Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Bertemu Leluhur Klan Mu (Mu Zhang)


__ADS_3

"serangan mu sangat lambat anak muda" ucap siluman harimau mengejek serangan Qin Fan.


"hehehe... aku hanya ingin menguji pendengaran mu tuan siluman" balas Qin Fan sambil terkekeh.


"nyali mu besar juga anak muda, dapat masuk hingga mencapai bagian inti hutan" ucap siluman harimau mengagumi Qin Fan.


"kamu cukup ramah tuan siluman, berbeda dengan siluman yang lain" ucap Qin Fan yang merasa agak aneh juga, karena biasa nya para siluman itu langsung menyerang tanpa berpikir atau bertanya.


"Hahaha.. aku hanya ingin mengobrol dengan mu sebentar saja anak muda, karena sebentar lagi kamu akan menjadi makan malam ku" balas siluman harimau sambil tertawa renyah.


"benarkah? bagaimana cara mu melakukan nya?" tanya Qin Fan yang berpura-pura tidak tahu.


"baiklah jika kamu ingin tahu, terimalah serangan ku!!" ucap siluman harimau, lalu dia melesat menyerang Qin Fan.


Qin Fan pun melepaskan pukulan api kekacauan untuk menahan serangan siluman harimau.


Whush... Whush...


Booooomm...


bunyi hembusan dan dan suara ledakan besar disaat serangan mereka beradu.


Whush... Whush...


Qin Fan dan siluman harimau sama sama terpental beberapa puluh meter kebelakang.


lalu kedua nya kembali saling menyerang.


Booooomm Booooomm Booooomm..


ledakan demi ledakan terus bersahutan di dekat wilayah inti hutan sejuta siluman, hutan yang tadi nya lebat, seketika berubah menjadi tandus.


hanya hitungan menit, sudah ratusan jurus yang mereka saling tukar.


"kamu hebat juga anak muda, karena bisa menahan setiap serangan ku" ucap siluman harimau yang terus menyerang dan menghindari serangan Qin Fan.


"terima kasih pujian nya tuan harimau, tapi aku tidak akan melepaskan mu begitu saja karena pujian mu itu" balas Qin Fan yang juga terus menyerang dan menghindari setiap serangan siluman harimau.


Booooomm Booooomm Booooomm...


ledakan terus terjadi dan memekakkan telinga, pertarungan Qin Fan dan siluman harimau itu dapat di dengar hingga di wilayah inti hutan sejuta harimau.


"lapor jendral, ada pertempuran didekat wilayah inti" ucap siluman elang melapor pada siluman siluman kera yang merupakan seorang jendral.


"awasi pertempuran itu!! jika pertempuran mereka merusak wilayah inti, maka tangkap mereka!!" perintah sang jendral siluman kera.


"baik jendral" balas siluman elang, lalu dia dan 10 siluman elang lain nya pergi mengawasi pertarungan Qin Fan dan siluman harimau.


ditempat pertarungan, Qin Fan dan siluman harimau semakin meningkatkan serangan mereka, sehingga banyak kawah yang tercipta karena ledakan yang terjadi.


"menyerah lah anak muda!! aku akan membunuh mu tanpa rasa sakit" ucap siluman harimau yang tidak ingin memancing penghuni wilayah inti hutan siluman keluar.


"kamu hanya bisa bermimpi tuan siluman, justru kamulah yang menyerah dan menyerahkan kristal jiwa mu!!" balas Qin Fan.


meski kedua nya terdengar mengobrol, tapi Qin Fan dan siluman harimau itu terus bertarung, keduanya terus berpindah pindah hingga mereka memasuki wilayah inti hutan sejuta siluman.


"komandan, mereka sudah masuk ke wilayah inti, artinya sudah berada di wilayah kita, apa kita membiarkan mereka begitu saja?" tanya salah satu siluman elang pada siluman elang lain nya.


"biarkan saja mereka, jika mereka terus masuk kedalam, maka kita tangkap mereka" jawab siluman elang yang merupakan seorang komandan, kekuatan siluman elang itu berada di ranah maha dewa giok agung bintang 4.


Booooomm Booooomm Booooomm..


ledakan terus terjadi di hutan sejuta siluman, Qin Fan dan siluman harimau sudah berganti ratusan jurus, meski pertarungan mereka semakin tinggi, tapi kedua nya masih belum terluka parah.


Booooomm Booooomm Booooomm...


Whush... Whush... Whush...


Qin Fan dan siluman harimau sama sama terlempar ke belakang, tampak di mulut keduanya sama sama sudah mengeluarkan darah.


"ternyata siluman jauh lebih kuat dari kultivator biasa" ucap Qin Fan yang merasakan kekuatan siluman harimau itu lebih kuat dari ranah nya.


"baiklah, saat nya mengakhiri pertarungan ini" ucap Qin Fan lagi, lalu dia menggunakan jurus terkuat nya, yaitu tapak suci.


Qin Fan pun kembali membuat gerakan tangan, lalu muncul sebuah tapak yang sangat besar dari kekosongan, kemudian Qin Fan mengalirkan elemen api dan petir kedalam tapak itu dan melepaskan serangan terkuat nya.

__ADS_1


sementara itu, siluman harimau juga sudah berubah wujud menjadi pria paruh baya, dia juga membuat gerakan aneh dan mengeluarkan kekuatan penuh nya.


Whush... Whush...


Booooomm Booooomm


kali ini ledakan lebih besar lagi terjadi, ledakan itu bahkan sampai mengguncang hutan sejuta siluman, ledakan dan guncangan itu berhasil menarik perhatian penghuni hutan sejuta siluman, sehingga banyak siluman yang berdatangan ke asal ledakan untuk melihat siapa yang bertarung.


Whush... Whush...


sekali lagi Qin Fan dan siluman harimau terpukul mundur, tapi Qin Fan hanya terpukul mundur beberapa langkah saja, tapi siluman harimau terpukul mundur ratusan meter kebelakang, hingga tubuh nya menabrak sebuah bukit kecil yang berada di belakang.


Booooomm...


kembali terjadi ledakan disaat tubuh siluman harimau itu menabrak bukit kecil di belakang dan menghancurkan nya, lalu tercipta sebuah kawah yang cukup besar.


"Ukhuk ukhuk.."


siluman harimau memuntahkan seteguk darah segar dari mulut nya.


"bajingan kecil ini ternyata sangat kuat" gumam siluman harimau.


belum juga siluman harimau itu berdiri, Qin Fan sudah lebih dulu melepaskan sebuah serangan lagi, sebab Qin Fan tidak ingin memberikan kesempatan pada siluman harimau untuk menyembuhkan dirinya.


Booooomm...


ledakan sekali lagi terjadi, serangan Qin Fan itu mengenai telak siluman harimau dan langsung membunuh nya.


"akhirnya" ucap Qin Fan senang, sebab dia berhasil membunuh siluman harimau.


meski begitu, Qin Fan merasa sedikit kelelahan, sebab dia belum terbiasa dengan kekuatan nya yang baru itu, sehingga Qin Fan agak sedikit kesulitan.


setelah memastikan siluman harimau itu tewas, Qin Fan melayang ke arah nya, kemudian Qin Fan mengambil kristal jiwa siluman harimau.


Whush... Whush..


sang komandan siluman elang dan 5 prajurit nya melesat tepat di depan Qin Fan dengan sosok 6 pria paruh baya.


"anak muda, kamu sudah membuat kerusakan di wilayah inti, maka kami ditangkap" ucap siluman elang yang merupakan komandan.


"maafkan aku tuan elang, aku kesini bukan untuk bertarung atau mencari musuh, karena tujuan ku kesini karena ingin melihat pohon kehidupan yang selalu menjadi rebutan banyak kultivator" balas Qin Fan dengan sedikit berbohong mengenai pertarungan nya dengan siluman harimau.


"tangkap dia!!" perintah nya pada kelima siluman elang lain nya untuk menangkap Qin Fan.


"baik komandan" jawab mereka, lalu mendekati Qin Fan dan mencoba menangkap nya.


tapi ketika tangan mereka hampir menyentuh Qin Fan, Qin Fan menampar kepala mereka dengan sangat cepat dan meledakkan begitu saja.


Booooomm Booooomm Booooomm..


ledakan terjadi disaat Qin Fan menampar kelima siluman elang yang mencoba menangkap nya, kepala mereka semua meledak dan menjadi kabut darah.


melihat kejadian yang tak terduga itu, sang komandan sangat terkejut, karena dia tidak menyangka jika Qin Fan akan melakukan hal itu.


"bajingan kamu anak muda, kamu sudah membuat kekacauan di wilayah inti, sekarang kamu membunuh prajurit ku, akan aku hancurkan kamu" teriak marah sang komandan, lalu dia menyerang Qin Fan.


Qin Fan yang melihat sang komandan siluman petir yang sudah melepaskan serangan, dia mencoba untuk menghindari serangan itu, tapi kecepatan Qin Fan masih sedikit lebih lambat, sehingga Qin Fan terkena serangan itu.


Booooomm...


bunyi ledakan disaat serangan siluman elang mengenai telak Qin Fan dan melemparkan nya jauh ke belakang.


ukhuk ukhuk..


Qin Fan kembali memuntahkan seteguk darah dari mulut nya, lalu Qin Fan mencoba untuk berdiri kembali, setelah berdiri, Qin Fan mengatur nafas nya.


"itulah akibat nya jika kamu berani membunuh prajurit ku, aku akan membuat mu merasakan sakit yang sangat" ucap siluman elang yang masih emosi, lalu dia kembali menyerang Qin Fan.


Booooomm...


sekali lagi terjadi ledakan, tapi ledakan itu meledakkan kepala siluman elang, Qin Fan juga terkejut dengan hal itu, karena ternyata ada seorang pria paruh baya yang berada tidak jauh dari Qin Fan yang melepaskan serangan dan meledakkan kepala siluman elang.


"anak muda, kenapa kamu sendirian disini? dimana teman teman mu?" tanya pria paruh baya yang membantu Qin Fan.


"sebelumnya terima kasih karena tetua sudah menolong ku, aku hanya sendirian dan tidak mempunyai teman tetua" ucap Qin Fan ramah sambil menangkupkan tangan nya dengan hormat.

__ADS_1


mendengar itu, pria paruh baya itu terkejut, karena dia tidak menyangka jika Qin Fan hanya sendirian di hutan sejuta siluman, apalagi saat ini Qin Fan berada di wilayah inti.


"kenapa kamu begitu bodoh anak muda? apa kamu tidak tahu di hutan sejuta siluman ini banyak siluman tingkat tinggi?" tanya pria paruh baya itu heran.


Qin Fan hanya tersenyum sambil menggaruk kepala nya saja, tapi segera dia terkejut, sebab dia sudah tidak merasakan aura siluman yang tadi sangat banyak.


"dimana siluman siluman itu? kenapa aku tidak merasakan aura mereka sam sekali?" gumam Qin Fan membatin.


"ada apa anak muda? dan siapa nama mu? kenapa kamu bisa berada disini?" tanya pria paruh baya itu dengan rentetan pertanyaan, karena dia juga melihat jika Qin Fan menoleh kesana kemari seolah-olah mencari sesuatu.


"tidak apa apa tetua, aku hanya merasa bingung saja, karena tiba tiba siluman yang tadi begitu banyak, sekarang tidak ada satu pun yang dapat aku rasakan aura nya" jawab Qin Fan, tapi dia tidak menjawab siapa nama nya.


"aku mengusir mereka dengan aura ku, sehingga siluman siluman itu pergi" balas pria paruh baya.


"oh iya tetua, perkenalkan nama ku Qin Fan, jika junior boleh tahu, siapa nama tetua?" ucap Qin Fan memperkenalkan diri dan juga menanyakan nama pria paruh baya itu.


"nama ku Mu Zhang anak muda" jawab pria paruh baya yang ternyata berasal dari klan Mu.


"Mu Zhang?" tanya Qin Fan memastikan.


"benar anak muda, aku bernama Mu Zhang, apa ada yang salah dengan nama ku?" tanya Mu Zhang bingung.


"tidak ada apa apa tetua, aku hanya sedikit terkejut mendengar nama tetua, karena aku memiliki beberapa kenalan di klan Mu" jawab Qin Fan jujur.


"benarkah? siapa saja mereka?" tanya Mu Zhang penasaran.


"beberapa bulan yang lalu, aku tidak sengaja bertemu dengan tetua Mu Tian, tetua Mu Jiao, tetua Mu Shao, tetua Mu Tang dan juga tetua Mu Teng di gerbang teleportasi menuju kesini tetua" jawab Qin Fan, lalu dia mulai menceritakan semua yang di lalui bersama kelima tetua klan Mu itu.


"ternyata anak anak nakal itu sudah menjadi tetua di klan, baguslah kalau begitu" ucap Mu Zhang senang.


mendengar Mu Zhang menyebut tetua Mu Tian dan yang lain nya anak anak nakal, Qin Fan mengerutkan kening nya, sebab kelima tetua itu sudah tua, tapi justru Mu Zhang menyebut mereka anak anak nakal.


"maaf tetua, kenapa tetua menyebut mereka anak anak nakal? bukan nya mereka juga sudah tua?" tanya Qin Fan bingung.


"Hahaha.. disaat aku meninggalkan klan, aku sudah berumur 30 juta tahun, sementara mereka baru berumur belasan tahun" jawab Mu Zhang sambil tertawa renyah.


"30 juta tahun?" tanya Qin Fan terkejut.


"Hehehe... benar anak muda, disaat aku meninggalkan klan, aku berumur 30 juta tahun, sementara kelima anak nakal itu masih berumur belasan tahun, dan aku meninggalkan klan sudah lebih dari 10 ribu tahun" jawab Mu Zhang sambil terkekeh.


"artinya tetua adalah leluhur sekaligus pendiri klan Mu?" tanya Qin Fan menebak.


"Hehehe.. kamu benar anak muda, aku yang mendirikan klan Mu, aku juga leluhur klan Mu" jawab Mu Zhang yang masih terkekeh.


"kenapa kamu berada di hutan siluman ini anak muda?" tanya Mu Zhang yang ingin tahu.


"Hehehe.. sebenarnya aku ingin mencari pohon kehidupan tetua, karena Patriak Qing Yong mengatakan jika ada pohon kehidupan disini, sehingga aku ingin melihat nya, karena menurut cerita Patriak Qing Yong, pohon kehidupan itu tidak bisa di ambil, ada suatu kekuatan yang melindungi nya" jawab Qin Fan jujur dan menjelaskan tujuan nya.


mendengar itu, Mu Zhang menggeleng kepala nya, lalu dia berkata.


"pohon kehidupan itu memang benar ada, karena aku yang menanam nya disini, adapun Kekuatan yang melindungi nya adalah kekuatan yang aku tinggalkan, karena aku tidak ingin ada yang mengambilnya" ucap Mu Zhang menceritakan.


Qin Fan sedikit terkejut, tapi dia juga paham kenapa pohon kehidupan itu tidak bisa di ambil, tenyata dilindungi oleh kekuatan yang di tinggalkan Mu Zhang.


"apa kamu ingin melihat pohon kehidupan itu?" tanya Mu Zhang.


"benar tetua, tapi sebelum itu, aku ingin tahu kemana saja tetua selama ini? kenapa tidak kembali ke klan selama 30 juta tahun?" tanya Qin Fan heran, karena Mu Zhang meninggalkan klan selama itu.


"selama ini aku berkeliling semua alam, daratan, bintang maupun galaksi yang ada alam semesta ini, aku juga membangun Klan Mu di alam roh 3 dewa dan di galaxy 5 bintang" jawab Mu Zhang menceritakan perjalanan nya.


"Galaxy 5 bintang?" tanya Qin Fan penasaran, sebab dia belum pernah mendengar nama galaxy itu.


"benar anak muda, galaxy 5 bintang, galaxy 5 bintang adalah tempat orang orang kuat, dan hanya sedikit orang yang tahu galaxy 5 bintang itu, jika kamu berada di galaxy 5 bintang dengan kekuatan mu yang hanya maha dewa giok hitam bintang 9 ini, kamu hanya menjadi pelayan di sebuah sekte menengah" ucap Mu Zhang sambil melihat kekuatan yang di miliki Qin Fan.


"apa?"


ucap Qin Fan terkejut, bagaimana bisa seorang kultivator ranah maha dewa giok hitam menjadi pelayan di sebuah sekte menengah? lalu berada di tingkatan apa murid murid nya? memikirkan itu, membuat kepala Qin Fan pusing.


"sudahlah!! tidak usah dipikirkan!! ayo kita lihat pohon kehidupan itu, aku juga sudah lama tidak melihat nya" ucap Mu Zhang mengagetkan Qin Fan dari lamunan nya.


"baik tetua" jawab Qin Fan, lalu dia berdiri dan mengikuti Mu Zhang dari belakang.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!

__ADS_1


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...


__ADS_2