Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Pertarungan Tahap Semesta


__ADS_3

"Kamu cukup berani anak muda, selama jutaan tahun, kamu orang pertama yang berani masuk ke dasar lembah ini, bahkan kamu mengambil semua sumber daya yang aku jaga selama ini, karena kebodohan mu itu, kamu akan menerima konsekuensinya," ucap pria sepuh menatap tajam Qin Fan.


Disisi sebrang, Qin Fan tidak langsung menjawab, dia masih menatap pria sepuh yang mengoceh itu, dia mencoba mengukur tingkat kekuatan pria sepuh itu, setelah mengukur tingkat kekuatan nya, Qin Fan dapat mengetahui jika yang dimaksud gurunya adalah pria sepuh yang ada didepannya itu.


"aku bukan cukup berani pak tua, karena meskipun aku tidak menemukan mu disini, aku pasti akan bertemu dengan mu dimasa depan, tapi rupanya takdir mempertemukan kita disini, dan hal itu membantu ku mempercepat petualangan ku di alam suci ini," balas Qin Fan tersenyum senang


Qin Fan tersenyum senang karena kultivator yang memiliki kekuatan tahap semesta bintang 1 yang disebut gurunya adalah pria sepuh itu, karena sudah bertemu, Qin Fan sudah tidak repot repot lagi mencari kesana kemari.


pria sepuh yang mendengar ucapan Qin Fan itu mengerutkan keningnya, dia tidak mengerti dengan arah pembicaraan Qin Fan, pria sepuh itu menangkap jika Qin Fan sedang mencarinya.


"apa maksud mu mencari ku anak muda? apa kamu sudah bosan hidup?" tanya pria sepuh mengerutkan kening, meski begitu, nada yang dikeluarkan itu sangat tidak sedap untuk didengar, karena lebih mengarah ke bentakan.


Qin Fan menggeleng kepala, tidak lupa dia juga tersenyum, lalu dia berkata.


"aku mencari mu, karena ingin memberikan mu 2 pilihan, pertama, menyerah dan jadi pelayan ku! kedua, kamu menolak dan aku membunuh mu," ucap Qin Fan santai sambil menyunggingkan senyum.


"apa? menjadi pelayan mu? membunuh ku? Hahaha... apa kamu bercanda anak muda? Hahaha.." balas pria sepuh tertawa lepas, dia merasa lucu dengan pilihan yang diberikan Qin Fan.


sebagai seorang kultivator tahap semesta bintang 1, tentu menjadikan nya sebagai kultivator terkuat di alam suci ini, tapi seorang pemuda yang entah dari mana datang nya, memberikan dia pilihan yang konyol.


"aku tidak sedang bercanda pak tua, menjadi pelayan ku atau mati?" kali ini Qin Fan sudah tidak tersenyum lagi, ucapan Qin Fan kali ini mengandung tekanan.


"bagaimana jika aku tidak mau? apa kamu akan membunuh ku? apa kamu mampu melakukan itu?" balas pria sepuh yang masih merasa Qin Fan itu bodoh.


"baiklah, aku sudah memberikan mu 2 kali kesempatan, maka tidak ada lagi kesempatan ketiga," balas Qin Fan, lalu dia melepaskan pukulan api kekacauan kearah pria sepuh itu.


Whush...


pukulan api kekacauan melesat kearah pria sepuh, setelah Qin Fan mengayunkan tangannya.


Disisi sebrang.


pria sepuh yang melihat sebuah pukulan yang melesat kearahnya pun membuat gerakan tangan.


"Tapak Petir,"


seru pria sepuh itu, lalu muncul dikedua telapak tangannya cahaya hitam kebiruan, cahaya hitam kebiruan itu berputar putar dikedua telapak tangannya, lalu pria sepuh itu menyatukan kedua telapak tangannya.


Whush..


pria sepuh itu mendorong cahaya hitam kebiruan kedepan, lalu cahaya hitam kebiruan itu membentuk sebuah tapak, tapak itu diselimuti oleh petir hitam kebiruan.


Whush..


tapak Petir melesat kearah Qin Fan dengan kecepatan ektrim, kecepatan tapak petir itu menyapu apa saja yang dia lewati.


Boom Boom..


terjadi ledakan besar disaat pukulan api kekacauan dan tapak petir beradu.


ledakan itu juga mengguncang gunung yang tingginya melewati awan itu, dan juga seluruh lereng gunung dan hutan yang berada dibawahnya.


ledakan besar dan guncangan yang berasal dari dasar kawah itu membuat Jianjun, Duajie, Fang Yun dan Fang Lin terkejut, meski begitu, tidak ada yang berani turun kebawah, mereka tahu jika tuan mereka sedang bertarung dengan seseorang didasar kawah.


jika salah satu diantara mereka yang turun kebawah, maka akan mengganggu konsentrasi Qin Fan ketika bertarung, karena mereka sadar jika kekuatan mereka hanya akan menjadi beban bagi Qin Fan, jika mendapatkan lawan yang tangguh.


Didasar Kawah.


Whush.. Whush..

__ADS_1


Qin Fan dan pria sepuh sama sama terpental kebelakang hingga puluhan meter.


"bajingan tengik ini ternyata cukup kuat," gumam pria sepuh, dia merasa tangannya sedikit kebas karena beradu serangan.


Disisi lain.


Qin Fan sudah tahu akan mendapatkan lawan yang tangguh, sehingga dia tidak terkejut lagi, menghadapi tahap semesta bintang 1 bukanlah sesuatu yang mudah, meski begitu, bukan mustahil Qin Fan akan mengalahkannya.


"kamu cukup hebat anak muda, diusia mu yang masih muda, kami sudah memiliki kekuatan tahap semesta," ucap pria sepuh yang sudah mengendalikan dirinya dan kembali melesat kearah Qin Fan.


"Oh.. apa kamu terkejut pak tua? sebenarnya serangan mu barusan hanya seperti semut yang menggigit saja, aku pikir dengan kekuatan mu itu, kamu dapat membuat ku berkeringat, ternyata aku terlalu berlebihan," balas Qin Fan mengejek.


mendengar ejekan Qin Fan, wajah pria sepuh menjadi merah karena marah, berani sekali Qin Fan menyebut serangan nya seperti semut yang menggigit.


"bedebah kamu anak muda, baru bisa menahan satu serangan ku saja kami sudah sombong, rasakan tapak surgawi ku," seru pria sepuh dengan Kemarahan yang berapi api.


"Tapak Surgawi,"


seru pria sepuh itu lagi, lalu dia kembali membuat gerakan tangan.


Whush..


sebuah tapak yang jauh lebih besar dengan kekuatan yang jauh lebih kuat dari tapak petir muncul dari kekosongan, tapak surgawi itu terbentuk dari energi hitam kebiruan, tapak surgawi juga mengeluarkan petir hitam kebiruan yang berderak derik.


Whush..


tapak surgawi melesat dengan kekuatan yang sangat besar kearah Qin Fan, ketika tapak surgawi melesat, dibawahnya tercipta sebuah larutan dengan lebar 15 meter dan kedalaman mencapai 20 meter.


Disisi Sebrang.


Qin Fan yang melihat pria sepuh membuat sebuah tapak, dia juga menyiapkan tapak suci, Qin Fan masih ingin menguji kekuatan pria sepuh itu.


seru Qin Fan, lalu dia membuat tapak suci dari energi cahaya, tapak suci yang transparan pun terbentuk, Qin Fan kemudian menyuntikkan Qi nya dengan cukup banyak kedalam tapak itu.


Whush..


tapak suci melesat kearah pria sepuh, kecepatan tapak suci juga sama seperti kecepatan tapak surgawi.


Booooomm Booooomm..


kembali terjadi ledakan besar didasar kawah, ledakan itu beberapa kali lebih kuat dari ledakan sebelumnya.


sekali lagi gunung tinggi itu dibuat terguncang karena ledakan itu, bahkan guncangan nya beberapa kali lebih kuat juga, banyak kultivator yang berada dihutan yang berada dibawah lereng gunung menjadi panik, mereka berpikir jika gunung itu akan meletus, sehingga terjadinya guncangan hebat.


Didasar kawah.


ledakan itu juga menganjurkan tebing yang berada dalam kawah, sehingga menjadikan kawah semakin besar, bahkan banyak kawah kawah kecil yang tercipta didalamnya.


Whush Whush


Qin Fan dan pria sepuh kembali terpental kebelakang, lalu keduanya menabrak tebing yang berada didalam kawah itu dengan keras.


Boom Boom..


terjadi ledakan disaat tubuh Qin Fan dan pria sepuh menabrak tebing.


meski begitu, keduanya masih belum terluka parah, hanya saja terlihat ada darah yang mengalir di sudut bibir mereka.


"bajingan kecil itu selalu mampu menahan serangan ku, tidak heran dia begitu berani mengancam ku," gumam pria sepuh dengan menyeka darah di sudut bibir.

__ADS_1


Disisi sebrang.


Qin Fan juga cukup puas karena pertarungan mereka itu, dia hanya menggunakan kekuatan yang tidak sampai 50%, tapi bisa membuat pria sepuh itu terpental ke belakang dengan ektrim juga.


setelah menyeka darah yang ada disudut bibir, Qin Fan kembali melesat kearah pria sepuh itu, lalu dia mengeluarkan sebuah jurus lagi.


"Tapak Naga Api,"


seru Qin Fan, sebuah cahaya biru keluar dari dalam tubuh Qin Fan, lalu berkumpul di kedua telapak tangannya dan berputar putar.


Whush..


Qin Fan mendorong cahaya biru kedepan, lalu membentuk sebuah tapak naga, Qin Fan lalu menyuntikkan Qi nya kedalam tapak itu sebanyak 75%.


Whush...


Qin Fan mengayunkan tangannya dan mengarahkan tangannya kearah pria sepuh, lalu tapak naga api melesat kearah pria sepuh dengan kecepatan yang lebih ektrim lagi, bahkan pasir yang dilewati tapak naga api itu terbakar olehnya.


Disisi Sebrang.


"Tapak Pemusnah,"


seru pria sepuh, lalu dia juga membuat sebuah tapak dengan kekuatan yang jauh lebih besar lagi, setelah tapak terbentuk, pria sepuh itu menyuntikkan Qi nya kedalam tapak sebanyak 75% juga.


...Whush.....


...Tapak Pemusnah melesat dengan kecepatan yang lebih ektrim lagi kearah Qin Fan....


Boom Boom Boom..


terjadi ledakan beruntun disaat tapak naga api dan tapak pemusnah beradu, terjadi gelombang angin yang sangat ektrim didasar kawah setelah kedua tapak itu beradu.


gelombang angin yang sangat ektrim itu menggulung apa saja yang ada didasar kawah, sehingga pandangan didasar kawah menjadi gelap karena debu dan pasir yang beterbangan kemana mana.


beradunya dua kekuatan itu juga membuat gunung semakin berguncang dengan guncangan yang jauh lebih dahsyat lagi, para kultivator yang mencari sumber daya digunung itu pun berlarian turun gunung dengan ketakutan.


keempat bawahan Qin Fan juga semakin khawatir dengan tuan mereka, meski begitu, tetap saja tidak ada yang berani untuk turun kebawah, mereka semakin yakin jika saat ini Qin Fan menghadapi lawan yang sangat kuat, sehingga membuat gunung itu berguncang dahsyat.


Didasar kawah.


Whush.. Whush..


Qin Fan dan pria sepuh kembali terpental dengan kecepatan ektrim, kecepatan nya bahkan mengalahkan peluru yang ditembakkan dari senjata sniper, lalu menabrak tebing yang sudah hancur itu dengan sangat keras.


Boom Boom..


sekali lagi terdengar ledakan di tebing dari dua sisi yang berbeda, disaat tubuh Qin Fan dan pria sepuh menabraknya dengan ektrim.


"Ukhuk ukhuk,"


Qin Fan dan pria sepuh sama sama memuntahkan darah dari mulut mereka, kini keduanya sama sama sudah mengalami luka dalam.


"tahap semesta memang sangat mengerikan, jika tahap semesta 1 bintang 1 saja sudah sekuat ini, lalu bagaimana dengan bintang 2 dan seterusnya?" gumam Qin Fan yang merasakan kekuatan besar itu.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

__ADS_1


Terima Kasih....


__ADS_2