Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Tua Bangka Tidak Tahu Diri


__ADS_3

Whush...


Qin Fan muncul dari robekan ruang dimensi berpindah alam tepat di depan istana kekaisaran Qin, Qin Fan tidak menuju gerbang kota karena dia tidak ingin berlama lama, sehingga Qin Fan menuju langsung di depan istana.


"hormat kami pangeran" ucap beberapa penjaga gerbang yang terkejut dengan kemunculan Qin Fan yang tiba tiba.


Qin Fan hanya tersenyum dan menuruh para penjaga gerbang itu melanjutkan tugas mereka, lalu dia masuk ke dalam istana, tapi Qin Fan pergi ke Aula pertemuan.


hanya salam beberapa tarikan nafas, Qin Fan sudah berada di pintu aula pertemuan, para mentri dan jendral yang melihat Qin Fan masuk pun langsung berlutut memberi hormat.


Qin Fan menerima hormat mereka lalu dia juga memberi hormat pada kaisar Qin Wang Jing,


kaisar Qin Wang Jing dan putra mahkota Qin Quan pun turun dan memeluk Qin Fan bergantian, "akhirnya kamu kembali juga Fan'er" ucap kaisar Qin Wang Jing yang senang dengan kepulangan Qin Fan.


"maafkan aku ayah, karena pergi begitu lama" balas Qin Fan yang juga memeluk ayah dan kakak nya itu. kemudian mereka bertiga naik dan duduk, dan Qin Fan juga duduk di kursi yang biasa dia duduki, yaitu di sebelah kiri kaisar Qin Wang Jing.


"apa ada masalah ayah?" tanya Qin Fan pada intinya.


"Haaaah..


kaisar Qin Wang Jing membuang nafas berat, lalu dia menceritakan semua yang terjadi di daratan rendah pada Qin Fan, Qin Fan yang mendengar semua cerita ayah nya pun menjadi sangat marah.


dia juga merasa menyesal karena waktu itu dia tidak langsung membunuh atau memenjarakan kaisar Han Ciu, jika saja pada saat itu dia membunuh atau memenjarakan kaisar Han Ciu, keadaan daratan rendah akan baik baik saja.


tapi Qin Fan terlalu naif dengan memaafkan kesalahan kami Han Ciu yang begitu besar dimasa lalu, dan bukan nya belajar dari kesalahan itu, kaisar Han Ciu justru membuat kesalahan yang lebih besar lagi.


"ayah tenang lah!! aku akan mengurus tua bangka sialan itu, aku tidak lagi memberi nya kesempatan kedua" ucap Qin Fan yang penuh dengan niat membunuh.


sebab selain kaisar Ming Tao, kaisar Guangzhong juga di tangkap, hal itu membuat Qin Fan sangat ingin menguliti kaisar Han Ciu hidup hidup.


"lalu dimana bibi Ruo ayah?" tanya Qin Fan, karena dia ingin menemui putri Qin Ruoruo terlebih dahulu dan menenangkan nya.


"bibi mu ada bersama ibu mu di dalam, temuilah dia dan tenangkan lah dia?!!" jawab kaisar Qin Wang Jing.


lalu Qin Fan berdiri dan masuk kedalam, tapi dia tidak menemukan siapa siapa, kemudian Qin pergi ke kamar ibu nya, karena dia berpikir putri Ruoruo berada dikamar ibu nya.


dan benar saja, putri Qin Ruoruo memang benar ada di kamae permaisuri Han Zi Yue, bukan hanya putri Qin Ruoruo saja, putri Qin Rong jiga berada disana.


"Fan'er?" ucap permaisuri Han Zi Yue yang melihat Qin Fan yang berada di depan pintu kamar nya.


"ibu" balas Qin Fan, lalu dia masuk dan berlutut didepan permaisuri Han Zi Yue, kemudian dia bersujud mencium kaki permaisuri Han Zi Yue.


"bangunlah Fan'er! ibu sangat merindukan mu" ucap lembut permaisuri Han Zi Yue sambil mengelus kepala Qin Fan.

__ADS_1


Qin Fan pun bangun dan memeluk ibu nya itu, "maafkan anak mu yang tidak berbakti ini ibu" ucap Qin Fan yang merasa sedih.


"apa yang kamu katakan Fan'er? sudah lepaskan ibu, apa kamu tidak mau memeluk bibi Rong dan bibi Rou?" ucap lembut permaisuri Han Zi Yue.


lalu Qin Fan melepaskan pelukan nya dan memeluk kedua bibi nya itu, tapi berbeda dengan putri Qin Ruoruo, sebab didalam pelukan melepas rindu itu juga, putri Qin Ruoruo meminta tolong pada Qin Fan agar membebaskan kaisar Ming Tao.


"Fan'er, tolong selamatkan paman Ming Tao Fan'er" ucap putri Ruoruo dengan sesegukan.


"bibi tenang saja, aku pasti akan membebaskan paman kaisar, aku kesini karena ingin menemui ibu dan bibi berdua, dari sini aku langsung pergi membebaskan paman kaisar" balas Qin Fan.


"terima kasih Fan'er" ucap putri Qin Ruoruo lagi.


"apa yang bibi katakan? tanpa bibi meminta pun aku tetap akan membebaskan paman kaisar dan yang lain nya, akan aku buat tua bangka tidak tahu diri itu mendapatkan balasan 100 kali lipat" jawab Qin Fan dengan serius.


sementara itu, permaisuri Han Zi Yue yang mendengar ucapan anak nya itu tidak bisa berkata apa apa, karena memang benar ayah nya sudah sangat kelewatan, dan sudah tidak ada kata maaf lagi untu nya.


"Fan'er, ibu harap kamu tidak menyakiti kedua paman mu, ibu yakin kedua paman mu terpaksa ikut terlibat karena perintah kakek mu" ucap permaisuri Han Zi Yue yang khawatir jika Qin Fan juha akan membunuh kedua kakak nya.


"tidak bu, siapa pun yang terlibat, akan mendapatkan hukuman yang lebih berat dari apa yang mereka lakukan, dan aku pastikan nama keluarga kekaisaran Han dan juga Kekaisaran Han akan hilang dari pet daratan rendah" balas Qin Fan dengan niat membunuh yang sangat kuat.


permaisuri Han Zi Yue hanya bisa menghela nafas berat, sebab dia yakin meski pun Qin Fan mengatakan akan memaafkan keluarga nya di kekaisaran di depan nya, tapi lain lagi cerita nya jika Qin Fan berada jauh dari nya.


"ibu, bibi Rong, bibi Ruo, aku pergi dulu" ucap Qin Fan, lalu dia keluar dari kamar ibu nya.


perlahan pusaran angin hitam terbentuk, semakin lama pusaran angin hitam itu semakin membesar, lalu Qin Fan masuk dan menghilang begitu saja.


Whush...


Qin Fan muncul tepat di depan gerbang Kekaisaran Han, para prajurit yang bertugas menjaga gerbang pun bersikap siaga dan menghunuskan pedang mereka pada Qin Fan.


tapi Qin Fan tidak langsung masuk kedalam istana, justru Qin Fan sedikit melayang ke atas dan berteriak lantang.


"kaisar busuk, keluar kau" teriak lantang Qin Fan yang menggema di istana kekaisaran Han.


"tua bangka tidak tahu diri, tua bangka bau tanah, cepat keluar kau" teriak Qin Fan lagi, sebab sudah beberapa menit dia menunggu, tapi kaisar Han Ciu tidak juga kekuar dari istana.


karena marah, Qin Fan menciptakan ratusan tapak sebesar truk dan menghantam bangunan bangunan istana.


Booooomm Booooomm Booooomm..


Bunyi ledakan dahsyat disaat ratusan tapak itu menghancurkan bangunan banguna istana dan membunuh penghuni nya.


"cucu sialan, cucu tidak tahu diri, akan ku hancurkan tubuh mu menjadi seperti debu" tiba tiba kaisar Han Ciu berteriak marah dari dalam, lalu dia keluar bersama dengan 7 kultivator kuat yang selalu bersama nya.

__ADS_1


melihat itu, Qin Fan tersenyum mengerikan, lalu dia berkata, "jadi kalian yang disebut ayah? hanya ranah dewa kaisar tapi tapi sudah seperti kultivator ranah dewa giok saja kalian, bahkan ranah dewa giok sekalipun kalian tidak akan lepas dari genggaman ku" ucap Qin Fan tersenyum jahat menatap ketujuh kultivator dan juga kaisar Han Ciu.


ketujuh kultivator itu terkejut karena Qin Fan mengetahui kekuatan mereka, lalu mereka mencoba melihat kekuatan Qin Fan, seketika mereka semua gemetar dengan berkeringat dingin setelah mereka lihat kekuatan Qin Fan.


dimana mereka melihat jika Qin Fan berada di dewa sejati tahap puncak, karena sebelum itu, Qin Fan menekan kekuatan nya hingga ranah dewa sejati tahap puncak.


"akhirnya kamu datang juga cucu tidak tahu diri" ucap kaos Han Ciu penuh percaya diri, sebab dia berpikir jika ketujuh kultivator yang mendukung nya itu dapat mengalahkan Qin Fan.


tanpa dia sadari, ketujuh kultivator itu sudah berkeringat dingin dan gemetar dibelakang nya, lalu salah satu dari mereka berkata.


"apa..., apa kamu yang bernama Qin Fan?" tanya kultivator itu dengan ketakutan.


"memang nya kenapa jika aku adalah Qin Fan? kalian kultivator alam langit kenapa ada disini?" tanya Qin Fan menatap tajam kultivator itu.


kaisar Han Ciu sedikit terkejut begitu tahu jika ketujuh kultivator yang selama ini mendukung nya itu berasal dari alam langit, dan karena dia tahu jika yang berasal dari alam langit itu adalah ras dewa, kaisar Han Ciu kembali berkata.


"apa sekarang kamu sudah takut cucu ku yang tidak tahu diri?" tanya kaisar Han Ciu yang belum sadar jika ketujuh kultivator itu sudah ketakutan.


"takut? takut pada semut peliharaan mu itu tua bangka? apa kamu bercanda?" jawab Qin Fan lalu dia melesat cepat dan memukul ketujuh kultivator itu.


Booooomm Booooomm Booooomm..


bunyi ledakan disaat Qin Fan menyerang ketujuh kultivator itu dan menerbangkan mereka hingga menabrak bangunan istana yang ada di belakang mereka.


Booooomm Booooomm Booooomm..


kembali terjadi ledakan disaat tubuh ketujuh kultivator itu menabrak dinding bangunan dan menghancurkan nya.


mata kaisar Han Ciu terbelalak menyaksikan semua itu, dia seperti bermimpi di siang bolong, "tidak mungkin, ini tidak mungkin" ucap kaisar Han Ciu yang tidak percaya dengan apa yang di lihat nya.


sementara itu, ketujuh kultivator yang di terbangkan Qin Fan itu mencoba melarikan diri, Qin Fan yang melihat mereka melarikan diri itu mencibir.


"ingin melarikan diri? kalian hanya bisa bermimpi" ucap Qin Fan, lalu dia membuat segel formasi penjara dan mengurung seluruh istana kekaisaran Qin.


ketujuh kultivator itu sudah sangat ketakutan ketika melihat formasi penjara yang mengurung mereka, lalu merwka berusaha menghancurkan formasi penjara itu.


"keluarkan semua kekuatan kalian, jika kalian bisa menggores nya, aku akan membiarkan kalian hidup" ucap Qin Fan.


*****


Tinggalkan Like dan komentar nya ya kak.


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

__ADS_1


Terima Kasih...


__ADS_2