
"Kita tunggu mereka selesai menguburkan pasukan yang tewas, barulah kita ke klan Shu," ucap lanjut Qin Fan, karena saat ini pasukan nya masih menggali lubang untuk menguburkan jasad pasukan dari klan Lu yang setia pada Lu Ji, sementara pasukan Qin Fan tidak ada yang tewas.
pasukan Qin Fan tidak ada yang tewas bukan tanpa alasan, sebab mereka semua sudah mengikuti banyak pertempuran bersama Qin Fan, sehingga membuat pengalaman bertarung mereka semakin banyak, hal itu lah yang membuat mereka unggul.
tidak berapa lama kemudian, semua jasad sudah di kuburkan, lalu Qin Fan menyuruh Lu Ji mengirimkan gambaran wilayah klan Shu, dengan patuh Lu Ji mengirimkan gambaran hutan yang berada tidak jauh dari klan Shu, lalu Qin Fan merobek ruang kesana.
selesai merobek ruang, Qin Fan memerintahkan bawahan dan pasukan nya masuk kedalam robekan ruang itu, lalu disusul oleh nya dan Lu Ji.
Whush... Whush... Whush...
satu persatu mereka muncul di hutan yang tidak jauh dari klan Shu, lalu Qin Fan memerintahkan ke 51 bawahan nya yang berkekuatan kekal tahap menengah itu untuk memimpin pasukan dan menyerang klan Shu.
sementara pasukan nya dan bawahan nya bergerak menyerang, Qin Fan kembali membuat formasi penjara dan mengurung klan Shu, karena dia tidak ingin ada satu pun yang lolos dari pertempuran nanti.
selesai membuat formasi penjara, Qin Fan mengajak Lu Ji untuk duduk di sebuah pohon besar dan menonton pembantaian yang akan dilakukan para bawahan dan juga pasukan nya.
Booooomm Booooomm Booooomm..
terjadi ledakan beruntun disaat Long Shan dan yang lainnya melepaskan serangan pada gerbang klan dan menghancurkan nya, lalu mereka masuk kedalam klan.
murid murid klan Shu yang mendengar suara ledakan pun berhamburan dari dalam, hanya dalam hitungan menit, lapangan latihan murid klan sudah penuh dengan murid murid klan Shu, dan pertempuran pun di mulai, lebih tepat nya pembantaian.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan demi ledakan terjadi disaat serangan mereka beradu, ledakan itu juga merubah banyak murid klan Shu menjadi kabut darah, karena unggul dalam hal kekuatan, hal itu memudahkan Long Shan dan para saudara nya membunuh murid murid klan Shu dengan sangat mudah.
Di aula pertemuan klan.
"bajingan mana yang berani menyerang klan Shu?" teriak marah Patriak klan Shu, yang tidak lain adalah Shu Yan.
"sepertinya ada klan lain yang ingin mencari mati Patriak," ucap salah satu tetua.
"ayo kita keluar dari pelajaran pada orang yang tidak tahu diri itu!" ucap Shu Yan, lalu dia berdiri dari kursi utama dan keluar dari aula pertemuan.
"apa?
Shu Yan dan ke 50 tetua nya terkejut saat mereka berada tidak jauh dari pertempuran dan melihat siapa yang menyerang klan Shu.
"klan Lu? tapi bagaimana bisa?" Shu Yan masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, dimana saat ini dia dan ke 50 tetua nya melihat Lu Xiang, Lu Xuan, Lu Luan dan para tetua klan Lu yang setia pada Lu Ji sedang membantai murid murid klan nya.
"cepat hadapi mereka atau murid murid klan kita habis dibantai!" perintah Shu Yan.
"baik Patriak," jawab ke 50 tetua, lalu mereka bergerak masuk ke dalam pertempuran.
Booooomm Booooomm Booooomm..
__ADS_1
ledakan demi ledakan terus bersahutan di gerbang klan Shu, sudah hampir setengah murid murid klan shu yang di bantai.
"saudara Qian, itu Patriak Shu Yan, ayo kita seret dia ke hadapan penguasa muda!" ucap Wen Haong yang melihat Shu Yan dari kejauhan.
"benar saudara Wen, ayo kita seret dia!" balas Qian Duan, lalu keduanya melesat ke arah Shu Yan yang masih belum bergabung dalam pertempuran.
"saudara Zhan, saudara dan yang lain nya hadapi tetua mereka, jangan biarkan pasukan yang mengahadapi merek," ucap Long Shan yang melihat ke 50 tetua klan Shu yang sedang bertarung melawan pasukan mereka.
"baik saudara Shan," balas Long Zhan, lalu Long Zhan, Long Fei, Long Fu, Long Heinan, Tong Xiu, Gao Ze dan kesembilan tetua klan Lu serta Lu Xiang menyerang ke 50 tetua klan Shu, lalu diikuti oleh ke 35 tetua klan Wen dan klan Qian dari belakang.
Whush.. Whush.. Whush..
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan besar terjadi disaat Long Zhan dan ke 15 saudaranya menyerang ke 50 tetua klan Shu, serangan yang tiba tiba itu membuat ke 50 tetua klan Shu tidak sempat menghindar atau memblokir nya, sehingga mereka terkena serangan itu dengan telak.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan beruntun terjadi lagi disaat tubuh ke 50 tetua itu menabrak bangunan bangunan klan dan menghancurkan nya, tidak ingin memberikan kesempatan, Long Zhan dan dan para saudaranya kembali melesat ke dalam puing puing bangunan itu dan menyeret para tetua klan Shu keluar dari dalam.
setelah menyeret mereka keluar, Long Zhan dan para saudaranya melepaskan pukulan demi pukulan ke 50 tetua klan Shu itu hingga wajah mereka pun tidak terbentuk lagi, wajah mereka sudah berubah bentuk dan tidak seperti wajah lagi.
puas menyiksa para tetua, mereka membunuh para tetua itu, lalu masuk ke setiap bangunan klan dan membunuh setiap anggota klan yang mereka temukan tanpa pipih kasih.
baik itu anak kecil atau pun orang dewasa, tuan maupun muda, laki laki maupun perempuan, semua dibunuh tanpa sisa, sebab mereka sadar jika hanya akan menjadi bumerang jika ada yang dibiarkan hidup.
saat ini Wen Haong dan Qian Duan juga sedang menyiksa Shu Yan, keduanya terus menghajar Shu Yan hingga babak belur, lalu tiba tiba sebuah suara dari belakang berteriak meminta mereka untuk menghentikan penyiksaan itu.
"hentikan!" teriak suara itu.
Wen Haong dan Qian Duan pun menoleh ke asal suara, keduanya mengenal siapa pemilik suara itu.
"kita bertemu lagi tuan muda Shu," ucap Wen Haong tersenyum jahat, iya benar, pemilik suara yang menghentikan mereka adalah tuan muda Shu, mereka pernah bertemu di salah satu penginapan, dimana Qin Fan mempermalukan nya.
"tu-tuan?"
ucap tuan muda Shu dengan gemetar, kini dia tahu siapa yang menyiksa ayahnya itu.
"apa saudara Wen dan saudara Qian mengenalnya?" tiba tiba sebuah suara kembali bertanya, lalu muncul Long Zhan dan para saudaranya.
mereka sudah selesai membantai semua anggota keluarga klan Shu, sehingga saat ini mereka berada di belakang Wen Haong dan Qian Duan.
"kami pernah bertemu sekali di penginapan, dan penguasa muda mempermalukan dirinya karena berani kurang ajar," jawab Wen Haong.
"jadi seperti itu? jadi dia berani bertingkah sombong didepan penguasa muda?" tanya Long Zhan.
__ADS_1
"benar saudara Zhan, jadi kita apakan mereka berdua? sepasang ayah dan ank yang tidak tahu diri ini?" tanya Wen Haong.
"seperti yang kita lakukan pada Lu Sun Mu di klan Lu saudara Wen," jawab Long Shan tersenyum jahat.
lalu mereka mulai memotong jari kaki hingga mencapai lutut, kemudian dilanjutkan dengan jari tangan hingga lengan, sepasang ayah dan anak itu terus menjerit kesakitan, tapi jeritan mereka membuat Long Zhan dan para saudara nya semakin giat untuk menyiksa mereka.
Di gerbang sekte, pertempuran juga sudah selesai, semua murid murid klan Shu juga tidak ada yang dibiarkan hidup, jika ada yang berteriak karena mengalami sayatan pedang atau tusukan tombak, pasukan Qin Fan dan klan Lu langsung saja memenggal kepala mereka.
lalu setelah itu mereka mengumpulkan semua cincin penyimpanan dan mengumpulkan semua jasad dan di bakar, setelah membakar semua jasad, Long Shan menyerahkan cincin penyimpanan pada Qin Fan.
tidak lama setelah Long Shan menyerahkan cincin penyimpanan, Long Zhan dan para saudara nya juga datang, lalu Long Zhan menyerahkan cincin penyimpanan juga pada Qin Fan.
cincin penyimpanan yang diserahkan Long Zhan adalah milik semua anggota klan Shu dan dari gudang penyimpanan harta klan.
"bagaimana dengan Patriak klan?" tanya Qin Fan.
"Hehehe.. aku dan saudara yang lain hanya memberikan rasa sakit sedikit padanya penguasa muda, dan juga anak nya," jawab Long Zhan sambil terkekeh dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Qin Fan tersenyum dan menganggukkan kepalanya, "kerja yang bagus," ucap Qin Fan memuji.
"sebaiknya Patriak kembali saja dan bangun kembali klan Lu! aku dan pasukan ku akan menyerang klan Guo untuk melenyapkan semua pengkhianat," ucap lanjut Qin Fan sambil menoleh pada Lu Ji.
"apa tidak masalah tuan muda?" tanya Lu Ji.
"tidak apa apa patriak, Patriak dapat kembali dan membangun kembali klan Lu, jika klan Guo sudah kami hancurkan, aku akan mengunjungi Patriak di klan Lu," balas Qin Fan tersenyum.
"baiklah tuan muda, tapi aku ingin mengirimkan gambaran wilayah klan Shu terlebih dahulu," ucap Lu Ji.
"tidak perlu Patriak, aku ingin pergi kesana dengan mampir ke kota kota saja, karena aku juga ingin melihat semua kota yang ada disini," tolak Qin Fan.
"baiklah, jika tuan muda sudah menghancurkan klan Guo, aku harap tuan muda mau mengunjungi ku," balas Lu Ji.
"baik Patriak," jawab Qin Fan.
"bagaimana dengan tetua Xiang dan yang lain nya? apa kalian juga akan kembali ke klan?" tanya Lu Ji pada Lu Xiang dan kesembilan tetua lainnya.
"maafkan kami patriak, jika patriak mengizinkan, kami ingin terus mengikuti kemana pun tuan muda pergi," jawab Lu Xiang yang tetap ingin menjadi pelayan Qin Fan.
"baiklah, jika ada waktu, sering seringlah mampir ke klan!" balas Lu Ji yang mengikhlaskan kesepuluh tetuanya mengikuti Qin Fan.
lalu dia dan semua tetua dan pasukan klan Lu kembali ke klan mereka dengan menggunakan robekan ruang yang dibuat Qin Fan, setelah mereka semua sudah masuk kedalam robekan ruang dan robekan ruang itu kembali tertutup, Qin Fan membuka gerbang dunia jiwa dan memasukkan semua pasukan nya, sementara para bawahan nya hanya Hanzi Chu dan Hanzi Zing yang menemani Qin Fan berpetualangan.
******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
__ADS_1
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...