Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Aula Pertemuan Hampir Penuh


__ADS_3

Seminggu kemudian, mereka sampai disebuah Medan pertempuran, dimana sebuah klan diserang oleh klan lain, Hanzi Chu dan Hanzi Zing tahu klan mana yang diserang dan klan mana yang menyerang, lalu mereka mendarat disebuah pohon yang tidak jauh dari pertempuran dan menyaksikan pertempuran berdarah itu.


"apa kalian tahu kedua klan yang bertempur itu?" tanya Qin Fan.


"kami tahu tuan muda," jawab Hanzi Zing.


"menurut kalian, siapa yang salah dan siapa yang benar?" tanya Qin Fan lagi.


"menurut kami, klan Gui yang benar dan klan Hu yang tuan muda, karena sejak dulu klan Hu selalu berusaha menguasai klan Gui," jawab Hanzi Zing.


"kenapa bisa begitu?" tanya Qin Fan.


"karena klan Gui memiliki tambang batu roh dan biji besi merah, sehingga klan Hu ingin menaklukkan klan Gui agar mereka dapat menguasai tambang biji batu roh dan juga biji besi merah," jawab Hanzi Zing lagi.


"baiklah, kalian bantu klan Gui itu! setelah itu kalian susul aku!" perintah Qin Fan.


"baik tuan muda," jawab keduanya.


lalu Qin Fan mengambil jalan berputar, sementara Hanzi Zing dan Hanzi Chu pergi ke klan Gui untuk membantu mereka.


setelah bergerak cukup jauh, Qin Fan mengeluarkan Wen Haong dan Qian Duan dari dunia jiwa.


Whush.. Whush...


"penguasa muda," ucap keduanya memberi hormat.


"kalian temani aku dalam perjalanan ini!" perintah Qin Fan.


"baik penguasa muda," jawab Wen Haong dan Qian Duan.


tiba tiba keduanya mendengar suara pertempuran, lalu mereka bertanya.


"penguasa muda, siapa yang bertempur?" tanya Wen Haong.


"menurut Hanzi Chu dan Hanzi Zing, klan Gui diserang oleh klan Hu, sehingga aku menyuruh mereka membantu klan Gui," jawab Qin Fan.


"apa kami boleh membantu klan Gui juga penguasa muda?" tanya Hanzi Zing yang juga ingin membantu.


"kenapa begitu?" tanya Qin Fan.


"karena mendiang istri ku berasal dari klan Gui penguasa muda," jawab Hanzi Zing.


Qin Fan menganggukkan kepalanya, lalu dia berkata, "kalian pergilah! setelah selesai, cepat susul aku!" perintah Qin Fan.


"baik penguasa muda," jawab keduanya, lalu mereka melesat kearah klan Gui.


melihat kedua bawahan pergi, Qin Fan menggeleng kepalanya, karena tujuan dia mengeluarkan mereka dari dunia jiwa karena ingin menemani perjalanan nya, siapa sangka keduanya juga ingin membantu klan Gui.


lalu dia mengeluarkan Xue Ying dari dunia jiwa.


"penguasa muda," ucap Xue Ying memberi hormat.


"kita ke arah barat laut!" balas Qin Fan.


"baik penguasa muda," jawab Xue Ying, lalu dia bertransformasi menjadi Phoenix Api.


"naiklah pengusaha muda!" pinta Xue Ying yang sudah bertransformasi menjadi Phoenix Api.


Qin Fan tidak langsung naik, dia masih menatap sosok Xue Ying dalam wudhu Phoenix Api itu.


"kamu sangat cantik dengan bertransformasi menjadi Phoenix Xue Ying," ucap Qin Fan menggoda Xue Ying.


seketika wajah Xue Ying menjadi merah merona seperti kepiting rebus.

__ADS_1


"penguasa muda terlalu memuji," balas Xue Ying dengan wajah merah merona.


"baiklah Xue Ying, ayo kita ke barat laut!" balas Qin Fan, lalu dia naik ke punggung Xue Ying yang sudah bertransformasi menjadi Phoenix Es berwarna biru.



setelah Qin Fan naik ke punggung nya, Xue Ying membawa Qin Fan dengan kecepatan sedang, tapi sebelum itu, dia membuat perisai agar tubuh Qin Fan tidak tertiup angin.


karena meski hanya terbang dengan kecepatan sedang, tapi memiliki kekuatan penguasa alam tingkat 3 tahap puncak, hal itu membuat Qin Fan merasakan kecepatan terbang Xue Ying ratusan kali lebih cepat dari kecepatan terbang nya.


bahkan Qin Fan sedikit pusing dan hampir karena terlalu cepat Xue Ying terbang, melihat tuan nya pusing, Xue Ying lebih memperlambat terbang nya.


"maafkan aku penguasa muda!" ucap Xue Ying yang melihat Qin Fan sedikit pusing.


"tidak apa apa Xue Ying, aku hanya belum terbiasa terbang dengan kecepatan seperti ini saja," balas Qin Fan.


setelah terbang selama seminggu, mereka melihat sebuah kota, lalu Qin Fan menyuruh Xue Ying agar menurunkan nya tidak jauh dari kota, kemudian Xue Ying kembali merubah wujudnya menjadi seorang gadis berusia 27-28 tahun.


kemudian keduanya pergi ke gerbang kota, tidak berselang lama, Qin Fan dan Xue Ying sampai digerbang kota, lalu mereka ikut mengantri, setelah mendapat pemeriksaan dan membayar pajak masuk kota, Qin Fan dan Xue Ying masuk kedalam kota.


tidak jauh kedalam kota, Qin Fan dan Xue Ying menemukan sebuah restoran, lalu keduanya mampir untuk mencicipi makanan di restoran itu.


Qin Fan sengaja singgah dikota itu karena dia ingin menunggu keempat bawahan nya yang masih berada dibelakang, kemungkinan besar keempatnya akan sampai 2 sampai 3 minggu lagi, karena kecepatan terbang Xue Ying yang sangat cepat, sehingga Qin Fan dan Xue Ying hanya membutuhkan waktu seminggu untuk sampai.


"selamat datang di restoran kami tuan dan nyonya," ucap pelayan ramah.


"kami ingin lantai atas," balas Qin Fan.


"baik tuan, mari saya antar," balas pelayan, lalu dia menuntun Qin Fan dan Xue Ying ke lantai 3.


"silahkan tuan dan nyonya mengambil tempat!" ucap pelayan ramah.


"baik nona, sekalian bawakan kami makanan terbaik yang kalian punya!" balas Qin Fan.


sambil nunggu pesanan mereka datang, Qin Fan dan Xue Ying mencoba mendengarkan obrolan para pengunjung yang datang, karena mereka ingin mencari informasi tentang kota dan informasi lainnya.


"kenapa sejak beberapa bulan terakhir ini klan Guo melakukan penjagaan ketat saudara?" tanya salah satu pengunjung pada yang lain.


"aku juga tidak tahu saudara, tapi menurut informasi yang aku dengar dari murid murid klan Guo, jika klan Guo akan diserang oleh klan Lu," jawab pemuda yang ditanya.


"bukan nya klan Lu sudah lama menghilang? bagaimana bisa klan Lu menyerang mereka?" tanya pemuda yang lain.


"entahlah, jikapun klan Guo membuat penjagaan ketat, tapi jika klan Lu menyerang, klan Guo bukan lah apa apa, siapa yang tidak tahu dengan kekuatan klan kuno itu? bahkan anak kecil pun tahu," jawab pemuda itu.


Qin Fan dan Xue Ying hanya dia dan mendengarkan obrolan mereka tanpa berbicara sedikit pun, tapi setelah mendengarkan apa yang menurut mereka penting, Xue Ying membuka obrolan.


"penguasa muda, apakah klan Guo yang mereka maksudkan itu adalah klan yang akan kita datangi?" tanya Xue Ying.


"benar Xue Ying, aku sedang mencari seseorang disana," jawab Qin Fan jujur.


"jadi begitu?" ucap Xue Ying pelan.


lalu pelayan tadi datang bersama dengan 2 pelayan lainnya, mereka membawa pesanan Qin Fan dan Xue Ying, lalu pelayan itu meletakkan pesanan itu ke atas meja dan kembali.


"ayo kita makan! sudah lama aku tidak mencicipi makanan enak," ajak Qin Fan.


"baik penguasa muda," jawab patuh Xue Ying.


lalu keduanya makan dengan santai, tidak berapa lama, keduanya selesai makan, lalu Qin Fan dan Xue Ying turun ke lantai dasar untuk membayar, selesai membayar, keduanya keluar dari restoran untuk mencari penginapan.


tidak jauh dari restoran, Qin Fan dan Xue Ying menemukan sebuah penginapan, lalu keduanya masuk kedalam penginapan itu.


"selamat datang di penginapan sederhana kami tuan dan nyonya," ucap pelayan ramah.

__ADS_1


"aku ingin memesan satu kamar khusus selama 2 minggu, apa masih ada?" tanya Qin Fan ramah.


Xue Ying yang mendengar Qin Fan hanya memesan satu kamar pun seketika wajahnya berubah menjadi merah merona seperti kepiting rebus.


"ada tuan, biaya permalam nya 25 batu roh tingkat tinggi tuan," ucap pelayan.


"baiklah, ini nona bayaran nya," balas Qin Fan, lalu dia memberikan 350 batu roh tingkat tinggi pada pelayan itu.


"ini kuncinya tuan, mari saya antar!" balas pelayan, lalu dia menuntun Qin Fan dan Xue Ying ke kamar.


"silahkan masuk tuan, nyonya!" ucap pelayan setelah mereka sampai dikamar.


"terima kasih nona, dan tolong jangan biarkan siapa pun masuk ke kamar selama 2 minggu!" balas Qin Fan.


"baik tuan," balas pelayan lagi, lalu dia kembali kebawa, sementara Qin Fan dan Xue Ying masuk kedalam kamar.


didalam kamar, Qin Fan langsung membuka gerbang dunia jiwa.


"mari kita kedunia jiwa!" ajak Qin Fan.


"baik penguasa muda," jawab Xue Ying dengan wajah yang masih merah merona seperti kepiting rebus.


Whush... Whush...


Qin Fan dan Xue Ying muncul didepan istana Qin, lalu keduanya pergi ke klan naga langit, tidak berselang lama, kedua sampai dan masuk kedalam, lalu mereka pergi ke aula pertemuan.


"hormat kami penguasa muda," ucap semua bawahan Qin Fan berlutut.


Qin Fan tidak langsung menjawab, dia masih menatap para bawahan nya yang semakin banyak itu, bahkan aula pertemuan hampir penuh karena saking banyaknya jumlah bawahan Qin Fan.


lalu dia berjalan ke kursi utama dan duduk, barulah dia menyuruh mereka semua untuk berdiri.


"bangunlah! hormat kalian aku terima," balas Qin Fan ramah.


"baik penguasa muda," jawab mereka, lalu satu persatu mereka bangun.


"aku ingin semua pasukan dari klan Ji, klan Quan, klan Shao, klan Shui, klan Mao, klan Long, klan Qiu, klan Xue, klan Yu membagikan pil mereka pada saudara saudari mereka dari ras klan naga langit, klan Wen, klan Qian serta dari klan Yao untuk meningkatkan kekuatan mereka!"


"selain itu, kalian para tetua yang ada juga saling membagikan pil yang kalian miliki pada saudara saudari kalian yang lain! agar kekuatan kalian sedikit seimbang, karena aku ingin kekuatan kalian semua meningkat," perintah Qin Fan pada para bawahan barunya.


"baik penguasa muda," jawab mereka serempak.


"bagus, dan aku juga ingin tahu seberapa cepat pil tingkat bintang itu diserap?" tanya Qin Fan.


"pil tingkat bintang sangat cepat untuk diserap penguasa muda, paling lama 3 jam sudah selesai diserap," jawab Yu Ling.


"benarkah?" tanya Qin Fan dengan mata berbinar binar.


"benar penguasa muda," jawab Yu Ling.


"baik lah, sekarang kalian saling berbagilah! aku ingin mencoba menyerap pil tingkat bintang itu, dan jangan lupa beritahu pada pasukan agar membagikan pil mereka juga!" ucap Qin Fan lagi.


"baik penguasa muda," jawab mereka lagi.


setelah berkata kata, Qin Fan keluar dari aula pertemuan dan pergi ke ruang kultivasi nya, karena dia ingin menyerap pil tingkat bintang itu.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih....

__ADS_1


__ADS_2