
Waktu terus berlalu.
tak terasa mentari pagi telah kembali menyambut Qin Fan dan seluruh penghuni alam semesta, Qin Fan pun membuka mata dan menghentikan kultivasi nya.
Qin Fan kemudian berdiri dan pergi membersihkan diri, selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Qin Fan membuka pintu kamar dan keluar dari kamarnya.
Diluar kamar, Jiao Chin sudah menunggu nya, entah kenapa Qin Fan melihat Jiao Chin tersenyum senyum sendiri, hal itu membuat Qin Fan mengerutkan keningnya dan bertanya.
"ada apa saudara Jiao? kenapa saudara senyum senyum sendiri?" tanya Qin Fan keheranan sambil mengerutkan keningnya.
"tidak apa apa saudara Qin, ternyata kabar tentang musnahnya istana kota Zhang dan kota Cao sudah tersebar luas, kini pihak istana sudah melakukan penyelidikan siapa pelakunya, sehingga ada dua jendral besar yang turun melakukan penyelidikan itu,"
"aku rasa kita bisa memanfaatkan kesempatan itu untuk membuat pendekatan dengan mereka, karena jika kita berhasil dekat dengan kedua jendral besar itu, maka kita memiliki kesempatan untuk masuk ke istana," jawab Jiao Chin yang masih tetap tersenyum.
mendengar jawaban Jiao Chin, Qin Fan semakin mengerutkan keningnya, Qin Fan berpikir jika Jiao Chin sudah tidak waras, karena untuk apa mereka masuk kedalam istana?
"apa maksud saudara Jiao? kenapa kita harus melakukan pendekatan dan masuk kedalam istana?" tanya Qin Fan keheranan.
"Hehehe.., apa saudara Qin Fan tidak pernah mendengar jika ingin menghancurkan musuh yang kuat, maka hanya bisa dihancurkan dari dalam? kita masuk ke istana dan buat kelima jendral itu saling membenci dan saling membunuh,"
"disaat mereka sama sama terluka, disitulah kesempatan kita untuk dapat membunuh mereka, karena jika kita menunggu kekuatan kita seimbang dengan mereka, akan membutuhkan waktu berapa lama lagi?"
"sudah puluhan ribu tahun sejak pertempuran itu hingga saat ini, bahkan untuk mengimbangi kekuatan para komandan istana saja belum mampu, bagaimana bisa menghadapi kelima jendral besar itu?" jawab Jiao Chin menjelaskan rencana nya yang panjang kali lebar itu.
Qin Fan tidak langsung menjawab, dia tampak mengelus dagu seperti sedang berpikir, setelah terlihat berpikir beberapa saat, Qin Fan membuka suara.
"sepertinya yang saudara Jiao rencanakan itu memang benar, tapi bagaimana cara kita melakukan pendekatan dengan mereka? apalagi kekuatan saudara yang setara dengan prajurit istana? maafkan aku saudara Jiao! bukannya aku merendahkan saudara, tapi itulah kenyataannya," balas Qin Fan setelah cukup lama terdiam.
Jiao Chin tersenyum masam mendengar Qin Fan mengatakan dia masih lemah dan kekuatan nya sama dengan kekuatan para prajurit istana, meski begitu, yang dikatakan Qin Fan itu memang benar, memiliki kekuatan penguasa alam tingkat 2 tahap menengah memang sama dengan kekuatan prajurit istana.
"Lalu apa yang saudara Qin rencanakan?" tanya Jiao Chin, dia yakin jika Qin Fan sudah memiliki rencananya sendiri.
"saudara Jiao lakukan saja tugas saudara seperti biasa, yaitu merekrut klan dan bangsawan yang masih tersebar dan menyamar, sementara aku akan melakukan pendekatan dengan kedua jendral besar itu,"
"karena sendirian akan lebih leluasa untuk bergerak, selain itu, aku juga bisa memiliki pelayan yang bisa membantuku jika sudah berada di istana, jadi saudara Jiao lakukan saja tugas sebelum kita bertemu," balas Qin Fan menjelaskan rencananya.
__ADS_1
"tapi saudara Qin, apa saudara Qin yakin melakukan nya sendiri?" tanya Jiao Chin.
"aku yakin saudara Jiao, lagipula aku memiliki banyak pelayan yang akan membantuku untuk melancarkan rencana ku," jawab Qin Fan menganggukkan kepala.
"baiklah, sepertinya kita akan berpisah disini saudara Qin, berhati hatilah saudara Qin!" ucap Jiao Chin.
"terima kasih saudara Jiao, tapi jika aku boleh tahu, kapan kedua jendral besar itu berada dimana?" tanya Qin Fan.
"saat ini mereka berada dikota Wasilei saudara Qin, kemungkinan seminggu lagi mereka akan sampai dikota Bastiong ini," jawab Jiao Chin.
"darimana saudara Jiao mengetahui berita itu?" tanya Qin Fan yang cukup tercengang dengan informasi yang didapatkan Jiao Chin.
"semalam aku keluar dan mencari informasi di beberapa kedai teh dan ruang makan saudara Qin," jawab Jiao Chin tersenyum.
"tidak heran saudara Jiao memiliki informasi ini," balas Qin Fan menggeleng kepala.
"apa saudara Jiao tahu dimana ada hewan buas tingkat tinggi disini?" ucap lanjut Qin Fan bertanya.
"untuk apa dengan hewan buas saudara Qin?" tanya Jiao Chin mengerutkan keningnya.
"baiklah, jika saudara Qin ingin mencari hewan buas tingkat tinggi, saudara Qin bisa pergi ke hutan Tolire atau hutan Tahane, karena dihutan Tolire dan hutan Tahane dihuni banyak hewan buas,"
baik hewan buas yang memiliki kekuatan yang setara dengan kultivator penguasa alam tingkat 3 sampai tingkat 7 berada disana, tapi aku ingatkan saudara Qin agar berada diwilayah luarnya saja! karena diwilayah intinya ada raja dan ratu mereka,"
"kekuatan raja dan ratu itu setara dengan kultivator penguasa alam tingkat 8, sementara jendral nya memiliki kekuatan yang setara dengan kultivator penguasa alam tingkat 7," ucap Jiao Chin menjawab dan menjelaskan kekuatan yang ada dihutan Tolire dan juga hutan Tahane.
"para hewan buas itu memiliki kekuatan yang setara dengan kultivator penguasa alam tingkat 3 sampai tingkat 8? apa saudara Jiao bercanda? bagaimana mungkin hewan buas sekuat itu?" tanya Qin Fan terkejut dan tidak percaya dengan kekuatan yang dimiliki hewan buas dikedua hutan itu.
"aku tidak sedang bercanda saudara Qin, aku serius, kedua hutan itu memang dihuni hewan buas tingkat tinggi, karena hewan buas sejak lahir sudah memiliki kekuatan penguasa alam tingkat 1 tahap awal," jawab Jiao Chin serius.
"apa? memiliki kekuatan penguasa alam semenjak dilahirkan?" sekali lagi Qin Fan terkejut.
"benar saudara Qin, hewan hewan buas itu memiliki kekuatan penguasa alam sejak lahir, untungnya mereka tidak menyerang kota kota yang ada," jawab Jiao Chin menganggukkan kepala.
"terima kasih informasinya saudara Jiao, lalu dimana letak kedua hutan itu?" tanya Qin Fan lagi.
__ADS_1
"saudara bisa pergi ke arah utara dari sini, hutan Tolire berjarak 2 minggu dari sini, sementara hutan Tahane berada di arah timur dari sini, perjalanan kesana juga membutuhkan waktu hampir 3 minggu dari sini," jawab Jiao Chin memberitahu lokasi kedua hutan itu.
"terima kasih saudara Jiao, sepertinya kita memang harus berpisah, jangan lupa jika ada informasi penting, kabari aku dengan ini!" balas Qin Fan, lalu dia memberikan sebuah giok jiwa yang sama dengan yang dia berikan pada kedua orang tuanya dan juga Guangzhong di daratan rendah.
"baik saudara Qin," balas Jiao Chin, lalu dia mengambil giok jiwa itu dan turun dari lantai atas.
"aku harus berburu untuk mendapatkan kristal jiwa agar dapat meningkatkan kekuatan ku, aku sudah tidak bisa menggunakan pil tingkat roh lagi," gumam Qin Fan setelah Jiao Chin pergi.
Qin Fan pun turun kelantai dasar setelah bergumam, setelah berada dilantai dasar dan keluar dari penginapan, Qin Fan pergi ke gerbang utara, dia ingin pergi ke hutan Tolire lebih dulu, karena jarak hutan Tolire lebih dekat beberapa hari dari hutan Tahane yang berada di timur kota.
setelah menjelaskan tujuannya pada penjaga, penjaga gerbang pun membukakan gerbang dan mengizinkan Qin Fan keluar kota, berada cukup jauh dari kota Bastiong, Qin Fan melesat dengan kecepatan sedang ke hutan Tolire.
5 hari kemudian.
Qin Fan melihat dua kelompok yang sedang bertarung, satu kelompoknya mengenakan pakaian yang sama dengan Jiao Chin, yaitu pakaian berwarna hijau bermotif bunga teratai putih, sementara yang satu kelompok lagi mengenakan pakaian berwarna putih dengan dua garis hijau silang di dada mereka.
"sepertinya mereka adalah murid murid klan Jiao," gumam Qin Fan yang melihat pertarungan itu.
"sebaiknya aku bantu murid murid klan Jiao itu," gumam Qin Fan lanjut, lalu dia melesat kearah pertarungan.
Whush...
Qin Fan melesat dengan cepat, tapi sebelum itu, dia sudah menyiapkan serangan tapak berbentuk energi yang dibaluti dengan petir surgawi.
Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr
Booooomm Booooomm Booooomm
*********
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
__ADS_1