Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Memulai Pembantaian Sepihak


__ADS_3

"baiklah, ayo kita keluar!" balas jendral Huang, lalu ketiga nya keluar dari kamar yang di tempati Qin Fan, tidak lama kemudian, mereka sampai di luar, lalu jendral Huang dan jendral Guo membawa Qin Fan ke istana, lebih tepatnya di aula pertemuan.


"Chun Huang dan Chun Guo memberi hormat pada penguasa," ucap jendral Huang dan dan jendral Guo berlutut.


Patriak klan atau penguasa wilayah selatan laut mati menganggukkan kepalanya, dia juga tersenyum karena melihat Qin Fan sudah sembuh, Patriak klan sudah tahu jika jendral Huang dan jendral Guo menyelamatkan Qin Fan dari hari pertama Qin Fan dibawa, sehingga dia tidak terkejut melihat Qin Fan berdiri didepan.


"salam patriak," ucap Qin Fan menundukkan kepalanya sambil menangkupkan tangan nya dengan hormat.


"salam anak muda," balas Patriak klan, yang tidak lain adalah Chun Hyang.


"silahkan berdiri jendral!" ucap lanjut Chun Hyang menyuruh jendral Huang dan jendral Guo berdiri.


"terima kasih penguasa," balas kedua jendral, lalu mereka berdiri.


"apa kamu sudah tahu jika klan Chang sudah mulai bergerak?" tanya Chun Hyang.


"hamba sudah tahu penguasa," jawab jendral Huang.


"jika begitu, bawalah pasukan dan hadapi mereka! kita tidak boleh kehilangan kota Fitu lagi, karena jika kota Fitu berhasil di rebut, maka klan Chun tidak akan bertahan lebih lama lagi" ucap Chun Hyang memberi perintah.


"baik penguasa, tapi," ucap jendral Huang yang tidak dapat meneruskan kata kata nya, lalu dia menoleh pada Qin Fan untuk menjelaskan.


mengerti dengan pandangan jendral Huang, Qin Fan menganggukkan kepalanya, lalu dia berkata.


"maaf Patriak, aku rasa tidak perlu membawa pasukan, karena aku, tetua Huang dan tetua Guo yang akan kesana," ucap Qin Fan menjelaskan.


mendengar itu, Chun Hyang mengerutkan keningnya, sebab dia tidak mengerti dengan maksud Qin Fan.


"kenapa seperti itu anak muda?" tanya Chun Hyang.


lalu Qin Fan pun menjelaskan pada Chun Hyang seperti yang dia jelaskan pada jendral Huang dan jendral Guo.


Chun Hyang tampak berpikir setelah mendengar penjelasan dari Qin Fan, dia juga merasa keberatan dengan apa yang di rencanakan Qin Fan, tapi jendral Huang meyakinkan Chun Hyang agar percaya pada Qin Fan, sehingga Chun Hyang setuju jika hanya Qin Fan, jendral Huang dan jendral Guo saja yang pergi ke kota Fitu.


"baiklah anak muda, aku harap kamu dapat menjaga kepercayaan kami!" ucap Chun Hyang setuju dengan apa yang disampaikan Qin Fan.


"terima kasih Patriak, aku tidak akan mengecewakan penolong ku," balas Qin Fan.


"kapan kalian akan pergi?" tanya Chun Hyang.


"kami akan pergi sekarang Patriak." jawab Qin Fan.


"baiklah, berhati-hati lah kalian!" ucap Chun Hyang.


Qin Fan dan kedua jendral itu pun menganggukkan kepala mereka, lalu mereka keluar dari aula pertemuan dan pergi ke gerbang kota.

__ADS_1


sesampainya di depan gerbang, Qin Fan dan ketiga jendral itu melayang agak jauh dari kota, karena Qin Fan tidak ingin ada prajurit yang melihatnya merobek ruang.


setelah merasa cukup jauh, Qin Fan pun berhenti, lalu dia merobek ruang menuju kota Fitu, selesai merobek ruang, Qin Fan meminta jendral Huang dan jendral Guo agar masuk lebih dulu.


tanpa ada rasa curiga atau semacamnya, kedua jendral itu pun langsung masuk kedalam, kemudian disusul oleh Qin Fan dari belakang.


Whush.. Whush...


Qin Fan, jendral Huang dan jendral Guo muncul di dekat kota Fitu, lalu ketiganya melayang mendekat ke kota, tidak berapa lama, ketiganya sampai di depan gerbang kota, penjaga gerbang yang melihat jendral besar mereka yang datang pun langsung berlutut dan mempersilahkan mereka masuk.


ketiga nya pun masuk ke dalam kota, lalu pergi ke istana kota, beberapa saat kemudian, ketiganya sampai di depan istana kota, tapi Qin Fan menghentikan langkah kedua jendral itu.


"maaf tetua, kenapa kita masuk ke istana?" tanya Qin Fan heran.


"kita akan mengatur rencana bersama tuan kota lebih dulu," jawab jendral Huang.


Qin Fan menggeleng kepalanya, lalu dia berkata.


"itu tidak perlu tetua, sebaiknya kita langsung saja ke pasukan klan Chang, karena jika kita masuk ke dalam istana, hanya akan membuang buang waktu saja," balas Qin Fan yang tidak ingin masuk kedalam istana.


jendral Huang pun hanya bisa membuang nafas panjang, "baiklah, ayo ikuti aku!" balas jendral Huang, lalu dia membawa Qin Fan dan jendral Guo ke gerbang utara kota.


sesampainya mereka disana, ada ribuan prajurit kota yang berada di gerbang utara, mereka semua sudah siap untuk berperang.


"sudah sampai dimana mereka?" tanya jendral Huang.


.


"saat ini mereka berada di kota Kayu Merah jendral besar," jawab sang jendral penjaga kota Fitu, yang tidak lain adalah jendral Guang dari klan Ye, salah satu klan yang setia pada klan Chun.


"terima kasih jendral Guang," ucap jendral Huang.


"kita langsung kesana saja tetua," ucap Qin Fan.


"baik." jawab jendral Huang, lalu dia memimpin jalan ke kota Kayu Merah.


tapi setelah berada cukup jauh dari kota Fitu, kembali Qin Fan meminta jendral Huang untuk mengirim gambaran kota Kayu Merah, tanpa menunggu lama, jendral Huang pun langsung mengirimkan gambaran kota Kayu Merah pada Qin Fan.


Qin Fan pun mulai menyerap lokasi kota kayu merah, beberapa saat kemudian, Qin Fan sudah selesai menyerap lokasi yang di kirimkan jendral Huang, lalu Qin Fan kembali merobek ruang kesana.


selesai merobek ruang, ketiganya masuk dan menghilang.


Whush.. Whush... Whush...


Qin Fan, jendral Huang dan jendral Guo muncul tidak jauh dari kota kayu mereka.

__ADS_1


setelah keluar dari robekan ruang, ketiganya dapat melihat ada banyak prajurit yang berjaga di depan gerbang.


"apa rencana mu Qin Fan?" tanya jendral Huang.


"bunuh mereka semua." jawab Qin Fan singkat.


jendral Huang dan jendral Guo terkejut dengan jawaban Qin Fan, karena dengan mudah nya Qin Fan mengatakan membunuh pasukan yang begitu banyak.


"ayo kita berpesta jendral!" ucap Qin Fan tersenyum


jendral Huang dan jendral Guo hanya tersenyum masam mendengar ucapan Qin Fan, karena Qin Fan menganggap pertempuran nanti adalah sebuah permainan anak kecil.


tanpa menunggu jawaban dari kedua jendral, Qin Fan melesat cepat ke arah kota kayu merah, hanya dalam beberapa kedipan mata, Qin Fan sudah berada tidak jauh dari kota.


para prajurit yang berada di depan gerbang pun seketika bersiaga dengan kemunculan Qin Fan, lalu di ikuti oleh jendral Huang dan jendral Guo.


tanpa basa basi, Qin Fan lalu membuat ratusan tapak, Qin Fan mengeluarkan jurus tapak bayangan, lalu dari kekosongan muncul ratusan tapak yang cukup besar, kemudian Qin Fan menyuntikkan kekuatan api dan petir kedalam ratusan tapak itu dan melepaskan ke arah kota.


Whush... Whush.. Whush...


Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr


Booooomm Booooomm Booooomm..


ledakan kilatan petir surgawi dan api abadi menggema di gerbang kota dan mengguncang kota kayu merah, para prajurit yang berjaga di gerbang kota pun meledak menjadi kabut darah.


pasukan yang berada di dalam kota pun terkejut, terutama adalah Patriak klan Chang atau penguasa wilayah selatan, yang tidak lain adalah Chang Qiu, dia juga terkejut karena bunyi ledakan yang begitu kuat sehingga membuat kota kayu merah bergetar.


"cepat siapkan pasukan! mungkin pasukan Chun Hyang sudah menyerang lebih dulu." ucap Chang Qiu memberi perintah.


"baik penguasa," jawab para jendral dan panglima nya, lalu mereka semua keluar dari aula pertemuan istana kota.


Di depan gerbang, setelah menghancurkan gerbang, Qin Fan langsung melesat masuk kedalam kota, Qin Fan membantai semua pasukan yang berada tidak jauh dari nya.


selain menggunakan jurus tapak bayangan, Qin Fan juga menggunakan jurus hujan petir dan hujan pedang api, dengan kekuatan absolute 1 bintang 2, sangat mudah bagi Qin Fan untuk membantai pasukan klan Chang dan koalisinya.


sementara itu, jendral Huang dan jendral Guo hanya melihat Qin Fan dari jauh, keduanya tidak membantu Qin Fan sama sekali, sebab jika mereka mendekat, tentu kekuatan serangan yang Qin Fan keluarkan itu sangat besar, sehingga jendral Huang dan jendral Guo merasa tidak di butuhkan.


*****


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...

__ADS_1


__ADS_2