
tak terasa waktu terus berlalu, seminggu kemudian, menjelang pagi, Qin Fan, Lulu, Lili dan ketiga tetua itu beristirahat di sebuah hutan, sebab Lulu dan Lili sudah kelelahan dan banyak Qi mereka yang terkuras, sehingga mereka beristirahat untuk mengisi kembali Qi mereka.
lalu Qin Fan mengatakan pada mereka jika dia akan berburu untuk makan malam, Qin Fan kemudian masuk ke bagian dalam hutan untuk berburu, tapi setelah satu jam dia menelusuri bagian dalam hutan, Qin Fan tidak menemukan satu hewan pun untuk di buru.
"sangat aneh, kenapa tidak ada satu hewan pun di hutan ini?" ucap Qin Fan keheranan.
meski begitu, Qin Fan terus menelusuri hutan itu, menjelang sore, tidak juga Qin Fan menemukan hewan buruan dan berniat untuk kembali, tapi ketika dia ingin kembali, yang ada dia hanya berputar putar di sekitar situ saja.
"bukan nya batu itu yang tadi? kenapa aku kembali kesini?" ucap Qin Fan yang kebingungan dan juga keheranan.
karena sudah lebih dari dua jam dia berjalan, tapi dia tetap melihat sebuah batu besar yang berada tidak jauh dari nya.
"apa mungkin aku tersesat?" gumam Qin Fan lagi, tiba tiba dia teringat dengan formasi ilusi.
"brengsek, kenapa aku bisa sebodoh ini?" ucap Qin Fan lagi yang menyalahkan diri nya sendiri, sebab sedari tadi dia tidak sadar jika hutan yang dia lihat itu adalah sebuah ilusi.
Qin Fan pun menggerakkan tangan nya dan menghilangkan ilusi itu.
Whush...
ilusi hutan yang lebat itu tiba tiba menghilang, lalu di ganti dengan pemandangan yang membuat Qin Fan terbengong, dimana banyak tebing tinggi menjulang ke atas, batu batu besar yang mengapung, serta ada 3 jenis herbal yang tidak Qin Fan ketahui nama nya, tapi dia yakin jika.
Qin Fan lalu menelusuri setiap tebing dan batu besar yang mengapung itu, dengan langkah pasti, Qin Fan mengamati setiap tempat yang dia lewati, ketika hari sudah gelap, Qin Fan menemukan sebuah goa dengan ukuran 2x5 meter.
perlahan Qin Fan mendekati mulut goa, sesampainya di mulut goa, mulut goa itu di segel dengan segel yang tidak Qin Fan ketahui, sebab ada rune rune kuno dan juga formasi diagram dengan kekuatan yang sangat kuat.
Qin Fan mencoba mempelajari segel dengan rune rune kuno itu, tapi sekuat apa pun Qin Fan berusaha, dia tetap tidak menemukan kelemahan segel di pintu goa itu, lalu Qin Fan mempelajari formasi diagram, tapi hasil nya juga sama.
Qin Fan pun duduk di depan pintu goa sambil menatap pintu goa yang masih di lindungi itu, merasa tidak menemukan kelemahan dari segel dan formasi diagram, Qin Fan memutuskan untuk membuat api dan menyandarkan tubuh nya di dinding tebing, lalu dia menutup mata.
keesokan hari nya, Qin Fan membuka mata nya, dan ketika membuka mata, hal pertama yang dia lakukan adalah mempelajari segel dan formasi diagram itu.
menjelang siang, sedikit pun Qin Fan tidak bergeser sedikit pun, dan keadaan masih tetap sama, dimana Qin Fan masih juga belum menemukan kelemahan segel dan formasi diagram.
lalu Qin Fan mengeluarkan kitab formasi dari cincin penyimpanan nya, karena dia ingin melihat ada atau tidak penjelasan mengenai segel kuno dan formasi diagram itu.
setelah mengeluarkan kitab formasi, Qin Fan mulai membuka dan membaca bab per bab, selama 3 jam lebih, Qin Fan terus mengulang ngulangi membaca kitab formasi, tapi semua penjelasan yang ada, tidak ada satu pun bab yang menjelaskan tentang segel dengan rune rune kuno seperti itu, apa lagi formasi diagram.
"apa aku serang saja?" ucap Qin Fan bertanya tanya.
" baiklah, aku akan mencoba nya" ucap nya lagi, lalu dia berdiri mengambil jarak dari pintu goa.
__ADS_1
lalu Qin Fan melepaskan pukulan api kekacauan ke arah segel dan formasi diagram itu dengan kekuatan penuh nya.
Whush...
Booooomm...
terjadi ledakan besar disaat serangan pukulan api kekacauan Qin Fan mengenai segel dan formasi diagram itu, Qin Fan terus menyerang berkali kali, menjelang sore, Qin Fan berhenti dan mengecek apa ada goresan atau tidak.
tapi betapa terkejutnya Qin Fan, karena segel dan formasi diagram itu jangan kan retak, bahkan tidak ada goresan sedikit pun, hal itu membuat Qin Fan semakin penasaran dengan sosok yang membuat segel dan formasi diagram itu.
*****
Di bagian luar hutan.
Lulu, Lili dan ketiga tetua yang bersama mereka itu masih menunggu Qin Fan dengan perasaan cemas, sebab sudah Qin Fan masuk ke dalam hujan sejak kemarin sore tapi belum juga kembali.
"bagaimana nona muda? apa kita pergi mencari tuan Qin? atau kita tinggalkan saja dia?" tanya salah satu tetua pada Lulu dan Lili.
mendapat pertanyaan itu, Lulu dan Lili tidak langsung menjawab, kedua nya terlihat sedang berpikir, dan yang terlintas di pikiran mereka adalah Qin Fan sudah pergi meninggalkan mereka, karena jika hanya pergi berburu, tentu dia sudah kembali dari sejak semalam.
tapi sudah sehari semalam Qin Fan tidak kunjung kembali, sehingga kedua nya berpikir jika Qin Fan sudah pergi.
"kita lanjutkan saja perjalanan kita tetua, mungkin tuan Qin sudah pergi lebih dulu" jawab Lulu setelah berpikir cukup lama.
"baik nona muda" jawab tetua itu, lalu mereka pergi meninggalkan Qin Fan yang masih kebingungan di tengah hutan.
*****
Didalam hutan.
Qin Fan masih duduk dan mempelajari segel dan formasi diagram itu dengan tanpa berkedip, ketika malam, Qin Fan mengeluarkan api putih dari ujung jari nya dan terus mempelajari nya, dan tidak terasa mentari pagi kembali menyinari Qin Fan.
"aku temukan" ucap Qin Fan kegirangan, sebab dia sudah menemukan celah untuk membuka segel dan juga formasi diagram itu.
lalu Qin Fan berdiri dan menyentuh dimana letak titik lemah yang dia temukan.
Whush... Whush....
Booooomm Booooomm...
gelombang angin yang sangat kencang serta terjadi ledakan besar disaat Qin Fan menghancurkan segel dan formasi diagram itu.
__ADS_1
Whush...
Qin Fan dikirim ratusan meter jauh ke belakang dan menabrak tanah dengan keras, lalu tercipta kawah yang cukup besar karena hantaman tubuh Qin Fan.
Ukhuk ukhuk..
Qin Fan memuntahkan seteguk darah dari mulut nya.
"sangat kuat" ucap Qin sambil menyeka darah dari mulut nya.
lalu dia memasukkan satu butir pil penyembuhan kedalam mulut nya, hanya dalam 10 tarikan nafas, luka yang di alami Qin Fan sembuh seperti semula, kemudian dia berdiri dan berjalan ke arah pintu goa yang sudah tidak terlindungi itu.
setelah berada di mulut goa, Qin Fan tidak langsung masuk kedalam, dia masih melihat lihat keadaan didalam goa, karena takutnya ada jebakan lain nya, cukup lama Qin Fan memeriksa goa itu, tapi dia tidak menemukan ada nya jebakan atau yang lain nya.
memastikan tidak ada apa apa, Qin Fan pun masuk ke dalam goa, 10 meter kemudian, dia menemukan sebuah pintu batu dengan ukuran 10x25 meter, lalu Qin Fan mencari tombol untuk membuka pintu batu itu.
beberapa saat kemudian, Qin Fan menemukan tombol itu, lalu dia memutar ke kanan tiga kali dan ke kiri dua kali, pintu batu itu pun bergetar dan perlahan terbuka, 20 tarikan nafas kemudian, pintu itu sudah terbuka sepenuh nya, Qin Fan pun masuk ke dalam.
dan ternyata di balik pintu itu adalah pintu itu adalah sebuah lorong, sepanjang lorong itu juga ada kristal cahaya yang menerangi sepanjang lorong.
dengan sikap waspada yang tinggi, Qin Fan menelusuri lorong yang penuh dengan kristal cahaya itu, 300 meter kemudian, Qin Fan sampai disebuah ruangan yang berukuran 10x15 meter, dan di setiap dinding ruangan itu ada 5 pintu batu lain nya.
setelah berada di tengah tengah ruangan, Qin Fan masih berdiri dan melihat pintu pintu batu yang ada di dinding goa, dia bertanya tanya ada apa di balik pintu pintu batu batu.
"sebaiknya aku periksa saja" ucap Qin Fan yang penasaran.
lalu dia pergi ke pintu yang berada di sebelah kanan nya, seperti tadi, Qin Fan menekan tombol yang ada di samping kanan pintu, setelah tombol di tekan, pintu itu bergetar dan bergeser ke samping kanan, dan ketika pintu itu terbuka, tampak sebuah lorong lagi.
Qin Fan pun menelusuri lorong itu, 200 meter kemudian, Qin Fan menemukan sebuah ruangan yang sangat besar, besar nya ruangan itu bisa menampung ribuan orang, tapi yang membuat Qin Fan tidak bisa berkata kata adalah isi dari ruangan yang besar itu.
mata Qin Fan melotot, mulut nya terbuka, bahkan mata nya tidak berkedip sedikit pun.
Buuuk.
bunyi benturan disaat tubuh Qin Fan roboh ke lantai, Qin Fan tidak sadarkan diri karena terkejut dengan apa yang dia temukan di dalam ruangan yang besar itu.
*****
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
__ADS_1
Terima Kasih...