
Setelah meninggalkan istana kerajaan Yao ras kelinci, Qin Fan melesat menuju ke arah barat seperti petunjuk yang di berikan raja Shang Jie, dengan kecepatan sedang dan karena tidak buru buru, kadang Qin Fan singgah untuk beristirahat.
setelah 3 hari menjelang sore, Qin Fan melihat sekelompok kultivator yang berjumlah lebih dari ratusan orang di serang Yao ras kucing, dan jumlah Yao ras kucing lebih banyak dari pada kultivator, dan kekuatan mereka juga unggul dari para kultivator, karena kultivasi Yao kucing berada di rana kaisar dewa dan 2 orang berada di rana semi abadi bintang 3.
dapat Qin Fan melihat jika sudah banyak kultivator yang tewas di tangan para Yao kucing.
Qin Fan langsung melesat ke arah pertempuran, tapi sebelum itu dia berteriak lantang.
"Hentikan!!"
teriak lantang Qin Fan menyuruh mereka hentikan pertarungan, sejenak pertarungan atau lebih tepat nya di sebut pembantaian itu di hentikan, lalu mereka semua menoleh ke asal suara, dan dapat mereka lihat seorang pemuda tampan berambut hitam melayang perlahan menuju ke arah mereka.
"manusia, berani sekali kamu memerintahkan kami" bentak salah satu yang yang kekuatannya berada di semi abadi bintang 3.
"aku ingatkan kalian sekali lagi, hentikan dan kalian pulang lah sebelum aku berubah pikiran" ucap Qin Fan menatap tajam Yao itu.
"Hahahaha..., hanya seorang raja dewa berani mengancam ku? apa kamu bercanda?" balas Yao itu karena melihat kultivasi Qin Fan yang berada di raja dewa.
sebelum nya Qin Fan sudah menekan kultivasi nya hingga ke raja dewa, sehingga Yao itu berpikir jika Qin Fan hanya seorang kultivator raja dewa.
"keras kepala, kalian semua mundur!!" perintah Qin Fan pada ratusan kultivator yang sudah luka luka itu.
langsung saja para kultivator itu mundur, karena mereka juga sudah tidak kuat jika bertarung terus, dan nyawa mereka akan melayang.
"tunggu apa lagi, cepat bunuh pemuda itu!!" perintah Yao yang merupakan pemimpin mereka.
Qin Fan yang melihat mereka yang masih keras kepala langsung saja membuat gerakan tangan, lalu dari atas langit muncul ribuan pedang emas dari petir Ashura dengan mengeluarkan aura yang sangat kuat.
hal itu langsung membuat para Yao kucing jadi berhenti ketika akan melepaskan serangan mereka.
Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr...
Booooomm Booooomm Booooomm...
petir Ashura yang berbentuk ribuan pedang itu melesat cepat dan menghancurkan lebih dari 500 prajurit Yao kucing dan menjadi kabut darah.
"bajingan, aku akan membunuh mu, teriak pemimpin Yao kucing itu menyerang Qin Fan dan di ikuti teman nya.
Qin Fan juga mengeluarkan kelima pedang emas nya dan menyerang kedua Yao itu.
Booooomm Booooomm Booooomm...
terjadi ledakan besar disaat kelima pedang Qin Fan bertabrakan dengan senjata kedua Yao kucing.
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan demi ledakan terus terjadi, hutan yang tadi nya lebat, kini menjadi tandus karena efek dari ledakan yang di ciptakan serang Qin Fan dan kedua Yao ras kucing.
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan terus bersautan, dan melempar mereka bertiga ke belakang ratusan meter dan menabrak tanah yang ada dibawah.
Booooomm..
kembali terjadi ledakan disaat tubuh mereka menabrak tanah dengan keras dan membuat kawah yang cukup besar.
Ukhuk ukhuk..
kedua Yao ras kucing itu memuntahkan darah dari mulut mereka, sementara Qin Fan meski terlempar ke belakang, tapi dia tidak mengalami luka dalam, sebab fisik dan tulang nya sudah di tempa kembali oleh api putih.
lalu Qin Fan menarik kembali kelima pedang emas nya dan mengalirkan elemen api kelima pedang itu, lalu dari telapak tangan nya mengalir api putih dan menyelimuti kelima bilah pedang emas itu.
"tebasan ganda"
ucap Qin Fan lalu menyerang kedua Yao ras kucing itu kembali, sementara kedua Yao ras kucing itu juga sudah siap melepaskan serangan mereka.
Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm...
kembali terjadi ledakan dan melempar jauh kedua Yao ras kucing itu dan menabrak gunung yang ada di belakang mereka.
Booooomm Booooomm...
bunyi ledakan disaat tubuh kedua Yao ras kucing itu menabrak gunung dan menghancurkan gunung itu menjadi debu, lalu Qin Fan melesat ke arah kedua Yao ras kucing itu dan mencengkeram leher mereka dan.
Kraaak..
terdengar patah tulang ketika Qin Fan mematahkan leher mereka, setelah kedua Yao ras kucing itu tewas, perlahan tubuh mereka berubah menjadi kucing dengan ukuran yang cukup besar.
dimana tinggi mereka mencapai 2 meter dan panjang mencapai 6 meter, lalu Qin Fan membela mereka dan mengambil kristal jiwa mereka.
setelah itu Qin Fan melayang mendekat ke arah kultivator yang di tolong Qin Fan, beberapa saat kemudian Qin Fan sudah merasa di dekat mereka dan mendarat tepat di depan mereka semua.
__ADS_1
"bagaimana kondisi kalian?" tanya Qin Fan yang sudah mendarat.
"kami baik baik saja tuan muda, terima kasih karena sudah menolong kami" ucap seorang pria paruh baya yang kultivasi nya berada di raja dewa tahap puncak.
"kalian telan lah pil pil ini agar luka luka kalian sembuh" ucap Qin Fan lalu memberikan mereka pil spiritual tingkat tinggi.
ratusan kultivator itu sangat terkejut melihat pil yang diberikan Qin Fan, karena mereka tahu tingkatan dan kualitas pil yang di berikan Qin Fan, dan seolah tahu dengan pikiran mereka, Qin Fan menyuruh mereka untuk segera menelan pil pil yang dia berikan.
"sudah tidak usa kalian pikirkan, yang penting sekarang kalian sembuh, jika kalian yang tidak terluka, kalian dapat mengambil semua kristal jiwa para Yao itu dan bagi lah dengan rata" ucap Qin Fan pada lebih dari 30 kultivator yang tidak terluka dan terlihat baik baik saja.
lalu para kultivator yang itu pergi mengumpulkan semua kristal jiwa para Yao ras kucing, beberapa saat kemudian mereka semua kembali dan menyerahkan kristal kristal jiwa itu pada Qin Fan.
"ini tuan muda, semua sudah kami ambil" ucap salah satu kultivator.
"kalian bagi lah dengan merata, itu untuk kalian, karena aku tidak membutuhkan nya" ucap Qin Fan ramah pada mereka.
mereka sangat senang karena selain membantu mereka, Qin Fan juga memberikan mereka pil penyembuhan tingkat spiritual, dan sekarang Qin Fan memberikan mereka kristal jiwa tingkat kaisar dewa.
"maaf tuan muda, jika yang tua ini boleh tahu, siapa nama tuan muda?" tanya pria paruh baya tadi.
"maaf tetua karena lupa mengenalkan nama, nama junior Qin Fan" jawab Qin Fan ramah sambil menangkupkan tangan nya dengan hormat.
mereka semua yang mendengar nama Qin Fan itu sangat terkejut, karena nama itu sudah mereka dengar dari setahun yang lalu, dimana yang mereka dengar adalah Qin itu membunuh 3 Patriak sekte aliran hitam yang kultivasi nya kaisar dewa tahap puncak, dan sekarang mereka lihat dengan mata kepala sendiri jika Qin Fan juga membunuh 2 semi abadi bintang 3 dan lebih dari 500 kaisar dewa.
"nama ku Duan Ren tuan muda, aku sudah sering mendengar nama tuan muda di dunia luar, aku tidak menyangka akan bertemu dengan orang nya langsung" ucap Duan Ren memuji Qin Fan.
"tetua terlalu berlebihan" balas Qin Fan merendah.
*****
Di Dunia luar.
tepat nya di sekte Elang Emas.
seorang gadis cantik duduk di gazebo belakang rumah nya sambil memandang rembulan malam dan merindukan seorang pemuda yang di cintai nya.
gadis itu adalah Luo Xia, dan pemuda yang dia rindukan adalah Qin Fan, sudah 8 bulan Qin Fan pergi dari sekte Elang Emas, tapi selama 8 bulan itu juga Luo Xia selalu menunggu nya.
"Xia'er? mau sampai kapan kamu terus seperti ini? lupakan tuan muda Qin, masih banyak tuan muda lain nya, ayah tahu tuan muda akan kembali kesini, tapi bukan nya kamu sendiri yang meminta jika tuan muda Qin kembali, harus membawa istri nya?" tiba tiba terdengar sebuah suara dari belakang.
"ayah, tidak semuda itu ayah" ucap Luo Xia dengan mata berkaca kaca.
"ayah mengerti Xia'er, tapi kamu juga harus melanjutkan hidup mu, akan sangat sia sia jika putri ayah yang sangat cantik ini setiap hari hanya di runduk rindu yang tidak tahu kapan berakhir" ucap Luo Feng lembut.
"aku mengerti ayah, terima kasih selalu untuk ku" ucap Luo Xia lalu memeluk ayah nya sambil menangis.
****
di dunia pedang.
"sebaiknya kalian beristirahat dan pulihkan kekuatan kalian, aku akan melanjutkan perjalanan ku" ucap Qin Fan ramah pada Duan Ren.
"Bai tuan muda" jawab Duan Ren.
lalu Qin Fan menghilang dari hadapan mereka semua, Qin Fan terus melesat ke arah barat, dua hari kemudian, Qin Fan kembali melihat seorang Yao ras serigala bertarung dengan Yao ras harimau, dan kekuatan kedua Yao itu berada di semi abadi bintang 7.
Qin Fan berpikir jika kedua Yao berbeda ras itu adalah raja atau panglima dari masing masing ras mereka, sebab dapat dia lihat jika ada ribuan Yao lain nya yang sudah tergeletak di tanah tidak bernyawa dari kedua ras.
Booooomm Booooomm Booooomm...
ledakan terjadi ketika serangan kedua Yao itu berbenturan dan menyapu apa saja yang ada di sekitar mereka, angin berhembus sangat kencang ketika serangan kedua Yao tingkat tinggi itu berbenturan.
"sangat kuat, inikah kekuatan semi abadi bintang 7?" gumam Qin Fan takjub dengan kekuatan yang di miliki kedua Yao itu.
pertarungan terus terjadi sudah lebih dari 4 jam, tapi belum juga menunjukkan tanda tanda ada yang terluka, kedua Yao itu seimbang, sehingga belum ada yang terluka.
memasuki hari ketiga, kedua Yao itu terus bertarung tanpa henti, sementara Qin Fan masih tetap setia menjadi penonton, kadang dia berbaring, kadang duduk, dan kadang juga berdiri, semua gaya dia lakukan ketika menonton pertarungan dua Yao tingkat tinggi itu.
di hari kelima, sudah ada tanda tanda mereka kelelahan, meski kelelahan, tapi mereka tidak terluka sama sekali, hanya saja Qi mereka sudah terkuras banyak sehingga membuat mereka kelelahan.
di hari ketujuh, kedua Yao itu semakin lemah, sudah tidak ada niat untuk bertarung lagi, tapi tetap saja kedua Yao itu melepaskan serangan mereka satu sama lain untuk membunuh satu sama lain.
di hari kedelapan, akhirnya pertarungan kedua Yao tingkat tinggi itu berhenti, mereka berhenti bertarung bukan karena mereka terbunuh, tapi mereka kelelahan karena kehabisan Qi dan kekuatan mereka.
melihat itu Qin Fan berseringai dingin, "keberuntungan memang selalu memihak ku" gumam Qin Fan senang lalu melesat ke arah dua Yao yang terbaring lemah itu.
Whush...
Qin Fan muncul di hadapan kedua Yao itu, sontak kemunculan Qin Fan membuat kedua Yao itu terkejut dan panik, karena saat ini mereka berdua sangat lemah dan tidak dapat berdiri lagi.
"manusia" ucap Yao serigala dengan lemah.
__ADS_1
"Hehehehe..., pertarungan kalian sangat membosankan, apa kalian tahu jika aku menunggu hari ini dari 8 hari yang lalu?" ucap Qin Fan yang berpura pura kesal.
"kenapa kalian bertarung lama sekali? semi abadi bintang 7 tapi lemah" lanjut Qin Fan memprovokasi kedua Yao yang lemah itu.
"manusia, jika saja Kekuatan ku kembali 30% saja, akan aku robek mulut mu itu" ucap Yao ras harimau.
"benarkah? tapi sayang kesempatan itu tidak akan datang" ucap Qin Fan lalu.
Slash...
kepala Yao ras harimau itu terjatuh ke tanah, Qin Fan memenggal kepala nya begitu saja tanpa peringatan, Yao ras serigala yang melihat itu hanya menelan ludah nya dengan kasar.
"ja'jangan bunuh aku, aku akan memberikan apa saja yang kamu mau" ucap Yao ras serigala itu.
tapi Qin Fan pura pura tidak mendengar dan berjalan mendekati Yao serigala itu, "apa kamu bilang? aku tidak mendengar nya, bisa kamu ulangi?" ucap Qin Fan yang pura pura tidak mendengar, dan saat ini sudah berada satu meter di depan Yao serigala.
"jangan bunuh aku, aku akan memberikan apa saja yang kamu mau" jawab nya mengulangi kata kata nya.
"tapi maaf aku bisa mengambil paksa dari mu" balas Qin Fan lalu menebas kepala Yao serigala itu, setelah itu Qin Fan mengambil kristal jiwa milik kedua Yao itu.
"panen besar, Hahahaha..," teriak Qin Fan tertawa lantang.
"aku sudah memiliki 3 buah kristal jiwa semi abadi bintang 7 dan satu bintang 5, dengan keempat kristal jiwa ini, aku bisa meningkatkan kekuatan ku hingga bintang 6, tapi untuk saat ini pondasi kultivasi ku masih sangat lemah, aku tidak boleh gegabah" ucap Qin Fan lalu dia mengambil ribuan kristal jiwa kedua Yao berbeda ras itu dan memasukkan ke dalam cincin penyimpanan nya, tidak lupa Qin Fan juga mengambil semua cincin penyimpanan mereka.
setelah selesai mengambil semua kristal jiwa dan cincin penyimpanan mereka, Qin Fan terus melesat ke arah barat menuju bukit emas putih.
keesokan hari nya, Qin Fan dapat melihat ribuan kultivator sudah berada di bukit itu, mereka semua sudah menarik pedang emas, tapi tidak ada satu pun yang berhasil.
dan membuat mereka penasaran siapa yang akan mampu menarik pedang emas putih itu, sehingga mereka tidak pergi dari bukit itu karena ingin melihat siapa yang dapat menarik nya, karena jika mereka tahu siapa yang dapat menarik pedang itu, mereka akan merampok nya jika keluar dari dunia pedang.
perlahan Qin Fan melayang mendekat ke pedang emas putih, karena semua orang sudah tidak ada yang menarik nya, sehingga tidak ada yang berada dekat dengan pedang emas putih itu.
setelah mendarat, perlahan Qin Fan berjalan mendekat, kerika tepat berada beberapa puluh senti meter dari pedang emas putih, Qin Fan menggigit ujung jari nya lalu meneteskan pada gagang pedang.
NOTE: waktu Qin Fan masih berada di lembah tengkorak, Mo Lian juga mengatakan pada Qin Fan jika ingin menguasai senjata yang ada roh nya, harus menetes kan darah pada gagang pedang itu dan membuat kontrak darah terlebih dahulu, karena dengan begitu, roh yang berada di dalam senjata itu akan terikat langsung dan tunduk pada orang yang meneteskan darah nya, tapi jika roh itu tidak ingin mengikat kontrak, maka dia akan melawan dan menantang orang yang ingin membuat kontrak darah dengan nya, jika dapat mengalahkan roh senjata, maka rog itu akan dengan patuh pada orang itu.
****
Setelah mengalirkan darah nya di gagang pedang emas putih, kembali Qin Fan mengalirkan Qi nya cukup banyak pada telapak tangan nya, lalu dengan kedua tangan nya dia menggenggam gagang pedang.
ketika darah Qin Fan terserap kedalam pedang, tiba tiba pedang bergetar hebat, tubuh Qin Fan juga ikut bergetar, lalu perlahan pedang itu tertarik ke atas, semakin tertarik, pedang itu semakin bergetar dan berdengung.
Wung.....
terdengar suara dengungan dari pedang, semakin lama pedang emas putih semakin tertarik ke atas, semua kultivator yang berada di bukit emas putih itu terkejut, dan yang senang ada juga yang berpikiran jahat untuk merampok Qin Fan.
2 jam kemudian seluruh bilah pedang sudah hampir habis tercabut dari dalam tanah, Qin Fan yang merasakan Qi nya semakin terhisap oleh pedang emas putih, dia mencoba untuk menghentikan Qi nya, tapi sekuat apa dia berusaha, Qi nya tetap tersedot masuk ke dalam pedang.
1 jam kemudian.
Booooomm...
terjadi ledakan besar dan mengguncang bukit emas putih ketika seluruh bilah pedang emas putih sudah di cabut Qin Fan, lalu pedang itu melayang di udara dan berputar putar di udara.
semua mata menatap pedang emas putih yang melayang layang itu, beberapa kultivator yang berambisi memiliki pedang emas putih pun langsung melayang ingin mengambil nya, tapi sebelum tangan mereka menyentuh pedang.
Booooomm Booooomm Booooomm...
tubuh mereka semua meledak begitu saja tanpa ada yang tahu siapa pelaku nya.
kejadian itu membuat mereka yang berniat memiliki pedang emas putih pun jadi tidak berani lagi.
sementara Qin Fan masih terus melihat pedang emas putih yang masih melayang di udara kesana kemari, tiba tiba pedang emas putih berubah menjadi sosok naga putih yang sangat besar.
panjang nya mencapai 500 meter, dan lebar nya 100 meter, dan membuat semua orang terkejut adalah kekuatan naga putih itu, dimana Kekuatan nya berada di semi abadi bintang 9, naga itu mengeluarkan aura yang sangat kuat dan menindas mereka semua yang ada di bukit.
perlahan naga itu menarik kembali aura nya, karena sudah ada ratusan kultivator yang jatuh pingsan, lalu naga putih itu melayang mendekat ke arah Qin Fan dan menatap Qin Fan.
"anak muda, terima kasih sudah membangunkan ku, sudah sudah puluhan ribu juta tahun aku tertidur, dan hari ini kamu mampu membangunkan ku, mulai sekarang kamu adalah tuan ku" ucap naga putih pada Qin Fan.
lalu naga putih itu mendarat di depan Qin Fan dan menundukkan kepalanya memberi hormat.
" Shen Long memberi hormat pada tuan" ucap Shen Long atau naga putih sambil menundukkan kepalanya.
Shen Long
Pedang Emas Putih
__ADS_1