
Qin Fan lalu kembali melayang mendekat ke 15 pemuda pemudi itu, lalu dia kembali melepaskan serangan pada mereka, Qin Fan tidak ingin memberikan mereka kesempatan untuk menyembuhkan diri atau mempersiapkan diri, sehingga Qin Fan kembali menyerang mereka dengan tapak suci.
Whush...
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan demi ledakan yang lebih besar lagi menggema dan memekakkan telinga di hutan iblis,bunyi ledakan itu bukan karena serangan Qin Fan berhasil mengenai mereka dan melukai mereka.
serangan yang Qin Fan lepaskan itu berbenturan dengan sebuah perisai yang tiba tiba muncul dan melindungi ke 15 pemuda pemudi itu, sehingga terjadi ledakan yang sangat besar.
Whush... Whush... Whush...
Qin Fan dan kedua sosok yang membuat perisai itu terlempar jauh ke belakang, kali ini Qin Fan terlempar lebih jauh lagi dari sebelumnya.
kedua sosok yang baru muncul itu terlempar lebih jauh lagi, kedua nya bahkan melewati ke 15 pemuda pemudi itu lebih dari 100 meter.
"sangat kuat," gumam Qin Fan yang merasa tangan nya kebas.
keduanya sosok itu pun berhenti terlempar karena tubuh mereka sudah menabrak tanah, lalu keduanya kembali melayang ke dekat Qin Fan, kemudian salah satu dari mereka berkata.
"kamu cukup berani anak muda, menyerang murid klan Hanzi sama saja dengan mencari mati," ucap sosok itu, dia terlihat seperti berusia 35 tahun, mungkin dia adalah murid senior di klan.
"maafkan aku tuan tuan, mereka lebih dulu mengusik ku, bahkan memaksa ku untuk menjadi suami salah satu dari mereka, dan aku tidak suka di paksa," balas Qin Fan membela diri.
mendengar itu, sosok 35 tahun yang merupakan seorang lelaki itu mengerutkan keningnya, karena dia tidak menyangka jika ada murid klan yang memaksa orang lain untuk menjadi suami nya, apalagi Qin Fan bukan lah ras mereka.
meskipun sudah mendengar alasan Qin Fan, tapi lelaki itu tetap tidak terima dengan apa yang dilakukan Qin Fan pada junior mereka, lalu dia kembali berkata.
"tapi tetap saja kamu melukai junior kami, jika saja kami tidak datang tepat waktu, apa mereka masih hidup?" balas lelaki itu.
"jika saja mereka membiarkan aku pergi dan tidak memaksa ku, tentu semua ini tidak akan terjadi," balas Qin Fan yang tidak mau disalahkan.
"terserah apa kata mu, hari ini aku akan menghukum mu," balas lelaki itu, lalu dia kembali menyerang Qin Fan, kemudian di ikuti teman nya yang satu.
Booooomm Booooomm Booooomm..
pertarungan mereka lebih dahsyat dari sebelumnya, karena kedua murid senior klan Hanzi itu memiliki kekuatan abadi awal bintang 6, sehingga keduanya sedikit menyulitkan Qin Fan, jika Qin Fan hanya melawan satu orang, mungkin Qin Fan masih bisa mengalahkan nya, tapi yang di lawan Qin Fan kali ini adalah 2 orang, dan kedua nya sama sama berada di abadi awal bintang 6.
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan demi ledakan terus terjadi, Qin Fan dan kedua lelaki itu bertarung dengan sangat sengit, hanya hitungan menit saja, ketiga nya sudah mengeluarkan ratusan jurus.
ketiganya juga kadang terlempar ke belakang, tapi segera mereka saling menyerang kembali.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan terus terjadi, hutan yang tadi nya sudah tandus dan banyak kawah yang tercipta, kini menjadi semakin hancur, lebih banyak lagi kawah yang tercipta, bahkan lebih besar dari sebelumnya beberapa kali.
__ADS_1
meski begitu, Qin Fan masih belum menggunakan jurus tapak suci, Qin Fan berulang kali mengeluarkan pukulan api kekacauan dan juga tapak bayangan.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan terus bersahutan.
Whush.. Whush.. Whush..
ketiganya kembali terlempar ke belakang, Qin Fan juga sudah mengalami sedikit luka, begitu juga dengan kedua lelaki itu.
Whush...
Qin Fan kembali menyerang mereka, kedua lelaki itu juga kembali maju dan menyerang Qin Fan.
"Amukan petir"
"Petir penghancur surga"
ucap Qin Fan, lalu dari atas langit, muncul kilatan kilatan petir surgawi yang menggelegar, kali ini Qin Fan menggunakan jurus dari kitab petir Ashura pemberian Wen Jiang.
Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr..
peter surgawi yang berwarna hitam keemasan itu menari nari di atas langit, semakin lama petir surgawi semakin kuat.
Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr..
kedua lelaki yang melihat Qin Fan menggunakan serangan petir pun menyiapkan serangan mereka, lalu keduanya merubah wujud mereka menjadi elang petir, lalu mereka juga mengeluarkan serangan mereka yang juga merupakan elemen petir.
setelah serangan mereka sudah siap dan kekuatan serangan sudah berada di puncak nya, Qin Fan dan kedua lelaki itu melepaskan serangan mereka bersama.
Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr
Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm..
terlihat petir hitam keemasan beradu dengan petir ungu milik kedua lelaki yang sudah berubah menjadi elang petir, lalu terjadi ledakan yang bahkan sangat kuat.
ledakan itu bahkan sampai mengguncang hutan iblis dan membuat beberapa klan yang berada 3 hari dari tempat pertempuran pun merasakan getaran itu.
Whush... Whush.. Whush..
sekali lagi Qin Fan dan kedua elang petir itu terlempar jauh ke belakang, ketiga nya sama sama terkena serangan petir dari lawan, Qin Fan terkena serangan kedua elang petir itu, kedua elang petir itu juga terkena serangan Qin Fan.
saat ini kondisi Qin Fan sudah mengalami luka dalam, tapi belum parah, Qi yang dia gunakan juga sudah 25% yang terkuras, lalu dia dengan cepat menelan pil penyembuhan dan pil pengumpul Qi menyerapnya dengan cepat, tidak sampai satu menit, luka dalam nya sembuh dan juga Qi nya juga kembali ke puncak nya.
kedua elang petir itu pun juga sudah terluka, meski belum parah, hanya saja mereka tidak memiliki pil penyembuhan, sehingga keduanya masih terluka meski tidak parah.
setelah luka nya kembali sembuh dan kekuatan nya kembali ke puncak, Qin Fan kembali menyerang kedua elang petir itu, kedua elang petir itu pun membalas serangan Qin Fan, sehingga pertarungan mereka kembali terjadi.
__ADS_1
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan demi ledakan kembali terjadi di hutan iblis, ketiganya terus saling menyerang dan menghindari serangan lawan, meski begitu, terkadang ketiganya terkena serangan lawan dan membuat mereka terpental ke belakang.
"ini semua karena kamu, jika kamu tidak memaksa menjadikan dia suami mu, pertarungan ini tidak akan terjadi," ucap salah satu dari ke 15 pemuda pemudi itu menyalahkan wanita yang tadi memaksa Qin Fan untuk menjadi suami nya.
wanita yang disalahkan itu pun hanya diam saja, karena memang awal permasalahan nya berasal dari dia, karena dia tidak dapat menahan godaan Qin Fan dan memaksa Qin Fan untuk menjadi suami nya.
pemuda yang menyalahkan wanita itu karena dia melihat kedua kakak senior mereka sudah terluka, sementara Qin Fan tidak terluka sama sekali, dia tidak tahu jika Qin Fan juga terluka tapi menelan pil penyembuhan dan pil pengumpul Qi.
hari demi hari Qin Fan dan kedua elang petir itu bertarung, namun belum juga ada yang terluka parah, kedua elang petir itu selain unggul dalam ranah kultivasi, keduanya juga unggul dalam hal jumlah.
sementara Qin Fan terus mengandalkan pil penyembuhan dan pil pengumpul Qi, setiap hari Qin Fan menelan kedua pil itu, Qin Fan menelan pil di saat mereka sama sama terlempar jauh ke belakang.
memasuki hari ke 10, pertarungan semakin sengit dan juga dahsyat, karena di hari ke 10 itu, ke 15 pemuda pemudi itu juga membantu kedua senior mereka dan mengeroyok Qin Fan.
Booooomm Booooomm Booooomm
ledakan terus bersautan di hutan iblis, kali ini Qin Fan lebih kelabakan lagi, sebab lawan nya menjadi lebih kuat beberapa kali.
"aku bisa mati jika seperti ini terus," ucap Qin Fan yang sedang memikirkan cara agar cepat menyelesaikan pertarungan itu, tapi tidak kunjung dia menemukan cara.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan kembali terjadi disaat serangan ke 17 elang petir itu beradu dengan tapak bayangan dan tapak suci yang Qin Fan lepaskan beberapa kali.
Whush... Whush... Whush...
satu persatu mereka kembali terlempar ke belakang, kedua hewan buas yang merupakan murid senior itu sudah terlalu cukup parah, meski pun belum terlalu parah, tapi keduanya sudah cukup kesulitan untuk bergerak dengan bebas, apa lagi untuk melepaskan serangan terkuat mereka.
ukhuk ukhuk.
kedua elang petir itu memuntahkan darah dari mulut mereka, ke 15 pemuda pemudi yang sudah berubah menjadi elang petir pun khawatir dengan kondisi kedua senior mereka.
sementara Qin Fan juga terlempar jauh ke belakang, Qin Fan juga mengalami luka dalam karena benturan serangan mereka.
Ukhuk ukhuk..
Qin Fan juga memuntahkan seteguk darah dari mulut nya,
******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
__ADS_1