
Disisi lain, setelah memasukkan pil pengikat jiwa kedalam salah satu pria paruh baya, Qin Fan membuat ilusi agar para kultivator yang menyaksikan pertarungan itu tidak melihat nya memasukkan lawan nya itu kedalam dunia jiwa.
lalu setelah itu, Qin Fan memasukkan lawan nya itu kedalam dunia jiwa, lalu setelah itu dia membantu Long Shan dan Long Zhan melawan keempat naga dengan sosok 4 pria paruh baya itu.
Booooomm Booooomm Boooooom Boooooooom..
Tapak bayangan Qin Fan menghantam tubuh keempat pria paruh baya itu dari arah samping dan melemparkan mereka cukup jauh, bahkan Long Shan dan Long Zhan cukup terkejut dengan serangan yang datang tiba tiba dari Qin Fan itu.
"bajingan, dasar pengecut" ucap salah satu pria paruh baya yang marah, sebab mereka diserang Qin Fan secara diam diam.
mendengar itu, Qin Fan tersenyum, lalu dia membalas, "ap kamu bodoh? didalam pertarungan itu apa saja boleh di lakukan untuk menang naga bodoh" ucap Qin Fan mengejek.
pria paruh baya itu sangat marah dengan apa yang diucapkan Qin Fan, tapi seketika amarah nya menghilang ketika dia sudah tidak melihat salah satu teman nya, karena disaat Qin Fan memasukkan teman nya itu, dia serius bertarung melawan Long Zhan, sehingga dia tidak tahu akan hal itu.
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan terus terjadi disaat keempat nya kembali melepaskan serangan mereka pada Qin Fan dan kedua bawahan nya, dan sekali lagi mereka berempat dipukul mundur jauh ke belakang.
"bajingan kecil itu ternyata sangat kuat" ucap salah satu dari pria paruh bayah.
"benar saudara, kekuatan nya meningkat dengan cepat hanya dalam 10 hari, bahkan Kekuatan yang berada 2 bintang dibawah kita pun dia mampu mengimbangi kita" timpal lain.
melihat keempat lawan nya yang terbang ke belakang, Qin Fan tidak ingin membiarkan mereka beristirahat, lalu dia kembali menyerang mereka dengan tapak bayangan.
Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm...
bunyi ledakan terjadi lagi, dan sekali lagi melemparkan keempat pria paruh baya itu semakin jauh ke belakang.
"Ukhuk ukhuk"
mereka berempat memuntahkan darah dari mulut mereka setelah terkena serangan tapak bayangan Qin Lang dan membuat tubuh mereka menabrak tanah dengan keras.
melihat keempat lawan nya sudah tidak berdaya, Qin Fan segera memasukkan pil pengikat jiwa dengan paksa kedalam mulut mereka, lalu dia menjelaskan pada mereka tentang pil pengikat jiwa itu.
keempat naga dalam bentuk manusia itu hampir menangis dan muntah darah mendengar nya, tapi mereka tidak berani membantah atau membentak Qin Fan, karena jika mereka lakukan itu, sudah pasti jiwa mereka akan di tersiksa dengan sendiri nya.
seperti yang semua kultivator tahu, jiwa yang tersiksa itu mereka lebih suka mati daripada jiwa mereka disiksa, karena jiwa yang sudah terikat kontrak dengan seseorang, maka jiwa nya tersebut akan langsung merasakan sakit yang sangat disaat dia memiliki pikiran berkhianat atau pun membalas tuan nya.
setelah keempat pria paruh baya itu sudah selesai membuat kontrak jiwa, Qin Fan kembali membuat ilusi disekitar nya, kemudian dia memasukkan lagi keempat pria paruh baya itu, dia juga menyuruh Long Shan dan Long Zhan untuk kembali berubah menjadi tongkat surga dan cincin penguasa.
begitu semua sudah selesai, Qin Fan langsung menghilang begitu saja dari pandangan semua kultivator yang masih penasaran dengan apa yang dilakukan Qin Fan, sebab mereka tidak tahu jika Qin Fan sudah pergi dari situ.
setelah menghilang dari tempat pertarungan, Qin Fan melesat menuju ke gunung Dayu, dimana letak harta Karun kerajaan Mao, dan waktu kesana membutuhkan waktu kurang lebih tiga minggu.
sehingga Qin Fan tidak ingin membuang waktu begitu saja, hari demi hari Qin Fan melayang di udara menuju gunung Dayu, dihari ke 10, menjelang malam, Qin Fan melihat sebuah kota, lalu dari jauh dia sudah melayang turun, sebab dia tidak ingin dihadang prajurit lagi dari atas langit.
begitu dia mendarat di tanah, Qin Fan berjalan kaki ke arah gerbang kota, dan hanya dalam 30 tarikan nafas, Qin Fan sudah sampai digerbang kota dan ikut antrian.
"Kota Zian" ucap Qin Fan membaca nama kota yang tertulis di depan gerbang kota.
menunggu dengan bosan, akhirnya giliran Qin Fan yang diperiksa, seperti biasa, Qin Fan mengeluarkan lencana dan membayar 10 batu roh tingkat menengah lalu dia masuk kedalam kota Zian.
suasana dalam kota sangat ramai, karena kota Zian adalah salah satu kota besar yang berada di ujung kerajaan Jia, karena kota Zian adalah kota yang berada di perbatasan kerajaan Jia dan kerajaan Dong.
ketika berada didalam kota, Qin Fan mencari penginapan, setelah berjalan 300 meter kedalam kota, Qin Fan menemukan sebuah penginapan.
lalu dia memesan kamar selama 2 hari, karena Qin Fan ingin beristirahat dan memulihkan diri nya, sebab banyak Qi yang dia gunakan disaat bertarung dan melayang di udara.
setelah memesan kamar dan membayar biaya kamar, Qin Fan pergi ke kamar nya, lalu dia membersihkan diri, kemudian dia duduk mengambil sikap lotus dan menutup mata menyerap energi alam.
__ADS_1
tidak terasa dua hari telah berlalu begitu saja, kekuatan Qin Fan pun sudah kembali ke puncaknya, setelah membersihkan diri, Qin Fan keluar dari penginapan dan melanjutkan perjalanan nya.
sebab perjalanan Qin Fan baru terhitung 48%, masih 52% lagi perjalanan nya, sehingga Qin Fan tidak ingin membuang buang waktu.
setelah berada diluar penginapan, Qin Fan menuju gerbang selatan kota, lalu dia berjalan keluar kota, berada 500 meter dari kota, Qin Fan melayang di udara dan melesat ke arah selatan, dimana gunung Dayu berada.
5 hari kemudian, menjelang pagi, dari jauh Qin Fan mendengar suara pertarungan, dengan penasaran, Qin Fan melayang mendekat ke arah suara pertarungan itu.
Whush...
Qin Fan muncul tidak jauh dari tempat pertarungan dan dia bersembunyi diatas sebuah pohon besar, lalu dia mengamati jalan nya pertarungan, dan ternyata yang bertarung adalah Sun Yi dan keempat tetua yang mengawal nya melawan sekelompok pria dari bintang Taimun juga.
"sepertinya nona Sun ingin di rampok" ucap Qin Fan.
sebab kultivator yang menjadi lawan Sun Yi dan kelima tetua yang mengawal nya itu memakai topeng, sehingga Qin Fan berpikir jika mereka ingin merampok Sun Yi dan pengawal nya, terlebih lagi, kultivasi para pria bertopeng itu berada tidak jauh diatas kelima tetua.
Booooomm Booooomm Booooomm..
ledakan terjadi di tempat bertarung, meski kalah jumlah, tetua Cen dan keempat teman nya melakukan perlawanan sengit, meski pun sesekali mereka terpukul mundur.
"nona muda, cepat nona muda pergi dari sini!!" ucap tetua Cen yang masih terus menyerang dan menghindari serangan para perampok.
"tidak, aku tidak akan meninggalkan tetua semua" tolak Sun Yi.
"jangan kau pikir bisa kabur dari kami" ucap ketua perampok.
Qin Fan yang mendengar penolakan dari Sun Yi itu menggeleng kepala nya, "terlalu bodoh" ucap Qin Fan yang masih menggeleng kepala nya, lalu dia melesat cepat dan membantu Sun Yi dan yang lain nya.
Whush...
Qin Fan muncul diantara mereka, lalu dia melepaskan serangan tapak bayangan pada para perampok bertopeng itu.
Booooomm Booooomm Booooomm...
Sun Yi, tetua Cen dan keempat tetua lain nya terkejut dengan kehadiran Qin Fan yang tiba tiba, tapi yang membuat mereka lebih terkejut lagi adalah Qin Fan dapat memusnahkan 23 kultivator ranah dewa sejati hanya dalam satu serangan tunggal.
"terima kasih tuan Qin" ucap ramah tetua Cen yang sudah pulih dari keterkejutan nya.
"jangan terlalu sungkan tetua Cen, bagaimana pun juga, aku tidak mungkin membiarkan para perampok itu hidup, karena aku paling tidak suka dengan orang yang ingin mengambil hak orang lain" balas Qin Fan merendah dan juga jujur.
"terima kasih tuan Qin" ucap Sun Yi.
"tidak perlu sungkan Nona Sun, kita adalah teman, jadi sudah sewajarnya aku membantu" balas Qin Fan yang ramah sambil tersenyum.
Deg...
jantung Sun Yi berdegup kencang melihat senyuman Qin Fan, entah kenapa dia menjadi deg degan disaat itu juga.
"ada apa dengan ku? kenapa jantung ku berdegub kencang?" gumam Sun Yi membatin.
"bagaimana kalian bisa berada disini?" tanya Qin Fan.
"kami berencana mencari sumber daya di puncak gunung itu, karena menurut rumor yang kami dengar di kota, digunung itu ada sumber daya tingkat tinggi disana" jawab tetua Cen.
Qin Fan menganggukkan kepalanya sebagai tanda paham, lalu dia berkata, "baiklah nona Sun, tetua Cen dan yang lain nya, kita berpisah disini, karena aku memiliki urusan lain" ucap Qin Fan ramah.
Sun Yi yang berada mendengar itu pun agak sedikit kecewa, tapi dia juga tidak punya hak untuk menahan Qin Fan, apa lagi meminta nya ikut bersama mereka.
"sekali lagi terima kasih tuan Qin" Sun Yi sekali lagi berterima kasih pada Qin Fan.
__ADS_1
"sudah tidak usa di pikirkan!! berhati hati lah!!" balas Qin Fan, lalu dia menghilang dari hadapan mereka begitu saja.
"sangat cepat" ucap salah satu tetua yang berada di belakang tetua Cen.
setelah meninggalkan Sun Yi dan kelompok nya, Qin Fan terus melayang di udara menuju selatan, tiga hari kemudian, kembali Qin Fan menemukan sebuah kota, lalu dia turun dan mampir dikota itu, karena tidak mungkin dia melayang melewati kota, Qin Fan sudah tahu aturan setiap kota yang berada di dunia dewa kuno.
setelah mendarat, Qin Fan melanjutkan dengan berjalan kaki, beberapa saat kemudian, Qin Fan sudah sampai dikota dan ikut mengantri, tidak lama kemudian, giliran Qin Fan yang diperiksa, lalu Qin Fan memberikan lencana dan membayar pajak masuk.
selesai diperiksa dan membayar pajak, Qin Fan masuk kedalam kota, lalu dia berjalan ke gerbang selatan, sebab Qin Fan tidak ingin bermalam dikota itu.
sesampainya di gerbang selatan dan menyampaikan tujuan nya, penjaga gerbang membukakan gerbang untuk Qin Fan, lalu Qin Fan pun keluar dari kota dan melanjutkan perjalanan nya.
dan tidak terasa 4 hari berlalu begitu saja, dan saat ini Qin Fan sudah berada didekat gunung dayu, perlahan dia melayang ke puncak gunung, sebab dia yakin jika ruangan tempat menyimpan harta Karun itu berada di puncak gunung.
setelah mendarat di puncak gunung, Qin Fan mengedarkan aura spiritual nya untuk merasakan aura kehidupan disekitar puncak gunung, dan benar saja dugaan Qin Fan, dapat dia rasakan 8 aura kehidupan berada didalam gunung.
lalu Qin Fan mengikuti asal aura kehidupan itu, beberapa saat kemudian, Qin Fan menemukan sebuah pintu yang cukup besar, ukuran nya lebih besar dari pintu yang berada digunung Heinan dan di pintu itu juga di pasangi segel formasi pelindung.
"segel murahan" ucap Qin Fan, lalu dia menghancurkan segel formasi itu.
Booooomm...
ledakan terjadi disaat Qin Fan menghancurkan segel formasi yang menyegel pintu masuk goa.
Whush Whush Whush Whush..
8 aura yang dirasakan Qin Fan itu ternyata benar, karena tiba tiba muncul 8 sosok yang keluar dari dalam goa.
"manusia, berani sekali kamu menginjakkan kaki mu disini" ucap salah satu pria paruh baya dengan kekuatan maha dewa emas putih bintang 9.
kedelapan orang itu tiga diantara mereka berada di maha dewa emas putih bintang 9, sementara 5 lain nya berada di maha dewa emas putih bintang 8, Qin Fan yang melihat kekuatan mereka pun semakin mengagumi dunia dewa kuno.
karena kekuatan dunia dewa kuno sangat mengerikan, dia tidak bisa membayangkan jika salah satu dari mereka berhasil keluar dari dunia dewa kuno dan pergi ke alam atau bintang yang lain, maka sudah di pastikan orang itu akan berkuasa.
"maafkan aku tuan tuan, aku kesini karena mencari sesuatu" ucap Qin Fan yang ramah, meski pun dia tahu itu hanya sia sia.
kedelapan pria paruh baya itu mengerutkan kening mereka, lalu pria paruh baya yang tadi bertanya.
"mencari sesuatu? apa yang kamu cari dipuncak gunung ini?" tanya pria paruh baya itu.
"aku tahu kalian juga tahu apa yang aku cari, karena yang aku cari adalah yang kalian jaga, yaitu harta Karun kerajaan Mao" jawab Qin Fan jujur.
"kamu mencari harta Karun kerajaan Mao dan ingin mengambilnya? Hahaha.., apa kamu bercanda manusia?" tanya pria paruh baya itu lagi sambil tertawa renyah.
bukan dia saja yang tertawa, ketujuh teman nya yang lain juga ikut tertawa, mereka merasa lucu dengan apa yang dikatakan Qin Fan.
"kamu hanya bermimpi saja manusia" ucap pria paruh baya itu.
"aku tidak sedang bermimpi, karena aku kesini untuk mendapatkan harta Karun itu" balas Qin Fan, lalu dia mengeluarkan kelima naga api yang dia jadikan hewan kontrak nya itu, dan juga dia mengeluarkan tongkat surga dan cincin penguasa.
Whush... Whush...
mereka satu persatu muncul dari dunia jiwa, tongkat surga dan cincin penguasa juga berubah menjadi sosok manusia yang berdiri di belakang Qin Fan.
"menarik bukan?" tanya Qin Fan sambil tersenyum.
*****
Tinggalkan Like dan komentar nya ya kak!!
__ADS_1
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus..
Terima Kasih...