
Sepanjang jalan ketiga nya terus mengobrol, lebih tepatnya Qin Fan menanyakan tentang wilayah barat dan timur hutan iblis, Qin Fan menanyakan tentang hal misteri apa yang belum terpecahkan hingga saat ini.
"apa dihutan iblis ini tidak ada tempat tempat yang menyimpan misteri Hanzi Zing?" tanya Qin Fan, karena tidak mungkin jika tidak ada tempat tempat yang misteri, apa lagi hutan iblis merupakan salah satu hutan kuno.
"sebenarnya ada beberapa tempat tuan muda, yaitu hutan kabut hitam dan hutan ilusi," jawab Hanzi Zing.
"bisa kamu ceritakan?" balas Qin Fan.
"bisa tuan muda," jawab Hanzi Zing, lalu dia mulai bercerita.
"dihutan kabut hitam terdapat binatang ilahi tuan muda, binatang ilahi yang tinggal di hutan kabut hitam adalah binatang ilahi jenis naga dan juga harimau, kekuatan mereka lebih tinggi dari penghuni hutan iblis ini, karena banyak dari naga dan harimau yang memiliki kekuatan ranah kekal, sehingga tidak ada yang berani memasuki wilayah hutan kabut hitam,"
"adapun hutan ilusi di tempati oleh binatang ilahi jenis Phoeniks Es dan Elang Emas, kekuatan mereka juga seimbang dengan naga dan harimau, karena sama sama memiliki kekuatan yang besar, mereka juga sering berperang untuk saling membuktikan siapa yang terkuat," jawab Hanzi Zing bercerita panjang kali lebar.
Qin Fan hanya mendengarkan tanpa memotong sama sekali, dia juga terkejut dengan kekuatan yang dimiliki oleh ras naga, harimau, Phoenix dan juga elang emas itu, karena lagi lagi masih ada kekuatan yang lebih kuat lagi.
"dimana hutan kabut hitam dan hutan ilusi yang kamu ceritakan itu?" tanya Qin Fan ingin tahu.
"hutan kabut hitam dan hutan ilusi berada jauh dari sini tuan muda, perjalanan kesana juga membutuhkan waktu 3 bulan, banyak kota dan klan yang akan di lewati jika pergi kesana," jawab Hanzi Zing.
"terima kasih Hanzi Zing, suatu saat kita akan kesana," ucap Qin Fan yang penasaran dengan hutan kabut hitam dan juga hutan ilusi.
"ada juga hutan mati tuan muda, selain hutan mati, ada lembah Maitara," ucap Hanzi Chu.
"hutan mati? lembah Maitara?" tanya Qin Fan.
"benar tuan muda, hutan mati juga menyimpan misteri disana, banyak yang kesana tapi tidak ada yang pernah kembali, begitu juga dengan lembah Maitara, tidak ada yang pernah kembali setelah pergi ke lembah itu, hingga saat ini belum ada yang bisa memecahkan misteri yang ada di hutan mati dan lembah Maitara," jawab Hanzi Chu.
"Dimana itu?" tanya Qin Fan.
"kearah selatan dari sini tuan muda, jika kesana, membutuhkan waktu sebulan lebih untuk sampai disana," jawab Hanzi Chu.
Qin Fan menganggukkan kepalanya, lalu dia berkata, "sepetinya kita ke hutan mati atau lembah Maitara lebih dulu, karena aku juga tidak terlalu terburu buru ke klan Guo, aku sangat penasaran dengan hutan mati yang kamu ceritakan," ucap Qin Fan yang memang penasaran dengan hutan mati dan lembah Maitara.
Hanzi Zing dan Hanzi Chu sangat terkejut dengan apa yang diucapkan Qin Fan itu, karena keduanya tahu pergi ke hutan mati dan lembah Maitara itu sama saja dengan mengantar nyawa.
"tapi tuan muda, kedua tempat itu sangat berbahaya tuan muda," ucap Hanzi Chu yang khawatir.
"kalian tenang saja, aku tidak akan kesana jika tidak memikirkan resikonya, jika ada sesuatu yang membuat setiap orang yang kesana itu tidak kembali, mungkin itu adalah penjaga hutan mati dan penjaga lembah Maitara"
"para penjaga membunuh setiap orang yang kesana bukan tanpa alasan, mereka membunuh karena ada sesuatu yang sangat berharga yang mereka jaga, sehingga tidak membiarkan siapa saja yang memasukinya," ucap Qin Fan menjelaskan apa yang dia pikirkan.
__ADS_1
Hanzi Chu dan Hanzi Zing tidak membalas lagi, karena apa yang dikatakan Qin Fan itu masuk akal, tidak mungkin tidak ada yang kembali jika penghuni hutan mati dan lembah Maitara tidak menjaga sesuatu yang berharga, tapi yang menjadi pertanyaan nya adalah siapa yang menghuni kedua tempat itu? dan apa yang mereka jaga.
seminggu kemudian,menjelang malam, mereka sampai di sebuah kota, lalu ketiganya mendarat tidak jauh dari gerbang kota, kemudian mereka berjalan kaki ke gerbang, tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk sampai, Qin Fan dan kedua bawahan nya pun ikut mengantri masuk kota.
menunggu beberapa saat kemudian, giliran mereka yang diperiksa, Hanzi Chu mengeluarkan lencana emas klan Hanzi dan membayar 15 baru roh tingkat tinggi, selesai diperiksa dan membayar, Qin Fan dan kedua bawahan nya kayak kedalam kota.
beberapa ratus meter kedalam kota, Qin Fan dan kedua bawahan nya menemukan sebuah penginapan, lalu mereka masuk kedalam, Hanzi Chu lalu pergi ke meja resepsionis untuk memesan kamar Qin Fan.
"selamat datang di penginapan kami tetua," ucap pelayan dengan ramah.
"aku ingin memesan kamar khusus untuk tuan muda kami, dan dua kamar lain nya yang berada disamping tuan muda," ucap Hanzi Chu.
"baik tetua, permalam nya 50 batu roh tingkat tinggi tetua," balas pelayan menyebut harga kamar
Hanzi Chu pun mengeluarkan 150 batu roh tingkat tinggi dan membayar biaya inap, kemudian pelayan itu membawa mereka naik ke lantai 4, dimana lantai 4 adalah khusus tamu VVIP.
"silahkan tuan muda!" ucap pelayan mempersilahkan Qin Fan masuk ke kamarnya disaat mereka sudah berada di depan sebuah kamar.
"terima kasih nona," balas Qin Fan ramah.
"kalian juga beristirahatlah!" perintah Qin Fan pada Hanzi Chu dan Hanzi Zing.
didalam kamar, Qin Fan langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Qin Fan membuka gerbang dunia jiwa dan masuk kedalam.
Whush...
Qin Fan muncul didepan istana Qin, lalu dia masuk kedalam dan pergi ke kamar nya, sesampainya dikamar, Qin Fan melihat Luo Xia baru saja membersihkan diri dan sedang mengganti pakaian nya.
"Gege?" ucap Luo Xia memanggil Qin Fan.
"pakai dulu pakaian mu!" balas Qin Fan, lalu dia duduk di kasur dan melihat Luo Xia memakai pakaian nya.
Luo Xia pun bergegas memakai pakaian nya, lalu dia membaringkan tubuhnya dan menyaksikan paha Qin Fan sebagai bantal nya, Qin Fan pun mengelus lembut kepala Luo Xia.
"gege berada dimana saat ini?" tanya Luo Xia.
"aku masih di hutan iblis Xia'er, saat ini aku berada disalah satu kota yang ada di hutan iblis, aku dalam perjalanan ke hutan mati," jawab Qin Fan tanpa menyembunyikan apapun dari luo Xia.
"hutan mati gege? kenapa gege mau kesana?" tanya Luo Xia lagi.
"aku hanya penasaran saja dengan hutan mati, karena menurut dua bawahan ku yang baru, hutan mati menyimpan misteri yang belum dipecahkan oleh siapa pun, karena setiap ada orang yang pergi kesana, orang itu tidak pernah kembali lagi," jawab Qin Fan.
__ADS_1
"lalu kenapa gege mau kesana? bukan kah sangat berbahaya gege?" tanya Luo Xia lagi.
"justru itu yang membuat ku tertarik untuk pergi kesana, semakin berbahaya suatu tempat, maka tempat itu menyimpan sesuatu yang sangat berharga," jawab Qin Fan berpendapat.
"gege harus berhati hati! karena pasti hutan mati itu dijaga oleh makhluk yang kuat," ucap Luo Xia lembut, dimana dia juga memegang pipi Qin Fan.
"kamu tenang saja Xia'er! aku akan berhati hati jika sudah sampai disana." balas Qin Fan, lalu dia membaringkan tubuhnya juga dan memeluk Luo Xia.
kemudian keduanya berciuman, semakin lama ciuman mereka semakin panas saja, lalu perlahan Qin Fan melepaskan pakaian Luo Xia, kemudian dia juga membuka pakaian nya, dan terjadilah pertarungan panas diatas ranjang.
Luo Xia yang sudah lama tidak merasakan hal itu pun semakin ganas, dia ingin menumpahkan semua hasrat terpendamnya selama ini, Qin Fan pun tetap melayani istrinya itu dengan sangat baik.
keduanya terus melakukan hubungan suami istri hingga matahari pagi dunia jiwa menyambut mereka, entah sudah berapa lain Qin Fan dan Luo Xia melakukan itu.
pagi harinya, keduanya kembali melakukan nya di kamar mandi hingga mereka kelelahan, lalu keduanya membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, selesai memakai pakaian, Qin Fan dan Luo Xia pergi ke ruang makan untuk sarapan.
diruang makan, sudah ada Mo Zhan yang menunggu disana, Mo Zhan sudah masak banyak, sebab dia sudah merasakan aura Qin Fan berada di dunia jiwa, sehingga dia sengaja masak banyak.
selesai sarapan, Qin Fan memberikan beberapa kristal jiwa pada Mo Zhan, karena Qin Fan ingin Mo Zhan juga meningkatkan kekuatan nya seperti yang lain, lalu dia mengantar Luo Xia ke kamar dan dia sendiri pergi ke klan naga langit.
Qin Fan ingin melihat perkembangan Long Shan dan yang lain nya setelah menyerap kristal jiwa yang dia dapatkan dari kehancuran klan Qian, tidak lama kemudian, Qin Fan sampai di gerbang klan, lalu dia masuk kedalam dan pergi ke aula pertemuan.
"hormat kami penguasa muda" ucap semua bawahan Qin Fan yang dalam posisi berlutut.
"bangunlah! hormat kalian aku terima," ucap ramah Qin Fan, lalu dia berjalan ke arah kursi utama.
"selamat Long Shan, Long Zhan, Long Fei, Long Fu, Long Heinan, Tong Xiu, Gao Ze, Shunzhi, Xuande, kalian sudah menembus ranah abadi awal bintang 4-9,"
"selamat Chen Long, Xiong Jung, Xiong Yan, Xiong Fan, Xiong Chang, Xiong Qiao Qiao, Xiong Jia dan kalian semua, karena kalian juga berhasil menerobos ke absolute 1 bintang 4-9," ucap Qin Fan memberi selamat pada semua bawahan nya karena mereka menerobos.
"terima kasih penguasa muda," jawab mereka semua berlutut.
"aku kesini hanya untuk melihat perkembangan kekuatan kalian, dan aku puas melihat kekuatan kalian semua meningkat," ucap lanjut Qin Fan dengan tulus.
******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
__ADS_1