
Keesokan harinya, setelah membersihkan diri dan sarapan, Qin Fan keluar penginapan, lalu dia pergi ke gerbang kota, hari ini Qin Fan akan pergi ke kota Loleo untuk mengikuti lelang, karena dia penasaran dengan mutiara kerang emas yang ada di papan informasi itu.
setelah melewati gerbang, 300 meter kemudian, Qin Fan melayang di udara dan melesat dengan kecepatan sedang ke arah kota Loleo, karena hari masih pagi, Qin Fan terbang dengan menikmati pemandangan hutan yang sangat indah karena di sinari mentari pagi.
3 hari kemudian, Qin Fan menemukan dua kelompok yang sedang bertarung, kedua kelompok itu adalah hewan buas yang sudah merubah wujud menjadi manusia, Qin Fan dapat mengetahui mereka adalah hewan buas dari aura yang mereka keluarkan.
Booooomm Booooomm Booooomm..
terjadi ledakan ditempat pertempuran, sudah ada banyak yang menjadi korban dari pertempuran itu, sementara Qin Fan hanya menonton saja, sebab dia tidak ingin terlibat sama sekali.
menjelang malam, pertempuran itu tidak kunjung selesai, hal itu tentu saja membuat Qin Fan merasa bosan, sebab dia ingin melewati tempat itu.
"sepertinya aku harus ikut campur," ucap Qin Fan yang sudah merasa bosan, sebab sudah menjelang malam tapi pertempuran itu .asih sangat sengit untuk di lihat.
Whush...
Qin Fan muncul di tengah tengah terjadinya pertempuran, tentu nya kemunculan Qin Fan itu membuat semua orang menghentikan pertempuran mereka dan menoleh ke arah nya.
"siapa kamu? jangan ikut campur urusan kami!" ucap salah satu pria paruh baya yang merupakan hewan buas jenis singa.
"maafkan aku terus, aku hanya ingin melewati tempat ini, aku sama sekali tidak ingin ikut campur, karena tujuan ku adalah kota Loleo," balas Qin Fan jujur.
"baiklah jika kamu ingin lewat, tapi serahkan dulu cincin penyimpanan mu!" ucap pria paruh baya itu.
dari situ, Qin Fan mengerti jika pria paruh baya itu dan kelompok nya ingin merampok kelompok hewan buas jenis serigala itu.
"maafkan aku tetua, tapi aku tidak akan menyerahkan cincin penyimpanan ku," balas Qin Fan.
"baiklah, jika kamu tidak mau, maka aku akan mengambilnya dengan paksa," balas pria paruh baya, lalu dia menyerang Qin Fan.
Qin Fan yang melihat pria paruh baya itu menyerang nya, hal itu membuat Qin Fan tersenyum dan menggeleng kepala nya, lalu dia melepaskan pukulan api kekacauan pada pria paruh baya itu.
Whush ..
Booooomm..
terjadi ledakan besar disaat pukulan api kekacauan Qin Fan beradu dengan serangan pria paruh baya itu, lalu membuat tubuh pria paruh baya itu menjadi kabut darah.
"semut berlagak macam," ucap Qin Fan tersenyum.
sementara para bawahan pria paruh baya yang sudah di bunuh Qin Fan pun menjadi ketakutan, sebab ketua mereka sudah menyinggung orang yang tidak seharusnya mereka singgung.
tanpa menunggu lama, Qin Fan melepaskan serangan tapak bayangan pada sisa sisa hewan buas jenis singa itu, lalu membuat mereka semua menjadi kabut darah hanya dengan waktu singkat.
"terima kasih tuan," ucap pemimpin hewan buas jenis serigala.
"tidak apa apa tetua, seperti yang aku bilang tadi, aku ingin pergi ke kota Loleo dan melewati tempat ini, bertemu dan membantu tetua dan yang lain nya adalah secara kebetulan, jadi tetua tidak perlu berterima kasih pada ku!" balas Qin Fan.
lalu dia menghilang begitu saja dari hadapan mereka semua
"sangat kuat," ucap pemimpin itu.
__ADS_1
*****
setelah meninggalkan kelompok serigala, Qin Fan dengan tenang melanjutkan perjalanan nya, 2 hari kemudian, dari jauh Qin Fan sudah melihat kota Loleo, tidak lama kemudian, Qin Fan mendarat dan melanjutkan perjalanan nya dengan berjalan kaki ke arah kota.
20 tarikan nafas kemudian, Qin Fan sudah berada di depan gerbang dan ikut mengantri masuk, setelah dengan lama menunggu, akhirnya giliran Qin Fan yang diperiksa.
Qin Fan menunggu lama karena banyak kultivator yang datang dari berbagai kota untuk mengikuti lelang yang akan diadakan rumah lelang giok putih, sehingga antrian di depan gerbang sangat panjang.
"Identitas nya tuan!" ucap penjaga gerbang, yang merupakan hewan buas jenis ular.
tanpa membantah, Qin Fan lalu mengeluarkan lencana klan Chun, lalu membayar pajak masuk kota, selesai diperiksa dan membayar pajak masuk, Qin Fan masuk kedalam kota.
"kota yang sangat hidup," ucap Qin Fan kagum dengan kota Loleo, sebab kota Loleo sangat padat dengan penduduk yang dari berbagai jenis hewan buas.
Qin Fan lalu pergi mencari rumah lelang agar mendaftar sebagai peserta lelang, 1 jam berjalan didalam kota, akhirnya Qin Fan menemukan rumah lelang giok putih, lalu dia berjalan ke arah gerbang yang sudah sangat padat itu.
terlihat banyak sekali orang yang mengantri untuk mendapat kartu peserta lelang, di mulai dari kelas biasa hingga VVIP.
"yang ingin mendaftar peserta VVIP kesini!" ucap sebuah suara yang berada di ruang loket.
Qin Fan pun berjalan ke ruangan dimana suara itu berasal, tapi di ruangan itu sudah ada 4 orang yang mengantri untuk mendaftar, tidak lama kemudian, giliran Qin Fan yang mendaftar, selesai mendaftar dan mendapatkan kartu VVIP, Qin Fan bertanya pada pegawai loket itu tentang manager rumah lelang.
"maaf tuan, apa aku bisa bertemu dengan manager rumah lelang ini?" tanya Qin Fan.
"apa tuan mau melelang barang?" tanya balik petugas loket.
"benar tuan, aku ingin melelang beberapa barang," jawab Qin Fan.
sebenarnya Qin Fan ingin menemui manager rumah lelang bukan karena ingin melelang barang, Qin Fan ingin menemui manager rumah lelang karena dia ingin melakukan penukaran barang.
"bisa aku liat barang apa yang ingin tuan lelang?" tanya petugas loket.
Qin Fan mengangguk, lalu dia mengeluarkan 5 buah buah abadi dari 5 jenis yang berbeda, petugas loket yang melihat buah buah abadi itu pun hampir jatuh dari kursi nya.
"buah buah abadi?" ucap petugas loket terkejut.
"benar tuan, apa aku bisa bertemu dengan manager rumah lelang?" balas Qin Fan.
"bisa tuan, mari aku antar kedalam!" balas petugas loket, lalu dia memanggil salah satu teman nya untuk menggantikan nya di ruangan itu.
Qin Fan pun dibawa masuk kedalam, sesampainya mereka di ruang tunggu, Qin Fan diminta untuk menunggu, sementara petugas loket itu naik ke lantai 2 untuk melapor pada manager rumah lelang.
tidak lama kemudian, petugas loket tadi turun dari lantai 2 bersama dengan seorang pria paruh baya dengan perut buncit.
"salam tuan, aku manager rumah lelang ini, bawaan ku ini mengatakan jika tuan ingin melelang buah buah abadi, apa benar tuan?" ucap manager rumah lelang ramah.
"salam tuan manager, aku memang ingin melelang beberapa barang ku, termasuk buah buah abadi itu," balas Qin Fan yang juga ramah.
"apa aku bisa melihatnya tuan?" tanya manager rumah lelang.
"boleh tuan manager," balas Qin Fan, lalu dia kembali mengeluarkan 5 buah buah abadi dan juga 5 butir pil tingkat suci.
__ADS_1
manager penginapan yang melihat 5 buah buah abadi dan 5 butir pil tingkat suci pun mematung.
"ini?" ucap manager rumah lelang yang tidak melanjutkan ucapan nya.
"benar tuan manager, ini adalah pil tingkat suci," ucap Qin Fan yang mengerti maksud manager rumah lelang.
"mari ikut ke ruangan aku tuan!" ucap manager rumah lelang, lalu dia berjalan ke arah tangga dan di ikuti Qin Fan dari belakang seperti anak ayam yang mengikuti induk nya.
"silahkan duduk tuan! jika aku boleh tahu, dengan siapa tuan ini?" ucap manager rumah lelang mempersilahkan Qin Fan duduk, sekaligus menanyakan nama Qin Fan, karena saat ini mereka sudah sampai di ruangan kerja nya.
"terima kasih tuan manager, nama ku Qin Fan" balas Qin Fan ramah.
"berapa yang harus aku bayarkan tuan Qin?" tanya manager rumah lelang.
"begini tuan manager, aku kesini bukan untuk menjual atau melelang buah buah abadi dan pil ini, aku kesini untuk membuat kerja sama dengan tuan manager," ucap Qin Fan menjelaskan tujuan nya.
"maaf tuan Qin, kerja sama seperti apa yang tuan Qin inginkan dariku?" tanya manager rumah lelang.
"aku ingin menukar mutiara kerang emas dengan buah buah abadi atau dengan pil tingkat suci yang aku miliki tuan manager," balas Qin Fan.
"Hehehe.. maaf tuan Qin, meskipun buah buah abadi dan pil tingkat suci sangat langka, tapi aku tidak bisa melakukan penukaran itu, sebab semua orang sudah tahu jika sebentar lagi kami akan melelang mutiara kerang emas," balas manager rumah lelang sambil terkekeh.
Qin Fan menganggukkan kepalanya, dia sudah tahu jika manager rumah lelang tidak akan setuju, tapi tidak ada salahnya mencoba.
"bagaimana jika aku memberikan 5 buah buah abadi dan juga 5 butir pil tingkat suci untuk ditukarkan dengan mutiara kerang emas tuan manager?" ucap Qin Fan membuat penawaran.
mendengar 5 buah buah abadi dan 5 butir pil tingkat suci akan di tukarkan dengan mutiara kerang emas, mata manager rumah lelang berbinar binar, karena jika hal itu terjadi, maka rumah lelang akan mendapat keuntungan yang sangat besar.
"benarkah tuan Qin?" tanya manager rumah lelang antusias.
"dasar serakah," gumam Qin Fan membatin, karena ternyata manager rumah lelang mempermainkan nya.
"benar tuan manager, bagaimana?" balas Qin Fan yang masih ramah.
"aku setuju tuan Qin," balas manager rumah lelang.
"terima kasih tuan manager, tapi jika tuan manager tidak keberatan, bisakah tuan manager menjelaskan kelebihan dan kekurangan mutiara kerang emas itu?" ucap Qin Fan bertanya, sebab dia belum tahu jelas manfaat dari mutiara kerang emas.
manager rumah lelang menganggukkan kepalanya, lalu dia mulai menjelaskan kelebihan mutiara kerang emas itu pada Qin Fan.
"mutiara kerang emas tercipta dari air mata kerang emas, adapun kelebihan nya adalah, selain menguatkan serangan pengguna elemen air dan es beberapa kali lipat, mutiara kerang emas juga akan meningkatkan kekuatan penggunanya sebanyak 2 tingkat, hal itulah yang membuat banyak kultivator pengguna elemen air dan es ingin mendapatkan mutiara kerang emas," ucap manager rumah lelang menjelaskan kelebihan mutiara kerang emas.
******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
Jangan lupa mampir juga ya kak di karya ku yang baru.!!
__ADS_1
udha up 34 Eps.