Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Putri Kekaisaran Shui, Putri Hai Shi


__ADS_3

sepanjang hari Qin Fan hanya berjalan jalan saja, dia sama sekali tidak ingin melakukan hal lain selain menikmati suasana yang tenang itu, malam hari nya, dia berniat pergi ke taman yang berada di tengah tengah kota.


beberapa saat kemudian, Qin Fan sudah berada di taman kota, dan di tengah tengah taman itu ada sebuah kolam dengan aura yang sangat menyenangkan, lalu Qin Fan duduk disebuah gazebo sambil menghirup udara yang sangat menyejukkan itu.


tanpa Qin Fan sadari, gazebo yang tidak jauh dari nya, ada seorang gadis cantik yang juga sedang duduk sendiri sambil menatap danau dengan derai air mata.


hiks... hiks... hiks...


samar samar Qin Fan mendengar tangisan gadis cantik itu, tapi Qin Fan cuekin aja, karena menurut nya itu bukan urusan dia, toh tidak ken juga.


tapi yang terjadi adalah semakin lama tangisan gadis itu semakin menjadi jadi, Qin Fan yang mendengar tangisan itu semakin keras pun menjadi kasihan dan juga penasaran, dan karena rasa penasaran nya itulah dia berdiri dan berjalan mendekati gadis cantik yang menangis itu.


"tidak baik gadis secantik dirimu menangis nona" ucap Qin Fan yang sudah duduk tidak jauh dari gadis itu.


gadis cantik yang sedang menangis pun menoleh ke arah Qin Fan, tapi segera dia memandang kolam lagi dan tidak menghiraukan Qin Fan.


"jika dengan menangis dapat membuat hati mu lega, maka menangis lah sepuas mu, karena terkadang sesuatu yang kita rasakan tidak dapat kita ungkapkan dengan kata-kata, dan hanya air mata yang berbicara" lanjut Qin Fan.


gadis itu kembali menoleh ke arah Qin Fan, tapi dia tetap tidak mengatakan apa apa, beberapa saat kemudian, gadis cantik itu berkata.


"maaf jika tangisan ku mengganggu ketenangan tuan" ucap gadis itu yang masih berlinang air mata.


"kita memang butuh kesendirian agar dapat menenangkan hati, tapi terkadang kita juga butuh seorang teman untuk menceritakan permasalahan kita, hanya saja sulit untuk menemukan teman yang benar benar bisa di percaya" balas Qin Fan menjeda kata kata nya, lalu dia melanjutkan.


"jika kamu menangis karena permasalahan dengan orang tua mu, sebaiknya kamu kembali dan minta maaf pada orang tua mu, tapi jika kamu menangis karena seorang pria, sungguh kamu adalah wanita bodoh" lanjut Qin Fan.


gadis cantik yang mendengar perkataan Qin Fan pun langsung menghentikan tangisan nya, dia buru buru mengusap air mata nya lalu berbalik menghadap Qin Fan dan berkata.


"aku tidak tahu tuan orang baik atau bukan, tapi dengan ucapan tuan, aku yakin jika tuan adalah orang baik" ucap gadis itu menjeda kata kata nya, lalu dia melanjutkan lagi.


"aku menangis karena kedua hal itu, dimana aku dijodohkan dengan seorang pemuda yang bahkan aku tidak mengenalnya sama sekali, bahkan kedua orang tua ku juga belum pernah bertemu dengan nya" ucap lanjut gadis itu.


sedangkan Qin Fan mengerutkan keningnya setelah mendengar alasan kenapa gadis itu menangis, bagaimana bisa di jodohkan dengan orang yang bahkan orang tua nya saja belum pernah melihat orang nya.


karena rasa penasaran dan ganjil, Qin Fan bertanya, "apa aku tidak salah dengar nona? bagaimana bisa orang tua mu menjodohkan mu dengan pemuda yang bahkan mereka juga belum bertemu dengan nya?" tanya Qin Fan penasaran.


"entahlah, aku juga tidak mengerti dengan pola pikir kedua orang tua ku, yang kami tahu, rumor mengatakan jika pemuda itu adalah pemuda yang melawan iblis dan mengalahkan iblis, dan ayah ku ingin menikahkan aku dengan pemuda itu sebagai ucapan terima kasih dan ingin membangun hubungan baik dengan nya" jawab gadis itu menjelaskan.


"apa?"


Qin Fan tersentak dengan penjelasan gadis itu, bahkan Qin Fan sendiri tidak tahu soal itu, kenapa dia di jodohkan tanpa sepengetahuan dia? apa kaisar Shui Chi masih waras?


"kenapa tuan?" tanya gadis itu yang melihat Qin Fan tersentak.


"tidak apa apa nona, aku hanya terkejut saja mendengar penjelasan mu" jawab Qin Fan cepat.


"tapi maaf nona, kenapa orang tua mu menjodohkan nona dengan pemuda itu? bukan nya kalian tidak saling mengenal satu sama lain? dan juga ayah mu juga tidak mengenal nya, bahkan tidak tahu dimana pemuda itu berada" ucap Qin Fan bertanya.


"ayah ku adalah kaisar, dan karena itu lah aku di jodohkan dengan pemuda itu, dan aku tidak berhak untuk menolak nya, karena perintah kaisar adalah mutlak" jawab gadis itu.


"seperti nya aku yang harus menemui kaisar Shui Chi" ucap Qin Fan membatin.


"nona tidak perlu khawatir, nona dan pemuda itu tidak akan menikah" ucap Qin Fan keceplosan.


"maksud tuan?" tanya gadis itu.


"tidak nona, tidak ada, maaf aku hanya bercanda" balas Qin Fan cepat sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"baiklah nona, besok bawa aku menemui ayah mu, aku akan berbicara dengan nya untuk membatalkan perjodohan itu" ucap Qin Fan.


gadis itu terkejut dengan ucapan Qin Fan, siapa Qin Fan yang bisa membatalkan perjodohan yang akan dilakukan kaisar? bahkan sesama kaisar pun harus berpikir 10 kali, tapi pemuda di depan nya itu berani mengatakan akan membatalkan perjodohan itu.


"tapi tuan" ucap gadis itu terpotong oleh Qin Fan.


"tidak ada tapi tapi" potong Qin Fan.


setelah itu mereka berdua lanjut mengobrol, dan nama gadis itu adalah Hai Shi, dan dia adalah putri Kekaisaran Shui, dan masyarakat Kekaisaran Shui memanggil nya putri Hai Shi, sementara Qin Fan memakai nama samaran nya Zhou Fan.


setelah cukup lama mereka mengobrol, putri Hai Shi kembali ke istana dan di temani Qin Fan, mereka berdua berjalan sambil mengobrol, dan hal itu membuat putri Hai Shi sedikit melupakan kesedihan nya.


setelah sampai di depan gerbang istana, putri Hai Shi masuk dan Qin Fan kembali ke penginapan nya, dan putri Hai Shi akan menunggu Qin Fan besok di depan gerbang istana agar Qin Fan dapat berbicara dengan kaisar Shui Chi.


waktu mengalir begitu cepat.


tak terasa mentari pagi telah menampakkan dirinya dan menyinari kota Mai Loa.


Qin Fan yang berada di penginapan pun membuka mata nya setelah menyerap energi alam semalaman setelah kembali ke kamar penginapan.


setelah membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Qin Fan keluar kamar dan sarapan seperti biasa, selesai sarapan, Qin Fan menuju ke istana, beberapa saat kemudian, dia sudah sampai di gerbang istana, dan disana juga sudah di tunggu putri Hai Shi.


putri penampilan putri Hai Shi pagi itu sangat cantik, dengan gaun putih yang kenakan nya membuat aura kecantikan nya semakin terlihat jelas.


tapi hal itu tidak menarik perhatian Qin Fan sedikit pun, yang ada justru sebaliknya, karena putri Hai Shi terpesona dengan ketampanan Qin Fan, dimana dia memandang Qin Fan beberapa saat tanpa berkedip sama sekali.


"sangat tampan" gumam putri Hai Shi membatin.


"salam putri" ucap Qin Fan mengubah panggilan nya menjadi putri dan membangunkan putri Hai Shi dari lamunan nya.


"salam tuan" balas putri Hai Shi yang tersadar.


"mari tuan Zhou, ayah sudah menunggu tuan di aula pertemuan" lanjut putri Hai Shi, sebab waktu mereka sarapan, putri Hai Shi sudah mengatakan jika ada seorang pemuda dari kekaisaran Zhou ingin bertemu dengan kaisar Shui Chi.

__ADS_1


lalu kedua nya masuk kedalam istana dan menuju ke aula pertemuan, sesampainya disana, sudah ada para mentri dan beberapa jendral saja, karena panglima dan beberapa jendral lain nya tewas di tangan iblis.


"salam yang mulia" ucap Qin Fan yang sudah sampai di aula pertemuan dengan menangkupkan tangan nya dan sedikit membungkukkan badan.


"lancang" ucap salah satu menteri, dia tidak suka dengan cara Qin Fan memberi hormat pada kaisar Shui Chi.


tapi kaisar Shui Chi melambaikan tangan nya menyuruh menteri itu agar diam, lalu dia menatap Qin Fan dari kepala sampai kaki, kemudian berkata.


"salam tuan Zhou, maaf atas sikap salah satu menteri ku" ucap ramah kaisar Shui Chi.


para menteri dan jendral cukup terkejut dengan sikap kaisar Shui Chi yang ramah pada Qin Fan, tapi tidak ada yang berani memprotes nya.


"aku dengan Shi'er mengatakan jika tuan Zhou akan berbicara dengan ku sesuatu, boleh aku tahu hal apa itu?" ucap lanjut kaisar Shui Chi dengan masih ramah.


"benar yang mulia, tapi ini masalah pribadi, jika yang mulia tidak keberatan, aku ingin membicarakan masalah ini cukup bertiga saja dengan putri" balas Qin Fan.


kaisar Shui Chi yang mendengar itu pun menganggukkan kepalanya, sebab dia paham jika tidak semua orang harus tahu masalah pribadi seseorang, lalu dia berkata.


"baik lah, ikut aku ke ruang kerja ku" ucap kaisar Shui Chi lalu berdiri dan pergi ke ruang kerja nya, kemudian di ikuti putri Hai Shi dan Qin Fan dari belakang.


beberapa saat kemudian, mereka sudah sampai di ruang kerja kaisar Shui Chi, lalu kaisar mempersilahkan Qin Fan untuk duduk, kemudian mempersilahkan Qin Fan menyampaikan tujuan nya.


"ada hal pribadi apa yang ingin tuan Zhou bicarakan dengan ku?" tanya kaisar Shui Chi.


beberapa saat terdiam, lalu Qin Fan menjawab, "aku tidak tahu apa yang sebarkan oleh kaisar Zhou Tian, kaisar Qin Zhi, kaisar Liu Zhang dan kaisar Yutian sehingga membuat yang mulia sangat berniat menjodohkan putri Hai Shi pemuda yang di rumorkan itu"


"tapi aku Qin Fan, pemuda yang di rumorkan itu menolak perjodohan itu, karena aku sudah mempunyai seorang kekasih dan kami akan segera menikah setelah kembali ke sekte elang emas" ucap lanjut Qin Fan.


"apa?"


kaisar Shui Chi dan putri Hai Shi terkejut dengan apa yang di sampaikan Qin Fan, mereka tidak menyangka jika pemuda yang ingin di jodohkan dan sangat ingin di temui adalah pemuda yang ada di depan mereka berdua.


tapi kedua nya segera sadar dari keterkejutan mereka, kaisar Shui Chi buru buru berdiri dari kursi nya dan berjalan ke arah Qin Fan, lalu dia berkata.


"apa tuan Zhou tidak sedang bercanda?" tanya kaisar Shui Chi.


Qin Fan tidak menjawab, tapi dia mengeluarkan lencana emas sekte elang emas, lencana emas Kekaisaran Zhou dan lencana emas Kekaisaran Qin, dan lencana emas Kekaisaran Ling yang di berikan kaisar Yutian.


"apa ini cukup untuk dijadikan bukti?" tanya Qin Fan.


kaisar Shui Chi tidak menjawab, dia hanya menatap empat lencana emas itu satu persatu, sementara putri Hai Shi masih terdiam tanpa kata, saat ini pikiran nya entah kemana.


"ma-maafkan aku tuan Qin karena tidak mengenal tuan" ucap kaisar Shui Chi.


"tidak apa apa yang mulia, aku hanya minta agar perjodohan yang ingin kaisar lakukan itu dibatalkan saja, karena aku sudah memiliki seorang kekasih, dan kami akan menikah, mungkin saat ini kami sudah menikah jika saja iblis tidak menyerang waktu itu" balas Qin Fan jujur.


entah kenapa hati putri Hai Shi terasa sakit ketika mendengar Qin Fan sangat ingin membatalkan perjodohan itu, dan akan menikah karena sudah memiliki kekasih.


karena semenjak bersama Qin Fan semalam, dia merasakan ketenangan dan perasaan nyaman yang belum pernah dia rasakan dari sebelum nya.


selama ini putri Hai Shi tidak pernah dekat dengan pria mana pun, dan selalu bersikap dingin dengan semua tuan muda keluarga bangsawan dan sekte besar.


"sekali lagi aku minta maaf karena menjodohkan tuan muda dengan Shi'er tanpa sepengetahuan tuan muda" ucap kaisar Shui Chi.


"tidak apa apa yang mulia, aku hanya berharap sebagai orang tua, jangan terlalu memaksakan kehendak diri, sebab sesuatu yang di awali dengan paksaan itu tidak baik" ucap Qin Fan menasihati, lalu dia menoleh ke putri Hai Shi dan berkata.


"aku sudah menepati janji ku putri, dan sudah tidak ada yang aku lakukan disini, jadi aku mohon pamit, aku ingin kembali ke sekte elang emas untuk memenuhi janji ku" ucap Qin Fan.


"apa tuan Qin akan menikah?" tanya cepat putri Hai Shi.


"benar putri, aku kembali untuk menikah, dan aku juga mengundang putri dan juga yang mulia" jawab Qin Fan.


putri Hai Shi yang mendengar itu tampak murung, hati nya terasa lebih sakit lagi, dia sendiri tidak tahu kenapa hati nya terasa sakit, tapi itu lah yang dia rasakan.


"ada apa putri? kenapa wajah putri seperti itu?" tanya Qin Fan khawatir karena melihat wajah putri Hai Shi yang murung dan tampak sedih.


"tidak apa apa tuan, aku baik baik saja" jawab putri Hai Shi.


sementara kaisar Shui Chi yang melihat raut wajah putri nya itu sudah tahu jika putri menyukai Qin Fan, karena dia juga pernah muda sehingga dia paham.


"baiklah yang mulia, tuan putri, aku pamit" ucap Qin Fan sambil menangkupkan tangan nya dengan hormat dan tersenyum, lalu dia keluar dari ruang kerja kaisar Shui Chi dan berjalan menuju gerbang istana.


tapi sebelum dia meninggalkan istana, putri Hai Shi memanggil nya, "tuan Qin" panggil putri Hai Shi.


lalu Qin Fan menghentikan langkahnya dan membalikkan badan,dapat dia lihat jika mata putri Hai Shi tampak berkaca kaca.


"apa.., apa tuan Qin tidak bisa menginap 1 atau 2 hari dulu di istana?" tanya putri Hai Shi.


sebenarnya Qin Fan juga sudah mengerti jika putri Hai Shi menyukai nya, hanya saja dia juga tidak ingin memberikan perhatian lebih atau harapan pada putri Hai Shi, sehingga dia ingin cepat cepat meninggalkan istana.


tapi disisi lain, Qin Fan juga sangat menghormati seorang wanita, dan tidak ingin menyakiti perasaan wanita, karena prinsip Qin Fan adalah menghormati setiap wanita seperti dia menghormati ibu nya.


Qin Fan berpikir ketika ruh di tiup kan, dia berada di dalam perut wanita, ketika dia menangis terlahir ke dunia, dia berada di buaian wanita, dan ketika dewasa dan menikah, yang dia nikahi juga seorang wanita.


tapi disisi lain dia juga tidak mungkin menduakan Luo Xia, meski pun kaisar atau kultivator kuat dapat memiliki istri lebih dari satu, tapi Qin Fan tidak ingin membagi cinta nya.


"Haaaaaah"


Qin Fan membuang nafas panjang, "aku lebih suka bertarung dengan jutaan musuh daripada di hadapkan dengan wanita" gumam Qin Fan tidak berdaya.


setelah berpikir sesaat, Qin Fan setuju akan tinggal di istana satu atau dua hari lagi baru lah dia kembali.

__ADS_1


"baiklah putri, aku akan tinggal beberapa hari di istana" jawab Qin Fan tidak berdaya.


putri Hai Shi sangat senang mendengar jawaban Qin Fan, meski hanya satu atau dua hari, tapi itu sudah cukup bagi nya untuk terus melihat Qin Fan, ya walau pun dia sadar Qin Fan akan pergi meninggalkan dia.


"terima kasih tuan Qin" ucap putri Hai Shi senang.


"baiklah, tolong tunjukkan kamar untuk ku, aku ingin beristirahat sebentar" ucap Qin Fan, tapi sebenarnya dia ingin masuk ke dunia jiwa dan melihat pasukan nya yang tersisa.


"baik tuan muda, mari aku antar" jawab putri Hai Shi, lalu putri Hai Shi menuntun Qin Fan pergi ke kamar tamu.


"bisa tidak sebentar sore kita jalan jalan tuan?" tanya putri Hai Shi disaat dia dan Qin Fan berjalan ke kamar tamu.


"boleh saja tuan putri, karena aku juga ingin membeli sesuatu untuk Xia'er sebagai oleh oleh" jawab Qin Fan.


sementara putri Hai Shi yang mendengar Qin Fan membeli sesuatu untuk wanita lain, membuat nya menghentikan langkah nya dan mematung, dan hampir saja Qin Fan menabrak nya, karena posisi Qin Fan berada di belakang putri Hai Shi.


Qin Fan yang menyadari kesalahannya langsung meminta maaf oada putri Hai Shi.


"maafkan aku putri, bukan maksud ku seperti itu" ucap Qin Fan.


"tidak apa apa tuan, maafkan sikap ku" balas putri Hai Shi.


lalu mereka berdua terus berjalan hingga di depan kamar tamu, lalu putri Hai Shi mempersilahkan Qin Fan masuk kedalam kamar, sementara dia langsung kembali tanpa sepatah kata pun, hati nya terasa sakit karena Qin Fan mengatakan ingin membeli sesuatu untuk wanita lain dan bukan untuk dirinya.


didalam kamar, setelah kepergian putri Hai Shi, Qin Fan membuka gerbang dunia jiwa dan masuk kedalam.


Whush...


Qin Fan muncul di depan istana Qin, lalu dia berjalan masuk kedalam, sesampainya di aula pertemuan, disana sudah ada Chen Long, para tetua klan naga langit dan kelima kelabang emas sedang berbincang bincang ringan.


sementara sisa bawahan raja dan ratu Yao ada di kerajaan mereka masing masing.


"ukhuk ukhuk..


Qin Fan berpura pura batuk dan mengagetkan mereka semua.


"hormat kami penguasa muda" ucap Chen Long dan para tetua, sementara kelima kelabang emas menundukkan kepala mereka saja.


"Hehehe.., maaf sudah mengagetkan kalian semua" ucap Qin Fan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"bagaimana kondisi kalian?" tanya Qin Fan.


"kami sudah sembuh penguasa muda" Chen Long.


"oh iya Chen Long, aku ingin klan naga langit tinggal disini, karena selain kepadatan energi alam yang lebih tebal, disini juga ada banyak buah buah abadi yang dapat meningkatkan kekuatan semua anggota klan" ucap Qin Fan, karena sejak awal dia sudah ingin klan naga langit tinggal di dunia jiwa, karena di dukung dengan sumber daya yang melimpah, sehingga kekuatan mereka cepat berkembang.


"terima kasih penguasa muda, hamba juga ingin membicarakan masalah ini dengan penguasa muda" balas Chen Long senang, karena dia juga ingin mengatakan pada Qin Fan agar klan naga langit tinggal di dunia jiwa.


"baiklah jika kamu setuju" balas Qin Fan, lalu dia menoleh kelima kelabang emas.


"bagaimana dengan kalian?" tanya Qin Fan pada mereka.


"kami juga bersedia tinggal disini dan menjadi pengikut penguasa muda" jawab Xiong Yan yang juga merubah panggilan nya, karena dia dan keempat saudara saudari nya juga ingin tinggal di dunia jiwa dan mengabdikan diri pada Qin Fan.


"benar penguasa, kami berlima bersedia mengabdikan diri pada penguasa muda" timpal Xiong Chang.


"baiklah jika kalian juga ingin menjadi pengikut ku, kalian teruslah tingkatkan kekuatan kalian" ucap Qin Fan lalu memberikan mereka semua kristal jiwa yang dia rampok dari Patriak klan Xiong dan murid murid klan, dan juga dia memberikan mereka pil tingkat dewa, sebab pil tingkat surgawi sudah tidak berpengaruh pada tingkatan mereka.


"kalian juga bisa mengambil buah buah abadi yang ada di gudang penyimpanan, gunakan semua sumber daya yang ada untuk tingkatkan kekuatan kalian" ucap Qin Fan.


"baik penguasa muda" jawab mereka serempak.


"baiklah, aku akan keluar, karena saat ini aku berada di istana kekaisaran Shui" ucap Qin Fan lagi.


setelah mengatakan itu, Qin Fan membuka gerbang dunia jiwa dan keluar.


Whush...


Qin Fan muncul dikamar tamu istana, kemudian dia membaringkan diri untuk beristirahat, karena hari ini dia tidak ada kegiatan hingga sore.


sore hari nya, Qin Fan terbangun lalu membersihkan diri, setelah membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, dia keluar dari kamar nya.


tapi begitu dia membuka pintu kamar, di depan kamar sudah ada putri Hai Shi menunggu nya dengan gaun merah dan sebuah sebuah mahkota tuan putri di kepala sambil tersenyum ke arah Qin Fan.


"tuan putri?" ucap Qin Fan terkejut, karena putri Hai Shi berada di depan kamar nya.


sementara putri Hai Shi hanya menundukkan kepalanya karena dia kedapatan di depan kamar Qin Fan.


"ayo kita jalan jalan jika tuan putri sudah siap" ucap kembali Qin Fan menghilangkan rasa canggung diantara mereka.


"baik tuan" balas putri Hai Shi, lalu dia dan Qin Fan berjalan keluar istana.


*****


Tinggalkan Like dan komentar nya ya kak!!!


Di Kasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...


******

__ADS_1


Putri Hai Shi



__ADS_2