Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Tiba Di Kota Ma Sha


__ADS_3

"bagaimana anak muda? apa kamu sudah menemukan pencuri itu?" tanya Hai Bodong yang tidak sabaran.


Qin Fan menganggukkan kepalanya, lalu dia menjawab, "benar, aku sudah menemukan pencurinya, dia berada di salah satu penginapan yang ada didalam kota" jawab Qin Fan sambil tersenyum.


"benarkah? lalu kenapa kamu tidak membawa nya kemari?" tanya Hai Bodong keheranan.


"seperti yang aku katakan tadi, aku hanya membantu untuk mencari pencuri nya, bukan untuk menangkapnya" balas Qin Fan santai.


Hai Bodong tidak bisa berkata apa apa, karena apa yang diucapkan Qin Fan itu memang benar, sekarang mereka sudah tahu jika pencurinya berada didalam kota, hanya saja bagaimana cara mereka menangkap nya.


"anak muda, bagaimana jika kamu membantu kami menangkap pencuri itu?" tanya Hai Bodong berharap.


mendengar itu, Qin Fan tersenyum jahat, karena dia sudah menduga jika Hai Bodong akan meminta bantuan nya.


"boleh saja, tapi apa yang aku dapatkan jika menangkap pencuri itu? karena tidak ada nasi yang gratis" tanya Qin Fan sambil tersenyum.


untuk sejenak, Hai Bodong tidak menjawab, dia tampak berpikir sebentar, beberapa saat kemudian, Hai Bodong masih belum memberikan jawaban, lalu Hai Tong yang menjawab.


"kamu bisa memiliki mustika sisik naga ini" ucap Hai Tong sambil mengeluarkan mustika sisik naga dan memperlihatkan pada Qin Fan.


Qin Fan yang melihat satu mustika lagi di depan nya, tidak bisa untuk tidak terkejut, tapi dia berusaha untuk tetap tenang, lalu dia bertanya.


"apa kamu yakin memberikan mustika sisik naga itu pada ku?" tanya Qin Fan yang masih tidak percaya, karena mustika sisik naga juga termasuk sumberdaya yang sangat langka, jadi tidak mungkin Hai Tong memberikan mustika sisik naga itu pada nya.


"benar anak muda, jika kamu bisa menangkap pencuri itu dan menyerahkan pada kami, maka mustika sisik naga ini bisa jadi milik mu" jawab Hai Tong serius.


mata Qin Fan seketika berbinar-binar, karena jika dia memiliki mustika sisik naga itu, selain meningkatkan kultivasi, mustika sisik naga itu juga menjadi sebuah tameng untuk melindungi tubuhnya dari serangan musuh.


"bagaimana jika kamu membohongi ku?" tanya Qin Fan yang belum percaya 100%.


"kami tidak pernah menjilat ludah yang sudah kami buang anak muda" balas Hai Tong yang sedikit kesal.


"baiklah, aku percaya pada mu, tapi jika kamu berbohong, maka terimalah akibatnya" balas Qin Fan dan sedikit mengancam.


lalu dia kembali mendekati kota, sesampainya diatas kota, kembali Qin Fan menggerakkan tangannya dan menghentikan waktu, kemudian dia masuk kedalam kota dan pergi ke penginapan dimana pencuri mustika api abadi itu berada.


tanpa basa basi, Qin Fan langsung menarik pencuri itu keluar dari penginapan dan melewati prajurit kota dan para kultivator bebas yang masih terus berjaga, sebab mereka khawatir jika hewan buas akan kembali menyerang.


Whush...


Qin Fan dan pencuri itu muncul di depan Hai Bodong dan Hai Tong, lalu dia mengembalikan waktu seperti semula.


"dimana aku?" ucap si pencuri yang kebingungan, karena saat ini dia berada di depan ia harimau yang sangat besar, sementara ada seorang pemuda di belakang nya.


"ini pencuri nya" ucap Qin Fan sambil melempar pencuri itu.


"terima kasih anak muda" balas Hai Bodong sambil tersenyum, lalu dia menatap tajam pada pencuri itu dan bertanya soal mustika api abadi.


"dimana mustika api abadi yang kamu curi?" tanya Hai Bodong dengan tatapan tajam.

__ADS_1


"apa yang kamu katakan? mustika api abadi apa? aku tidak tahu soal itu" ucap pencuri berbohong.


sebenarnya dia juga terkejut karena tiba tiba cincin penyimpanan diajarinya hilang tanpa dia sadari, lalu dia mencari kesana kemari didalam kamar penginapan yang dia inap, lalu tiba tiba dia berada di luar kota dan berhadapan dengan dua ekor harimau yang merupakan hewan buas tingkat tinggi.


"tidak usah berpura pura anak muda, jika kamu tidak mengatakan dimana mustika api abadi itu berada, maka akan aku membuat mu merasakan sakit yang belum pernah kamu rasakan sebelumnya" ucap Hai Bodong mengancam.


"aku benar benar tidak tahu tuan harimau" jawab pencuri yang masih tidak mau mengaku.


"baiklah jika kamu tidak mau mengaku, aku akan membuat mu mengakui perbuatan mu" ucap Hai Bodong yang sudah geram.


lalu dia memasukkan sesuatu kedalam mulut si pencuri itu dan menutup mulut nya agar menelan sesuatu yang dia masukkan, beberapa saat kemudian, Hai Bodong kembali bertanya.


" siapa nama mu? dan dimana mustika api abadi yang kamu curi?" tanya Hai Bodong.


"aku bernama Kai Fang tuan" jawab Kai Fang menyebut nama nya.


"dimana mustika api abadi yang kamu curi itu?" tanya Hai Bodong lagi.


lalu Kai Fang menceritakan jika dia kehilangan cincin penyimpanan nya di penginapan tanpa dia sadari, dia juga menceritakan jika dia sendiri bingung karena tiba tiba dia berada di depan kedua harimau dan juga Qin Fan.


Kai Fang berkata jika dia kehilangan cincin penyimpanan ketika dia bersiap untuk pergi meninggalkan kota, tapi ketika dia merasakan tangan nya tidak ada cincin penyimpanan yang melingkar, Kai Fang melihat jarinya tidak ada lagi cincin penyimpanan.


lalu dia mencari di semua sudut kamar penginapan, tapi tiba tiba dia berada disitu, karena seingat nya, dia sedang mencari cincin penyimpanan nya yang hilang.


mendengar itu, Hai Bodong hanya terdiam, sebab dia tahu jika Kai Fang tidak berbohong, itu disebabkan karena sesuatu yang dia masukkan kedalam mulut Kai Fang adalah pil yang membuat seseorang tidak bisa berbohong.


"mana janji kalian? aku sudah melakukan tugas ku" ucap Qin Fan mengagetkan kebingungan Hai Bodong dan Hai Tong.


"tapi anak muda, kami tidak menemukan mustika api abadi yang kami cari, bagaimana bisa aku memberikan mustika sisik naga pada mu?" ucap Hai Tong yang tidak ingin memberikan mustika sisik naga pada Qin Fan.


"sesuai dengan kesepakatan kita tadi, aku hanya akan membawa pencurinya kesini, dan tugas itu sudah aku lakukan, apa kalian ingin ingkar janji?" balas Qin Fan menatap tajam Hai Tong.


"yang dia katakan benar saudara Tong, berikan mustika sisik naga itu padanya, karena itu kesepakatan kita" ucap Hai Bodong yang tidak ingin saudara nya ingkar janji.


Hai Tong pun mau tidak mau harus memberikan mustika sisik naga pada Qin Fan, lalu Qin Fan mengambil nya dengan senyuman kemenangan.


"dasar bodoh" ucap Qin Fan membatin.


"terima kasih tuan harimau, sekarang urusan kita sudah selesai, terserah kalian mau apakan pemuda itu" ucap Qin Fan, lalu dia menghilang dari hadapan Hai Bodong dan Hai Tong.


"sangat cepat" ucap Hai Bodong yang melihat Qin Fan tiba tiba menghilang.


"bagaimana dengan pemuda ini saudara Bodong?" tanya Hai Tong.


"kita bawa dia ke ke hadapan raja, dia harus menerima hukuman karena sudah mencuri mustika api abadi." jawab Hai Bodong, lalu mereka membawa Kai Fang kedalam hutan.


Saat ini Qin Fan melayang di udara dengan sejuta senyuman di wajah nya, karena perjalanan nya kali ini membuatnya mendapatkan dua mustika sekali jalan.


"Hahaha.. dasar harimau bodoh" ucap Qin Fan dengan tertawa lepas, karena dia berhasil membodohi kedua hewan buas itu dengan sangat mudah.

__ADS_1


hari terus berlalu, tak terasa 2 minggu sudah Qin Fan melayang di udara menuju hutan iblis, selama 2 minggu itu juga baru 2 kota yang di lewati Qin Fan, Qin Fan ingin singgah dan menyerap mustika api abadi, tapi karena terburu-buru, sehingga Qin Fan tidak jadi singgah.


seminggu kemudian, Qin Fan kembali menemukan sebuah kota, Qin Fan lalu mendarat tidak jauh dari gerbang kota, lalu dia berjalan ke arah gerbang, tidak butuh waktu lama, Qin Fan sampai di depan gerbang dan ikut mengantri.


"Kota Ma Sha" ucap Qin Fan membaca nama kota.


setelah di periksa dan membayar pajak masuk kota, Qin Fan lalu masuk kedalam kota, tidak jauh dari gerbang, Qin Fan menemukan sebuah penginapan, lalu dia masuk dan memesan kamar.


selesai memesan dan membayar biaya inap, Qin Fan naik ke kamar nya, didalam kamar, Qin Fan langsung pergi ke kamar mandi dan membersihkan diri, lalu dia memakai pakaian yang baru dan membaringkan tubuhnya diatas kasur lalu tertidur.


keesokan harinya, setelah membersihkan diri, Qin Fan turun ke lantai dasar untuk sarapan, Qin Fan mengambil tempat paling pojok lalu dia duduk.


"mau pesan apa tuan?" tanya pelayan ramah.


"bawakan saja aku makanan terbaik yang kalian punya" jawab Qin Fan yang juga ramah.


"baik tuan, mohon tunggu sebentar " balas pelayan, lalu dia kembali ke dapur untuk mengambil pesanan Qin Fan.


beberapa saat kemudian, pelayan tadi bersama seorang pelayan lain nya membawa pesanan Qin Fan, lalu kedua pelayan itu meletakkan pesanan itu ke atas meja, Qin Fan pun memakan makanan nya dengan santai, sebab dia juga tidak sedang terburu buru.


selesai makan dan membayar, Qin Fan keluar dari penginapan, dia ingin menikmati suasana kota yang udara nya sangat sejuk itu, Qin Fan lalu pergi ke alun alun kota, sebab dia melihat ada banyak kultivator dan penduduk yang berjalan ke arah alun alun kota.


dengan wajah penasaran, Qin Fan bertanya pada seorang pria paruh baya tentang apa yang terjadi di alun alun kota, sehingga menarik minat banyak orang untuk pergi kesana.


pria paruh itu pun menjawab jika saat ini tuan kota mengadakan sayembara untuk mencari suami tuan putri, akhirnya Qin Fan mengerti kenapa banyak kultivator dan penduduk kota yang pergi ke alun alun kota.


Qin Fan pun pergi kesana, karena dia juga ingin menyaksikan sayembara yang di lakukan tuan kota itu.


*******


Tinggalkan Like dan komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...


*******


Dan jangan lupa mampir di karya ku yang baru juga ya kak.!!


udha up 26 Eps.



**********


Mustika Sisik Naga


__ADS_1


__ADS_2