
"oh rupa nya kamu punya pengikut ras naga api manusia" ucap nya lagi, kedelapan naga dengan sosok 8 pria paruh baya itu adalah ras naga air, sehingga mereka sedikit terkejut melihat ketujuh naga api yang tiba tiba muncul itu.
"kamu benar, dan sebentar lagi kalian juga akan menjadi pengikut ku" balas Qin Fan santai.
"seperti nya kamu terlalu percaya diri manusia" balas nya lagi.
"kita lihat saja nanti, aku yang terlalu percaya diri atau aku hanya omong kosong" balas Qin Fan, lalu dia menyerang pria paruh baya itu dengan pukulan api penghancur.
Booooomm...
ledakan terjadi dipuncak gunung Dayu disaat pukulan Qin Fan dan pria paruh baya itu beradu, dan pertarungan maha dewa emas putih pun sekali lagi terjadi.
Long Shan dan Long Zhan melawan dua pria paruh baya yang berkekuatan maha dewa emas putih bintang 9, sementara kelima naga api lain nya melawan 5 naga air dengan kekuatan maha dewa emas putih bintang 8, sehingga kekuatan mereka semua berimbang.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan terus terjadi di tempat pertarungan, pohon dan hutan sekali lagi dibuat menjadi gundul dengan radius ratusan meter jauh nya.
"kamu cukup hebat manusia, dengan kekuatan maha dewa emas putih bintang 6, kamu mampu mengimbangi kekuatan ku" puji pria paruh baya yang menjadi lawan Qin Fan.
"aku tidak sehebat itu tuan naga, tapi aku bisa membuat mu tunduk dibawah ku" balas Qin Fan, yang juga terus menyerang dan menghindari serangan.
mereka terus bertukar jurus, hanya dalam hitungan menit saja, sudah puluhan jurus yang mereka keluarkan.
Booooomm Booooomm Booooomm
ledakan terus terjadi dan membuat area disekitar mereka semakin menjadi hancur, tercipta kawah dimana mana, gunung gunung pun beterbangan seperti kapas yang tertiup angin.
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan demi ledakan terus bersautan, Long Shan dan yang lain nya juga mendapat lawan yang seimbang, sehingga pertarungan semakin menarik.
*****
Di kota yang tidak jauh dari gunung dayu, meski tidak mendengar suara ledakan, tapi penduduk kota dapat merasakan getaran akibat pertarungan tingkat maha dewa itu.
semua penduduk kota berlarian ke tengah jalan, sebab mereka takut kalau kalau rumah mereka runtuh, sehingga mereka memilih untuk berada di luar rumah.
beberapa kota yang berada tidak jauh dari gunung Dayu semua bergetar seperti gempa, semua orang bertanya-tanya apa yang terjadi, sebab tiba tiba saja kita yang biasa nya aman, kini di guncang, dan mereka tidak tahu apa penyebab nya.
para tuan kota serta panglima dan jendral disetiap kota menerka nerka apa yang terjadi, ada yang mengatakan jika gunung Dayu akan meletus, ada juga yang mengatakan jika getaran itu karena pertarungan antara kultivator tingkat tinggi.
lalu setiap tuan kota memberi perintah pada panglima dan jendral mereka untuk mendatangi pusat gempa, yaitu di gunung Dayu, lalu setiap panglima dan jendral disetiap kota pergi ke gunung Dayu untuk melihat apa yang terjadi.
*****
Ditempat pertarungan.
Qin Fan dan bawahan nya bertarung sengit dengan lawan mereka masing masing, kadang mereka terpukul mundur akibat terkena serangan lawan mereka, tapi terkadang lawan mereka juga terpukul mundur oleh serangan mereka.
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan demi ledakan terus terjadi dan menghancurkan apa saja, angin berhembus kencang dan meratakan apa saja yang ada di sekitar mereka.
memasuki hari keempat, pertarungan tingkat maha dewa itu masih terus terjadi, para panglima dan jendral disetiap kota yang ditugaskan pun sudah berada di dekat pusat pertarungan.
dapat mereka lihat jika ada kekuatan besar yang bertarung, sehingga membuat semua kota yang berada tidak jauh dari gunung Dayu itu bergetar.
"kenapa tingkat maha dewa begitu banyak disini?" tanya seorang jendral yang heran, sebab tidak biasa nya kultivator dengan kekuatan maha dewa menunjukkan diri mereka.
tapi di depan mereka saat ini, ada belasan kultivator maha dewa yang sedang bertarung, sehingga membuat mereka sedikit terkejut.
"jangan mendekat ke area pertarungan mereka jika kalian masih ingin hidup" ucap panglima mengingatkan para jendral nya.
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan terus terjadi di area pertarungan, meski sudah empat hari mereka bertarung, tapi belum ada tanda tanda ada yang kalah, bahkan kekuatan mereka terlihat baik baik saja.
meski pun mereka semua sudah mendapat luka luka kecil, tapi itu tidak ada apa apa nya bagi kultivator maha dewa, mereka terus bertarung dengan sengit nya.
memasuki hari kelima, Qin Fan mengeluarkan kelima pedang emas nya, lalu dia mengalirkan elemen petir Ashura dan api emas nya pada kelima pedang emas itu, lalu dia mengendalikan kelima pedang itu dan menyerang.
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan terjadi lagi disaat kelima pedang itu berbenturan dengan senjata pria paruh baya yang menjadi lawan Qin Fan.
Pria paruh baya itu pun bertarung dengan sangat serius, Karena dia tahu pemuda di depan nya itu sangat kuat, meski pun ranah kultivasi nya berada 3 tingkat dibawah, tapi dia tahu jika pemuda itu memiliki kekuatan yang besar.
"menyerah lah anak muda, jika kamu menyerah, aku tidak akan membunuh mu dan juga pengikut mu" ucap pria paruh baya itu dengan sedikit sombong, dia berkata seperti itu tapi terus menyerang dan menangkis serta menghindari serangan Qin Fan.
"kamu terlalu percaya diri naga jelek, justru aku sangat ingin membuat mu bertekuk lutut dihadapan ku" balas Qin Fan yang juga terus melepaskan serangan, menghindar dan menangkis serangan pria paruh baya.
Long Shan dan yang lain nya pun terus bertarung dengan serius, mereka tidak berani mengalihkan perhatian mereka ke tempat lain sedikit pun, sebab resiko nya terlalu berbahaya.
"Saudara Zhan, kita satukan kekuatan kita, Ki harus mengalahkan mereka satu persatu" ucap Long Shan berbicara melalui telepati.
"baik saudara Shan" balas Long Zhan.
lalu kedua nya menyatukan kekuatan mereka, setelah kekuatan mereka menyatu, keduanya menyerang salah satu lebih dulu.
Booooomm...
ledakan besar terjadi disaat serangan Long Shan dan Long Zhan beradu dengan salah satu naga air yang berkekuatan maha dewa emas putih bintang 9, lalu melemparkan naga air itu jauh ke belakang.
Booooomm...
ledakan kembali terjadi disaat naga air yang terlempar itu menabrak tanah dengan keras, sehingga kembali menciptakan kawah yang besar.
"bajingan, dasar licik" balas naga air yang lain, dia sangat marah karena melihat Long Shan dan Long Zhan bekerja sama dan menyerang saudara nya.
__ADS_1
"bukan licik bodoh, tapi cerdik" balas Long Zhan mengejek.
"bajingan, akan aku robek mulut mu" balas naga air itu, lalu dia menyerang Long Zhan.
"sekali lagi saudara Shan" ucap Long Shan melalui telepati.
lalu sekali lagi kedua nya menyatukan kekuatan mereka dan menyerang naga air itu.
Booooomm...
kembali terjadi ledakan besar, naga air itu pun dikirim terbang jauh ke belakang.
Booooomm...
sekali lagi ledakan terjadi karena tubuh maga air itu menabrak tanah dengan keras.
tidak ingin memberi mereka waktu, Long Shan dan Long Zhan pun kembali melepaskan serangan ke kedua naga air yang sudah dikirim terbang itu.
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan sekali lagi terjadi ketika serangan Long Shan dan Long Zhan mengenai kedua naga air yang memang tidak siap menerima serangan itu.
kawah yang tadi nya tidak terlalu besar, kini berubah menjadi kawah yang sangat besar, tubuh kedua naga air itu terbenam kedalam tanah cukup jauh, meski begitu, kedua naga itu itu masih juga belum mati, tapi mereka berdua sudah terluka parah.
ditempat lain, kelima naga api yang melawan 5 naga air pun belum selesai dari pertarungan mereka, sebab kekuatan mereka juga berimbang, yaitu sama sama berada di maha dewa emas putih bintang 8.
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan terus bersautan, dimana ledakan itu menghancurkan apa saja, meski pun kelima naga api itu sudah terluka juga, tapi luka mereka tidak seberapa, sehingga tidak mengganggu konsentrasi mereka dalam bertarung.
"kalian berempat lindungi aku" ucap salah satu pria paruh baya yang merupakan sosok naga api.
"baik" jawab keempat saudara nya.
lalu pria paruh baya itu menggerakkan nya.
"api membakar alam" ucap sosok pria paruh baya itu
lalu dari telapak tangan kanan nya keluar api berwarna hitam, sementara telapak tangan kiri nya keluar api berwarna putih, lalu dia menyatukan kedua api itu.
semakin lama, api putih dan api hitam itu menyatu dan membesar, lalu dia lepaskan serangan api nya ke arah kelima naga air.
"perisai air" ucap kelima naga air itu, lalu mereka juga membuat perisai dari air.
keempat naga api yang melihat lawan mereka membuat perisai dari air, mereka pun menyatukan kekuatan mereka dengan pria paruh baya yang sudah lebih dulu menyatukan api putih dan api hitam itu.
kemudian mereka serempak melepaskan serangan ke arah 5 naga air.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan yang sangat besar terjadi disaat kekuatan lima naga api menyatu dan menyerang kelima naga air yang membuat perisai air itu.
mereka bersepuluh sama sama terlempar jauh kebelakang disaat serangan dan pertahanan mereka bertabrakan, lalu tubuh mereka semua menabrak tanah dengan keras dan menciptakan kawah yang lebih besar lagi.
Ukhuk ukhuk..
mereka bersepuluh sama sama memuntahkan darah dari mulut mereka, meski begitu, mereka masih berusaha bangun untuk saling mengalahkan.
Qin Fan dan lawan nya juga terus bertarung tanpa henti, kedua nya juga sama sama sudah terluka cukup serius, tapi kedua nya tidak mengurangi serangan mereka, mereka ingin saling mengalahkan juga, sehingga Qin Fan dan lawan nya tidak menghiraukan rasa sakit dan terus bertarung.
"sebaiknya kamu menyerah saja manusia, aku akan membiarkan mu hidup" ucap pria paruh baya yang menjadi lawan Qin Fan.
"justru aku yang menyuruh mu untuk menyerah dan menjadi pengikut ku, karena aku tahu kamu sudah terluka parah" balas Qin Fan, padahal dia juga sudah terluka cukup parah.
"kamu terlalu sombong manusia" balas pria paruh baya lagi.
"aku sombong karena aku memiliki kekuatan naga jelek" balas Qin Fan sekaligus mengejek, meski kedua nya saling membalas ejekan, tapi kedua nya juga terus melepaskan serangan dan menghindari serangan satu sama lain.
sementara itu, para panglima dan jendral yang menyaksikan pertarungan itu semakin mengagumi Kekuatan Qin Fan dan bawahan nya, serta lawan lawan mereka, karena baru kali ini para panglima dan jendral itu menyaksikan secara langsung pertarungan tingkat maha dewa.
Di tempat terjadinya pertarungan, pertarungan mereka sudah memasuki akhir, dimana bawahan Qin Fan sudah mulai mendominasi jalan nya pertarungan, entah apa penyebabnya, mungkin karena kerja sama yang solid sehingga bawahan Qin Fan menguasai jalan nya pertarungan.
sementara itu, Qin Fan dan lawan nya juga sudah mengalami luka serius, keduanya saling menyerang dengan sisa sisa Kekuatan mereka, tapi bisa dikatakan Qin Fan masih sedikit lebih unggul, sebab dia masih bisa bergerak kesana kemari sambil melepaskan serangan.
tapi lawan nya sudah sangat kesusahan untuk menghindari serangan Qin Fan, di hari kedelapan, akhirnya pertarungan yang sangat sulit untuk di menangkan itu dapat di menangkan oleh Qin Fan dan para bawahan nya.
setelah membuat lawan lawan mereka semua sudah tidak berkutik, Qin Fan membagikan pil penyembuhan dan juga pil pengumpul Qi pada bawahan nya, lalu mereka semua menahan dan menyerap pil itu.
tapi sebelum itu, Qin Fan membuat formasi pelindung, karena dia khawatir ada yang menggunakan kesempatan itu untuk mencelakai mereka.
beberapa saat kemudian, luka luka Qin Fan dan para bawahan nya sudah sembuh semua, baik luka luar maupun luka dalam, hanya saja kekuatan mereka masih belum pulih semua, baru 55% kekuatan mereka yang kembali.
begitu Kekuatan Qin Fan sudah kembali setengah, seperti biasa, dia memasukkan paksa pil pengikat jiwa kepada kedelapan naga air itu dan membuat kontrak jiwa dengan mereka, lalu setelah itu, Qin Fan memberikan mereka pil penyembuhan dan juga pil pengumpul Qi.
setelah semua luka luka mereka semua sudah sembuh, serta kekuatan mereka juga sudah kembali setengah, kedelapan naga air itu berlutut memberi hormat pada Qin Fan.
"hormat kami tuan" ucap mereka serempak.
"bangunlah!! aku ingin menyampaikan pada kalian, pil yang aku masukkan pada mulut kalian yang pertama kali adalah pil pengikat jiwa, jika ada diantara kalian yang berpikir mengkhianati ku, maka jika nya akan langsung hancur" ucap Qin Fan mengingatkan mereka.
"kami tidak berani tuan" balas mereka.
"jangan panggil aku tuan, panggil aku tuan muda, sebab aku belum tua" balas Qin Fan yang agak kesal, karena sejak tadi mereka memanggil nya tuan, seakan-akan dia sudah tua.
lalu setelah itu, Qin Fan memasukkan mereka semua kedalam dunia jiwa dan menyuruh mereka beristirahat di dunia jiwa, tidak lupa juga Qin Fan menghubungi ketiga raja dan ratu Yao agar menempatkan mereka di istana para Yao yang sudah kosong, serta memberikan mereka buah buah abadi seperti yang lain nya.
setelah mereka semua sudah masuk, Qin Fan masuk kedalam goa, tempat dimana harta Karun berada, tapi sebelum itu, dia membuat ilusi, karena dia sudah tahu jika ada banyak pasang mata yang melihat mereka bertarung selama seminggu lebih itu.
saat ini Qin Fan sudah berada didalam lorong goa dengan banyak anak tangga yang menurun, perlahan Qin Fan mengikuti anak tangga itu, 500 meter kebawah, kembali Qin menemukan sebuah ruangan yang lebih besar dari ruangan yang dia temukan di gunung Heinan.
__ADS_1
Qin Fan tidak bisa berkata kata lagi setelah melihat isi ruangan itu, mulut nya terbuka dan mata nya hampir melompat keluar, bagaimana tidak? jumlah Kristal jiwa yang ada di ruangan itu 2 kali lebih banyak dari kristal jiwa yang berada di gunung Heinan.
sementara batu roh, sumber daya berupa herbal serta senjata dan yang lain nya sama banyak nya dengan di gunung Heinan.
Qin Fan lalu membuat formasi pelindung didalam ruangan itu, lalu dia mengambil semua yang ada, dalam beberapa saat saja, semua yang ada di dalam ruangan itu habis di kuras Qin Fan kecuali 10 kristal jiwa dengan energi spiritual yang lebih padat dari yang dia serap di gunung Heinan.
"mungkin ini adalah kristal jiwa leluhur naga air" ucap Qin Fan sambil menatap 10 kristal jiwa yang sangat padat dengan energi spiritual itu.
"mungkin sebaiknya aku meningkatkan kekuatan ku sedikit lagi, karena banyak sekali kultivator maha dewa disini, dunia dewa kuno memang sangat mengerikan" ucap Qin Fan sambil mengingat pertarungan nya dengan kelima naga api dan kedelapan naga air.
lalu dia menggerakkan tangan nya dan membuat waktu lebih cepat seperti yang dia lakukan di gunung Heinan, setelah itu dia duduk didepan 10 kristal jiwa itu dan menyerap nya.
sementara itu di luar goa, para panglima dan jendral sangat penasaran dengan apa yang terjadi, karena sejak tadi mereka sudah tidak melihat dan mendengar ada nya pertarungan.
meski penasaran, tidak ada yang berani mendekat untuk mengecek apa yang terjadi, sebab mereka semua sudah melihat dengan mata kepala mereka sendiri jika yang bertarung itu tingkat maha dewa.
kekuatan yang tidak bisa mereka singgung sama sekali, sehingga mereka hanya bisa menunggu apa yang terjadi dengan rasa penasaran.
3000 hari telah berlalu di dalam ruangan besar, atau didalam perut gunung Dayu, tapi Qin Fan masih terus menyerap ke 10 kristal jiwa itu, meski begitu, kekuatan ke 10 kristal jiwa itu sudah 65% yang di serap Qin Fan, kekuatan Qin Fan juga sudah meningkat ke maha dewa emas putih bintang 8.
2000 hari kemudian, Qin Fan sudah menyerap semua energi yang ada didalam ke 10 kristal jiwa itu, dan kekuatan nya meningkat ke maha dewa emas Hitam bintang 1.
setelah menstabilkan pondasi kultivasi nya selama satu bulan, Qin Fan membuka mata nya dan menghentikan kultivasi nya, lalu dia berdiri dan menepuk-nepuk pakaian nya yang berdebu.
kemudian dia menekan kekuatan nya hingga dewa giok bintang 5 dan keluar dari ruangan, tapi ketika dia sampai diluar, tiba tiba dia merasakan aura yang sangat kuat mendekati gunung Dayu, tidak lama kemudian.
Whush... Whush... Whush...
muncul 3 sosok dengan kekuatan yang sangat mengerikan, ketiga sosok itu menatap tajam Qin Fan, lalu seseorang bertanya dengan nada kasar.
"apa kamu yang menghancurkan gunung ini?" tanya sosok itu.
Qin Fan tidak menjawab, karena dia sedang mengukir tingkat kultivasi ketiga sosok itu, dan alangkah terkejut nya dia, karena kultivasi ketiga sosok itu berada di ranah maha dewa emas Hitam bintang 5.
kekuatan yang tidak bisa dia singgung sama sekali, dengan tenang Qin Fan menjawab.
"bagaimana aku bisa menghancurkan gunung ini? apa tuan tuan merasa aku bisa menghancurkan gunung ini?" jawab Qin Fan berbohong sekaligus bertanya.
ketiga sosok itu terdiam, sebab mereka lihat kultivasi Qin Fan hanya berada di ranah dewa giok bintang 5.
"lalu siapa yang menghancurkan gunung ini? dan dimana Long Fei dan yang lain nya?" tanya sosok yang tadi.
Qin Fan berpura pura bingung dan tidak tahu apa apa, lalu dia menjawab, "maaf tuan, aku tidak tahu siapa yang tuan maksudkan, karena ketika aku sampai di gunung ini, semua sudah menjadi seperti ini, dan aku tidak melihat ada siapa pun disini" jawab Qin Fan bohong
tiba tiba salah satu lagi berkata, "kamu memang pandai bersandiwara anak muda, kamu bisa menipu semua orang, tapi tidak dengan ku"
"mata dewa ku bisa melihat kekuatan mu yang sebenarnya, dan kekuatan mu berada di ranah maha dewa emas Hitam bintang 1, bukan dewa giok bintang 5" ucap sosok itu.
sejak tadi sosok itu terus membaca tingkat kultivasi Qin Fan, tapi dia tidak bisa melihat nya, tapi setelah dia menggunakan teknik mata dewa, dia dapat melihat dengan jelas tingkat kekuatan Qin Fan yang sebenarnya.
Qin Fan sangat terkejut mendengar nya, dia tidak menyangka jika ada yang bisa melihat kekuatan asli nya.
dengan segera dia merobek ruang dan menghilang dari hadapan ketiga sosok yang sangat kuat itu.
"ingin melarikan diri dari ku? kamu terlalu naif" ucap sosok yang menggunakan teknik mata dewa, lalu dia juga merobek ruang dan mengejar Qin Fan, sebab dia bisa melihat kemana Qin Fan melarikan diri dengan teknik mata dewa nya.
Whush...
Qin Fan muncul di gunung yang permata kali dia masuk ke dunia dewa kuno.
Whush...
sosok yang mengejar Qin Fan juga muncul tidak jauh dari Qin Fan, dan hal itu mengagetkan Qin Fan.
"apa?"
Qin Fan sangat terkejut dengan kemunculan sosok yang menggunakan teknik mata dewa itu muncul tidak jauh dari nya.
karena selama ini, tidak ada yang bisa merobek ruang yang sama, tapi kali ini, ada yang melakukan hal itu, terlebih lagi kekuatan orang itu sangat kuat.
tidak ingin mengambil resiko, Qin Fan melesat cepat ke arah barat dengan kecepatan penuh.
"mau sampai kapan kamu lari dari ku bocah? kamu tidak akan lolos dari tangan ku" ucap sosok itu lalu mengejar Qin Fan.
10 hari kemudian, tiba tiba Qin Fan menabrak sebuah perisai tidak kasat mata dan membuat tubuh nya terpental ke belakang, sementara itu, sosok yang mengejar Qin Fan sudah tidak mengejar Qin Fan lagi.
entah apa penyebabnya dia tidak lagi mengejar Qin Fan, bahkan author pun tidak tahuπππ.
setelah terpental cukup jauh, Qin Fan kembali melayang mendekat ke perisai tidak kasat mata itu dan meraba raba, dia ingin mempelajari perisai itu.
ketika tangan nya menyentuh perisai itu, tiba tiba sebuah aura yang jauh lebih kuat dan lebih mengerikan lagi mendekat ke arah Qin Fan, bahkan Qin Fan pun sampai bergidik ketakutan dengan aura itu.
Whush...
sosok pria sepuh muncul di depan Qin Fan, sosok itu memiliki rambut putih panjang menjuntai ke bawah, serta jenggot putih nya juga panjang menjuntai kebawah hingga dada, bahkan kekuatan nya tidak dapat Qin Fan lihat.
*****
Tinggalkan Like dan komentar nya ya kak!!!
Masa iya yang jadi favorit lebih dari 3000, tapi yang like paling banyak 1.200.
yang lain nya pada kemana?
jadi gak semangat untuk nulis π€π€π€.
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
__ADS_1