Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Jurus Kedua Kitab Naga Petir (Petir Api)


__ADS_3

Setelah sepeninggal Qin Fan dan Jianjun, sekelompok kultivator tiba di gurun, kelompok kultivator yang berjumlah lebih dari 10 orang itu sangat terkejut dengan apa yang ada di depan mereka.


namun yang membuat mereka lebih terkejut lagi adalah ketika mereka melihat 4 leluhur sekte gurun pasir yang tergeletak tidak bernyawa, padahal mereka tahu jelas kekuatan yang dimiliki ke 4 leluhur sekte itu.


"siapa yang melakukan semua ini? bahkan leluhur Cao Cao dan leluhur Dong Ji pun tewas ditangan orang itu," ucap salah satu kultivator.


"siapapun itu, yang jelas, sekte gurun pasir telah menyinggung orang yang tidak seharusnya mereka singgung, aku rasa sekte gurun pasir berpikir jika mereka memiliki latar belakang yang kuat dengan keempat leluhur mereka ini, sehingga mereka berani menyinggung orang yang tidak seharunya mereka singgung," balas kultivator yang lain.


"benar, aku juga berpikir seperti itu, kita semua tahu bagaimana sikap sekte gurun pasir, mereka selalu semena mena terhadap orang lain, dan akhirnya sekte gurun pasir mendapatkan ganjaran nya," timpal kultivator lain.


"tapi siapa sosok yang mereka singgung itu? bahkan leluhur sekte yang memiliki kekuatan penguasa alam tingkat 9 tahap puncak saja tewas ditangan nya," tanya yang lain.


"entahlah, intinya, ambil pelajaran dari sini! jangan menyinggung orang yang tidak dikenal! sebab kultivator kuat selalu menekan kekuatan mereka agar tidak menarik perhatian," balas kultivator yang pertama tadi.


setelah merasa cukup berada disitu, kelompok kultivator itu melesat kearah barat, dimana arah yang sama yang dilalui Qin Fan dan Jianjun.


selepasnya mereka, ada lagi kelompok kultivator yang lain, semakin lama, semakin banyak kultivator yang berdatangan untuk melihat apa yang terjadi, rupanya para kultivator itu sudah tahu letak guncangan dan ledakan yang memekakkan telinga itu.


karena rasa penasaran yang begitu besar, para kultivator itu memberanikan diri untuk mendatangi sekte gurun pasir yang sudah hancur itu.


ketika sampai, reaksi mereka semua sama, semua bertanya tanya dengan sosok yang menghancurkan sekte gurun pasir dan membunuh 4 leluhur sekte.


*******


Waktu terus berlalu.


tak terasa seminggu sudah Qin Fan dan Jianjun melesat ke arah barat, sepanjang jalan, Qin Fan terus memikirkan apa yang disampaikan gurunya itu.


yang membuat Qin Fan tidak habis pikir adalah kenapa masih ada kekuatan yang lebih besar dari kekuatan yang ada di alam suci, dan harus dengan cara apa dia gunakan untuk meningkatkan kekuatan nya.


karena menurut penjelasan dewa kuno Yo Ko, perbedaan kekuatan di alam cahaya sangat besar, perbedaan kekuatan tahap semesta bintang 1 dan bintang 2 seperti langit dan bumi, tentu itu sangat jauh berbeda, yang artinya, Qin Fan tidak akan bisa melawan musuh yang berada satu tingkat diatas nya.


apalagi dewa kuno Yo Ko juga mengatakan jika ada satu kultivator yang memiliki kekuatan tahap semesta bintang 1 di alam suci ini, hal itu membuat Qin Fan semakin penasaran dengan sosok itu, dengan kekuatan yang sangat besar itu, tentu saja Qin Fan bukanlah lawan dari sosok yang memiliki kekuatan besar itu.


Disebelah Qin Fan, Jianjun yang melihat Qin Fan tenggelam dalam lamunannya itu tidak bisa untuk tidak bertanya.


"ada apa penguasa? sepertinya penguasa sedang berpikir keras?" tanya Jianjun penasaran.


"tidak ada apa apa Jianjun, aku hanya masih mengingat ucapan guru tadi, bagaimana bisa masih ada alam lain yang lebih tinggi dari alam suci ini? terlebih lagi dengan kekuatan mereka yang sangat besar itu, bagaimana cara mereka mendapatkan kekuatan itu?"


"ditambah lagi dengan satu kultivator yang ada disini, kekuatan nya berada ditahap semesta bintang 1, bagaimana cara ku menghadapinya? menghadapi leluhur sekte gurun pasir saja aku hampir mati," jawab Qin Fan menjelaskan apa yang dia pikirkan sedari tadi


Jianjun mengangguk dengan jawaban Qin Fan, karena dia juga sudah memikirkan hal itu, hanya saja Jianjun tidak terlalu memikirkan, menurut Jianjun, pasti ada cara untuk meningkatkan kekuatan mereka.


"akan ada cara atau sumber daya yang bisa kita gunakan untuk meningkatkan kekuatan, penguasa, dan aku rasa kultivator kuat yang maksud dewa kuno Yo Ko adalah kultivator yang mungkin memiliki teknik khusus, atau bisa juga kultivator itu menggunakan teknik terlarang," balas Jianjun membuat kesimpulan.

__ADS_1


keduanya terus mengobrol sepanjang perjalanan, 3 hari kemudian, Qin Fan dan Jianjun menemukan sebuah kota, lalu mereka mendarat tidak jauh dari kota itu dan berjalan kearah gerbang.


tidak berselang lama, Qin Fan dan Jianjun sampai didepan gerbang dan ikut mengantri, beberapa saat kemudian, keduanya mendapat giliran untuk diperiksa, setelah mendapatkan pemeriksaan dan membayar pajak masuk kota, Qin Fan dan Jianjun masuk kedalam.


tidak jauh kedalam kota, seperti biasa, Qin Fan dan Jianjun masuk kesebuah penginapan, lalu memesan dan membayar biaya inap, selesai memesan dan membayar, keduanya naik ke kamar mereka.


Didalam kamar, Qin Fan membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, lalu dia membuka gerbang dunia jiwa dan masuk kedalam.


Whush..


Qin Fan muncul didepan istana Qin, Qin lalu lebih dulu pergi ke ruang kultivasi, sesampainya disana, Qin Fan mengeluarkan kitab naga petir dari cincin penyimpanan, lalu dia mulai membaca jurus kedua.


"Jurus Petir Api,"


ucap Qin Fan membaca jurus kedua dari kitab naga petir, lalu dia mulai membaca semua penjelasan dan juga memperhatikan setiap gerakan yang sudah digambarkan didalam kitab itu.


3 jam kemudian, Qin Fan menutup kitab dan pergi ke arah utara untuk mencoba mempraktekkan jurus petir api, sesampainya disana, Qin Fan mulai mengedarkan elemen api abadi dan elemen petir ke telapak tangannya, lalu elemen api yang merupakan api abadi dan elemen petir yang merupakan petir surgawi itu berputar putar dikedua telapak tangan Qin Fan.


semakin lama, kekuatan yang dikeluarkan petir surgawi dan api abadi semakin kuat, aura panas di dunia jiwa meningkat beberapa kali lebih panas dari sebelumnya, selain aura panas yang lebih kuat, petir surgawi berwarna hitam keemasan juga berderak derik didunia jiwa.


merasa cukup dengan kekuatan petir dan api yang berputar putar dikedua telapak tangannya, Qin Fan menyatukan kedua telapak tangannya, lalu muncul kilatan kilatan petir hitam keemasan berderak derik yang menyatu dengan api abadi, kemudian berubah menjadi bola bola api yang diselimuti petir


Whosh..


Qin Fan mendorong bola bola petir api yang diselimuti petir hitam keemasan itu kedepan, lalu bola bola petir api itu berubah menjadi besar seperti bola basket.


Whush..


Qin Fan mengayunkan tangannya kearah gunung tinggi yang berada cukup jauh didepan nya.


bola bola petir api pun melesat kearah gunung yang mana Qin Fan mengayunkan tangannya.


Boom Boom Boom


terjadi ledakan demi ledakan yang terus bersahutan di gunung itu ketika bola bola petir api mengenainya, ledakan besar dan memekakkan telinga itu langsung saja menghancurkan gunung yang besar itu dan merubahnya menjadi kawah yang sangat besar dan juga dalam.


ledakan itu juga membuat dunia jiwa berguncang lebih hebat lagi dari sebelumnya, guncangan itu seperti sebuah gempa bumi dengan kekuatan 8,6 SR.


goncangan didunia jiwa itu membuat seluruh penghuni dunia jiwa berhamburan keluar dari dalam bangunan, mereka khawatir kalau kalau bangunan bangunan itu runtuh dan menimpa mereka.


"sangat dahsyat,"


gumam Qin Fan takjub dengan daya hancur yang sebabkan oleh jurus kedua kitab naga petir itu.


"tidak heran harus membutuhkan kekuatan yang besar, ternyata jurus kedua ini juga membutuhkan kekuatan yang besar untuk bisa mengendalikan nya," gumam lanjut Qin Fan.

__ADS_1


"dengan jurus ini, tidak sulit bagiku untuk membunuh kultivator penguasa alam tingkat 9," gumam lanjutnya tersenyum tipis.


Qin Fan kemudian duduk dan membuka kembali kitab naga petir, dia ingin memastikan jika setiap penjelasan dan gerakan yang terdapat didalam kitab naga petir itu sudah dia lakukan.


selesai membaca, Qin Fan kembali tersenyum, karena semua penjelasan dan gerakan yang terdapat didalam kitab naga petir sudah dia lakukan semua, hanya saja kekuatan yang Qin Fan gunakan tadi belum mencapai kekuatan puncak.


"baiklah, aku akan mencoba menggunakan kekuatan puncak ku," gumam Qin Fan setelah membaca penjelasan jurus petir api.


Qin Fan kembali berdiri dan melakukan gerakan yang sama, lalu kembali elemen petir dan api berputar putar dikedua telapak tangannya, yang mana petir surgawi di telapak tangan kanan, sementara api abadi di telapak tangan kiri.


Qin Fan lalu mengalirkan Qi dengan kekuatan puncak ke kedua elemen yang berputar-putar di telapak tangannya.


Qin Fan kemudian menyatukan kedua telapak tangan, elemen petir dan angin pun menyatu dan menjadi bola bola petir api lagi.


Whush..


Qin Fan mendorong bola bola petir api kedepan, kemudian berubah menjadi besar seperti tadi, kembali Qin Fan mengayunkan bola bola petir api ke salah satu gunung yang berada cukup jauh.


Whush.. Whush.. Whush..


bila bola petir api melesat dengan ekstrim ke gunung yang mana Qin Fan mengayunkan tangan nya.


Boom Boom Boom..


kembali terjadi ledakan beruntun di dunia jiwa, guncangan yang terjadi jauh lebih kuat dari guncangan yang pertama, kali ini bahkan ada bangunan bangunan yang ambruk karena tidak kuat menahan guncangan itu.


sekali lagi penghuni dunia jiwa dibuat panik karena guncangan itu, meski tahu jika guncangan itu dibuat oleh tuan mereka, tapi penghuni dunia jiwa tampak khawatir.


"sangat luar biasa, Huuufff,"


gumam Qin Fan sembari membuang nafas panjang.


dia semakin takjub dengan kekuatan yang terdapat dari jurus kedua kitab naga petir.


"dengan kekuatan serangan ini, aku tidak perlu lagi khawatir," gumamnya.


Qin Fan lalu membuka gerbang dunia jiwa dan keluar, dia tidak tahu jika saat ini semua bawahan nya sedang panik.


Whush..


Qin Fan muncul di kamar penginapan, setelah berada dikamar penginapan, Qin Fan duduk diatas kasur dan menutup mata menyerap energi alam menunggu pagi.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!

__ADS_1


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih....


__ADS_2