Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Mempermalukan Tuan Muda Shu


__ADS_3

"bagaimana dengan pembuatan pil tingkat abadi tetua Aotian?" tanya Qin Fan yang sudah menoleh pada tetua Aotian.


"semua berjalan baik penguasa muda, mereka telah membuat lebih dari 3 juta pil tingkat abadi tingkat tinggi," jawab tetua Aotian melapor, lalu dia memberikan satu buah cincin penyimpanan pada Qin Fan.


Qin Fan pun mengambil cincin penyimpanan itu, lalu dia memeriksa isinya, ketika dia melihat pil tingkat abadi yang baru pertama kali, mata Qin Fan melotot tidak percaya, dapat dia rasakan juga aura yang sangat kuat dari jutaan pil tingkat abadi itu.


segera Qin Fan menenangkan dirinya, lalu dia memasukkan kedalam cincin penyimpanan milik nya, lalu dia memindahkan lebih dari 2 juta ke cincin penyimpanan yang lain, kemudian Qin Fan memberikan cincin penyimpanan yang berisikan 2 juta lebih pil tingkat abadi itu pada Wen Haong dan berkata.


"bagikan pil pil ini pada semua saudara mu dan juga semua pasukan! bagikan dengan merata! karena aku ingin semua orang dapat meningkatkan kekuatan mereka," perintah Qin Fan, lalu dia melemparkan cincin penyimpanan itu pada Wen Haong.


"baik penguasa muda," jawab Wen Haong yang sudah merubah panggilan nya.


"baiklah, sekarang kalian boleh beristirahat atau menyerap pil pil itu! aku juga ingin mencoba pil itu," ucap lanjut Qin Fan, lalu dia keluar dari aula pertemuan dan menuju gerbang klan.


sesampainya diluar, Qin Fan langsung pergi ke ruang kultivasi nya, karena dia juga penasaran dengan pil tingkat abadi yang diceritakan tetua Aotian, tidak lama kemudian, Qin Fan sampai di ruang kultivasi, Qin Fan kemudian mempercepat waktu seperti biasa.


selesai mempercepat waktu, Qin Fan duduk lalu mengeluarkan 3 butir pil tingkat abadi itu dan menelannya.


waktu terus berlalu, hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun, tak terasa 5 tahun sudah Qin Fan berkultivasi menyerap pil tingkat abadi, sudah lebih dari 100 pil yang dia telan dan menyerap khasiatnya.


selama 5 tahun itu juga kekuatan Qin Fan meningkat pesat, kekuatan Qin Fan saat ini meningkat ke abadi puncak bintang 4, beberapa tahun kemudian, Qin Fan membuka mata dan menghentikan kultivasi nya.


kekuatan Qin Fan kini menembus ke abadi puncak bintang 9, dapat dia rasakan kekuatan nya meluap luap dari dalam tubuhnya, Qin Fan merasakan suatu kekuatan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya, tubuh nya terasa jauh lebih ringan dan lebih kuat ratusan kali dari sebelumnya.


"inikah kekuatan abadi puncak bintang 9? memang sangat mengerikan," ucap Qin Fan yang merasakan kekuatan yang baru dia dapatkan itu.


Qin Fan kemudian berdiri dan menepuk nepuk pakaian nya yang berdebu, Qin Fan pun keluar dari ruang kultivasi dan pergi ke kamar nya, sesampainya dikamar, Qin Fan langsung pergi ke kamar mandi dan membersihkan diri, lalu dia berpamitan pada Luo Xia dan keluar dari dunia jiwa.


Whush...


Qin Fan muncul di kamar penginapan, hari pun sudah pagi, Qin Fan kemudian membuka pintu kamarnya, didepan pintu kamar juga sudah ada Hanzi Chu dan Hanzi Zing menunggu nya, disaat mereka melihat Qin Fan keluar, keduanya ingin berlutut memberi hormat, tapi segera ditahan oleh Qin Fan.


"ayo kita lanjutkan perjalanan ke hutan mati," ucap Qin Fan berjalan turun.


"baik tuan muda," jawab keduanya, lalu mereka mengikuti Qin Fan dari belakang seperti anak ayam yang mengikuti induknya.


"saudara Chu, apa saudara juga merasakan kekuatan tuan muda yang meningkat?" tanya Hanzi Zing melalui telepati, sebab dia merasakan kekuatan besar dari dalam tubuh Qin Fan.


"benar saudara Zing, aku juga dapat merasakan kekuatan tuan muda yang besar, tapi sejak kapan tuan muda memiliki kekuatan sebesar itu?" balas Hanzi Chu yang juga merasakan kekuatan Qin Fan.


keduanya terus mengobrol melalui telepati, keduanya sangat penasaran dengan kekuatan tuan mereka yang meningkat pesat hanya dalam waktu semalam.


sesampainya mereka di lantai dasar, Qin Fan mengambil tempat paling pojok, lalu dia duduk, tidak lupa Qin Fan menyuruh Hanzi Chu dan Hanzi Zing untuk duduk bersama nya, tapi Hanzi Chu dan Hanzi Zing menolak nya, karena mereka hanyalah pelayan.


mendapat penolakan dari kedua bawahannya, Qin Fan tetap memaksa mereka untuk duduk, akhirnya mau tidak mau Hanzi Chu dan Hanzi Zing duduk bersama tuan mereka itu.

__ADS_1


"selamat pagi tuan tuan, mau pesan apa?" tanya seorang pelayan ramah.


"bawakan saja makanan terbaik yang kalian punya!" balas Qin Fan yang juga ramah.


"baik tuan, mohon tunggu sebentar!" balas pelayan, lalu dia kembali ke dapur untuk mengambil pesanan mereka.


"tuan muda, aku dapat merasakan kekuatan tuan muda meningkat," ucap Hanzi Chu yang tidak mampu menahan rasa penasaran nya.


"kamu benar Hanzi Chu, aku memang telah menembus abadi puncak bintang 9," jawab santai Qin Fan.


"apa?"


Hanzi Chu dan Hanzi Zing terkejut dan hampir muntah darah, karena hanya dalam waktu semalam saja, Qin Fan dapat menembus begitu banyak tahapan kultivasi


"tapi bagaimana bisa tuan muda?" tanya Hanzi Chu yang masih tidak percaya.


"tidak ada yang tidak mungkin Hanzi Chu, jika kita memiliki sumber daya tingkat tinggi dalam jumlah yang banyak, tentu sangat mudah bagi kita untuk dapat meningkatkan kekuatan," jawab Qin Fan santai.


ketika mereka masih membahas kekuatan yang dimiliki Qin Fan, sebuah suara dari tangga naik mengagetkan semua orang yang ada di dalam penginapan itu.


"kosongkan ruangan ini! tuan muda Shu ingin makan," ucap sebuah suara dari arah tangga.


Qin Fan dan yang lainnya pun menoleh ke asal suara, dapat mereka lihat jika pemilik suara itu adalah seorang pria paruh baya, di belakang pria paruh baya itu ada seorang pemuda dan juga 4 pria paruh baya lain nya.


"apa kalian tidak dengar hah? cepat tinggalkan ruangan ini!" bentak pria paruh baya.


"maaf tuan, tuan muda kami juga ingin makan di tempat ini, jika tuan muda Shu ingin makan, silahkan makan saja, toh, ada banyak tempat yang masih kosong," balas Hanzi Chu dengan tenang.


"jangan tidak tahu diri tuan, apa tuan tidak tahu siapa tuan muda Shu?" ucap pria paruh baya.


"aku tahu, tapi aku tidak peduli, jika tuan muda Shu merasa keberatan dengan kehadiran kami, silahkan cari restoran atau rumah makan lain!" bas Hanzi Chu yang masih bersikap tenang.


"bajingan," ucap pria paruh baya itu yang sudah naik pitam, lalu dia ingin menyerang Hanzi Chu.


pria paruh baya itu yakin dapat membuat Hanzi Chu menyesal, pasalnya dia memiliki kekuatan abadi puncak bintang 7, sementara dia melihat Hanzi Chu hanya berada di abadi menengah bintang 5.


Whush...


Booooomm..


terjadi ledakan didalam penginapan disaat serangan pria paruh baya itu dan Hanzi Chu beradu.


Whush...


pria paruh baya itu terlempar dan menabrak dinding penginapan hingga menghancurkan nya.

__ADS_1


"apa?"


tuan muda Shu dan keempat pria paruh baya yang berada dibelakang nya itu terkejut dengan apa yang ada didepan mereka, seorang abadi puncak bintang 7 dilempar dengan sangat mudah oleh seorang abadi menengah bintang 5.


"pergi atau aku membuat kalian menyesal!?" ucap dingin Hanzi Chu.


tuan muda Shu yang mendengar itu menjadi naik pitam, karena baru kali ini ada yang berani berkata kasar padanya, apalagi didepan banyak orang seperti ini, dengan statusnya sebagai tuan muda klan penguasa, dia sama sekali tidak dipandang oleh Hanzi Chu.


"apa kamu tidak mengenal ku hah? berani sekali kamu mengusir ku," bentak tuan muda Shu, yang tidak lain adalah Shu Yuan.


"kamu hanyalah tuan muda lemah yang manja, kamu juga tuan muda yang sangat tidak tahu diri, selalu menganggap tinggi diri, kamu hanyalah katak dalam tempurung," balas Hanzi Chu mengejek.


Qin Fan yang mendengar Hanzi Chu mengejek tuan muda Shu pun tidak dapat menahan tertawa, sebab sangat lucu menurut Qin Fan.


"Katak dalam tempurung? Hahaha.." Qin Fan tertawa renyah dengan ejekan Hanzi Chu pada tuan muda Shu itu.


"diam kamu!" tuan muda Shu membentak dan menatap tajam Qin Fan, sementara Qin Fan masih terus tertawa.


"apa ini tuan muda Shu? tuan muda klan penguasa itu? kenapa jadi kayak dalam tempurung? Hahaha.." ucap Qin Fan yang masih terus menertawakan tuan muda Shu.


"kali ini kalian mempermalukan aku, dimasa depan, akan ku balas kalian," ucap tuan muda Shu dengan geram, lalu dia keluar penginapan dengan niat membunuh yang kuat, lalu diikuti oleh empat tetua yang bersama nya itu, salah satu tetua yang dikirim terbang oleh Hanzi Chu juga dengan cepat berdiri dan berlari keluar.


"dasar bodoh," cibir Qin Fan yang melihat tuan muda Shu keluar.


tidak lama kemudian, pelayan yang tadi bersama beberapa pelayan lain nya membawakan pesanan mereka dan meletakkan diatas meja, lalu pelayan itu berkata.


"aku harap tuan tuan berhati hati! tuan muda Shu tidak akan tinggal diam saja setelah dipermalukan seperti tadi," ucap pelayan memperingati mereka.


"terima kasih nona, tapi nona tenang saja, tidak ada yang bisa dilakukan tuan muda bodoh itu," balas Qin Fan santai.


pelayan itu menggeleng kepala nya melihat Qin Fan yang sangat santai, Qin tidak memberi muka pada tuan muda Shu sama sekali.


"silahkan tuan tuan," ucap pelayan, lalu dia kembali.


Qin Fan, Hanzi Chu dan Hanzi Zing pun mulai makan makanan mereka setelah pelayan itu pergi, beberapa saat kemudian, mereka selesai makan, lalu ketiganya keluar dari penginapan untuk melanjutkan perjalanan mereka.


sesampainya mereka di luar penginapan, ketiganya pergi ke gerbang barat, lalu keluar dari gerbang, tidak jauh dari luar kota, ketiganya melayang di udara dan melesat ke arah barat daya.


******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih....

__ADS_1


__ADS_2