
2 minggu telah berlalu sejak Qin Fan keluar dari dunia kecil klan naga langit, dan saat ini Qin Fan menuju ke arah Utara Kekaisaran Zhou, selama 2 minggu itu juga Qin Fan tidak pernah beristirahat, karena kekuatan nya yang sudah meningkat, sehingga dia mampu melayang di udara selama 2 minggu.
ketika dia ingin melewati sebuah kota, tiba tiba ada 4 prajurit kota yang mengahalangi jalan nya, lalu seseorang diantara mereka melayang maju ke depan dan berkata.
"maaf tuan karena sudah menghalangi perjalanan tuan, tapi setiap kultivator yang melewati kota ini diharuskan untuk turun, karena aturan di kota ini tidak boleh terbang di atas kota" ucap prajurit itu.
Qin Fan yang mendengar itu mengangguk paham, lalu dia berkata, "maafkan aku tuan tuan, karena aku tidak tahu ada aturan seperti itu" balas Qin Fan ramah.
saat ini Qin Fan menekan Kekuatan nya hingga ke ranah dewa langit tahap awal, sehingga keempat prajurit itu mengira jika Qin Fan adalah kultivator lemah, dan mereka ingin memeras Qin Fan.
"tidak apa apa tuan, kami mengerti, tapi jika tuan ingin melewati kota ini tanpa harus turun, tuan bisa memberikan cincin penyimpanan milik tuan" ucap prajurit yang tadi.
Qin Fan mengerutkan kening nya, dia sudah bisa menebak jika keempat prajurit di depan nya ini pasti ingin memerasnya, tapi dia masih tetap bersikap biasa saja, karena kekuatan keempat prajurit di depan nya itu hanya dewa langit tahap puncak.
"maafkan aku tuan tuan, apa tuan tuan ingin memeras ku? bagaimana bisa seorang prajurit memeras kultivator bebas?" tanya Qin Fan yang masih tetap tenang.
"hei bocah? tidak usa mengajari kami menjadi prajurit, cepat serahkan cincin penyimpanan itu atau akan aku meremukkan tubuh mu hah?" bentak salah satu dari mereka.
sementara Qin Fan hanya menggeleng geleng kepala nya sambil tersenyum melihat ke keempat prajurit yang ingin memerasnya itu.
"sungguh katak dalam tempurung" ucap Qin Fan mengejek mereka.
mendengar ejekan Qin Fan, prajurit yang membentak Qin Fan tadi jadi sangat marah.
"kurang ajar, sudah di beri kesempatan tapi masih berlagak, akan aku hancurkan tubuh mu" teriak nya marah lalu menyerang Qin Fan.
Booooomm...
terjadi ledakan disaat pukulan prajurit itu mengenai telak dada Qin Fan, tapi yang terlempar bukan Qin Fan, justru yang terlempar adalah prajurit itu.
"apa?"
ketiga teman nya terkejut melihat salah satu teman mereka terlempar setelah menyerang Qin Fan dengan pukulan nya, padahal Qin Fan tidak memblokir atau membalas serangan itu, tapi dapat membuat teman mereka terlempar ke belakang ratusan meter.
sementara Qin Fan masih berdiri kokoh di tempat nya tanpa bergeser satu jengkal pun.
"hanya semut bertingkah gajah" ucap Qin Fan mencibir mereka.
"gleek"
ketiga prajurit itu menelan ludah mereka dengan kasar, bahkan mereka sudah berkeringat dingin dan gemetar.
"a-ampuni kami tuan, kami mempunyai mata tapi tidak dapat melihat kebesaran tuan" ucap salah satu prajurit yang sudah berlutut di depan Qin Fan.
"mengampuni kalian? apa kamu bercanda? kalian sudah menghalangi perjalanan ku, kalian juga ingin memeras ku, dan yang terakhir salah satu dari kalian menyerang ku, dan kamu meminta untuk di ampuni? apa kamu pikir aku sebodoh itu?" ucap Qin Fan menatap tajam pada ketiga prajurit itu.
ketiga prajurit itu semakin berkeringat dingin, tubuh mereka juga gemetar, mereka bertiga tidak ada yang berani mengangkat kepala.
lalu Qin Fan melayang perlahan ke arah 3 prajurit itu, dan Boom boom boom..
terdengar suara ledakan kecil dari tubuh mereka bertiga, Qin Fan menghancurkan kultivasi ketiga prajurit kota itu.
Aaarrrgg Aaarrrgg Aaarrrgg...
ketiga nya meraung kesakitan karena kultivasi mereka di hancurkan Qin Fan.
Whush.... Whush... Whush...
ketiga prajurit itu terjun bebas kebawah disaat mereka tidak memiliki kekuatan lagi, sementara Qin Fan hanya melihat mereka bertiga yang terjun bebas itu dengan menggeleng geleng kepala nya.
setelah itu Qin Fan melayang turun dari atas, lalu dia mendarat tidak jauh dari kota itu, dari jauh Qin Fan dapat melihat jika ada yang tidak beres dengan kota itu, perlahan dia berjalan mendekat, beberapa saat kemudian, Qin Fan sudah berada di depan gerbang dan ikut antrian.
dapat Qin Fan lihat dari luar jika banyak sekali pengemis yang tidak di izinkan masuk ke dalam kota, dan dapat Qin Fan lihat juga jika banyak orang asing yang ikut mengantri masuk kota, dan ketika orang orang asing itu di periksa, mereka di perlakukan layak nya penguasa di kota itu.
setelah menunggu cukup lama, akhirnya giliran Qin Fan yang di periksa, "identitas nya tuan" ucap penjaga kota.
lalu Qin Fan mengeluarkan lencana sekte elang emas dan dia berikan pada penjaga, penjaga yang melihat lencana itu pun terkejut, tapi dia segera menenangkan keterkejutan nya, lalu dia meminta pajak masuk kota.
"biaya masuk 20 koin emas" ucap tegas penjaga gerbang.
Qin Fan yang mendengar itu mengerutkan kening nya, karena sudah banyak kota kota besar yang dia singgahi, tapi rata rata pajak masuk kota paling banyak 2 koin emas, tapi penjaga ini meminta nya 20 koin emas, hal itu membuat Qin Fan semakin curiga dengan kota itu
"apa kamu mencoba memeras ku?" tanya Qin Fan menatap tajam penjaga gerbang itu.
"kalau tidak punya uang, jangan masuk ke dalam" ucap tegas lagi penjaga kota.
Qin Fan yang merasa di permainkan pun mencengkeram leher penjaga gerbang itu dan berkata, "sekali lagi kamu membentak ku, aku hancurkan tubuh mu, paham?" ucap Qin Fan menekan kata kata nya.
sementara penjaga itu gemetar ketakutan, dia berkeringat dingin, dia tidak menyangka jika pemuda yang dia anggap lemah itu lebih kuat dari nya.
para penjaga kota yang melihat teman mereka di cengkeraman Qin Fan pun berteriak.
"penyusup"
"penyusup"
"penyusup"
ketika teriakan penyusup itu menggema di gerbang kota, para prajurit yang berada di dalam gerbang pun langsung berhamburan keluar, terlihat ada lebih dari 100 prajurit yang keluar dari dalam kota.
para penduduk dan pedagang yang ikut antrian pun lari menjauh dari gerbang kota.
__ADS_1
"lepaskan dia anak muda" bentak seseorang yang baru keluar dari dalam kota, dari pakaian nya dia adalah jendral yang bertugas menjaga kota.
"oh..., apa kamu yang jadi atasan mereka?" Qin Fan balik bertanya.
"tidak perlu kamu tahu siapa aku, yang perlu kamu lakukan adalah melepaskan prajurit itu dan berlutut di depan ku agar aku tidak menghancurkan tubuh mu" balas sang jendral.
Qin Fan yang mendengar itu dia mencibir.
"apa kamu yakin bisa melakukan nya? sekarang aku paham, kota ini di kuasai oleh orang asing, baiklah, akan aku bersihkan tikus tikus seperti kalian di kekaisaran Zhou ini" balas Qin Fan.
wajah sang jendral langsung berubah jelek, tapi dia tetap dengan sikap arogan nya, karena dia melihat jika Qin Fan hanya kultivator dewa langit tahap awal, sementara kekuatan dia berada di raja dewa tahap menengah.
"hanya mengandalkan mu seorang kultivator dewa langit tahap awal? Hahahaha.. apa kamu bercan" belum selesai ucapan sang jendral, kepala sang jendral sudah meledak dan hanya menyisakan tubuh yang roboh ke tanah.
"siapa lagi yang ingin menguji ku?" ucap Qin Fan menatap tajam para prajurit satu persatu.
sementara para prajurit yang melihat tubuh jendral mereka tanpa kepala, ada yang mual dan ada yang bergetar ketakutan, bahkan keringat dingin bercucuran dari dahi mereka.
Qin Fan tidak peduli dengan apa yang dirasakan para prajurit itu, dia langsung masuk ke dalam kota dan pergi ke istana kota, beberapa saat kemudian, Qin Fan sudah berada di depan gerbang istana kota.
"maaf tuan, tuan kota hari ini belum menerima tamu, karena ada tamu penting" ucap penjaga gerbang.
tapi Qin Fan tidak peduli dengan ucapan penjaga gerbang itu, tapi Qin Fan menekan nya dengan aura membunuh, sehingga para penjaga gerbang yang ada itu langsung tersungkur ketanah dan mengeluarkan darah dari mulut mereka.
Qin Fan lalu masuk ke dalam istana kota, kemudian dia pergi ke aula pertemuan, disana Qin Fan melihat tuan kota dan 2 orang asing yang Qin Fan sendiri tidak tahu dari mana asal mereka, karena mereka berkulit putih dan lebih tinggi dari manusia pada umum nya, dan mereka di temani masing masing 2 wanita muda.
kehadiran Qin Fan sontak membuat tuan kota dan kedua orang asing itu terkejut.
"siapa kamu?" bentak tuan kota.
"aku adalah petugas kebersihan yang akan membersihkan tikus tikus seperti kalian" jawab Qin Fan santai sambil berseringai dingin.
begitu ucapan Qin Fan selesai, dia sudah berada di depan tuan kota dan mencekik leher nya, lalu dia menatap tajam kedua orang asing itu.
"kamu sudah berani mengizinkan orang asing masuk ke Kekaisaran ini, dan kamu juga membiarkan penduduk kota ini berada di dalam kemiskinan, bahkan kamu membiarkan para prajurit mu merampok dan memeras setiap orang yang masuk ke kota ini, dan aku ingin tahu kenapa kedua orang asing itu datang kesini?" ucap Qin Fan menatap tajam tuan kota.
"a-ampun tuan, mereka hanya ingin melihat lihat kota ini saja tuan" ucap tuan kota terbata bata.
"apa kamu pernah mengampuni orang yang memohon ampun pada mu? dan apakah kamu ingin membohongi ku?" tanya Qin Fan sambil tersenyum.
"baik, kita lihat sampai dimana kesetiaan mu pada orang asing" lanjut Qin Fan, lalu dia mengeluarkan 4 prajurit Yao dari dunia jiwa.
Whush...
4 prajurit Yao muncul di dalam aula pertemuan itu, lalu Qin Fan memberi perintah pada mereka untuk mencari anak dan istri tuan kota.
"kalian berempat pergi dan cari istri dan anak pria tua tidak tahu diri ini" perintah Qin Fan.
sementara tuan kota terus memohon ampun pada Qin Fan agar tidak melibatkan istri dan kedua anak gadis nya yang berusia 18 tahun, tapi Qin Fan tidak menghiraukan permohonan tuan kota.
lalu Qin Fan menatap tajam kedua orang asing itu, lalu dia mendekati mereka, sesampainya di depan mereka, Qin Fan langsung mencekik leher kedua orang asing itu dan berkata.
"apa tujuan kalian datang kesini?" tanya Qin Fan yang sudah mencekik leher kedua orang asing itu.
"a-ampun tuan, ka-kami di perintahkan raja kami untuk mengambil budak dari tuan kota tuan" jawab salah satu dari mereka.
lalu Qin Fan melepaskan kedua orang asing itu dan kembali menatap tuan kota, kemudian dia berkata.
"jadi kamu membiarkan penduduk kota kelaparan kemudian kamu jadikan mereka budak dan di jual ke orang asing? kamu sangat pandai tuan kota" ucap Qin Fan lalu membanting tuan kota.
Booooomm...
ledakan di lantai aula pertemuan ketika tubuh tuan kota dibanting Qin Fan, sementara kedua orang asing dan enam gadis yang menemani mereka tadi tidak bergerak sedikit pun, keringat dingin bercucuran dari dahi mereka.
beberapa saat kemudian, keempat prajurit Yao yang di tugaskan Qin Fan kembali dan membawa istri dan anak tuan kota.
"ampun tuan, tolong jangan libatkan istri dan anak anak ku tuan" ucap tuan kota yang tidak berhenti memohon.
tapi Qin Fan tidak menghiraukan nya, Qin Fan memandang istri dan kedua anak tuan kota, setelah melihat ketakutan dan kecantikan kedua anak tuan kota.
Qin Fan menjadi tidak tega dengan mereka, tapi dia tetap akan memberikan mereka pelajaran, karena mereka sudah hidup enak diatas penderitaan para penduduk kota.
"jika kalian ingin tetap hidup, kalian bunuh kedua orang asing itu!!" ucap Qin Fan sambil menunjuk kedua orang asing.
istri dan kedua anak tuan kota gemetar ketika mendengar Qin Fan menyuruh mereka membunuh 2 orang asing yang ada di depan mereka.
"jika kalian tidak membunuh mereka, akan aku jadikan kalian bertiga budak dan akan aku jual ke Kekaisaran Liu" lanjut Qin Fan.
istri dan kedua anak gadis tuan kota itu sangat terkejut, tapi mereka segera mengeluarkan pedang mereja dari cincin penyimpanan dan menebas kepala 2 orang asing itu.
"pintar, tapi aku belum selesai dengan kalian, sekarang serahkan semua cincin penyimpanan kalian, dan kedua orang asing itu" perintah Qin Fan.
tanpa menunggu perintah dua kali, tuan kota, istri dan kedua anak nya segera menyerahkan cincin penyimpanan milik mereka dan kedua orang asing itu.
setelah mereka semua menyerahkan cincin penyimpanan mereka, kembali Qin Fan menanyakan gudang harta istana kota, lalu tuan kota memberitahukan tempat nya.
Qin Fan kemudian memerintahkan keempat prajurit Yao untuk pergi menguras semua harta yang ada di gudang harta, sementara dia berjalan mendekati tuan kota.
Booom.
ledakan kecil terjadi disaat Qin Fan memukul tepat dibawah perut tuan kota dan menghancurkan dantian nya, kemudian Qin Fan berkata.
__ADS_1
"itu adalah hukuman yang pantas untuk mu" ucap Qin Fan.
sementara tuan kota berguling guling di lantai Karen Qin Fan menghancurkan dantian nya.
beberapa saat kemudian, keempat prajurit Yao itu kembali dan memberikan satu buah cincin penyimpanan pada Qin Fan, lalu Qin Fan mengambil nya dan memasukkan kedalam cincin penyimpanan nya.
"kalian berempat, periksa semua pejabat kota, jika ada yang terlibat dengan masalah seperti ini, segera beri mereka pelajaran yang sama" perintah Qin Fan pada mereka.
"baik tuan muda" jawab keempat prajurit Yao.
****
2 minggu telah berlalu begitu saja, dan saat ini Qin Fan sudah berada di wilayah Utara Kekaisaran Zhou, entah apa yang dilakukan nya.
setelah puas berkeliling seluruh wilayah kekaisaran Zhou, Qin Fan berniat kembali ke sekte elang emas untuk membicarakan pernikahan nya dengan Luo Xia.
setelah selesai membersihkan diri di sebuah penginapan, Qin Fan keluar dari kamar nya untuk sarapan pagi, setelah itu baru dia pergi ke sekte elang emas.
tapi baru saja 1 jam Qin Fan keluar dari gerbang kota, dia merasakan firasat buruk, lalu dia segera merobek ruang menuju ke sekte elang emas, meski pun dia tidak tahu apa yang akan terjadi, tapi dia tahu pasti sesuatu yang buruk akan terjadi.
Whush....
Qin Fan muncul di depan gerbang sekte elang emas.
murid sekte yang berjaga di gerbang sekte pun terkejut dan bersikap siaga karena tiba tiba ada yang muncul dari ruang kosong.
tapi setelah kedua murid itu melihat yang keluar dari ruang kosong adalah Qin Fan, kedua murid sekte itu pun menyapa Qin Fan.
"salam saudara Qin" ucap dua penjaga gerbang sekte, mereka memanggil Qin Fan saudara karena semua murid sekte jangan lagi memanggil Qin Fan dengan sebutan tuan muda, tapi Luo Feng menyuruh murid murid sekte memanggil Qin Fan dengan sebutan saudara.
"salam saudara" balas Qin Fan yang tidak tahu nama kedua murid sekte itu.
"apa paman Feng ada di dalam?" tanya Qin Fan.
"Patriak ada di dalam saudara Qin, silahkan saudara Qin masuk saja" jawab ramah salah satu.
"terima kasih saudara" balas Qin Fan lalu masuk ke dalam sekte.
sepanjang jalan, Qin Fan terus di sapa para murid sekte, baik itu laki laki mau pun perempuan, mereka terlihat sangat senang dengan kedatangan Qin Fan di sekte.
sebab selain menjadi pahlawan mereka, Qin Fan juga sudah menjadi idola para murid sekte wanita, dan menjadi panutan murid sekte yang pria, sehingga mereka sangat menghormati Qin Fan.
setelah berjalan beberapa saat, akhirnya Qin Fan sampai di aula pertemuan sekte, lalu dia membuka pintu dan masuk ke dalam aula.
"Fan'er?"
panggil Luo Feng yang terkejut karena tiba tiba Qin Fan masuk ke dalam aula pertemuan.
"salam paman, salam tetua sekalian" balas Qin Fan ramah membalas salam Luo Feng.
"silahkan duduk Fan'er" ucap Luo Feng mempersilahkan Qin Fan duduk.
"baik paman" jawab Qin Fan lalu dia berjalan ke arah kursi yang dulu dia sering duduki.
lalu dia menyampaikan maksud kedatangan nya.
"aku kesini karena aku merasakan firasat buruk paman, dan perasaan ku mengatakan jika bukan hanya Kekaisaran Zhou saja yang akan terjadi Kekacauan, tapi di seluruh daratan akan terjadi kekacauan" ucap Qin Fan tanpa basa basi lagi.
Luo Feng dan para tetua itu terkejut dengan apa yang di sampaikan Qin Fan, tapi segera mereka menenangkan keterkejutan mereka.
"apa Fan'er yakin dengan firasat itu?" tanya tetua agung atau Tou She.
"aku sangat yakin tetua agung, dan kekacauan itu tidak akan lama lagi terjadi" jawab Qin Fan.
"aku minta paman dan tetua semua untuk menyiapkan pasukan, dan juga kirimkan surat pada kaisar Zhou Tian agar menyiapkan pasukan nya juga" lanjut Qin Fan.
****
Di dunia bawah.
"hormat hamba yang mulia, pasukan sudah siap untuk bergerak" lapor jendral iblis Chen.
"baiklah, serang mereka sekarang, dan buat lah daratan tengah itu berada dibawah kekuasaan ku" perintah raja iblis Di Jun.
"baik yang mulia" jawab jendral iblis Chen, lalu dia keluar dari istana dan memimpin pasukan iblis untuk menyerang daratan tengah.
setelah sampai di tepat para pasukan, jendral iblis Chen dan 4 jendral iblis lain nya dan semua pasukan iblis masuk ke dalam sebuah goa yang sangat besar.
lalu jendral iblis Mo mengeluarkan 5 juta batu roh untuk mengaktifkan portal yang menuju ke daratan tengah.
Whush...
portal itu bergetar sedikit lalu aktif, setelah portal itu aktif, jendral iblis Chen memerintahkan pasukan iblis untuk masuk ke dalam portal, dan 1 jam kemudian, semua pasukan iblis yang berjumlah lebih dari 10 juta itu menghilang ke dalam portal.
*****
Tinggalkan Like dan komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih....
__ADS_1