Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Hutan Tolire 2


__ADS_3

2 jam masuk kedalam hutan.


Qin Fan bertemu dengan sekelompok hewan buas jenis serigala, sekelompok serigala dengan jumlah lebih dari 20 ekor itu memiliki kekuatan yang setara dengan kultivator penguasa alam tingkat 3 tahap puncak, dan ada seekor yang memiliki kekuatan yang setara dengan kultivator penguasa alam tingkat 4 tahap puncak.


"baiklah, mari kita mulai perburuan ini," ucap Qin Fan menatap sekelompok serigala itu.


"dasar dewa tidak tahu diri! kamu cukup berani masuk kehutan Tolire dewa bodoh," ucap sang pemimpin serigala.


"aku bukan cukup berani tuan serigala, tapi aku sangat percaya diri untuk masuk kesini, tahu kah kamu tuan serigala? kristal jiwa kalian sangat membantu ku untuk meningkatkan kekuatan, jadi maaf aku akan membantai kalian semua," balas Qin Fan tersenyum santai.


"bajingan, cepat bunuh dia!" seru pemimpin serigala pada pasukannya.


pasukan serigala yang diperintahkan pun bergerak maju dan menyerang Qin Fan.


"ingin membunuhku? kalian hanya bermimpi," cibir Qin Fan.


Qin Fan lalu melambaikan tangannya dan membuat beberapa gerakan aneh, lalu muncul dari kekosongan puluhan tapak yang terbentuk dari energi berwarna biru, puluhan tapak itu juga dibaluti dengan kekuatan petir surgawi.


setelah puluhan tapak itu tercipta, Qin Fan melepaskan puluhan tapak itu kearah puluhan serigala itu.


Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr


Booooomm Booooomm Booooomm..


ledakan besar terjadi disaat Qin Fan melepaskan serangan tapak bayangan yang dibaluti dengan petir surgawi itu, serangan itu juga langsung membunuh puluhan ekor serigala yang berkekuatan penguasa alam tingkat 3 itu tanpa sisa.


"bajingan, kamu sudah membunuh semua pasukan ku, aku akan mencabik cabik tubuh mu dewa sialan," teriak marah sang pemimpin serigala yang melihat puluhan pasukannya dibantai Qin Fan hanya dengan sekali serang.


"tunjukkan kemampuan mu serigala bodoh! jangan hanya seperti anjing ompong! tidak bisa menggigit tapi hanya bisa menggonggong," balas Qin Fan mengejek.


"bajingan, akan aku hancurkan mulut mu yang busuk itu," pemimpin serigala itu semakin marah, lalu dia menyerang Qin Fan dengan cakar nya.


melihat pemimpin serigala menyerang dengan cakar, Qin Fan mengaktifkan tubuh dewa naga, lalu dia menggunakan jurus pukulan api kekacauan.


Whush...


Qin Fan juga melesat kearah serigala setelah menyiapkan pukulan api kekacauan, dimana tangan Qin Fan diselimuti dengan api abadi.


Booooomm..


ledakan besar kembali terjadi disaat serangan Qin Fan dan pemimpin serigala beradu.


Whush... Whush...


Qin Fan dan pemimpin serigala itu sama sama terpental kebelakang, tapi Qin Fan hanya terpental beberapa meter saja, sementara pemimpin serigala terpental puluhan meter kebelakang.


imbas dari ledakan itu juga menghancurkan hutan Tolire yang berada disekitar mereka itu menjadi hancur, bahkan ledakan itu juga dapat didengar beberapa kilo kedalam hutan.


"bajingan ini ternyata sangat kuat," ucap pemimpi serigala yang merasakan dada nya sakit.


Whush...


"Pukulan Api Kekacauan," seru Qin Fan, Qin Fan tidak ingin memberikan kesempatan pada pemimpin serigala itu, sehingga dia kembali menyerang dengan pukulan api kekacauan.

__ADS_1


sementara pemimpin serigala yang melihat Qin Fan kembali menyerang pun berusaha untuk segera berdiri dan menghindari serangan Qin Fan itu, tapi dia kalah cepat dengan gerakan Qin Fan, alhasil, pemimpin serigala itu terkena serangan Qin Fan dengan telak.


Whush...


Booooomm..


sekali lagi serangan pukulan api kekacauan berhasil mengenai telak dada pemimpin serigala dan mengirimnya semakin jauh kebelakang.


"Ukhuk ukhuk," pemimpin serigala memuntahkan seteguk darah dari mulut.


"Aaaaaaarrg" jerit pemimpin serigala kesakitan, dada nya terasa sudah hancur karena terkena serangan Qin Fan.


"Pukulan Api Kekacauan," seru Qin Fan sekali lagi melepaskan serangan pada pemimpin serigala.


pemimpin serigala yang kembali melihat Qin Fan menyerang pun hanya bisa pasrah menunggu ajalnya tiba.


Booooomm..


kembali terjadi ledakan disaat pukulan api kekacauan Qin Fan berhasil mendarat ditubuh pemimpin serigala dan langsung membunuhnya, bahkan tubuh pemimpin serigala itu tampak gosong karena terbakar.


"lemah," ucap Qin Fan melihat tubuh pemimpin serigala yang sudah tergelatak tidak bernyawa itu.


Qin Fan lalu mengambil kristal jiwa semua serigala itu dan memasukkan kedalam cincin penyimpanan.


"lumayan untuk buruan pertama, aku akan semakin masuk kedalam," gumam Qin Fan setelah memasukkan puluhan kristal jiwa dengan kekuatan penguasa alam tingkat 3 hingga tingkat 4 itu.


Qin Fan lalu berjalan semakin masuk kedalam, tidak lupa dia juga mengedarkan aura spiritual nya untuk mencari hewan buas lainnya.


menjelang siang, Qin Fan kembali merasakan ada 5 ekor hewan buas yang berada 1 kilo meter didepannya, Qin Fan lalu melesat kedepan dengan cepat.


kelima beruang itu memiliki kekuatan yang setara dengan kultivator penguasa alam tingkat 4 tahap puncak, hal itu membuat Qin Fan tersenyum menyeringai.


"buruan bagus," gumam Qin Fan, lalu diam diam Qin Fan menciptakan tapak bayangan dan menyerang kelima beruang yang tidak menyadari kehadiran Qin itu.


Whush.. Whush... Whush...


puluhan tapak itu melesat dengan ekstrim kearah kelima beruang yang masih tidak menyadari jika nyawa mereka terancam.


Booooomm Booooomm Booooomm...


Ledakan besar terjadi secara beruntun disaat puluhan tapak terbentuk dari energi berwarna biru itu Qin Fan lepaskan dan menghantam kelima hewan buas jenis beruang itu dengan telak.


"bajingan mana yang menyerang diam diam hah? pengecut!" bentak salah satu beruang dengan kemarahan yang berapi api.


Whush...


Qin Fan muncul didepan kelima beruang itu dengan senyum yang mengambang.


"dewa sialan, aku akan membunuh mu dewa sialan," teriak murka beruang yang tadi, lalu dia melesat kearah Qin Fan.


Whush...


beruang itu melesat dengan kekuatan puncaknya.

__ADS_1


Qin Fan yang melihat beruang menyerang nya pun menyiapkan pukulan api kekacauan.


"Pukulan Api Kekacauan," seru Qin Fan.


Qin Fan lalu mengepalkan telapak tangannya, kemudian dia mengaliri kekuatan api surgawi kedalam kepalan tangan itu dan menyambut serangan cakar sang beruang.


ketika beruang itu sudah sangat dekat, Qin Fan pun melepaskan pukulan api kekacauan yang sudah dia siapkan itu.


Booooomm...


kembali terjadi ledakan disaat serangan cakar dan pukulan api kekacauan milik Qin Fan beradu.


Whush... Whush...


keduanya sama sama terpental kebelakang, seperti tadi, Qin Fan hanya terpukul mundur beberapa langkah saja, tapi beruang itu terpukul mundur puluhan meter.


"bajingan ini ternyata sangat kuat," gumam beruang di menyerang Qin Fan tadi.


"apa yang kalian lakukan? cepat bunuh dewa sialan itu!" serunya pada keempat beruang lainnya.


keempat beruang itu pun tersadar dari keterkejutan mereka, pasalnya, sedari tadi mereka tercengang karena salah satu dari mereka terlempar puluhan meter setelah beradu serangan dengan Qin Fan.


Qin Fan yang melihat keempat beruang yang bergerak kearahnya pun mengeluarkan ketujuh pedang emas dari cincin penyimpanan nya dan bersiap menyambut mereka.


"pertarungan yang menarik, sudah lama kita tidak bertemu, lakukan tugas kalian dengan baik," ucap Qin Fan tersenyum kepada ketujuh pedang emas yang berputar putar diatas kepalanya itu.


"baik, mari kita mulai pertarungan ini," ucap lanjut Qin Fan, lalu dia melesat kearah 4 beruang yang juga melesat kearahnya.


Traaaang Traaang Traaang


Booooomm Booooomm Booooomm..


terdengar suara senjata dan cakar beradu setelah serangan Qin Fan dan keempat beruang itu bertemu.


Booooomm Booooomm Booooomm..


ledakan terus terjadi, tapi Qin Fan dan keempat beruang itu terus bertarung, hanya dalam hitungan menit, sudah puluhan jurus yang mereka keluarkan untuk merobohkan lawan.


Qin Fan terus mengendalikan ketujuh pedang emas itu dan terus menyerang keempat beruang yang menjadi lawan nya.


pertarungan mereka semakin menarik perhatian penghuni hutan Tolire, pasalnya, pertarungan Qin Fan dan keempat beruang itu terdengar hingga ke bagian inti hutan Tolire, hal itu memancing kemarahan hewan buas tingkat tinggi yang berada dibagian inti hutan Tolire, terutama adalah raja hutan Tolire.


"cepat keluar dan lihat siapa yang berani membuat kekacauan diwilayah ku!" perintah seekor hewan buas jenis harimau kaki emas, dia adalah raja dihutan Tolire itu.


"baik yang mulia," jawab seekor kera api, yang tidak lain adalah salah satu jendral nya, kekuatan kera api itu setara dengan kultivator penguasa alam tingkat 7 tahap puncak.


Booooomm Booooomm Booooomm


Ledakan demi ledakan terjadi ditempat pertarungan antara Qin Fan melawan 5 ekor beruang, karena saat ini beruang yang dipikul mundur oleh Qin Fan itu sudah bergabung dengan keempat temannya dan bertarung melawan Qin Fan.


********


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!

__ADS_1


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih....


__ADS_2