Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Di Klan Wu


__ADS_3

"kapan kita ke klan Wu tuan muda?" tanya Wu Han.


"jika tuan Wu tidak punya urusan lain, kita kesana sekarang," balas Qin Fan.


"baik tuan muda," balas Wu Han, lalu keduanya juga keluar dari kediaman Wu Han dan pergi ke klan Wu.


klan Wu sendiri berada di arah utara kota Wu, dan nama kota Wu diambil dari nama pendiri kota, yang tidak lain adalah leluhur klan Wu, atau Wu Ming.


tapi seiring waktu, entah kenapa kekuatan klan Wu menurun drastis, sehingga klan yang dulu nya begitu disegani, kini hampir tidak di anggap oleh klan lain, dan karena penurunan kekuatan dari klan Wu itulah, klan Jing yang berada dibawah pimpinan Jing Chong menguasai kota Wu.


setelah berada di luar kota, Qin Fan dan Wu Han melayang di udara dan melesat ke arah utara menuju klan Wu, perjalanan ke klan hanya membutuhkan waktu 3 jam saja.


3 jam kemudian, Qin Fan dan Wu Han sampai di depan gerbang klan Wu, lalu keduanya turun dan berjalan ke arah gerbang.


"salam tetua Han," ucap empat murid klan Wu yang berjaga digerbang klan.


"lanjutkan tugas kalian!" balas Wu Han dengan anggukan kepala.


"baik tetua," balas keempatnya.


"mari tuan muda! kita masuk kedalam! mungkin Patriak berada di aula pertemuan," ucap Wu Han ramah pada Qin Fan.


"mari tuan Wu," balas Qin Fan.


keduanya pun masuk kedalam klan, lalu mereka pergi ke aula pertemuan, tidak lama kemudian, keduanya sampai di aula pertemuan, Wu Han pun membawa masuk Qin Fan kedalam.


didalam aula pertemuan, Patriak klan Wu atau Wu Shin sedang berdiskusi dengan para tetua klan, adapun diskusi mereka tidak lain adalah soal gunung batu yang hingga saat ini belum bisa mereka ambil hasilnya.


dan untung nya, gunung batu itu belum diketahui oleh klan atau sekte lain, yang mengetahui tentang adanya batu roh dan yang lainnya di gunung batu itu hanyalah klan Wu dan klan Zhou saja.


tapi karena perseteruan kedua klan yang tidak ada habisnya, akhirnya belum ada yang bisa mengambil hasil dari gunung batu itu, hal itulah yang membuat Wu Shin berusaha mencari solusinya.

__ADS_1


jika saja patriak klan Zhou atau Zhou Lian mau membagi hasil dari gunung batu itu, tentu mereka sudah bisa mengambil hasilnya sejak dulu, tapi karena tamak dan tidak ingin berbagi, alhasil, kedua klan tidak bisa mengambilnya.


di wilayah luar gunung batu juga Wu Shin dan Zhou Lian menempatkan murid murid klan mereka untuk berjaga, jika ada yang berani memasuki gunung batu, maka pihak yang satunya akan menyerang.


sehingga tidak ada yang berani memasuki gunung batu, sungguh lucu bukan? tapi itulah Zhou Lian, dia tidak ingin berbagi, akhirnya dia juga tidak mendapatkan apa apa.


"salam patriak, salam para tetua," ucap Wu Han setelah masuk kedalam aula pertemuan, tidak lupa dia juga menangkupkan tangan nya dengan hormat.


"salam patriak," ucap Qin Fan juga, dia juga menangkupkan tangan nya dengan hormat.


"salam tetua Han, salam tuan muda," balas Wu Shin ramah.


"maaf sudah mengganggu rapat Patriak dan para tetua," balas Wu Han.


"tidak apa apa tetua Han, meskipun tetua Han sekarang berstatus tetua tingkat tinggi disekte bukit emas, tapi tetua Han tetaplah anggota keluarga klan Wu, jadi sudah sewajarnya tetua Han berada disini," balas Wu Shin jujur.


"terima kasih Patriak," balas Wu Han, lalu dia menoleh pada Qin Fan, kemudian kembali menoleh pada Wu Shin.


"salam tuan muda Qin, aku Wu Shin," ucap Wu Shin mengenalkan namanya.


"salam patriak, aku Qin Fan," balas Qin Fan ramah.


setelah sesi perkenalan selesai, Wu Han menyampaikan maksud dan tujuan keduanya ke klan Wu, yaitu Qin Fan ingin membantu klan Wu dan klan Zhou untuk menyelesaikan perseteruan mereka.


para tetua yang mendengar ucapan Wu Han mengenai Qin Fan yang ingin membantu, tidak ada yang tidak bisa menahan tawa mereka, menurut mereka jika Qin Fan itu lucu.


"apa yang bisa tuan muda Qin lakukan tetua Han?" tanya salah satu tetua yang masih saja tertawa.


mendapat pertanyaan itu, kawah Wu Han jadi merah dengan sikap tetua itu, terlebih lagi semua tetua klan yang tertawa.


"cukup!" seru Wu Shin menatap tajam semua tetua nya.

__ADS_1


setelah semua tetua klan terdiam, Wu Shin menoleh pada Qin Fan, lalu dia bertanya.


"maafkan sikap para tetua ku tuan muda!" ucap Wu Shin yang tidak enak.


"tidak apa apa patriak, aku bisa mengerti," balas Qin Fan yang memang tidak tersinggung sama sekali, karena dia sudah terbiasa dengan hal yang seperti itu.


"terima kasih tuan muda, tapi jika aku boleh tahu, bantuan seperti apa yang ingin tuan muda berikan?" tanya Wu Shin.


"seperti yang tuan Wu katakan tadi, ku akan mencoba untuk mendamaikan klan Wu dan klan Zhou," jawab Qin Fan.


"tapi bagaimana caranya tuan muda?" aku sudah mengajak ketemuan dengan Patriak Zhou untuk membagi hasil dari dari gunung batu itu, tapi Patriak Zhou sama sekali tidak mau, dia tidak ingin berbagi dengan kami,"


"maaf sebelumnya, aku bisa tebak jika tetua Han sudah menjelaskan pada tuan muda tentang awal permasalahan nya bukan?" balas Wu Shin yang memang sudah berulang kali bertemu dengan Zhou Lian, tapi Zhou Lian tetap tidak mau.


"benar patriak, tuan Wu sudah menceritakan padaku semuanya, karena itulah aku ingin membantu agar perseteruan kalian tidak lagi berlangsung lebih lama, karena sangat disayangkan jika ada pihak lain yang mengetahui gunung batu itu dan mengklaim mereka yang telah menemukan nya," jawab Qin Fan.


"benar tuan muda, aku juga sudah memikirkan itu dan menjelaskan pada Patriak Zhou, tapi dia sama sekali tidak mau, Patriak Zhou tetap ingin berbagi, aku curiga jika ada yang menghasutnya, hanya masalahnya, siapa yang menghasut Patriak Zhou?" balas Wu Shin.


"aku akan mencari tahu masalah itu patriak, yang ingin aku dengar dari Patriak adalah, apa patriak mau aku membantu untuk menyelesaikan masalah ini?" tanya Qin Fan.


"aku akan sangat berterima kasih jika tuan muda dapat membantu kami," balas Wu Shin.


"baiklah, Patriak tidak perlu khawatir, aku akan menyelesaikan masalah ini dengan secepatnya," balas Qin Fan.


"jika aku boleh tahu, dimana letak klan Zhou Patriak?" tanya Qin Fan.


******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

__ADS_1


Terima Kasih....


__ADS_2