
"Mari kita lihat mereka!" ucap Qin Fan bersemangat.
"baik penguasa muda," jawab Long Qe, lalu keduanya mendekati keempat pria yang sedang berjaga itu.
keempat pria penjaga itu seketika bersikap siaga disaat mereka merasakan ada aura yang mendekati mereka, beberapa saat kemudian, dapat mereka lihat seorang pemuda tampan berambut hitam panjang menjuntai kebawah bersama dengan seorang pria paruh baya dengan rambut hitam panjang menjuntai kebawah.
"Patriak Long?" panggil salah satu penjaga itu, dia mengenal Long Qe.
"dimana saudari Jia Yu?" tanya Long Qe.
"matriak ada didalam Patriak Long," jawab penjaga itu.
"antarkan kami menemui saudari Jia Yu!" pinta Long Qe.
"baik Patriak," jawab penjaga itu, lalu dia menuntun Qin Fan dan Long Qe masuk kedalam goa kecil yang ada di dinding tebing itu, namun goa itu hanyalah gerbang saja, sebab ada lorong dimensi ruang dan waktu menuju ke dunia kecil milik klan Jia.
"silahkan masuk Patriak! tuan muda!" pinta penjaga mempersilahkan Qin Fan dan Long Qe masuk kedalam pusaran angin hitam keemasan, yang mana itu adalah lorong dimensi ruang dan waktu menuju dunia kecil.
Qin Fan dan Long Qe pun menganggukkan kepala mereka dan masuk kedalam pusaran angin hitam keemasan itu.
Whush... Whush...
Qin Fan, long Qe dan penjaga itu masuk kedalam dimensi ruang dan waktu, lalu membiarkan diri mereka dibawa kedunia kecil klan Jia.
30 menit kemudian.
ketiganya sampai disuatu padang yang cukup luas, yang mana itu adalah dunia kecil klan Jia, klan Phoenix Api.
"mari Patriak! tuan muda!" ucap penjaga menuntun Qin Fan dan Long Qe ke arah timur, dimana klan Jia berada.
10 menit melayang di udara, Qin Fan dan Long Qe dapat melihat ada dinding tinggi yang melindungi banyak bangunan didalamnya, yang tidak lain adalah klan Jia.
"siapa mereka saudara Jiu?" tanya salah satu penjaga gerbang klan.
"apa saudara sudah lupa dengan Patriak Long?" tanya balik penjaga yang menuntun Qin Fan dan Long Qe.
"maafkan aku Patriak!" ucap penjaga gerbang itu setelah mengenal Long Qe.
"tidak apa apa! susah lama sekali jadi maklum saja jika kamu tidak mengenali ku lagi," balas Long Qe tersenyum ramah.
"silahkan masuk Patriak! matriak ada didalam," balas penjaga gerbang itu.
"baik," balas Long Qe, lalu mereka masuk kedalam klan.
beberapa saat kemudian, Qin Fan, Long Qe dan penjaga gerbang yang tidak lain adalah Jia Jiu itu sampai didepan aula pertemuan.
"tunggu sebentar patriak Long! aku akan melapor pada matriak," ucap Jia Jiu ramah.
__ADS_1
"baik," balas Long Qe.
Jia Jiu pun masuk kedalam, tidak lama kemudian, yang keluar dari aula pertemuan bukan hanya Jia Jiu, tapi juga dengan beberapa puluh wanita paruh baya dan juga beberapa puluh pria paruh baya.
"saudara Long?" panggil salah satu wanita paruh baya, yang tidak lain adalah matriak klan Jia, atau Jia Yu.
"salam saudari Jia," ucap Long Qe memeluk Jia Yu, Jia Yu juga membalas pelukan Long Qe.
"bagaimana kabar mu saudari?" tanya Long Qe yang masih memeluk Jia Yu.
"seperti yang saudara lihat, bagaimana dengan saudara sendiri?" jawab dan tanya Jia Yu.
"aku baik saja saudari Jia," jawab Long Qe, lalu keduanya saling melepaskan pelukan mereka.
"siapa pemuda ini saudara Long?" tanya Jia Yu melalui telepati.
"kita masuk kedalam dulu saudari Jia, aku akan menjelaskan didalam," jawab Long Qe.
Jia Yu kemudian mengajak Qin Fan dan Long Qe kedalam aula pertemuan.
tapi sebelum itu, semua tetua klan Jia yang berjumlah 35 orang itu menyala Long Qe dengan ramah, sementara Qin Fan diperlakukan seperti anak tiri, tidak ada yang menghiraukan Qin Fan sama sekali.
"silahkan duduk saudara Long!" Jia Yu mempersilahkan Long Qe untuk duduk disalah satu kursi yang kosong.
"saudari Jia, ini adalah penguasa muda Qin Fan, dia adalah murid dewa kuno Yo Ko," ucap Long Qe berbicara melalui telepati.
"saudara Long tidak sedang bercanda bukan?" tanya Jia Yu terkejut.
"aku tidak sedang bercanda saudari Jia, jika bukan karena pengusaha muda yang merasakan aura keempat penjaga dan juga menyadari adanya ilusi, mungkin kita tidak akan bertemu seperti sekarang," balas Long Qe.
Jia Yu yang mendengar penjelasan Long Qe pun turun dari kursi utama dan berlutut didepan Qin Fan.
"Jia Yu memberi hormat pada penguasa muda," ucap Jia Yu berlutut.
apa yang dilakukan Jia Yu itu membuat ke 35 tetua klan terkejut dan hampir muntah darah, matriak yang mereka kenal sangat bar bar dan tidak mau tunduk pada siapapun kecuali penguasa agung Cen Cun itu kini berlutut didepan seorang pemuda, bahkan pemuda itu tidak mereka kenali sama sekali.
"apa yang matriak lakukan?" tanya salah satu wanita paruh baya.
"cepat berlutut dan beri hormat pada penguasa muda!" perintah Jia Yu.
"apa?"
semua tetua klan Jia sekali lagi terkejut, bagaimana tidak? Jia Yu memerintahkan mereka untuk berlutut pada seorang pemuda asing, bahkan kekuatan pemuda itu lebih lemah dari mereka.
semua tetua klan Jia menganggap Qin Fan lemah karena Qin Fan menekan kekuatan nya hingga berada di ranah abadi awal, hal itulah yang membuat mereka enggan untuk berlutut.
"apa kalian tuli hah? cepat berlutut dan beri hormat pada penguasa muda!" bentak Jia Yu yang melihat tidak ada satupun tetua nya yang berlutut.
__ADS_1
mendapat perintah, dengan terpaksa para tetua klan Jia itu berlutut pada Qin Fan.
"hormat kami penguasa muda," ucap ke 35 tetua klan Jia.
Qin Fan tidak langsung menyuruh mereka berdiri, dia tahu jika ke 35 tetua klan Jia itu terpaksa berlutut memberi hormat padanya, sehingga Qin Fan terlalu malas pada mereka.
"penguasa muda?" panggil Long Qe, dia merasa aneh karena Qin Fan hanya diam saja dan tidak menyuruh para tetua dan juga Jia Yu untuk berdiri.
"aku tidak akan menerima hormat orang yang tidak mau tunduk dibawah ku," ucap Qin Fan yang tahu dengan apa yang dipikirkan Long Qe.
mendengar itu, Long Qe menoleh pada Jia Yu, lalu dia berbicara melalui telepati.
"saudari Jia, sepertinya tetua klan Jia telah menyinggung penguasa muda," ucap Long Qe melalui telepati.
Jia Yu yang mendengar itupun merasa tidak enak dan juga malu pada Qin Fan, sebagai matriak, dia tidak bisa membuat tetua klan untuk menghormati setiap keputusan nya.
"jika diantara kalian tidak ada yang mau setia pada penguasa muda, kalian boleh pergi dari sini!" ucap Jia Yu pada semua tetua klan nya melalui telepati.
ke 35 terus klan Jia itu semakin terkejut dengan ucapan Jia Yu, hanya karena seorang pemuda, Jia Yu berani mengusir mereka, tapi disisi lain, tidak ada yang berani membantah perintah Jia Yu.
"jika kalian tidak mau melayani ku, aku tidak akan memaksa kalian," ucap Qin Fan, lalu dia menoleh pada Long Qe dan kembali berkata.
"ayo kita pergi Long Qe! aku tidak butuh mereka," ucap Qin Fan merasa kesal.
"baik penguasa muda," jawab Long, lalu dia dan Qin Fan keluar dari aula pertemuan.
"mohon ampun penguasa muda!" ucap Jia Yu tidak berdaya dengan para tetua klan nya.
Qin Fan tidak membalas atau membalikkan badannya, dia terus berjalan keluar, sementara Long Qe juga terus mengekorinya.
"mohon ampun penguasa muda!" ucap semua tetua klan Jia.
"aku tidak butuh hormat kalian yang tidak tulus itu," ucap Qin Fan terus berjalan.
"kami bersedia melayani penguasa muda dengan nyawa kami," ucap mereka meyakinkan Qin Fan.
Qin Fan pun menghentikan langkahnya setelah mendengar ucapan para tetua klan Jia, dia lalu membalikkan badannya, Qin Fan kemudian berkata.
"maka telanlah pil pil ini untuk membuktikan ucapan kalian!" ucap Qin Fan, lalu dia memberikan pada ke 35 tetua itu masing masing 10 butir pil pengikat jiwa.
"baik penguasa muda," jawab ke 35 tetua klan Jia, lalu mereka menangkap pil yang diberikan Qin Fan dan menelannya.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
__ADS_1
Terima Kasih....