Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Menjadi Penonton


__ADS_3

Keesokan harinya.


Qin Fan dan Long Qe membuka mata mereka, karena mentari pagi telah menyinari seluruh galaxy segi tiga, pemilik rumah yang pekarangan nya ditempati Qin Fan dan Long Qe pun membuka pintu rumah, dan ternyata pemilik rumah itu adalah penduduk desa yang ditanyai Qin Fan kemarin.


"salam tuan tuan," ucap penduduk desa ramah.


"salam tuan," balas Qin Fan dan Long Qe.


"sekarang masalah sungai sudah teratasi tuan, tuan dan semua penduduk desa sudah bisa mengalirkan air kedalam sawah dan ladang untuk menanam padi dan gandum lagi," ucap lanjut Qin Fan.


"benarkah tuan?" tanya penduduk desa bahagia.


"benar tuan, tuan bisa melihatnya sendiri ke sawah!" balas Qin Fan meyakinkan.


penduduk desa itu tidak lagi membalas ucapan Qin Fan, tapi dia berteriak lantang membuat pengumuman.


"selamat pagi semua, sungai sudah kembali mengalir, sekarang kita sudah bisa menanam padi dan gandum lagi," teriak penduduk desa itu lantang.


dia terus mengulang ulang pengumuman itu hingga beberapa kali, para penduduk desa yang mendengar pengumuman itupun berlarian ke arah rumah nya, karena mereka ingin memastikan kebenarannya.


"apa benar saudara Zhui? apa benar sungai sudah mengalir lagi?" tanya salah satu penduduk desa, yang tidak lain adalah kepala desa itu sendiri.


"benar kepala desa, sungai sudah kembali mengalir, tuan tuan ini lah yang membuat sungai kembali mengalir," jawab Zhui sambil menunjuk Qin Fan dan Long Qe.


kepala desa dan semua penduduk desa pun menoleh pada Qin Fan dan Long Qe, lalu kepala desa minta kejelasan pengumuman itu.


Qin Fan yang ditanya pun menganggukkan kepalanya, lalu dia berkata.


"benar tuan kepala desa, jika tuan kepala desa dan semua penduduk desa tidak percaya, silahkan periksa disawah dan ladang masing masing!" balas Qin Fan ramah.


"terima kasih tuan tuan," ucap kepala desa dan semua penduduk desa berlutut.

__ADS_1


kepala desa dan penduduk nya tidak bisa mereka tahan rasa terima kasih mereka, karena sungai adalah sumber utama untuk mengalirkan air ke sawah dan ladang mereka, setelah 2 tahun tidak bisa bertani dan menahan lapar, kini mereka sudah bisa bertani lagi.


Qin Fan dan Long Qe sangat tersentuh dengan ketulusan yang mereka, dia lalu dengan cepat menyuruh mereka semua untuk berdiri, Qin Fan merasa tidak enak karena diperlakukan dengan sangat hormat.


"bangunlah tuan kepala desa! kalian tidak perlu melakukan itu! sudah kewajiban kita untuk saling membantu," ucap Qin Fan merasa tidak enak hati.


"tapi bagaimana pun juga, tuan telah menolong desa ini," balas kepala desa.


"baiklah, aku terima ucapan terima kasih kalian," balas Qin Fan lagi.


kepala desa dan semua penduduk desa pun merasa sangat senang karena ucapan terima kasih mereka diterima oleh Qin Fan.


"baiklah, aku dan teman ku akan melanjutkan perjalanan kami, mulai dari sekarang, sungai tidak akan pernah kering lagi," ucap Qin Fan yang ingin melanjutkan perjalanan.


"kenapa tuan tuan terburu buru? bisakah tuan tuan tinggal lebih lama lagi disini?" balas kepala desa yang mencoba menahan mereka.


"maafkan kami tuan kepala desa, aku dan teman ku memiliki urusan yang tidak bisa kami tunda," balas Qin Fan bohong.


setelah berpamitan, Qin Fan dan Long Qe melanjutkan petualangan mereka, berada cukup jauh dari desa, Long Qe kembali bertransformasi menjadi naga biru, lalu Qin Fan melompat keatas punggungnya dan mereka melesat dengan kecepatan sedang.


3 hari kemudian.


dan hari sudah malam, Qin Fan dan Long Qe melihat sebuah kota dari jauh, karena tidak mendapat perintah untuk turun, Long Qe terus melayang, tepat berada diatas kota, Qin Fan menyuruh Long Qe untuk berhenti.


entah apa yang direncanakan Qin Fan sehingga dia menyuruh Long Qe berhenti tepat diatas kota, lalu Qin Fan memeriksa kota itu.


"ada apa penguasa muda?" tanya Long Qe.


"tidak ada apa apa Long Qe, aku hanya ingin melihat lihat saja," jawab Qin Fan, dia merasa aneh dengan kota itu, sebab hari belum tengah malam, tapi kota yang cukup besar itu sudah sepih.


"ayo kita pergi! kota ini baik baik saja," ucap Qin Fan setelah cukup lama berada diatas kota, ternyata Qin Fan memeriksa kota itu apakah aman atau tidak, entah kenapa Qin Fan ingin memastikan kota itu aman.

__ADS_1


"baik penguasa muda," jawab Long Qe, lalu dia kembali membawa Qin Fan.


tapi ketika mereka ingin pergi, Qin Fan dan Long Qe merasakan banyak aura yang mendekat ke arah mereka, Qin Fan dan Long Qe dapat merasakan jika ada lebih dari 10 ribu aura dengan kekuatan absolute keatas.


Qin Fan pun langsung membuat ilusi untuk mereka bersembunyi, dia ingin melihat kenapa begitu banyak aura kuat yang mendekat ke arah mereka, lebih tepatnya ke kota yang ada dibawah.


ketika lebih dari 10 aura itu sudah tidak jauh dari kota, tiba tiba ada hujan panah dari dalam kota dan mengarah ke banyak aura yang mendekat ke kota itu.


"penguasa muda? lihat!" panggil Long Qe sambil menunjuk kebawah, dimana ada ribuan panah yang dilepaskan, lalu melesat dengan kecepatan tinggi dan membelah sunyi nya malam.


"ternyata pasukan kota sedang bersembunyi, penduduk kota juga dilarang keluar karena ada perang," ucap Qin Fan, akhirnya dia paham kenapa kota begitu sepih, ternyata pasukan kota sedang bersembunyi untuk membuat kejutan pada musuh.


"benar penguasa muda, mereka cukup cerdik untuk mengelabui musuh," balas Long Qe memuji pasukan kota.


"tapi mereka pasukan dari mana penguasa muda? kenapa mereka memiliki kekuatan cukup besar untuk ras demi humam?" tanya Long Qe yang cukup terkejut dengan kekuatan puluhan ribu pasukan yang berada diluar kota itu.


"entahlah Long Qe, aku juga cukup terkejut dengan kekuatan mereka, karena di kekaisaran agung, hanya sedikit orang yang memiliki kekuatan absolute, apalagi absolute 3, absolute 2 dan absolute 1, lebih jarang lagi," balas Qin Fan.


keduanya terus mengobrol sambil menyaksikan pertempuran yang ada dibawah mereka, Qin Fan tidak ingin ikut campur sama sekali, dia hanya ingin menjadi penonton saja.


"apa kita tidak membantu pihak kota penguasa muda?" tanya Long Qe, karena tuannya itu suka membantu orang, tapi kalo ini hanya jadi penonton saja.


"biarkan saja dulu Long Qe! aku masih ingin melihat sejauh mana kekuatan pasukan kota dan musuh mereka," balas Qin Fan.


"baik penguasa muda," jawab Long Qe, lalu keduanya melanjutkan tontonan yang menarik itu.


******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

__ADS_1


Terima Kasih...


__ADS_2