ucap salah satu pemuda tidak percaya.
"apa kalian juga ingin menguji kekuatan ku?" tanya Qin Fan pada keenam pemuda yang tersisa.
"ti-tidak tuan, kami percaya tuan mampu membunuh murid murid klan Hanzi itu," ucap salah satu dari keenam murid klan Qiong.
"terima kasih," balas Qin Fan, lalu dia melayang ke arah pemuda yang dia kirim terbang itu, kemudian qin di memberikan satu butir pil penyembuhan dan membantunya menyerap.
tidak berselang lama, pemuda itu kembali sembuh seperti semula, lalu dia menatap Qin Fan dengan muka yang tidak enak, sebab dia masih tidak terima dikalahkan dengan sangat muda.
"maafkan aku tuan, tapi apakah sekarang tuan percaya?" ucap Qin Fan membantu pemuda itu berdiri, Qin Fan ingin menjalin hubungan baik dengan mereka.
Qin Fan berpikir tidak ada salah nya menjalin hubungan baik dengan salah satu klan yang ada di hutan iblis, karena dia bisa dengan mudah mencari tetua Jing Chen, dan yang paling utama adalah tahu dimana lokasi klan Guo.
"aku tidak butuh bantuan mu," tolak pemuda itu.
*****
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
__ADS_1
Terima kasih...