
tiga Minggu telah berlalu begitu saja, dan selama tiga minggu itu juga, Qin Fan hanya bersantai di wilayah selatan, tepatnya di istana milik leluhur nya.
dan selama tiga minggu itu juga, Qin Jing dan Qin Hou sudah melakukan rencana untuk melenyapkan Qin Fan disaat setelah acara turnamen selesai.
kedua nya bekerja sama dengan beberapa jendral dan juga dengan salah satu sekte besar yang tidak jauh dari ibukota, dengan iming iming kedua nya akan memberikan banyak sumber daya tingkat tinggi jika 4 jendral dan sekte itu dapat melenyapkan Qin Fan.
dan hari ini adalah hari dimana Qin Fan dan yang lain nya akan pergi ke wilayah tengah untuk mengikuti turnamen, dan peserta dari wilayah selatan adalah Qin Fan dan 4 orang lain nya yang merupakan jenius di 4 sekte besar yang berbeda.
"aku tidak mengharapkan kalian menang, kalian dapat masuk hingga ke final saja sudah cukup membuat ku bangga pada kalian" ucap Qin Jung pada peserta turnamen.
"baik penguasa agung, kami akan memberikan yang terbaik" jawab mereka serempak.
"baiklah, ayo kita berangkat" ucap Qin Jung, lalu dia membawa mereka ke ruang bawah tanah, dimana ada juga portal yang menuju ke wilayah tengah.
karena di ruang bawah tanah itu ada beberapa portal yang menghubung ke semua wilayah, baik Utara, timur, barat, dan tengah, sehingga Qin Jung tidak susah jika ingin bepergian.
setelah mereka semua berada di ruang bawah tanah, Qin Jung mengaktifkan portal itu, lalu satu persatu mereka masuk kedalam portal.
selain Qin Fan, Qin Jung dan keempat peserta lain nya, ada juga wakil dari masing masing sekte dari empat sekte itu, dan juga panglima yang ikut ke wilayah tengah, sehingga ada lebih dari 10 orang yang masuk kedalam portal.
"bagaimana dengan aturan di turnamen leluhur, dan juga ada berapa kategori dalam turnamen?" tanya Qin Fan.
karena perjalanan memakan waktu 4 jam menuju wilayah tengah dengan lorong dimensi ruang dan waktu, sehingga Qin Fan menggunakan waktu itu untuk bertanya soal turnamen.
"aturan nya sederhana saja Fan'er, tidak menggunakan racun, tidak curang dan tidak membunuh, dan kategori turnamen nanti ada dua kategori, yaitu kelompok dan juga individu" aku akan mendaftarkan mu dalam kategori individu juga"
"tapi kamu harus hati-hati jika bertemu dengan perwakilan dari wilayah tengah, sebab perwakilan wilayah tengah sangat kuat" ucap Qin Jung menjawab dan menjelaskan, sekaligus mengingatkan Qin Fan.
"baik leluhur, aku tidak akan menganggap remeh setiap lawan lawan ku" jawab Qin Fan serius, sebab dia sadar jika di dunia dewa kuno ini, banyak kultivator muda yang memiliki kekuatan yang tinggi.
setelah mereka melakukan perjalanan 4 jam, akhirnya mereka dapat melihat cahaya putih diujung lorong dimensi ruang dan waktu, dan tidak lama kemudian.
Whush... Whush... Whush...
satu persatu mereka semua keluar dari lorong dimensi ruang dan waktu, mereka keluar tepat berada sebuah hutan yang tidak jauh dari ibukota, lalu setelah itu, mereka semua bergerak ke ibukota.
"siapa nama kalian? dan dari sekte mana kalian?" tanya Qin Fan pada keempat peserta lain nya.
"hamba bernama Hong Xia Lin pangeran, hamba dari sekte Bunga Melatih"
"hamba bernama Ceng Jun pangeran, hamba dari sekte pedang kembar"
"hamba bernama Jung Peng pangeran, hamba dari sekte pedang terbang"
"hamba bernama Cen Cen pangeran, hamba dari sekte bulan sabit"
jawab keempat peserta lain nya, dan mereka adalah jenius dari masing masing sekte mereka, dan ada seorang wanita, dia adalah Hong Xia Lin dari sekte Bunga Melatih.
beberapa saat kemudian, mereka sampai di ibukota, lalu Qin Jung memperlihatkan undangan peserta turnamen pada penjaga gerbang, setelah membayar pajak masuk, mereka semua masuk dan pergi ke penginapan yang sudah disiapkan untuk setiap peserta dari masing masing wilayah.
tapi Qin Jing, Qin Hou dan keempat Patriak sekte tidak berada di penginapan itu, sebab penginapan itu khusus untuk peserta dan juga pembina mereka, dan pembina Qin Fan dan keempat peserta lain nya adalah Qin Jung.
dan karena kamar yang disediakan panitia hanya ada 4 kamar, sehingga Qin Fan dan Cen Cen harus berbagi kamar, Ceng Jun dan Jung Peng juga berbagi kamar, sedangkan dua kamar lain nya di tempati Qin Jung dan Hong Xia Lin.
setelah berada dikamar, Qin Fan lebih dulu mandi, setelah itu gantian Cen Cen yang mandi, setelah selesai mandi, Qin Fan meminta Cen Cen untuk memanggil ketiga teman mereka, karena ada ingin dia katakan pada mereka.
beberapa saat kemudian, mereka semua sudah berkumpul, lalu Qin Fan mulai menyampaikan apa yang ingin dia sampaikan.
"sebelumnya terima kasih karena kalian sudah bersedia menjadi wakil dari selatan" ucap Qin Fan ramah.
__ADS_1
"tidak masalah pangeran, justru ini merupakan sesuatu yang sangat di inginkan setiap jenius sekte dan klan, karena dapat menjadi wakil di turnamen adalah sebuah prestasi besar" jawab Jung Peng.
"benar pangeran, kami sangat bangga karena dapat menjadi perwakilan wilayah selatan" timpal Cen Cen senang.
mereka memanggil Qin Fan dengan sebutan pangeran karena status Qin Fan sebagai cicit Qin Jung.
"sekali lagi aku ucapkan terima kasih, juga jangan panggil aku pangeran, panggil saja aku tuan muda, karena aku lebih suka dengan panggilan itu, kalian juga jangan menyebut kalian dengan sebutan hamba, karena disini tidak ada tuan dan bawahan, tapi teman dan saudara" ucap Qin Fan ramah dan jujur.
keempat nya sangat senang dengan apa yang ucapkan Qin Fan, mereka tidak menyangka jika Qin Fan tidak sombong atau bersikap seperti pangeran dan tuan muda sekte serta klan besar dan keluarga bangsawan lain nya.
"terima kasih saudara Fan" ucap Cen Cen senang, ketiga lain nya juga merasa senang dengan hal itu.
Qin Fan tersenyum dan menganggukkan kepalanya, lalu dia kembali berkata.
"tujuan ku memanggil kalian kesini karena aku ingin tahu, masing masing dari kalian menguasai elemen apa, karena ini penting bagi kita nanti di turnamen" ucap Qin Fan menjelaskan tujuan nya memanggil mereka.
"aku menguasai elemen air tuan muda" jawab Hong Xia Lin.
"aku menguasai elemen angin tuan muda" jawab Cen Cen.
"aku menguasai elemen tanah tuan muda" jawab Jung Peng.
"aku menguasai elemen api tuan muda" jawab Cen Jun.
Qin Fan kembali menganggukkan kepalanya, lalu dia berkata lagi, karena turnamen masih 6 hari lagi, jadi kita masih punya waktu untuk berlatih bersama, dimulai dari menyerang dan bertahan"
"saudari Hong Xia Lin dan saudara Jung Peng nanti yang akan membuat pertahanan dengan elemen es dan elemen tanah, sementara saudara Cen Cen dan saudara Cen Jun yang melakukan serangan dengan elemen angin dan api, kita akan berlatih untuk menggabungkan elemen kalian, sementara aku sendiri akan bertindak sebagai pengecoh" ucap lanjut Qin Fan mengenai rencana nya.
karena dia berpikir jika elemen angin dan api di gabungkan, maka akan terjadi badai api yang sangat kuat, sehingga kekuatan serangan lebih kuat lagi, dan jika elemen es dan tanah digabungkan dan membuat pertahanan, maka pertahanan itu akan semakin kokoh dan sulit untuk di tembus.
"tapi kita hanya punya waktu 6 hari tuan muda, kita tidak mungkin bisa menyelesaikan latihan kita" ucap Cen Jun.
"kalian tenang saja, aku punya tempat yang bisa membuat kita berlatih dengan cepat" jawab Qin Fan, karena dia ingin memasukkan keempat nya ke dalam dunia jiwa, karena jika mereka berlatih di dunia jiwa, 6 hari di dunia luar sama dengan 60 hari di dunia jiwa, atau 2 bulan.
"kalian tunggu lah sebentar, aku akan menemui leluhur untuk meminta izin membawa kalian berlatih" ucap lanjut Qin Fan.
"baik tuan muda" jawab keempat nya, lalu Qin Fan keluar dari kamar dan pergi menemui Qin Jung.
"bagaimana saudara Jung Peng? apa kita bisa percaya dengan tuan muda?" tanya Cen Cen.
"aku juga tidak tahu saudara Cen cen, tapi seperti nya tuan muda punya rencana sendiri, kita ikuti saja rencana tuan muda, karena aku yakin tuan muda ingin kita memenangkan turnamen ini" jawab Jung Peng.
"benar saudara Cen Cen, aku juga percaya dengan tuan muda, aku dapat melihat jika tuan muda ingin kita menjadi juara di turnamen ini" timpal Hong Xia Lin, keempatnya terus berbincang bincang sambil menunggu Qin Fan kembali.
sementara itu, Qin Fan sudah sampai di depan kamar Qin Jung, lalu dia mengetuk pintu kamar Qin Jung, Qin Jung pun membuka pintu dan menyuruh Qin Fan masuk kedalam.
"ada apa Fan'er?" tanya Qin Jung yang sudah duduk di kursi.
"aku ingin meminta izin pada leluhur" jawab Qin Fan.
"izin? memangnya kamu mau kemana?" tanya Qin Jung penasaran.
lalu Qin Fan menjelaskan alasan dia meminta izin, Qin Fan menjelaskan semua nya pada Qin Jung tanpa ada yang dia sembunyikan sama sekali, bahkan Qin Fan juga menceritakan tentang dunia jiwa yang dia miliki.
"aku sudah bisa menebak nya Fan'er, sejak kamu mengeluarkan buah buah abadi, aku sudah bisa menebak jika kamu memiliki dunia jiwa, dan kamu boleh membawa mereka berlatih di dunia jiwa mu" ucap Qin Jung senang.
"terima kasih leluhur, aku harap leluhur bisa memberikan alasan pada Patriak mereka, agar Patriak mereka tidak khawatir" balas Qin Fan, setelah mereka mengobrol sebentar, Qin Fan pun berpamitan dan kembali ke kamar nya.
"bagaimana tuan muda?" tanya Cen Jun.
__ADS_1
"leluhur mengizinkan kita berlatih" jawab Qin Fan, lalu dia membuka gerbang dunia jiwa.
Cen Jun, Jung Peng, Cen Cen dan Hong Xia Lin terperangah melihat pusaran angin yang di buat Qin Fan itu, karena mereka berpikir jika itu adalah sebuah portal.
"kalian masuklah!!" ucap Qin Fan mengagetkan mereka, keempatnya pun masuk kedalam dunia jiwa.
dan sekali lagi mereka berempat terkejut dan terperangah dengan apa yang ada didepan mereka, sebab saat ini mereka ada didepan istana Qin.
"menakjubkan"
ucap mereka berempat.
"kalian ikut aku!!" ucap Qin Fan, lalu dia melayang di Utara, dimana tempat klan naga langit berada, dan disana juga ada San Ding, Qin Fan membawa mereka ke klan naga langit karena dia ingin San Ding membimbing mereka jika mereka menyatukan kedua elemen.
beberapa saat kemudian, Qin Fan dan yang lain nya sampai di klan naga langit, lalu mereka pergi ke aula pertemuan, dan disana, selain San Ding dan 5 tetua, disana juga ada ke 13 naga api dan naga air.
mereka tampak berbincang bincang dengan dan tertawa, tapi ketika mereka melihat Qin Fan masuk, mereka semua langsung menjatuhkan diri dan berlutut memberi hormat.
"hormat kami penguasa muda" ucap mereka serempak.
Cen Cen, Cen Jun, Jung Peng dan Hong Xia Lin terperangah melihat apa yang ada di depan mereka, yang membuat mereka lebih terkejut lagi adalah kekuatan ke 13 naga air dan api, dan juga kekuatan San Ding yang tidak dapat mereka lihat, tapi dapat mereka rasakan Kekuatan nya sangat tinggi, tapi San Ding berlutut memberi hormat pada Qin Fan.
"bangunlah!! hormat kalian aku terima" ucap Qin Fan.
"baik penguasa muda" jawab mereka serempak.
"San Ding, aku ingin kamu membimbing mereka berempat untuk menyatukan elemen mereka!!" ucap Qin Fan memberi perintah.
"baik penguasa muda" jawab San Ding patuh.
"dan kalian naga api, tolong bantu saudara Cen Jun agar elemen api nya semakin kuat!! sebab dia juga menggunakan elemen api" perintah Qin Fan lagi.
"baik penguasa muda" jawab kelima naga api.
"dan kalian naga air, bimbing saudari Hong Xia Lin, sebab dia juga menguasai elemen air, bimbing dia dalam membuat serangan dan pertahanan" perintah Qin Fan lagi.
lalu dia bertanya pada kelima tetua klan naga langit dan bertanya, "siapa diantara kalian yang menguasai elemen angin dan tanah?" tanya Qin Fan.
"maafkan kami Penguasa muda, kami juga menguasai elemen api" jawab salah satu dari mereka.
"penguasa muda, hamba menguasai elemen tanah dan juga elemen angin, apa yang bisa hamba lakukan penguasa muda?" tiba tiba San Ding berkata.
"benarkah San Ding?" tanya Qin Fan antusias.
"benar penguasa muda" jawab San Ding.
"jika begitu, selain membimbing mereka, kami juga bantu saudara Cen Cen dan saudara Jung Peng!! karena kedua nya menguasai elemen angin dan tanah" ucap Qin Fan.
"baik penguasa muda" jawab San Ding.
lalu setelah itu, mereka semua luar dan pergi ke lapangan latihan, sementara itu, Qin Fan pergi ke istana untuk menemui Luo Xia, sebab sudah lama dia tidak menemui nya dan hanya membiarkan nya sendirian di dunia jiwa.
tidak lama kemudian, Qin Fan sampai di istana, lalu dia pergi ke kamar, ketika sampai di kamar, dia melihat Luo Xia membaringkan tubuh nya di kasur dan sedang tidur, tidak ingin mengganggu, Qin Fan pergi ke kamar mandi dan membersihkan diri.
setelah membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Qin Fan juga membaringkan tubuhnya dan mencium bibir Luo Xia, kemudian memeluk Luo Xia dan dia juga ikutan tidur.
*****
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
__ADS_1
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...